Balas Dendam Keluarga Baru

Balas Dendam Keluarga Baru
Bab 179 - Turnamen Peringkat Bagian 13


__ADS_3

"Plak...!!!". Qian Qi menampar kedua pipinya sendiri. Hingga berbekas merah merona.


Qian Qi menampar pipinya sendiri untuk membuatnya tenang. Qian Qi berdiam diri sejenak mengambil nafas sambil melihat ke adaan sekitar.


"Roar...!!!". Monster Sabertooth tidak membiarkan Qian Qi. Ia kembali menyerang Qian Qi dari belakang.


"Tang...!". Qian Qi menangkis serangan monster Sabertooth dengan tombaknya. Dengan kekuatan monster Sabertooth yang cukup besar, tubuh Qian Qi terangkat hingga terlempar ke sudut arena yang lain.


Qian Qi yang sudah lebih tenang ternyata merencanakan semua itu. Ia membiarkan tubuhnya terangkat, berputar dan mendarat di dekat tubuh monster Kodok Bercak Merah yang Qian Qi bunuh sebelumnya.


"Sleb...". Qian Qi menusukkan tombak Guandaonya ke punggung monster Kodok Bercak Merah.


Kulit Punggung monster Kodok Bercak Merah mengandung racun yang mematikan. Memang Monster Sabertooth tahan dengan petir Qian Qi, tapi tidak dengan racun monster Kodok Bercak Merah.


Ternyata monster Sabertooth bukanlah monster yang bodoh. Ia paham dengan apa yang dilakukan oleh Qian Qi. Berlahan-lahan monster Sabertooh bergerak mundur.


"Whip...!!! Crat...!". Tanpa diduga Gan Ning mencambuk monster Sabertooth itu.


Monster Sabertooth lebih takut dengan tombak Guandao Qian Qi dari pada cambuk Penakluk Gan Ning. Ia tetap mundur menghindari Qian Qi.


"Dasar kucing sialan. Formasi Segel Kontrak Perjanjian". Gan Ning mengeluarkan Formasi Segel Kontrak Perjanjian monster Sabertooth.


"Aaarrrhhh...!!!". Monster Sabertooth tampak kesakitan. Muncul formasi merah di sekujur tubuh monster Sabertooth. Formasi itu mengikat membakar monster Sabertooth dari dalam.


"Rasakan. Jangan pernah menentang perintahku lagi. Kalau tidak, aku akan menyiksamu selamanya. Whip...! Serang dia".


Gan Ning mencambuk lagi monster Sabertooth. Seakan tidak ingin merasakan rasa sakit dari formasi Segel Kontrak Perjanjian, monster Sabertooth langsung bergerak menyerang Qian Qi.


"Roar...!".


\*Aaarrr...!".


"Boom...!". Monster Sabertooth mencoba menerkam dan mencakar Qian Qi. Namun Qian Qi dengan gesit berhasil menghindari serangan-serangan monster Sabertooth.


"Ting...!".

__ADS_1


"Ting...!".


"Ting...!". Setiap berhasil menghindari serangan monster Sabertooth, Qian Qi menyerang kembali monster Sabertooth dengan tombak Guandaonya.


Meski begitu, monster Sabertooth masih berdiri kokoh. Tombak Guandao Qian Qi benar-benar bukan tandingan kulit kerasnya monster Sabertooth.


"Aaarrr...!". Beberapa saat kemudian racun monster Kodok Bercak Merah mulai bekerja. Monster Sabertooth teriak kesakitan.


Tidak perlu sampai dimasukan ke dalam kulit. Cukup di tempelkan saja racun monster Kodok Bercak Merah bisa bekerja.


Monster Kodok Bercak Merah memang terkenal berbahaya. Hanya saja ia lemah terhadap serangan petir. Karena itu, Qian Qi bisa mengalahkannya dengan mudah.


"Aaarrrhhh...". Tidak lama kemudian monster Sabertooth mati dengan bercak-bercak merah yang muncul di kulit kerasnya.


Gan Ning tidak tinggal diam. Kali ini ia benar-benar marah pada Qian Qi. Seluruh monster dalam gulungan kecil miliknya habis dibantai.


"Dasar kau bajingan. Aku akan menunjukkan apa itu monster yang sesungguhnya. Bersiaplah Qian Qi menghadapi keputus asaan ini".


Gan Ning membuka gulungan formasi besar yang dibawanya. Ternyata gulungan besar itu berisikan formasi Segel Pemanggil juga.


"AAAKKK...!!! Crack...!". Gakak Iblis muncul di tengah arena. Sangking besar dan kuatnya Gagak Iblis itu, ia bisa menghancurkan formasi Pelindung arena pertandingan dengan mudah.


Terlihat jelas perbedaan kekuatan antara monster biasa dan monster dari Surga Hitam. Gagak Iblis itu berada di ranah Pagoda Tingkat 7 Tahap Akhir. Tapi perbedaan kekuatannya terlalu jauh di bandingkan dengan monster Sabertooth.


Para Tetua langsung bersiap melawan Gagak Iblis yang mengamuk, sementara para murid sudah kacau berlarian.


Meski menang jumlah para Tetua tetap ragu untuk melawan Gagak Iblis. Aura merahnya begitu besar dan padat. Mereka yakin untuk menaklukkannya pasti akan memakan korban.


"Gaaa... gaaa... gaaa... Lihatlah kekuatan yang agung ini. Aku berhasil menaklukkannya dengan bantuan Pangeran Sun Jian. Qian Qi kamu tidak memiliki kesempatan untuk melawanku".


"Kenapa diam saja Qian Qi. Apa kamu ketakutan sampai tidak bisa berkata-kata lagi?". Gan Ning mulai menunjukkan sifat aslinya.


"Gagak Iblis... Serang dia...!". Monster Gagak Iblis itu menoleh ke arah Qian Qi.


"WINGGG...!!!". Monster Gagak Iblis itu tiba-tiba menukik tajam terbang dengan cepat kearah Qian Qi.

__ADS_1


"Hati-hati Qian Qi...!!!". Karena sudah keterlaluan, para Tetua menyerang masuk hendak menyelamatkan Qian Qi.


"BRUKKK...!!!". Semua orang terkejut terdiam seketika. Alangkah terkejutnya mereka melihat monster Gagak Iblis tiba-tiba bersujud membenturkan kepalanya di hadapan Qian Qi.


"Di sini kamu rupanya...". Qian Qi menatap monster Gagak Iblis itu.


"...". Monster Gagak Iblis itu tidak berani menjawab. Ia hanya terdiam tertunduk ketakutan menghadap Qian Qi.


Semua orang dibuat bingung oleh kejadian itu. Bagaimana bisa monster Gagak Iblis yang mampu membawa bencana bagi umat manusia, malah tunduk di hadapan kaki Qian Qi.


"Sudah ku katakan jangan pergi, kamu malah pergi...".


"A... Apa keluargaku baik-baik saja Nyonya?". Semua orang terkejut mendengar suara serak mengerikan dari monster Gagak Iblis. Sebagian besar dari mereka baru pertama kali melihat monster yang bisa berbicara.


"Menurutmu...?".


"Maafkan aku, Ayah... Ibu... karena anakmu terlalu sombong. Ayah dan Ibu menerima akibatnya...". Monster Gagak Iblis itu tiba-tiba menangis.


"Ayah dan Ibumu masih hidup. Seluruh keluargamu memohon ampun untuk dirimu. Maka dari itu seluruh bangsa Gagak Iblis sekarang berada di bawah kendali suamiku. Sampai waktu hukumannya 15 tahun lagi habis". Qian Qi berbisik kepada monster Gagak Iblis yang menangis.


"Benarkah...!? Terima kasih Nyonya...!". Monster Gagak Iblis itu gembira bukan main. Ia pikir karena ia melanggar peraturan dan kabur ke sini, keluarganya akan dibunuh oleh Sun Long.


Beberapa tahun lalu, Monster Gagak Iblis itu memaksa pergi keluar dari wilayah Surga Hitam. Padahal Sun Long sudah melarang bangsa Gagak Iblis untuk pergi ke area luar.


Sun Long tahu kalau kekaisaran Sun sudah bersekutu dengan Iblis. Gagak Iblis akan tertangkap di kekaisaran Sun.


Meski begitu Gagak Iblis muda yang sombong dan arogan tetap melalukannya. Ia terbang ke wilayah kekaisaran Sun dan tidak pernah terlihat lagi.


Seperti biasa jika ada yang melanggar peraturan, bangsa Gagak Iblis yang lain harus membayar akibatnya.


Tadinya Sun Long hendak membunuh kedua orang tua monster Gagak Iblis yang kabur. Sun Long ingin menjadikan orang tuanya sebagai contoh hukuman bagi yang melanggar.


Tapi Qian Qi menggantinya dengan hukuman kerja sama bagi seluruh bangsa Gagak Iblis dibawah perintah Sun Long yang disetujui oleh mereka.


"Pergi sana...! Kembali ke tempat asalmu. Jangan melakukan hal lain lagi selain pulang. Suamiku masih bisa sabar untuk kesalahan yang pertama. Tapi untuk kesalahan yang kedua. Mungkin saja monster Gagak Iblis akan punah dari muka bumi".

__ADS_1


"Siap Nyonya. Terima Kasih...". Tanpa basa-basi, Gagak Iblis itu langsung terbang ke arah Surga Hitam menuju sarangnya.


__ADS_2