Aku Yang Tersakiti

Aku Yang Tersakiti
Erna


__ADS_3

Sontak semua menoleh ke arah yang di tunjuk Juki, Terlihat seorang wanita yang meringis kesakitan sedang ditarik paksa seorang pria asing.


Tanpa pikir panjang Sofie bangkit dan menuju tempat Erna berada


"Sof low mau kemana ?" tanya Irpan


"kemana lagi, ya nolong Erna, dia kan temen sekelas kita dulu"ucap Sofie berjalan diikuti Nia dan Azis, sementara Juki dan Irpan saling melempar pandangan, seolah enggan membantu.


”Lepasin temen gue"ucap Sofie marah menghempas tangan si bule.


Sofie meminta Nia membawa Erna.


Sementara terlihat Erna terkejut akan kedatangan Sofie, ia tak menyangka wanita yang membelanya adalah wanita yang sangat ia benci dulu.


Nampak si bule tidak terima atas perlakuan Sofie, namun Aziz berusaha menenangkannya,lalu menarik tangan si Bule, entah apa yang dibicarakan, tak lama si Bule pergi dengan wajah kesal


"Erna loe baik-baik aja kan?"tanya Sofie memeriksa keadaan Erna


Erna hanya diam dan melihat Sofie, di masa lalu ia telah berbuat salah, Erna malu kini Sofie lah yang menyelamatkannya


Mereka membawa Erna ke meja di mana mereka duduk tadi, lalu memberikan Erna segelas teh hangat dan memesan makanan untuk Erna makan


Sofie melihat beberapa luka lebam di tangan dan betis Erna

__ADS_1


"Ya Tuhan apa yang terjadi pada Erna?"gumam Sofie memperhatikan luka lebam di tubuh Erna.


Erna buru-buru menutupi nya dengan canggung


"Kemana Ricky?kenapa loe bisa ada masalah sama itu bule?"Tanya Irpan menyelidik


Erna yang ditanya bukan menjawab malah menangis


”Seharusnya loe jangan nolong gue Sof, loe anggap aja gak liat gue”ucap Erna mulai menangis


Irpan, Juki dan Aziz yang mengetahui maksud Erna hanya bisa menghela nafas.


Mereka mengetahui betapa jahatnya Erna, Erna lah sumber dari semua masalah.


Karena Erna lah Ido menjadi pria brengsek.


Namun Sofie tidak pernah tahu itu.


”Erna loe temen gue, masa gue gak nolong loe. walau kita gak Deket tapi kita itu satu kelas di SMA.”


”Gue banyak salah sama loe, dan mungkin dosa-dosa gue sulit untuk di maaf kan. Sekarang gue dapat karma dari perbuatan gue sendiri" ucap Erna terisak


”gue gak ngerti maksud loe Er”

__ADS_1


"Sofie , gue yang udah menghancurkan hubungan loe sama Ido, gue fitnah loe sampai Ido dendam sama loe, gue juga yang jebak Ido buat tidur sama gue.


Gue juga yang buat Ido jadi cowok brengsek karena kecewa dan terjerumus pergaulan bebas , pasti loe benci gue kan sekarang? setelah loe tahu siapa gue low masih mau kenal gue?" ucap Erna menumpahkan semua yang di pendamnya selama ini


Sofie terkejut, ia memandang Erna serta teman-temannya, mereka tampak tidak terkejut. dan Sofie menyimpulkan jika mereka sudah mengetahui hal tersebut, itulah mengapa Irpan dan Juki tidak berniat membantu Erna, karena mereka membenci Erna.


Sofie menghela nafas panjang, walaupun Erna salah, namun semua bukan mutlak kesalahannya, Erna hanya salah satu sebab, ia melakukan semua itu karena cinta yang tak terbalas.


"Erna, semua udah masa lalu. Allah sudah mengatur semua, gak ada yang kebetulan. gue juga gak benci loe kok.


percuma membahas masa lalu, karena kembali ke pribadi masing-masing, jika saat itu Ido berfikiran jernih dan pakai logika, ia tak akan mudah terhasut omongan orang yang belum jelas kebenarannya, dan apa yang terjadi padanya itu karena ia hanya menuruti emosi tanpa logika"


”Apa yang terjadi sama Ido itu pilihannya, bukan salah siapa-siapa dan yang terpenting sekarang, gue udah gak sama Ido. Jadi kita gak usah bahas dia ok"ucap Sofie membuat Erna makin merasa bersalah telah menyakiti Sofie


Sementara Juki dan Irpan saling berpandangan, mereka melihat kedewasaan dari perkataan Sofie, wanita yang mereka kenal dulu cuek, tomboi kini sudah menjadi wanita dewasa yang berfikiran matang.


”Tapi Sof ?” sanggah Erna


Sofie menggeleng pelan, tidak mau Erna meneruskan ucapannya.


Setelah Erna tenang, ia sadar kini wajahnya terlihat buruk, Ia pamit ke toilet merapihkan make nya yang luntur karena menangis, dan Sofie meminta Nia menemani Erna, karena tubuh Erna seperti sedang sakit, wajahnya terlihat tidak sehat walau tertutup make up tebal, Sofie masih bisa melihat nya.


"Guys, kalian tahu gak siapa Pria bule tadi? dia itu klien Erna yang marah dan meminta uangnya di kembalikan”

__ADS_1


"Maksud loe apa? gue gak ngerti" tanya Juki


"Jadi Erna itu ,... ????”


__ADS_2