
Qian Qi menyusul Sun Long keluar. Mereka berdua berjalan menuju tempat latihan kultivasi. Terlihat para warga sudah mulai menghisap batu qi sedangkan Luo Meilin dan Luo Zixin sedang membicarakan strategi tempur melawan iblis.
Sun Long meminta Mei Mei untuk menemani Qian Qi membeli beberapa pakaian. QIan Qi dan Mei Mei pun pergi. Setelah itu Sun Long menghampiri Luo Meilin dan Luo Zixin. Sun Long ingin melihat teknik terkuat dari Luo Meilin.
“Teknik Pedang Kaisar Langit”. Luo Meilin mengeluarkan sebuah pedang. berkat tekniknya, pedang itu membesar jadi pedang raksasa.
“Serang aku”.
“Tapi kak… Aku takut melukai kakak”.
“Pedangmu terlalu lemah. Tidak akan bisa melukaiku”.
“Tidak bisa kak. Keluarkan dulu peralatan kakak”.
“Baiklah…” Sun Long memakai baju zirahnya. Zirah baja yang melindungi seluruh tubuh dilengkapi dengan rune ganda. Zirah Sun Long menyala karena ditanam beberapa batu qi. Batu qi itu ditanam layaknya baterai dengan batu qi dan rune ganda Sun Long bisa menggunakan teknik kultivasi.
Semua mata tertuju pada Sun Long. Kekuatannya jadi mengerikan. Yang tadinya tidak ada sedikit pun aura qi di dalam tubuhnya, kini keluar aura hitam pekat dari baju zirahnya. Aura qi iblis. Sun Long memang menggunakan batu qi dari iblis.
“Seranglah sekarang”.
“Teknik Pedang Kaisar Langit hiaaa…!” Luo Meilin mengayunkan pedang raksasanya ke arah Sun Long.
“Tap…!”. Sun Long menahan pedang raksasa itu dengan satu tangan.
“Hanya segini kemampuanmu? Masih sama seperti dulu”.
“Haaa…!!!” Luo Meilin merasa tersinggung dan memperkuat pedangnya.
Sun Long meremas pedang itu dengan mudah. Pedang itu pun pecah berkeping-keping membuat energi qi yang ada pada tubuh Luo Meilin tidak stabil dan meledak. Membuat Luo Meilin terpental jauh. Ia pun mengalami luka dalam dan batuk berdarah.
“Sun Long…!”. Luo Zixin marah.
__ADS_1
“Ti…Tidak apa-apa ayah”. Luo Meilin mencoba berdiri, namun ia hampir terjatuh lagi. Sun Long tiba-tiba berada di sebelahnya menyanggah tubuhnya.
“Sudah ku katakan jangan berbohong. Kalau sakit bilang sakit”. Sun Long menjitak lembut kepala Luo Meilin.
“I…Iya kak. Uhuk… Tubuhku seperti meledak dari dalam”.
“Ini”. Sun Long memberi pil pemulih raga. Tubuhnya kembali sembuh tapi energi qinya belum stabil.
“Sekarang giliran paman”.
“Teknik Pedang Kaisar Langit”. Luo Zixin mengumpulkan aura dari sekitarnya, membuat sedikit getaran di sekitarnya. Berlahan-lahan pedang raksasa itu terbentuk. Meski tekniknya sama tapi cara penyajiannya jauh berbeda. Punya paman Luo Zixin Jauh lebih lambat namun lebih kuat.
“Seranglah kapan pun paman siap”.
“Haaa…!”. Paman Luo Zixin menyerang.
Sun Long kembali menahan pedang raksasa dengan satu tangan. Kemudian Sun Long menghancurkannya lagi.
“Tang…!”. Pedang itu pun pecah, namun berbeda dengan Luo Meilin. Paman Luo Zixin terkena dampak yang lebih ringan, tidak sampai melukai energi qinya.
“Apa maksudmu? Apa kamu pikir teknik pedang kaisar langit tidak sempurna? Teknik ini yang membangun dan menjaga kekaisaran barat sampai akhirnya runtuh”. Paman Luo Zixin sedikit tersinggung.
“Ayah…”.
“Bukan tekniknya yang tidak sempurna. Kalian saja yang mempelajarinya setengah-setengah. Kalian pasti hanya melihat buku tekniknya saja, tidak melihat sejarahnya. Padahal ada salah satu cerita tentang teknik pedang kaisar langit yang mampu mengalahkan monster Qi Lin. Monster Qi Lin salah satu dari 8 monster kelas tinggi penguasa langit barat, monster tingkat SS. Maka dari itu tekniknya dinamakan pedang kaisar langit”.
“Kemarilah Luo Meilin”.
Pertama Sun Long mengajarkan Luo Meilin cara yang benar membentuk pedang. Jangan langsung membuat pedang yang besar. Buat dari yang kecil dulu. Setelah jadi baru di bungkus dengan pedang yang lebih besar terus seperti itu, mirip seperti lapisan bawang. Dengan begitu ketika musuh menyerang Luo Meilin bisa melawan balik meski pun belum sempurna. Kekuatan pedang itu juga akan lebih kuat karena dalamnya tidak kopong.
Untuk teknik membelahnya jika sudah besar bukan menggunakan teknik pedang lagi. Sun Long menjelaskan bahwa ahli pedang biasanya menebas dari kepala sampai perut. Tidak sampai jatuh ke tanah maka dari itu pergerakannya terhenti di tengah, kekuatannya pun berkurang. Sedangkan jika sudah besar dan berat harusnya menggunakan teknik kampak atau palu. Hantam sekuat tenaga dengan begitu energi yang dialirkan akan maksimal.
__ADS_1
Sun Long pun menyuruh Luo Meilin mencobanya beberapa kali. Setelah cukup banyak gagal akhirnya Luo Meilin berhasil membuat pedang yang sangat dahsyat.
“Kakak Sun Long lihatlah ini. Aku berhasil. Memang bentuknya terlihat sama seperti di awal, namun aura dan kekuatannya jauh lebih dahsyat”.
“Serang aku”.
“Tapi kak pedang ini terlalu kuat. Aku yakin Tuan Pang Tong saja tidak bisa menahannya”.
“Serang saja. Aku tidak ingin menguji pedangmu, Aku ingin menguji perisaiku. Meski pedang raksasamu belum sempurna tapi itu sudah cukup”. Sun Long mengeluarkan sebuah perisai berbentuk persegi panjang. Perisai itu terlihat agung dengan cahaya menyala dari formasi batu qi di tengahnya. Sun Long terlihat seperti prajurit romawi kuno yang gagah berani.
“Baiklah kak. Hiaaa…!”. Luo Meilin menyerang.
“Gong…!”. Terdengar suara dentuman keras saat pedang itu menabrak perisai.
“Ssshhh…”. Perisai itu mengeluarkan aura pelangi ke segala arah. Seperti asap warna warni.
“Aaahhh…”. Luo Meilin mendesah. Pedang raksasa Luo Meilin berlahan-lahan mengecil. Energi qinya seperti terhisap dan terbuang oleh perisai Sun Long. Kemudian Sun Long menghentakan perisainya, membuat pedang itu kembali pecah.
“Hhhmmm… Seranganmu sudah cukup bagus Luo Meilin, tinggal di asah lagi”.
“Perisai apa itu kak? Hampir sama seperti pedang kakak yang menghisap energi qi, namun perisai ini jauh lebih kuat. Energi qi ku terasa berat”.
“Pedang kakak menghisap energi qi musuh untuk memperkuat zirah kakak. Sedangkan perisai ini menghisap energi qi musuh untuk membuat musuh melemah. Aura pelangi yang keluar merusak energi qi di sekitarnya”.
“Memperkuat diri dan melemahkan musuh. Kombinasi kakak terlalu licik. Jika pertarungan berlangsung lama kakak pasti menang. Lagi pula sebelum mulai saja sudah sangat kuat. Aku tidak bisa membayangkan ketika semuanya sudah maksimal”. Luo Meilin kesal.
“Hebat apanya? Ini hanyalah alat untuk orang cacat. Lebih hebat juga kamu Luo Meilin. Kamu harus lebih percaya diri lagi. Ayo paman sekarang giliran paman”. Paman Luo Zixin pun mencobanya.
Setelah Luo Meilin dan Luo Zixin berhasil menguasai teknik pedang kaisar langit mereka berdua disuruh melawan iblis kembali. Kali ini mereka berdua bisa membunuh para iblis itu dengan mudah.
Berkat kemampuan barunya paman Luo Zixin naik tingkat ke Ranah Pagoda Tingkat 6 Tahap awal. Sedangkan Luo Meilin belum meningkat juga. Setelah itu Sun Long menyuruh mereka latih tanding berdua, sementara Sun Long pergi menghampiri Medusa yang sedang menghisap batu qi.
__ADS_1
Sama seperti Luo Meilin dan Luo Zixin. Medusa langsung disuruh melawan iblis terlebih dahulu. Ia pun melawan iblis dengan susah payah. Teknik Racun yang ia kuasai tidak mempan melawan iblis. Ia hanya bisa mengandalkan kelincahannya yang di atas rata-rata menghindar sambil menyerang sama seperti Sun Long.
Berkat insting ularnya Medusa berhasil melalui 30 menit dengan susah payah, tanpa luka serius di tubuhnya. Ia terlihat sangat kelelahan di ronde pertama. Ia sangat kaget ketika mengetahui bahwa latih tanding ini akan berlangsung sampai sore hari.