Balas Dendam Keluarga Baru

Balas Dendam Keluarga Baru
Bab 104 - Mayat Iblis


__ADS_3

“Potongan tubuh ini terlihat terlalu rapih. Aku pernah melihat potongan yang seperti ini”.


“Kamu benar. Ibu juga baru pertama kali melihat potongan sebersih ini. Tidak ada residu senjata yang tertinggal di tubuh iblis ini. Potongan sempurna seperti ini kamu pernah melihatnya dimana?”.


“Aku melihatnya ketika menjalankan misi membasmi para bandit. Ketua bandit kala itu bukan aku yang membunuhnya. Melainkan dua orang tawanan wanita yang berhasil kabur. Mereka membunuh pemimpin bandit dan menjebol tembok bawah tanah. Tubuh ketua bandit itu terpotong lurus sempurna seperti Iblis ini”.


“Ada apa Kakak, Bibi?”.


“Eh… Guan Yinping. Kemarilah lihat ini”. Guan Yinping datang menghampiri.


“Potongannya sempurna. Senjata yang digunakan pasti tingkat 7 ke atas”.


“Bibi kenal Tetua Yu Na. Beliau memang orang yang sangat kuat dan memiliki tombak tingkat 8 buatan suamiku. Ia memang bisa memotong Iblis ini dengan rapih. Tapi Tetua Yu Na memiliki kultivasi Air. Potongannya tidak meninggalkan bekas terbakar. Sedangkan pada potongan tubuh iblis ini terdapat bekas terbakar”.


“Sepertinya Tetua Yu Na bukan orang yang membunuh iblis ini”.


“Iblis juga memiliki banyak jantung. Menurut buku yang ku baca. Iblis minimal memiliki dua jantung. Jika keduanya tidak di hancurkan secara bersamaan, tubuhnya akan terus beregenerasi. Jika Tetua Yu Na memiliki kultivasi air berarti ia harus memotong sekaligus dua jantung baru iblis ini bisa mati dalam satu tebasan”.


“Kamu benar Guan Yinping. Tapi pada iblis ini hanya terdapat satu potongan yang membelah dua tubuhnya. Meski begitu tidak ada satu pun tanda-tanda ada jantung iblis yang terpotong. Tapi iblis ini tetap mati, tidak dapat beregenerasi”.


“Qian Qi. Sudah pasti ini ulah Qian Qi. Hanya teknik petir yang memungkinkan untuk melakukan hal ini. Potongannya di tengah tapi seluruh jantung iblis ini bisa terbakar oleh kultivasi petirnya. Kita harus menunggu Cai Wenji untuk memeriksa jantung iblis ini. Untuk mengonfirmasi teori kita”.


“Qian Qi…”. Guan Ping senyum-senyum sendiri mengingat wajah cantik Qian Qi.


“Guan Ping…”.


“He… he… he… Iya Bu?”.


“Cepat cari Bibi Cai Wenji”.


“Baik Bu”. Guan Ping pergi.


Sepertinya Kakak Guan Ping tertarik dengan Qian Qi. Aku baru pertama kali melihat wajah Kakak Guan Ping tersenyum memikirkan wanita. Sepertinya aku sudah terlalu lama berbaring di tempat tidur. Guan Yinping murung.

__ADS_1


“Guan Yinping…”. Tiba-tiba saja Zhen Ji mengelus-elus kepala Guan Yinping mencoba menghiburnya.


“Bibi…?”.


“Bibi bersyukur kamu akhirnya bisa sembuh. Maaf Bibi tidak bisa melakukan apa pun selain menjengukmu”.


“Tidak apa Bi. Aku yang seharusnya berterima kasih kepada Bibi. Karena di waktu sibuk Bibi. Bibi masih sempat menjenguk dan menghiburku”.


“Guan Yinping. Dari cara pandangmu melihat Guan Ping. Apa kamu ada rasa terhadap Guan Ping?”.


“Bibi…”. Guan Yinping malu-malu.


“Tidak apa-apa Guan Yinping. Bibi menyetujuinya. Hanya saja Guan Ping sekarang sedang tergila-gila dengan wanita bernama Qian Qi. Kamu harus bersabar”.


“Iya Bi. Aku mengerti, Tapi maaf Bi. Kalau aku tidak sopan. Bagaimana cara Bibi mengatasi rasa cemburu yang menghantui?. Meski sekarang aku berada di atap yang sama, tapi Kakak Guan Ping jarang menatap atau berbicara kepadaku. Rasanya masih sama seperti dulu ditinggal sendirian di atas kasur”.


“Memang rencana dan ekspektasi seringkali membuat kita ragu. Yang penting kamu menghadapinya dengan lapang dada. Anggap saja memang ini sudah jalannya. Kalau Bibi mengatasi rasa cemburu dengan menempa senjata. Guan Yu kini sedang sibuk dengan istri keenamnya. Jadi kami istri-istri lainnya harus bersabar. Kami juga pernah merasakan di posisinya saat itu. Sekarang sedang ganti giliran saja. Kalau sudah bosan nanti kami juga akan dapat giliran”.


“Apa Bibi tidak merasa marah atau cemburu?”.


“Kalau kamu mau saran yang lebih bagus lagi. Lebih baik kamu bertanya pada Lady Hu. Ia begitu tabah dan sabar. Ia menemani Guan Yu Mulai dari 0 sampai sekarang. Meski begitu ia tetap memperbolehkan Guan Yu menikah lagi. Bisa saja Lady Hu mendapatkan Guan Yu seutuhnya tapi ia rela berbagi meski itu menyakiti hatinya”.


“Terima kasih atas sarannya Bi. Jika ada waktu luang aku akan menemui Bibi Hu”.


Tidak lama kemudian Guan Ping, Cai Wenji dan Kai Yu datang. Zhen Ji menceritakan semuanya. Mereka segera memeriksa tubuh iblis itu. Benar saja Iblis itu memiliki jantung lebih dari satu dan semuanya sudah hangus terbakar.


Totalnya ada 7 jantung yang iblis itu miliki. Kekuatannya setara dengan ranah Pagoda Tingkat 7 tahap Akhir. Jumlah jantung iblis menandakan tingkatan Pagodanya. Meski begitu komparasi itu tidak sempurna. Karena meski sama-sama berada di Pagoda Tingkat 7 Tahap iblis memiliki tingkatan tersendiri yang jauh lebih kuat.


Mereka terkejut dengan kekuatan Qian Qi. Qian Qi berhasil mengalahkan iblis dengan tingkatan tinggi tanpa terluka sama sekali. Hanya penutup wajahnya saja yang terlepas. Mendengar penutup wajah Qian Qi terlepas, Kai Yu merasa kesal. Ia menyalahkan dirinya sendiri karena tidak berada di perguruan Pedang Bulan untuk melihatnya.



“Akhirnya habis juga Liu An”.

__ADS_1


“Zzz…”.


“Sepertinya anakmu kelelahan Liu Long”.


“Kalau begitu aku pamit pulang dulu Paman”. Sun Long berpamitan kepada Kakek toko permen.


Sun Long dan Qian Qi kembali ke penginapan.


Kasihan Sun An kelelahan. Tapi hal ini memang harus dipelajari olehnya. Sun An harus belajar bagaimana rasanya menjadi orang biasa, agar ia bisa menghargai apa yang ia punya.


“Prajurit boneka”.


“Siap Kapten”.


“Laporan”.


“Lapor! Kota ini kota kecil biasa Kapten. Bangsawan yang memerintah di kota ini merupakan keluarga Xin. Mereka memiliki kultivasi Racun. Keluarga Xin memiliki rahasia Kapten. Mereka bukan keluarga biasa. Mereka keluarga pembunuh bayaran yang bekerja untuk kekaisaran Jin”.


“Pembunuh bayaran... sepertinya menarik”.


“Markas sekte Xin sebenarnya ada jauh di atas gunung dekat ibu kota kekaisaran. Keluarga Xin di kota ini hanya untuk kedok dan latihan bagi para pemula”.


“Apa ada informasi tambahan yang menarik?”.


“Tidak ada Tuan semuanya lemah-lemah dan tidak berguna”.


“Bagaimana dengan jejak Iblis”.


“Tidak ada jejak Iblis Tuan”.


“Kalau begitu kita harus lanjut bergerak. Persiapkan semuanya, kita akan segera bergerak saat Sun An mau lanjut bertualang”.


“Siap Kapten”.

__ADS_1


Aku harus mencari kunci gerbang Iblis untuk menutup pintu itu sepenuhnya. Bersekutu dengan iblis untuk mendapat kekuatan merupakan hal terbodoh yang Ayahku lakukan.


__ADS_2