Balas Dendam Keluarga Baru

Balas Dendam Keluarga Baru
Bab 43 - Gargantua


__ADS_3

Luo Meilin sudah pergi kembali ke kapal tempur Atlas. Meninggalkan Sun Long dengan golem batu Gargantua. Gargantua yang marah langsung memukul Sun Long. Sun Long pun bergerak menghindar. Namun Sun Long salah perhitungan ternyata meski tubuh Gargantua berukuran raksasa tapi gerakannya tetap lincah.


Untung saja Sun Long sempat menahan pukulan Gargantua. Meski begitu Sun Long tetap terpental jauh. Tubuh lemah Sun Long tidak bisa menandingi kekuatan Gargantua sama sekali. Ia terluka parah tulang-tulangnya remuk semua.


Dengan susah payah Sun Long mengambil pil pemulih raga dan meminumnya. Setelah itu Sun Long memasukan kembali perisai dan armor pelindungnya. Peralatan yang berat itu tidak ada gunanya hanya menjadi beban dan memperlambat gerakannya.


Sun Long langsung menerjang Gargantua bermodalkan pedangnya saja. Gargantua pun tidak tinggal diam ia langsung memukul Sun Long lagi. Kali ini Sun Long dapat menghindarinya, Sun Long menghindar melalui celah kaki Gargantua. Setelah melewati kakinya Sun Long langsung menyerang balik kaki Gargantua tersebut.


“Tang!”. Tidak mempan sama sekali tubuh Gargantua itu terlalu keras. Meski Sun Long sebenarnya sudah tahu tidak akan mempan ia tetap mencobanya.


Kali ini Sun Long mulai serius. Ia juga memasukan kembali pedangnya. Sun Long langsung mengeluarkan senjata baru. Senjata itu disebut Granat. Senjata peledak yang di lemparkan. Granat terbuat dari hasil eksperimen Sun Long yang gagal.


Saat awal-awal Sun Long mempelajari rune sering kali ia salah membuatnya dan menimbulkan ke tidak stabilan qi. Karena qi yang tidak stabil menyebabkan ledakan yang cukup besar di sekitarnya. Granat terbuat dari rune yang sengaja dibuat tidak stabil. Granat merupakan kegagalan yang berhasil


“Boom…!!!”. Sun Long langsung menarik pin granat tersebut dan melemparkannya ke arah Gargantua.


Gargantua masih bisa berdiri kokoh, Sun Long hanya membuat retakan-retakan dari batu yang menyusun Gargantua. Tidak disangka-sangka retakan itu bisa kembali pulih. Gargantua bisa beregenerasi dengan menghisap energi qi dan batu di sekitarnya. Monster tingkat S memang bukan isapan jempol, dia terlalu kuat.


Gargantua tidak menyangka Sun Long bisa melukai dirinya kali ini dia benar-benar marah. Gargantua itu langsung menggunakan teknik-teknik kultivasi buminya.

__ADS_1


“Roarrr…!”. Gargantua mengeram. Ia mengeluarkan sebuah teknik yang mengerikan. Tubuhnya berputar cepat seperti tornado. Putaran raksasa itu menghisap segala sesuatu di sekitar dan menghancurkannya.


Sun Long pun sedikit demi sedikit terhisap oleh Gargantua. Sun Long yang cerdik ia langsung mengeluarkan tali-tali baja panjang yang cukup banyak. Tali-tali itu terhisap oleh Gargantua dan melilit melewati celah-celah batunya.


Gerakan Gargantua pun terhenti. Meski begitu tali-tali baja yang dikeluarkan Sun Long tidak cukup kuat. Tali-tali baja itu terlihat menegang dan hampir putus. Sun Long bergegas lari menghampiri batu-batu besar yang ada di sekitarnya. Sun Long menyiram sesuatu pada batu-batu itu.


Tidak lama kemudian tali-tali baja yang melilit Gargantua terputus. Ia langsung mengamuk berputar kembali. Sun Long langsung menggunakan armor dan perisainya kembali. Armor dan perisainya yang cukup berat kali ini menguntungkan bagi Sun Long. Berkat armor dan perisainya ia tidak terhisap ke arah Gargantua.


Setelah batu-batu yang Sun Long siramkan cairan terhisap. Sun Long langsung melemparkan sebuah granat ke arah Gargantua. Granat itu pun meledak dan menyambar cairan yang Sun Long siramkan. Ternyata cairan itu adalah minyak yang membuat Gargantua terbakar hebat.


Alih-alih hancur dan mati. Putaran gargantua malah semakin mengerikan tornado biasa yang dibuat Gargantua malah berubah menjadi tornado api. Namun bukannya takut dengan tornado api tersebut Sun Long malah tersenyum lebar.


Tabung-tabung itu meledak terkena hantaman keras dari Gargantua. Tabung-tabung itu mengeluarkan aura dingin yang sangat menusuk. Tornado api itu langsung terhenti dan meledak membuat uap yang pekat seperti asap. Meski begitu Gargantua masih bisa berputar dengan gagahnya.


Gargantua itu kesal karena Sun Long tidak kunjung terhisap dan menghentikan putarannya.


“Roar…!!!” Gargantua itu mengamuk kembali dan mengeluarkan teknik lainnya.


Tiba-tiba saja tanah disekitar Gargantua bergetar. Menyebabkan gempa dasyat di seluruh gua. Beberapa bagian gua pun ikut runtuh akibat guncangannya. Sun Long hanya diam tetap bertahan di tempatnya.

__ADS_1


Efek gempa itu malah seperti senjata makan tuan. Gargantua yang bodoh tidak tahu bahwa batu-batu di tubuhnya mulai keropos akibat perubahan suhu secara signifikan. Dari panas ke dingin membuat batunya rentan hancur. Ditambah getaran hebat dari tekniknya sendiri Gargantua itu hancur berkeping-keping.


Dari dalam tubuh gargan tua muncul sebuah pusaka “Prisma Magnet”. Pusaka itu sangat cocok digunakan oleh Dodo Fung dengan pusaka itu Dodo Fung mampu mengendalikan magnet dan menaikan ranahnya. Sun Long pun menyimpan pusaka itu.


Tidak lama kemudian seluruh gua bergetar lagi. Kali ini penyebabnya pintu raksasa yang dijaga oleh Gargantua mulai terbuka. Di dalamnya ada tanaman yang sangat langka. Semanggi Empat sisi.


Luo Meilin yang berada di luar gua merasakan aura besar dari dalam gua. Sedangkan Sun Long yang tidak bisa merasakan energi qi tidak tahu apa-apa. Sun Long mengambil semanggi empat sisi dengan hati-hati. Sun Long bukanlah orang yang serakah. Ia mengambil semangi itu, namun ia juga menanam beberapa biji semanggi empat sisi itu di tempat sebelumnya.


Agar semanggi-semanggi berikutnya dapat tumbuh kembali. Meski hanya sebuah biji kecil, biji semanggi empat sisi memiliki kekuatan qi yang sangat dasyat. Dengan memakan satu biji itu ranah seorang kultivator angin akan meningkat satu tingkat. Biji semanggi empat sisi tidak ternilai harganya.


Setelah menanam biji-biji itu Sun Long memasukan semanggi empat sisinya ke dalam cincin ruang dan berjalan kembali keluar gua. Setelah sampai di luar gua Sun Long langsung memberikan daun semanggi empat sisi kepada Luo Meilin.


Luo Meilin pun menerima semanggi empat sisi itu. Namun ia tetap khawatir dengan Sun Long dan memeriksa keadaan Sun Long secara seksama. Sun Long mengatakan dia baik-baik saja dan membiar Luo Meilin untuk memeriksa keadaannya. Setelah puas dan memastikan Sun Long baik-baik saja mereka bergegas kembali ke kota Vegas.


Tidak terasa hari sudah malam. Sun Long tidak menyangka dia bertarung dengan Gargantua selama 6 jam. Waktu terasa begitu cepat saat ia bertarung di dalam gua. Mungkin karena ia terlalu fokus menghadapi gerakan-gerakan gargantua.


Sun Long meminta Luo Meilin untuk berlatih dengan sungguh-sungguh. Mulai latih kembali kultivasi anginnya jangan hanya mengandalkan teknik pedang saja. Luo Meilin pun mengerti dan akan segera melatihnya.


Sun Long mengatakan tidak bisa melatih Luo Meilin lagi. Tugasnya sudah selesai tinggal masalah waktu Luo Meilin menguasai teknik semanggi empat sisi dan naik ke Ranah Pagoda Tingkat 8 Tahap Awal. Hal itu akan memakan waktu bertahun-tahun. Tidak seperti naik tingkat aura pelangi 1-7, ranah tingkat 8 benar-benar berbeda.

__ADS_1


Ia harus merubahnya jadi warna perunggu seperti menghancurkan dan membangun ulang ranah kultivasinya. Sama seperti Pang Tong, Luo Meilin harus memikirkan caranya sendiri.


__ADS_2