Balas Dendam Keluarga Baru

Balas Dendam Keluarga Baru
Bab 163 - Kekaisaran Sun Di Kota Vegas


__ADS_3

"Pang Tong untuk apa kamu datang kemari. Aku sudah dewasa dan kuat. Aku bisa menangani hal ini sendirian". Luo Meilin tidak suka dengan kedatangan Pang Tong.


"Setuju. Kamu jauh lebih cantik sekarang. Sun Long pasti bisa kamu taklukan dengan mudah".


"Dasar mata keranjang. Kamu sudah bosan hidup menatapku seperti itu".


"Dasar kalian semua. Mengapa kalian selalu mengaggap ku sebagai pria mesum?. Kamu sudahku anggap seperti anakku sendiri. Tentu saja aku bahagia menatapmu yang tumbuh jadi seperti sekarang. Gadis kecil waktu itu sudah tumbuh menjadi seorang dewi. Aku menatapmu karena bangga".


"Sudahlah kak. Jangan terlalu keras pada Paman Pang Tong". Luo Meifen datang membantu.


"Ayah juga tidak menyangka. Kamu bisa jadi wanita setangguh ini. Ayah kira kita tidak akan pernah bertemu lagi". Luo Zixin ikut terharu menatap Luo Meilin. Ia teringat kembali saat kekaisaran Sun menghancurkan wilayahnya.


"Aku ada di sini Yah...". Luo Meilin memeluk Luo Zixin dan Luo Meifen.


"Aku tidak di ajak?". Pang Tong protes.


"Dasar tua bangka".


"Jujur saja aku tidak khawatir dengan mu. Aku khawatir dengan Bajingan Sun Li. Ingat Sun Li adalah mangsa Sun Long. Mengingat sejarah keluarga kalian dan Sun Li. Aku khawatir kamu hilang kendali dan merebut mangsa Sun Long". Pang Tong mulai serius dan duduk di kursi rapat. Melihat itu mereka ikut duduk di kursi rapat.


"Tenang saja. Aku tahu posisiku sekarang. Tuan Sun Long memintaku untuk jadi Wakil Walikota maka aku akan melaksanakan seluruh perintahnya".


"Sun Long tidak memerintah mu. Sun Long meminta tolong padamu. Itu dua hal yang berbeda".


"Sudah ku katakan aku mampu menangani hal ini". Luo Meilin mulai marah.


Pang Tong dapat melihat tempramen Luo Meilin yang meledak-ledak sejak kedatangannya.


Memang Luo Meilin berkata tidak, tapi sikapnya menunjukkan hal lain. Ia tidak benar-benar marah pada Pang Tong. Luo Meilin hanya melimpahkan kekesalannya pada Pang Tong.


"Bagaimana dengan kalian berdua?".


"Aku tidak bisa melupakan perbuatan Bajingan Sun Li terhadap bangsaku. Jika aku melihat wajah Sun Li sekali lagi. Aku akan langsung lompat menyerangnya. Tapi Master Pang Tong tidak usah khawatir. Aku akan pergi dengan kapal tempur Atlas untuk sementara waktu". Luo Zixin terlihat marah.


"Aku juga akan pergi menemani Ayah. Aku percayakan kakak kepada Paman Pang Tong". Luo Meifen mencoba menenangkan Ayahnya.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu. Percaya padaku, aku akan menjaga Luo Meilin dengan baik".


"Aku tidak perlu dijaga. Aku bisa sendiri".


"Coba ingatkan lagi padaku apa tujuan Sun Li datang ke sini?".


"Seperti surat dari Qian Qi. Sun Li akan datang ke sini untuk menikahkan Sun Ryu dengan Ni Ni. Tidak lebih dan tidak kurang. Jika Bajingan itu memiliki penawaran-penawaran lain. Aku akan langsung menolaknya".


"Tapi Sun Ryu dan Ni Ni belum mengikuti ujian pasangan untuk diperbolehkan menikah. Lalu bagaimana?".


"Pernikahan ini hanyalah fiktif semata. Pernikahan ini sah di mata Kekaisaran Sun tapi tidak untuk standar kota Vegas".


"Berhubung Bajingan Sun Li memiliki jadwal yang ketat, kita terpaksa melakukannya sekarang juga".


"Bagaimana dengan persiapannya apa semua sudah siap?".


"Tentu saja sudah".


"Kamu benar-benar hebat Luo Meilin, aku bangga padamu. Kalau begitu mari kita panggil Sun Ryu dan Ni Ni. Kita jelaskan rencananya kepada mereka".


Tidak lama setelah dipanggil Sun Ryu dan Ni Ni datang. Luo Meilin menjelaskan tentang rencana yang akan mereka laksanakan. Mulai dari penyambutan di gedung walikota sampai selesai.


Rencana sudah tersusun rapih. Waktunya Luo Meifen dan Luo Zixin pergi mengudara dengan Armada Kapal Tempur Laskar Satu.


Siang harinya. Rombongan dari kekaisaran datang. Pintu gerbang kota Vegas sudah terbuka lebar. Rombongan kekaisaran masuk dan di arahkan menuju gedung walikota.


Di sepanjang perjalanan Rombongan Sun Li terkejut dengan kemajuan pesat kota Vegas. Mereka tidak menyangka kota pasar budak bisa berubah jadi pusat teknologi.


Para pengawal Sun Li minder melihat pasukan penjaga kota Vegas dan Kota Goliat. Kekuatan mereke jauh berbeda, seakan seluruh penjaga kota Vegas dan Kota Goliat adalah Jenderal.


Panglima Ma Chao yang khawatir kini ikut turun menemani Sun Li di sebelahnya. Sun Li dan Ma Chao mencoba mengintimidasi dengan mengeluarkan aura kultivasi mereka.


Aura perunggu Ma Chao dan Aura Silver Sun Li tidak membuat para penjaga takut sama sekali. Mereka semua masih berdiri kokoh menatap Ma Chao dan Sun Li.


Sun Li yang berada di ranah Pagoda Tingkat Sembilan Tahap Akhir. Sementara Ma Chao yang berada di ranah Pagoda Tingkat Delapan Tahap Akhir. Tidak menyangka dengan kehebatan para penjaga kota.

__ADS_1


"Tap...".


"Tap...".


"Tap...". Luo Meilin dan Pang Tong tidak mau kalah, mereka berjalan keluar menyambut Kaisar Sun Li dan Panglima Ma Chao dengan aura kultivasi mereka.


Kali ini Panglima Ma Chao yang minder. Pasalnya Luo Meilin berada di ranah Pagoda Tingkat Sembilan Tahap Awal dan Pang Tong berada di ranah Pagoda Tingkat Sembilan Tahap Akhir.


Kelompok Luo Meilin jauh lebih kuat dibandingkan dengan rombongan kekaisaran Sun.


Tidak lama kemudian Sun Ryu dan Ni Ni keluar untuk mencairkan suasana. Sun Ryu dan Ni Ni menunduk menyambut ke datangan Ayah dan calon Ayah mereka.


"Ayah terima kasih sudah datang".


"Ya...". Sun Li dan Ma Chao terlihat fokus menatap Luo Meilin yang cantik dan Pang Tong seorang legenda hidup.


"Perkenalkan Kaisar Sun Li. Nama saya Luo Meilin saya Wakil Walikota kota Vegas. Sementara ini. Paman saya Pang Tong Walikota kota Goliat".


"Wah... Wah... Wah... Aku tidak menyangka akan bertemu dengan seorang legenda di sini. Izinkan aku memuji kecantikan Nona Luo Meilin yang sangat menawan".


"Mari kita masuk". Luo Meilin tidak menanggapi. Sepertinya Sun Li sudah lupa dengan kejadian masa lalu. Ia tidak menyadari nama sekte Luo sama sekali.


Sebelum ke ruang rapat Sun Li dan Ma Chao di sambut dengan hidangan mewah yang sudah di siapkan.


Mereka semua makan terlebih dahulu agar pikiran bisa terbuka dan lancar. Sebelum rapat intens dimulai.


Tidak disangka Sun Li makan dengan sangat lahap. Seakan ia tidak pernah makan sebelumnya.


Bahkan Sun Ryu sampai heran melihat perilaku Ayahnya. Baru pertama kali Sun Ryu melihat Ayahnya makan dengan antusias.


Memang makanan yang disajikan sangat enak. Tapi sebagai seorang Kaisar Sun Li harus bisa menjaga wibawanya.


Seakan makanan tidak pernah bohong. Sun Li tidak berdaya menjadi dirinya sendiri. Sampai semua makanan habis tidak bersisa.


"Terima kasih atas hidangannya Master Pang Tong".

__ADS_1


"Jangan berterima kasih padaku. Kita sama-sama tamu di sini. Semuanya Luo Meilin yang menyiapkan".


__ADS_2