Balas Dendam Keluarga Baru

Balas Dendam Keluarga Baru
Bab 41 - Kejujuran Atau Kebohongan


__ADS_3

Qian Qi dan Sun Long berjalan pulang kembali ke kamar mereka. Setelah itu Sun Long langsung mandi. Qian Qi sudah menyiapkan teh untuk Sun Long. Sun Long duduk dan meminum tehnya. Qian Qi terdiam memangdangi Sun Long khawatir.


“Ada apa Sweety”.


“Hubby… Tidak bisakah kamu latihan yang normal-normal saja. Mengapa semua metode latihanmu sangat mengerikan berhubungan dengan darah dan rasa sakit. Aku tidak bisa tenang dibuatnya setiap kali kamu latihan rasanya aku akan kehilanganmu”.


“Maafkan aku Sweety. Aku terlahir cacat, cara biasa tidak akan bisa aku lakukan”.


“Hubby… Bukan itu maksudku. Aku hanya takut kehilanganmu”. Qian Qi berdiri dan memeluk Sun Long.


“Kalau kamu takut kehilanganku harusnya kamu mendukung latihanku. Jika aku semakin kuat aku bisa melindungi diriku sendiri dan semua orang yang aku sayang”.


“U… Uwe…” Qian Qi mual, ia bergegas lari ke kamar mandi.


“Ada apa Sweety kenapa kamu mual terus?”.


“Aku sudah mual dari tadi karena melihat latihanmu. Aku tahan-tahan saja”.


“Maafkan aku Sweety. Duduklah di sini”. Sun Long sudah menyiapkan kasur agar Qian Qi bisa duduk nyaman di pinggirnya.


“Hubby… Di mimpiku aku melihat sesuatu yang aneh. Di mimpiku Bibi dan ayah adalah sepasang kekasih. Sebenarnya apa yang terjadi dengan mereka berdua? Mengapa ayah malah menikahi ibu bukan bibi”.


“Aku tidak bisa mengatakannya. Kamu harus bertanya kepada Bibi”.


“Baiklah Hubby”. Qian Qi sedih.


Jangan sedih seperti itu. Mungkin itu memang sudah jalannya. Kalau Ibumu dan paman Qian Tao tidak menikah mungkin aku akan sendirian sekarang. Aku tidak akan punya istri yang cantik, imut, baik dan manja seperti kamu.


“Hubby…”.


“Ayo kita tidur lagi, ini masih malam. Siapa tahu dengan tidur, kamu bisa mimpi tentang masa lalu lagi”.


“Baiklah Hubby”.


Siang harinya.


“Tok! Tok!” Dodo Fung mengetuk pintu yang dibuka oleh Qian Qi. Dodo Fung mencari Sun Long karena ada masalah. Qian Qi pun segera membangunkan Sun Long dan bersiap-siap menyusul Dodo Fung di gerbang kota.


Tidak lama kemudian Qian Qi dan Sun Long datang. Terlihat ada seorang ibu yang terluka parah dan kedua anak gadisnya yang memohon-mohon untuk diselamatkan. Mereka mantan budak yang memilih keluar dari kota Vegas. Namun belum jauh berjalan para bangsawan langsung membantai para budak dan mengambil hadiah 1.000 keping emas dari mereka. Mereka menyesal memilih keluar dari kota Vegas dan meminta untuk dijadikan warga kota kembali. Sun Long melihat mereka dingin.

__ADS_1


“Keluarkan mereka dari kota Vegas. Jika mereka mencoba masuk lagi, langsung bunuh di tempat. Tidak ada kesempatan ke dua untuk warga yang sudah keluar”.


“Siap Kapten!”. Para prajurit boneka menyeret ibu dan kedua anak gadis itu keluar.


“Tunggu… Bawa mereka ke sini”.


“Ada apa Sweety?”.


“Mereka bisa datang ke kota Vegas sebagai tamu. Mereka akan menjadi tamuku. Dengan begitu tidak ada peraturan yang dilanggar. Prajurit boneka bawa mereka ke pusat alkemis dan obati lukanya. Biayanya ditanggung Hubby”.


“Siap Nyonya”.


Tiba-tiba Sun Long langsung menggendong Qian Qi. Ia mengangkat pinggang Qian Qi dan menari-nari kegirangan.


“Turunkan aku Hubby… Malu dilihat orang”. Sun Long pun menurunkan Qian Qi dan memeluknya erat.


“Apa kamu marah dengan keputusanku?”.


“Lihat dirimu Sweety. Kamu meniruku, aku senang sekali. Itu artinya kamu memperhatikan setiap keputusan-keputusan dan langkah yang aku buat. Aku tidak menyangka kamu bisa berkembang secepat ini. Aku mencintaimu Sweety”.


“Tapi aku telah menyusahkanmu”.


“Sudah… Sudah… Masalah sudah selesai kalian bubarlah, kembali ke tugasnya masing-masing”. Pang Tong membubarkan masa.


“Dasar pasangan muda. Ayo Dodo Fung kita kembali”. Dodo Fung dan Pang Tong pergi.


“Oia… Ada sesuatu yang harus aku bicarakan denganmu Bocah. Dodo Fung kamu temani dulu Qian Qi. Aku mau bicara dengan kakakmu sebentar”.


“Siap”. Sun Long dan Pang Tong pergi.


“Maaf kakak Dodo Fung. Karena aku meminta kalian berdua untuk mencari sumber makanan yang sehat, kakak Dodo Fung sampai harus bekerja keras”.


“Tidak apa-apa adik, aku juga senang bisa makan-makanan enak setiap hari. Aku senang di sini banyak teman baru. Mereka lucu-lucu dan lincah aku senang bisa membuat mereka tersenyum. Aku suka tinggal di sini”.


“Baguslah kalau kakak Dodo Fung suka”.


“Adik Qian Qi sendiri bagaimana? Apakah baik-baik saja? kemarin-kemarin adik Qian Qi mual beberapa kali. Apakah adik sakit?”.


“Tidak kak. Aku baik-baik saja, hanya sedikit kelelahan sepertinya”.

__ADS_1


“Dodo Fung. ayo kita pergi”. Pang Tong dan Sun Long kembali. Terlihat wajah Sun Long berubah menjadi lebih serius. Sepertinya ada masalah besar.


“Ada apa Hubby? Apakah ada masalah?”.


“Hhhmmm… Ayo kita kembali ke kamar dulu Sweety”.


“Baiklah Hubby”.


“Prajurit Boneka”.


“Siap Kapten!”.


“Tolong panggilkan Mei Mei dan suruh dia menunggu di gedung walikota”.


“Siap Kapten!”.


Qian Qi dan Sun Long kembali ke kamar mereka. Mereka duduk di kursi sambil minum teh menenangkan diri. Sun Long memandangi wajah istrinya dengan saksama. Qian Qi yang bingung hanya bisa diam wajahnya mulai memerah.


“Sweety…”.


“Ada apa Hubby?”.


“Aku sudah berjanji padamu untuk jujur. Tapi kali ini kejujurannya terlalu berat untuk bisa kamu terima. Aku ingin kamu pikirkan baik-baik. Apakah kamu ingin kejujuran yang menyakitkan. Atau kebohongan yang indah. Kalau kamu memilih kebohongan kamu tidak akan tahu kebenarannya. Pikirkan baik-baik keputusan ini akan mengubah hidupmu”.


“Ada apa sih Hubby. Kalau begitu aku memilih kejujuran saja”.


“Aku bilang pikirkan baik-baik Sweety. Keputusan ini akan mengubah hidupmu selamanya. Pikirkan baik-baik sampai besok pagi. Apa pun yang kamu pilih aku akan tetap mencintaimu”. Sun Long mencium tangan Qian Qi.


“Hubby…”. Qian Qi jadi penasaran dan sedih.


“Tok… Tok… Kapten Nyonya Mei Mei sudah ada di gedung walikota”.


“Sweety aku mau kamu pikirkan baik-baik seharian ini. Kamu di sini saja berkultivasi bersama Mei Mei. Hari ini kamu tidak boleh pergi kemana-mana tanpa seizinku. Setelah melatih Luo Meilin dan yang lainnya aku akan segera kembali. Aku ingin kamu berjanji padaku untuk memikirkan pilihan ini secara matang dan dengan kepala dingin”.


“Iya Hubby aku akan memikirkannya”.


“Aku ingin kamu berjanji Qian Qi. Hal ini bukanlah hal main-main. Hal ini adalah hal besar yang akan merubah hidupmu selamanya”. Qian Qi kaget Sun Long memanggilnya dengan nama lengkap.


“Maafkan aku Hubby. Aku berjanji akan memikirkan pilihan ini secara matang dan dengan kepala dingin”. Qian Qi mulai menangis.

__ADS_1


“Maafkan aku Sweety ini demi kebaikanmu”. Sun Long mengelap lembut air mata Qian Qi dan mencium mesra Qian Qi.


__ADS_2