
Qian Qi, Sun Long, Dodo Fung dan Pang Tong duduk di ruang tamu gedung pusat sekte Alkemis. Sangking nyamannya Dodo Fung sampai tertidur di atas sofa. Memang tempatnya sangat mewah namun tidak ada makanan sama sekali. Bahkan air minum juga tidak disuguhkan. Sepertinya krisis makanan dirasakan oleh semua orang yang ada di Surga Hitam. Kalau dipikir-pikir warga kota Goliat semuanya kurus kering seperti Sun Long.
“Ini Bocah. 60 juta keping emas. Kamu jarang sekali ke sini uangmu menumpuk menggunung. Mungkin sekarang kamu adalah orang terkaya di dunia”.
60 Juta keping emas? Sekte Qian saja hanya memiliki 1 juta keping emas bagaimana mungkin Sun Long punya banyak sekali keping emas. Qian Qi tercengang medengarnya.
“Ba…Ha…Haaa... Sepertinya istrimu kaget sekali. Qian Qi suamimu ini memiliki saham 50% dari sekte Alkemis. Sebagian besar pil-pil yang ada di sekte Alkemis adalah pil buatan suamimu”.
“Bukankah yang menciptakan semuanya adalah Master Pang Tong?”.
“Itu hanya samaran Qian Qi. Jika kita menggunakan nama Sun Long bajingan Sun Li pasti langsung curiga. Aku hanya menciptakan 2 Pil tingkat 6 selebihnya karya suamimu semua. Suamimu adalah dewa Alkemis yang sesungguhnya”. Qian Qi melihat Sun Long kagum.
“Sudahlah aku kemari bukan untuk membahas hal itu”.
“Lalu ada apa?”. Pang Tong mulai serius.
Sun Long mengeluarkan sebuah peta. “Aku ingin membuat jalur perdagangan antara kota Goliat dan kota terdekat. Tujuannya aku ingin membeli bahan makanan dalam jumlah besar. Aku akan membuat kota Goliat tidak terisolasi lagi. Kita semua penghuni Surga Hitam akan dengan mudah mencari bahan makanan yang sehat”.
“Akhirnya…!!! Aku sudah lama menantikan hal ini”. Pang Tong terharu kegirangan.
“Menurutmu kota mana saja yang memungkinkan untuk hal itu?”.
“Pertama adalah kota Silver. Kota yang sangat maju, dikuasai oleh keturunan kultivasi darah naga. Sekte Guan. Banyak orang pintar dan bangsawan disana. Terlalu banyak hingga aku khawatir mereka hanya akan memanfaatkan kita. Menaikan bahan makanan sesuka mereka dan membeli bahan monster dengan murah dari kita.”
“Pilihan kedua adalah kota Mermaid. Kota dagang, sangat cocok dengan deskripsi yang kamu inginkan. Kekuatan kita akan setara dengan mereka harga dari kita mau pun mereka akan standar. Kota Mermaid dikuasai oleh keturunan kultivas Siren. Sekte Wei mereka cukup ramah. Namun hanya satu kelemahannya. Jaraknya sangat jauh. Tapi sepertinya tidak masalah jika kita menggunakan kapal yang kamu bawa kemari”.
“Namanya Atlas. Kapal itu adalah kapal tempur. Dalam hitungan detik bisa menghancurkan seisi kota dengan mudah. Tidak mungkin aku menggunakannya untuk kargo. Aku harus membuat model yang lain. Mungkin memakan waktu beberapa tahun lagi, baru kita akan kerja sama dengan kota Mermaid”.
“Kalau begitu ada pilihan kota ketiga, Kota Vegas. Kota yang terkenal dengan pasar budaknya. Tempat Kriminal dan bandit berada, tidak jauh berbeda dengan kota Goliat hanya versi lebih amannya. Tidak ada monster di sana. Hanya tempat para bangsawan membeli budak. Tempatnya kumuh hanya rumah lelang dan penginapannya yang bagus. Posisinya strategis tapi butuh usaha ekstra untuk merombak kotanya. Ada peraturan aneh di sana. Semuanya bisa di beli bahkan nyawa sekali pun. Kota Vegas dipimpin oleh ahli kultivasi bayangan, Sekte Cao”.
“Aku cukup tertarik dengan kota Vegas. Tempatnya juga tepat di perbatasan Kekaisaran. Setengah kota di dalam kekaisaran dan setengahnya lagi di luar. Aku bisa masuk ke dalam kota itu”.
“Bagaimana menurutmu Qian Qi?”.
“Menurutku kota Vegas sangat cocok. Suamiku kalau bisa aku ingin menyelamatkan satu atau dua budak. Mungkin itu hanya sebagian kecil meski begitu aku ingin memberi kesempatan untuk mereka”.
“Apa yang kamu katakan. Mengapa hanya satu atau dua kenapa tidak semuanya? Sekarang kamu punya 80 juta keping emas. Kamu bebas membeli apa saja. Hanya perlu bilang padaku aku akan berusaha mengabulkannya”.
__ADS_1
“Aku tidak ingin merepotkanmu Suamiku”.
“Kamu terlalu baik. Padahal aku sangat ingin direpot olehmu”.
"Kalau begitu aku mau kamu berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan orang-orang di kota Vegas".
"Siap Qian Qi permintaanmu aku terima. Aku akan berusaha sebaik mungkin mengabulkan permintaanmu".
“Ehem…”. Pang Tong mengganggu
“Sudah diputuskan aku akan menguasai kota Vegas dan merubahnya seperti kota baru”.
“Deal. Aku perlu bersiap-siap dulu. Tapi ada satu hal yang ingin aku tanyakan kepadamu Bocah. Apa kamu mencintai Qian Qi?”.
“Tentu saja pertanyaan bodoh macam apa itu”.
“Terus kenapa kamu masih memanggilnya dengan nama lengkap? Kamu harus memanggilnya dengan nama lain. Seperti sayang, cinta, Honey, dan panggilan sayang lainnya. Nama yang melambangkan rasa cintamu”.
“Benarkah begitu? Berarti aku sudah salah selama ini?”.
“Tentu saja salah dasar kamu bodoh. Aku jadi malu sebagai pamanmu. Maafkan aku Qian Qi, aku kurang mendidik Bocah ini dengan benar”.
“Tentu saja berbeda. Aku tidak mau dipanggil paman karena terdengar seperti orang tua. Cepat kamu minta maaf pada istrimu”.
“Maaf Qian Qi aku tidak mengetahuinya. Kalau begitu aku akan memanggilmu sayang mulai saat ini”. Sun Long memegang tangan Qian Qi.
“Maaf Suamiku aku kurang nyaman dengan panggilan sayang”.
Aku tidak ingin Sun Long memanggilku dengan nama panggilan yang sama seperti Sun Jian. Itu terlalu menyakitkan.
“Kalau Sweety gimana?”. Wajah Qian Qi memerah
“Kalau begitu mulai sekarang aku juga akan memanggilmu Hubby”.
“Baiklah aku menyukainya Sweety”.
“Ehem… Kalian bikin mataku perih saja. Bocah ayo bangun. Bantu aku beres-beres barang”. Pang Tong membangunkan Dodo Fung.
__ADS_1
“Eee… Siap Pang Tong”. Dodo Fung dan Pang Tong pergi.
“Sweety… Sweety… Sweety… Mengapa enak sekali memanggilnya”. Sun Long berkali-kali mencium tangan Qian Qi membuat Qian Qi tersipu malu.
“Sudahlah Hubby jangan menggodaku terus”.
“Sambil menunggu mereka, bagaimana kalau kamu menghisap batu Qi lagi. Ini…”. Sun Long memberi batu Qi.
“Baiklah Hubby”. Qian Qi mulai menghisap batu Qinya.
“Hubby... tolong jangan menatapku terus. Aku jadi tidak bisa berkonsentrasi. Mengapa kamu tidak menghisap batu Qi juga?”.
“Aku sepertinya lupa memberi tahumu. Aku tidak normal, Aku cacat. Aku terlahir tanpa dantian (Lautan Qi). Aku tidak bisa berkultivasi sama sekali”.
“Kamu suka bercanda. Tidak mungkin kamu terlahir tanpa kultivasi. Kekuatanmu sangat lah besar. Bahkan monster dan orang-orang yang memiliki kultivasi tinggi semuanya tunduk padamu”.
“Aku tidak mungkin berbohong padamu”. Qian Qi terlihat bingung.
“Sudahlah nanti saja kita bahas tentang hal itu. Kamu lanjutkan menghisap batu Qinya. Aku mau nyusul Dodo Fung dan Pang Tong. Kalau ada apa-apa kamu tinggal panggil pelayan sekte atau turun ke lantai bawah”.
“Baiklah Hubby”. Sun Long turun ke bawah sedangkan Qian Qi melanjutkan menghisap Qinya.
Satu jam kemudian barang-barang sudah selesai diangkut ke Atlas. Qian Qi, Sun Long, Dodo Fung, Pang Tong dan enam anggota Sekte Alkemis langsung berangkat menuju Kota Vegas.
“Hubby kita beneran mau pergi ke kota Vegas sekarang juga?”.
“Tentu saja Sweety. Emangnya kenapa?”.
“Apa tidak menyusun rencana dulu atau yang lainnya? Mengapa begitu cepat dan mendadak?”.
“Aku hanya memutuskannya begitu saja”.
“Ba…ha…haaa... memang begitu sifat suamimu Qian Qi. Ini bukan kejadian pertama kalinya. Dia sudah berkali-kali seperti ini. Sejarah kota Goliat saja jadi aneh karenanya".
"Aneh gimana Master Pang Tong? Tolong ceritakan. Aku jadi penasaran".
"Pada suatu pagi Sun Long bangun dari tidurnya. Tiba-tiba saja ia ingin membangun sebuah kota. Hari itu juga dia membantai seluruh monster di suatu area dan hari itu juga kota Goliat berdiri”. Qian Qi terdiam membisu. Ekspresi wajahnya terlihat sangat lucu.
__ADS_1
"Ba...ha...haaa...".
Bagaimana mungkin orang tanpa kultivasi bisa sekuat itu. Pasti dia berbohong. Lagi pula orang macam apa yang bangun tidur ingin membangun sebuah kota? Sangat tidak masuk akal.