Balas Dendam Keluarga Baru

Balas Dendam Keluarga Baru
Bab 57 - Kejujuran


__ADS_3

Qian Qi benar. Kebohonganku Sudah menghancurkan hidup Sun Fangxin. Apa yang aku lakukan? Gadis manis di dalam gua, penjual bakpao yang cantik, tuan putri yang anggun dan sekarang... Aku merasakan rasa sakit dan kesepian Sun Fangxin setiap kali ia mengunjungiku.


Dia tidak pantas mendapatkan semua itu. Setiap kali kami mendengar kabar ia menikah lagi dan keguguran. Hal itu benar-benar menghancurkan hati kami. Aku yang tidak pantas untuknya. Tapi Sun Fangxin masih menginginkanku.


Kenangan itu tidak akan bisa ku lupakan. Jari mungilnya yang terluka, tubuhnya yang hangat, dan bibirnya yang lembut. Maafkan aku Shen Yue. Aku mencintai kalian berdua. Kalian berdua telah banyak melakukan hal baik untukku.


Shen Yue tolong berikanlah petunjuk. Aku memang mencintai kalian berdua. Tapi aku tidak berani mengkhianatimu. Aku tidak ingin melakukan hal yang sama. Aku tidak akan berani melihat wajahmu di akhirat nanti. Sedikit saja berikan petunjuk padaku, jika kamu setuju aku bersama Sun Fangxin. Jika kamu tidak setuju jangan beri petun…


“Ayah…! Cepat putuskan jangan diam saja”.


Shen Yue… Terima kasih…


“Sebenarnya aku sudah mencintai Sun Fangxin semenjak kita terjebak di dalam gua. Aku mencintainya ketika melihat jari mungilnya terluka”. Mendengar itu wajah Sun Fangxin langsung merah merona. Ia teringat kembali kejadian yang tidak akan pernah bisa ia lupakan. Arwah Qian Tao mendekati Qian Qi.


“Sun Fangxin… Aku mencintaimu jadilah istri keduaku”.


“A… Apa yang kamu lakukan? Apa kamu mau mengkhianati Kakak Shen Yue lagi?”. Sun Fangxin berbalik badan dan memegang dadanya. Terdapat penghalang yang sangat besar di dalam hatinya, sampai-sampai rasa sakitnya terasa sampai keluar. Air mata mulai mengalir dari kedua pipi manisnya.


“Tadinya aku juga ragu. Tapi aku meminta petunjuk kepada Shen Yue. Dan petunjuk itu datang. Wajah Qian Qi sedikit demi sedikit menjadi mirip dengan Shen Yue dan Qian Qi mengizinkanku bersamamu. Aku menganggapnya sebuah petunjuk bahwa Shen Yue juga mengizinkan kita berdua”.


“Tapi itu hanya keegoisanku sendiri. Aku tidak pantas untukmu. Aku hanyalah Arwah tidak bisa memberimu apa-apa”.


“Tidak! kamu salah. Bahkan sepotong cincin berkarat yang kamu berikan untukku sudah cukup membawaku bertahan sampai sejauh ini. Mendengar kamu mencintaiku sudah cukup bagiku”.


“Jadi kamu menerimaku?”. Seakan-akan Sun Fangxin baru tersadar dan malu. Ia segera membalikkan badannya lagi dan tidak menjawab.

__ADS_1


“Ooohhh… Ayolah Bi. Apa yang Bibi lakukan tadi momennya sudah pas”. Penonton kecewa.


“Qi… Qi… Qian Qi”. Seakan-akan Sun Fangxin baru sadar bahwa ada penonton yang sedari tadi menyaksikan drama mereka berdua.


“Sun Fangxin. Jika hatimu belum siap dan belum yakin aku mengerti. Aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta lagi padaku. Sama seperti saat kamu menggodaku di desa waktu itu. Hal itu benar-benar menyakitkan. Kamu begitu anggun dan menawan membuatku mencintaimu lagi dan lagi. Bersiaplah Sun Fangxin aku akan menghantuimu setiap hari”.


“Aku tidak sekuat dirimu Qian Tao. Aku bahkan sudah kalah sebelum kamu memulainya. Aku mencintaimu dan akan selalu mencintaimu”.


“Sun Fangxin jadi kamu menerima lamaranku?”. Sun Fangxin menatap wajah Qian Tao.


“Ya… Aku menerimanya”.


“Hore…”. Sun Long, Qian Qi dan Dodo Fung bersorak gembira. Sun Fangxin pun dibuat malu karenanya.


“Paman Aku akan segera membuat tubuh boneka untuk paman. Agar paman bisa benar-benar menikah dengan Bibi”.


“Terima kasih Sun Long”.


Sun Fangxin memakai kembali kalung batu Giok Jiwa.


Perjalanan yang begitu indah. Qian Qi memeluk erat Sun Long. Ia bahagia melihat ayahnya dan Bibi Sun Fangxin bisa bersatu kembali. Mereka terlihat mesra di dalam dunia mereka sendiri menghiraukan kami di sekelilingnya.


“Hubby…”.


“Ia Sweety…”.

__ADS_1


“Aku mengizinkanmu untuk menikahi Luo Meilin”.


Melihat Ayah dan Bibi bersatu tidak ada sedikit pun rasa cemburu di hatiku. Mereka berdua terlihat serasi. Aku yakin jika Ibu ada di sini Ibu juga akan merestuinya. Mereka bertiga bisa hidup bahagia bersama. Tidak perlu ada hati yang tersakiti.


“Tidak Qian Qi. Aku menganggap Luo Meilin sudah seperti Adik. Aku tidak mungkin menikahi Adikku sendiri. Aku mengenalnya sedari kecil. Untuk sekarang aku belum bisa memikirkan masalah cinta. Masih banyak hal yang harus ku lakukan. Cintaku hanya untukmu seorang. Aku tidak mau memikirkan hal lain lagi”.


“Hubby…”.


Beberapa jam kemudian kapal tempur Atlas kembali ke kota Vegas. Kota Vegas terlihat baik-baik saja. Warga kota sedang beristirahat setelah bekerja seharian. Luo Meilin dan yang lainnya sedang membagikan makanan. Sedangkan Pang Tong tidak kelihatan batang hidungnya.


Melihat kedatangan Sun Long dan rombongannya. Luo Meilin dan Dewi Medusa menghampiri mereka dan menawarkan makanan. Mereka makan bersama di alun-alun kota. Sun Long memperkenalkan Qian Tao kepada mereka. Mereka terkejut bisa melihat arwah secara langsung. Bahkan Dewi Medusa sampai bersembunyi di belakang Luo Meilin. Ternyata Dewi Medusa takut dengan hantu wajahnya imut sekali.


Sun Long menannyakan keberadaan Pang Tong. Ternyata Pang Tong sedang makan di restoran. Dia sengaja makan di sana karena penyanyi cantik sebelumnya ternyata tidak ikut meninggalkan kota. Sesekali ia masih tampil di restoran itu dan Pang Tong sangat menyukai nyanyiannya.


Sun Long hanya bisa menghela napas. Padahal ia ingin memberi kejutan tentang Paman Qian Tao tapi apa boleh buat. Pang Tong memang tidak pernah berubah. Setelah makan dan berbincang-bincang mereka kembali ke kamar masing-masing.


Keesokan paginya Sun Long dan Qian Qi pergi menemui Sun Fangxin dan Qian Tao. Sebentar lagi Sun Fangxin harus kembali ke kota Utopia karena sudah terlalu lama dan dikhawatirkan akan menimbulkan kecurigaan. Tidak hanya itu semakin cepat Sun Fangxin kembali, semakin cepat pula bangsa ular dapat dibebaskan.


Di waktu yang singkat Sun Long baru teringat akan sesuatu. Maka dari itu sejak pagi mereka berdua sudah buru-buru menemui Sun Fangxin. Sun Long meminta tips dan trik dari Sun Fangxin dan Qian Tao tentang bagaimana cara menangani kehamilan Qian Qi dan persiapan apa saja yang harus disiapkan.


Awalnya Sun Fangxin terlihat takut untuk memberikan tips dan trik karena ia sudah keguguran empat kali. Tapi Sun Long meyakinkannya bahwa ia telah berhasil sebagai seorang ibu.


“Bibi... Lihatlah aku dan Qian Qi. Bibi sudah mengurus kami sedari kecil. Tentu saja tips dan trik dari Bibi sangat bisa diandalkan dan kami butuhkan. Bibi sudah berhasil membesarkan kami. Terima Kasih banyak Bi”.


“Bibi adalah sosok ibu bagi kami. Terima Kasih Bi jasa Bibi untuk kami tidak terhingga nilainya”. Sun Long dan Qian Qi bersujud kepada Sun Fangxin. Mendengar hal itu hati Sun Fangxin luluh ia menangis di pelukan mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2