
“Hubby jangan lupa. Aku ingin Hubby menyelamatkan para budak juga”.
“Tenang saja Qian Qi aku tidak akan lupa akan permintaanmu. Kalau aku lupa aku sudah membunuh banyak orang dari tadi”.
Qian Qi, Sun Long dan Pang Tong membahas rencana kedepannya sampai malam hari. Mereka tidak jadi beristirahat karena ada sebelas orang wanita di kamarnya. Waktu yang dinanti-nanti pun tiba mereka akan pergi ke pelelangan.
“Pang Tong. Woi! Dasar tua bangka”. Pang Tong tidak membalasnya. Ia sibuk melihat wanita yang dipanggil Tuan Putri. Karena kesal Sun Long menendang kakinya Pang Tong.
“Kenapa kamu sangat lemah terhadap wanita. Sekarang sudah waktunya berangkat ke pelelangan”.
“Dasar bocah sialan! Kamu menuduhku yang tidak-tidak lagi”.
“Jelas-jelas kamu memandangi para wanita itu. Kali ini aku tidak salah. Dasar Tua Bangka”.
“Bukan begitu aku merasa familiar dengan wajah wanita itu. Wajahnya mirip seperti Luo Meilin. Kulit putih, rambut pirang dan cantik hanya saja badannya lebih bagus. Mungkin karena makannya terjaga”.
Mendengar nama Luo Meilin wanita yang di panggil Tuan Putri itu kaget dan bersujud kepada Pang Tong.
“Tuan. Apa Tuan mengenal wanita yang bernama Luo Meilin? Dia adalah kakak ku Tuan”..
“Ya, kami mengenalnya. Bocah ini yang menyelamatkan Luo Meilin waktu itu”.
Ternyata Hubby baik juga. Tapi wajar saja Luo Meilin memang wanita yang sangat cantik. Apakah Hubby tergoda juga padanya? Qian Qi penasaran.
“Aku tidak menyelamatkannya. Aku sedang berburu kadal kebetulan saja ada dia”.
“Tapi tetap saja kamu mengurusnya dengan sungguh-sungguh. Mengajarinya cara mencari makan dan membatu kultivasinya. Bahkan memberikan peran penting untuknya di kota Goliat”.
“Terima kasih Tuan karena telah menyelamatkan kakak saya”. Wanita itu bersujud kepada Sun Long.
“Aku hanya memanfaatkannya saja. Kebetulan dia mengikutiku terus. Sudahlah mengapa jadi membicarakan Luo Meilin. Kami harus buru-buru ini sudah hampir waktunya. Ayo Sweety kita ke pelelangan”.
“Tunggu Hubby. Kita harus ganti pakaian dulu”.
“Memangnya kenapa dengan pakaian ini?”
__ADS_1
“Kita akan menghadiri acara para bangsawan. Aku mau kamu tampil rapih. Biar orang tidak memandang rendah dirimu”.
“Kita tidak bisa ganti pakaian di sini. Kita pakai kamar Pang Tong saja”. Sun Long dan Qian Qi langsung pergi.
Sun Long dan Qian Qi berganti baju dengan baju mewah yang bagus. Setelah itu mereka pergi ke kamar Dodo Fung. Melihat Dodo Fung yang masih tertidur dan susah untuk dibangunkan Sun Long hanya menaruh surat untuknya.
Ketika keluar kamar Dodo Fung. Terlihat para anggota sekte Alkemis hendak berangkat ke gedung sekte Alkemis cabang kota Vegas.
“Kalian berhati-hatilah. Mungkin akan ada pembunuh bayaran atau semacamnya”. Pesan Sun Long.
“Baik Tuan terima kasih atas peringatannya”. Mereka pun pergi.
Tidak lama kemudian Ren dan Pang Tong datang dengan Wanita Putri itu. Tanpa sepatah kata pun Sun Long langsung menggandeng Qian Qi dan bejalan dengan anggunnya.
“Hei Bocah. kok kamu diam saja? Apa tidak apa-apa kalau dia ikut?”.
“Aku tidak peduli”.
Qian Qi terhenti. “Tidak apa-apa Master Pang Tong. Lagi pula kakak Dodo Fung juga tertidur pulas. Perkenalkan namaku Qian Qi”.
“Salam kenal kalau begitu ayo kita pergi ke pelelangan”.
Di sepanjang perjalanan semua mata tertuju pada Sun Long dan Qian Qi. Memang pakaian master peace bukanlah isapan jempol. Mereka berdua terlihat sangat menawan seperti seorang kaisar dan permaisurinya.
Tidak hanya itu Luo Meifen juga menarik perhatian. Lou Meifen memanglah wanita tercantik di kota Vegas. Tidak ada orang yang mampu menyewa kamarnya selama bertahun-tahun. Ia hanya dijadikan ikon kota Vegas. Wanita cantik yang terkurung di atas menara. Namun kali ini berbeda untuk pertama kalinya ia diperbolehkan keluar kamar karena sudah di sewa.
Sesampainya di gedung pelelangan mereka semua langsung di antarkan ke ruangan VVIP. Ruangannya cukup luas berada di lantai paling atas di lantai tiga. Mereka juga menyediakan teh dan cemilan lainnya. Qian Qi dengan sigap menuangkan teh untuk Sun Long. Sun Long menerimanya sambil tersenyum manis.
Aku tidak menyangka Hubby bisa setampan ini. Aku sangat beruntung bisa menikah dengannya, benar kata bibi. Bahkan dia menjaga jarak dengan wanita lain. Memang lebih tepatnya manusia lain. Tapi itu membuatku sangat senang dan tenang. Aku jadi satu-satunya. Ada apa ini? Jantungku berdegup kencang. Apakah cinta itu mulai tumbuh. Qian Qi tersenyum menatap Sun Long.
“Sweety. Kamu menyuruhku untuk menyelamatkan budak. Jadi mungkin aku akan membeli semuanya untukmu. Kamu jangan berfikir yang tidak-tidak tentangku”. Sun Long menyeruput tehnya.
“Tenang saja Hubby aku percaya padamu”. Qian Qi mengambil gelas teh Sun Long dan meminumnya tepat dibekas bibir Sun Long.
“Akhirnya kita punya waktu untuk berdua”. Sun Long tersenyum mendekap Qian Qi.
__ADS_1
“Kita berlima Hubby”.
“Biarkan saja mereka, selama tidak mengganggu”.
“Hadeh. Sun Long benar-benar berubah sekarang. Semenjak menikah dia jauh lebih baik. Tapi juga lebih menyeramkan. Selama kita baik pada Qian Qi kita bisa hidup tenang dan makmur. Sebaliknya jika kita mengganggunya. Mungkin kepala kita akan copot sendiri, berlari meninggalkan tubuh kita sangking menakutkannya”. Pang Tong curhat kepada Ren dan Luo Meifen.
Ren tiba-tiba saja merinding karena mengingat wajah dingin Sun Long. Luo Meifen juga jadi takut kembali mengingat kepalanya hampir copot karena tidak sengaja mengganggu mereka berdua.
Tidak lama kemudian seorang wanita cantik keluar dari balik panggung.
“Tuan-Tuan dan nyonya-nyonya Selamat datang di pelelang kota Vegas. Kami menjual budak-budak terbaik dari seluruh penjuru kekaisaran. Saya akan memandu lelang kali ini. Salam kenal nama saya Ni Ni. Hari ini kami memiliki dua budak spesial dan salah satunya merupakan budak terbaik yang pernah rumah lelang miliki. Jadi jangan sampai terlewat. Mari kita mulai! Langsung saja yang pertama”. Para petugas pelelangan mengeluarkan seorang budak laki-laki yang memiliki postur tubuh tinggi besar.
Ni Ni pun menjelaskan spesifikasi budak tersebut yang merupakan seorang petarung. “Harganya mulai dari 1.000 keping emas dan setiap kenaikan mulai dari 100 keping emas silakan ditawar”.
Sun Long langsung mengangkat papannya. “10.000”. Semua orang langsung kaget.
“Wah! langsung 10.000. Apa ada yang mau menawar? 10.000 1… 10.000 2… 10.000 3… Deal terjual. Selamat Tuan mendapakan budaknya”.
“Kemudian yang kedua…”.
“10.000”
“Wah! Lagi-lagi langsung 10.000…”.
“10.000…”.
“10.000…”.
“10.000…”.
Sun Long memborong semua budak kelas menengah dengan harga yang tidak masuk akal. Tidak ada yang berani melawannya…
“Akhirnya! Kita tiba juga di acara U…tama! Bersiaplah para hadirin yang berbahagia. Budak kali ini merupakan mesin pembunuh yang sangat kuat. Ranahnya ada di Pagoda Tingkat 5 Tahap Akhir. Untuk menangkapnya saja dibutuhkan kekuatan seorang jendral besar. Mesin pembunuh yang sangat kuat dari kerajaan di barat”. Para petugas mengeluarkan seorang pria paruh baya. Luo Meifen kaget melihatnya.
“A...Ayah…! Tuan tolong beli ayah saya. Aku akan melakukan apa pun yang Tuan perintahkan. Tolonglah Tuan”. Luo Meifen bersujud dihadapan Sun Long. Sun Long tidak memperdulikannya.
__ADS_1