Balas Dendam Keluarga Baru

Balas Dendam Keluarga Baru
Bab 31- Bangkit


__ADS_3

“Maaf membuat kalian menunggu lama”. Sun Long dan Qian Qi menghampiri Luo Meilin.


“Tidak apa-apa kak”.


“Jumlah orang-orang yang kuat cukup sedikit, kalian semua akan diajarkan oleh prajurit boneka terlebih dahulu. Sweety kamu dan adik Luo Meifen ikut bersama mereka. Kalian tidak perlu di data ulang hanya lanjut menghisap batu Qi saja. Usahakan naik sampai ke Ranah Pagoda Tingkat 3 Tahap Awal”.


“Baik Hubby”.


"Baik Tuan".


“Paman Luo Zixin dan Adik Luo Meilin akan latihan bersamaku”. Mereka berpisah namun tidak terlalu jauh masih terlihat oleh mata.


“Kalian berdua sudah siap? Aku ingin melihat kemampuan kalian berdua”.


“Siap kak”.


“Siap Sun Long”.


“Baiklah kalau begitu kita akan memulainya”.


***


Qian Qi dan warga-warga lain sedang duduk tenang menghisap batu Qi. Tiba-tiba saja muncul aura gelap dari area Sun Long. Mereka semua jadi kaget dan menoleh ke arah Sun Long. Terlihat dari punggung Sun Long mulai keluar darah segar. Bersamaan dengan itu keluar lima iblis dari dalam tanah. Sun Long langsung membunuh dua iblis dan kembali ke area Surga Hitam.


Tiga Iblis yang tersisa mengikuti Sun Long ke area Surga Hitam. Ia menendang iblis pertama ke arah Luo Meilin, iblis ke dua ke arah Luo Zixin dan yang terakhir ia lawan sendiri tanpa pedangnya. Luo Zixin yang baru pertama kali melihat iblis cukup terkejut dibuatnya. Ia tidak siap sehingga iblis itu memukulnya sampai terpental.


Qian Qi Langsung berlari ke arah Sun Long karena mengkhawatirkan keadaan mereka. Namun prajurit boneka menahannya.

__ADS_1


“Nyonya itu bagian dari latihan. Tolong fokus pada latihan Nyonya sendiri”.


“Minggir! Hubby berdarah di sana. Bagaimana aku bisa tenang menghisap batu Qi ini?”.


“Tuan Sun Long sudah bertarung melawan iblis selama bertahun-tahun. Ini bukan pertama kalinya. Begitulah cara Tuan Sun Long menjadi lebih kuat. Jika Nyonya ingin berlatih bersamanya, Nyonya juga harus jadi lebih kuat”. Mau tidak mau Qian Qi pasrah dan mencoba berkonsentrasi. Orang-orang yang menyaksikannya juga kaget. Mereka tidak menyangka ada orang yang menjadikan iblis sebagai bahan latihan.


***


“Ayah…!!! Buk...! Aaarrr…”. Karena hilang konsentrasi Luo Meilin pun ikut terpukul oleh iblis sampai mental.


“Kalian berdua fokuslah lawan kalian adalah iblis. Kesalahan kecil bisa membunuh kalian”.


Sun Long menghindari pukulan-pukulan iblis itu sambil memberikan serangan balik. Namun karena badan iblis itu sangat keras, iblis itu tidak merasakan sakit sama sekali. Serangan dari Sun Long hanya menyakiti jarinya sendiri. Jarinya sudah mulai berdarah dan tangannya sudah bergetar hebat.


“Ayah ambil lah pil pemulih raga ini”. Luo Meilin melempar pil pemulih raga.


“Fokus Luo Meilin. Ini adalah latihan hidup dan mati. Bertahan selama tiga puluh menit atau bunuh iblisnya. Ayo paman. Paman pasti bisa. Lihat lah aku”. Paman Luo Zixin melihat tangan Sun Long. Ia jadi malu dan lebih bersemangat lagi.


Setelah 30 menit berlalu Sun Long langsung membunuh ketiga iblis itu dengan pedangnya. Kemudian Sun Long memberi saran pada Paman dan Luo Meilin. Setelah beristirahat sejenak mereka lanjut lagi melawan iblisnya. Dengan keadaan masih lemas dan babak belur mereka memaksakan diri mereka untuk lanjut latihan.


Hari pun sudah mulai sore. Mereka semua menyudahi sesi latihan di hari pertama. Terlihat Sun Long, Luo Meilin dan Luo Zixin yang masih babak belur menghampiri rombongan Qian Qi. Qian Qi dan Luo Meifen langsung berlari menghampiri mereka. Sun Long terlihat kacau. Bahkan rahangnya sampai bergeser.


“Hubby cepatlah keluarkan pil pemulih raga”. Qian Qi merasa sedih dan membopong Sun Long. Baju bagusnya terkena noda darah Sun Long.


“Eee… Eee…”. Sun Long bergumam karena tidak bisa berbicara. Ia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saja. Ia menunjuk ke arah kota dan berjalan ke arahnya sambil di bopong.


Seluruh orang pun berkumpul dan berjalan mengikuti Sun Long. Setelah sampai di dalam kota, warga-warga biasa yang sedang beristirahat dari latihan Pang Tong kaget melihat keadaan Sun Long. Mereka berkerumun mengikuti Sun Long. Kerumunan pun semakin lama semakin besar.

__ADS_1


Sun Long dan rombongan berjalan menuju pusat Alkemis. Di pusat Alkemis, ia meminta pil pemulih raga. Sun Long, Luo Meilin dan Luo Zixin langsung memakan pil itu. Mereka bertiga sembuh kembali. Membuat Qian Qi dan Luo Meifen sedikit lega. Sun Long langsung berdiri di depan gedung sekte Alkemis cabang kota Vegas. Ratusan warga yang penasaran langsung berkerumun.


“Para warga sekalian. Jika kalian sakit atau babak belur seperti kami. Kalian bisa langsung datang ke pusat Alkemis. Kalian akan dirawat secara gratis di sini. Ini merupakan hak khusus bagi warga kota Vegas. Batu Qi pun gratis di sini tinggal ambil. Tapi tidak boleh di jual atau di bawa keluar dari kota Vegas”.


“Saudara-saudaraku sekalian. Kebahagiaan hanya untuk orang-orang yang berani. Berani babak belur, berani gagal, berani hancur dan berani… BANGKIT…!!! Hancurkan diri kalian dan bangkit lagi! Kita sudah merasakan rasa sakit yang jauh lebih besar dari pada ini. Babak belur hanya seperti goresan kecil untuk kita. Bangkitlah dan menjadi lebih baik lagi… Aku di sini bersama kalian. Kita adalah saudara. Aku akan hancur dan bangkit lagi bersama kalian… Kita tidak sendirian. Kita adalah penduduk kota Vegas. Kota mati yang baru saja bangkit. Kita semua akan mati dan bangkit bersama…!!! Kita adalah penduduk kota Vegas!!!”.


Seluruh warga jadi bersemangat dan bersorak gembira. Baru kali ini mereka melihat pemimpin yang bergerak bersama mereka, pemimpin yang hancur dan penuh darah, pemimpin yang bangkit beribu-ribu kali dan pemimpin yang mengerti mereka.


“Setelah ini beberapa dari kalian akan dipanggil oleh para prajurit boneka. Bagi yang rumahnya sudah jadi bisa langsung menempati. Bagi yang belum tolong bersabar. Kita kekurangan banyak ahli kultivasi tanah. Besok aku akan mendatangkan lebih banyak lagi ahli kultivasi tanah untuk membantu kota ini. Sekian kalian bisa bubar. Jangan lupa kesehatan dan batu Qi kualitas tinggi gratis di gedung Alkemis. Tolong sebarkan pada warga yang tidak ada di sini”. Para warga pun bubar.


Tidak lama kemudian Dodo Fung datang menghampiri Sun Long.


“Dodo Fung ayo ikut aku”.


“Sudah waktunya kak?”.


“Iya. Kakak sudah menyiapkan semua alat-alatnya”.


“Horeee… Ayo kak”. Dodo Fung, Sun Long dan Qian Qi segera pergi.


“Tuan Pang Tong tidak ikut?”. Luo Meilin bertanya.


“Menjadi tua itu sangat menyebalkan. Aku mau bersantai saja sambil minum teh. Kamu sendiri kenapa tidak ikut?”.


“Memang sudah sembuh dan sudah berakhir tapi otakku masih memproses gerakan-gerakan iblis tadi. Mereka sangatlah kuat. Aku masih melihat bayangan-bayangan mereka, sangking mengerikannya. Kakak Sun Long dan Adik Dodo Fung memang monster. Mereka jauh di bawahku tapi mereka sangatlah kuat”.


“Bukan mereka yang terlalu kuat. Tapi mereka sudah mati jauh lebih banyak dibandingkan kita. Sun Long sudah mati bahkan sejak dia dilahirkan. Apa kamu bisa membayangkan dilahirkan tanpa dantian. Sebagai anak seorang kaisar lagi, bukan anak rakyat jelata. Sun Long tidak hanya takut dengan iblis tapi dengan kita juga. Nenek-nenek lemah kemarin yang ditunjuknya, pasti bisa membunuh Sun Long dengan mudah. Sedetik saja dia tidak waspada dia pasti langsung berpindah alam. Tubuh Sun Long sangat lah lemah. Aku saja pernah tidak sengaja memotong tangannya. Konyol sekali tersenggol saat mengambil teh. Untung pil pemulih raga sudah diciptakan kalau tidak pasti copot selamanya. Ba..ha…haaa…”.

__ADS_1


__ADS_2