
Hari perpisahan akhirnya tiba. Sun Long dan Qian Qi harus pulang ke rumah. Dengan berat hati Sun Long dan Dodo Fung harus berpisah. Seperti biasa Dodo Fung kembali menangis.
Kali ini Dodo Fung ditenangkan oleh Luo Meilin. Luo Meilin terlihat bisa diandalkan, wajar saja Luo Meilin memang sering merawat dan menjaga Dodo Fung kecil, sementara Sun Long yang bertarung untuk mereka.
Tidak lama kemudian Pang Tong yang terlihat lesu datang. Ia sedih karena harus berpisah dengan penyanyi kesukaannya. Semalaman ia menghabiskan waktu di restoran menikmati detik-detik terakhirnya ditemani lagu sedih dan sebotol arak.
Sun Long sudah menyerah dengan Pang Tong, memang sifatnya tidak pernah berubah. Sun Long yang kesal menyuruh prajurit boneka untuk menyeret Pang Tong masuk ke dalam Atlas.
Di sisi lain Mei Mei terlihat sedih. Ia segera memeluk Luo Meilin dan menangis di bahunya. Luo Meilin sudah menjadi ibu sekaligus kakak untuk Mei Mei. Ia meminta dipindahkan kembali menjadi anggota sekte Desert Rose.
Permintaan Mei Mei tidak bisa dikabulkan. Peraturan baru yang dibuat tidak memperbolehkan hal itu. Mei Mei harus berusia 18 tahun dulu baru boleh bergabung dengan sekte Desert Rose.
Mei Mei tidak mau menyerah. Mei Mei beralasan usianya baru 15 tahun kota Goliat terlalu kejam untuknya, tapi alasannya tetap ditolak. Meski usianya sama dengan Qian Qi namun Mei Mei memiliki kultivasi yang tinggi. Ia sudah berada di Ranah Pagoda Tingkat 5 Tahap Awal.
Tidak hanya itu Mei Mei juga merupakan seorang Alkemis yang handal karena sudah berada di tingkat 6. Keberadaan Mei Mei sangat dibutuhkan oleh kota Goliat. Jadi Mei Mei tetap tidak boleh tinggal. Mei Mei pun menangis meronta-ronta tidak mau pergi ke kota Goliat.
Qian Qi menenangkan Mei Mei. Mei Mei tidak perlu khawatir ketika jalan antar kota Goliat dan kota Vegas selesai dibangun ia bisa menjenguk Luo Meilin sesuka hatinya. Berkat Qian Qi akhirnya Mei Mei mau ikut pulang juga ke kota Goliat.
Setelah berpamitan kapal tempur Atlas terbang menuju kota Goliat. Sesampainya di sana kota Goliat terlihat jauh lebih baik. Sudah ada kedai-kedai makanan gratis yang tersedia. Para Warga kota Goliat kini terlihat lebih sehat dan bertenaga tidak lesu seperti sebelumnya.
Mereka tidak tinggal lama di kota Goliat. Sun Long terlihat malas untuk turun. Pasti banyak masalah yang terjadi. Wajar saja kota Goliat ditinggalkan oleh kedua pemimpin mereka. Sun Long tersenyum licik biarkan Pang Tong yang menyelesaikan semuanya sebagai hukuman karena telah menggoda para wanita.
Setelah bongkar muatan kapal tempur Atlas terbang kembali menuju rumah. Di atas kapal suasana begitu tenang. Sun Long memeluk Qian Qi dari belakang. Akhirnya mereka bisa berduaan. Tangan Sun Long bergerak turun membelai perut Qian Qi, seakan tidak sabar menunggu kehadiran anak pertama mereka.
Tidak lama kemudian terlihat beberapa prajurit boneka yang sedang bertarung melawan monster Kalajengking Hitam. Seperti biasa Monster kelas S dengan Ranah Pagoda Tingkat 7 Tahap Awal. Serangan prajurit boneka begitu terorganisir tidak butuh waktu lama monster Kalajengking Hitam langsung tumbang.
Tanpa kehadiran Dodo Fung dan Sun Long perbatasan rumah terlihat sangat berantakan. Wajar saja tanpa kekuatan kultivasi Bumi milik Dodo Fung menutup lubang di tanah akan memakan banyak waktu. Banyak mayat monster dan lubang besar di sekitar rumah prajurit boneka bekerja keras untuk memperbaiki semuanya.
Baru ditinggal sebentar mayat monsternya sudah sebanyak ini. Pantas saja Hubby ingin segera pulang.
Kapal tempur Atlas mendarat menurunkan Sun Long, Qian Qi dan barang-barang mereka. Setelah itu kapal tempur Atlas kembali terbang ke kota Vegas untuk menjadi rumah bagi bangsa ular dan Dodo Fung.
“Prajurit!”.
“Siap Kapten!”.
__ADS_1
“Bawakan barang-barang ke dalam dan hentikan panennya”.
“Siap Kapten!”.
“Panen Hubby?”.
“Ia Sweety”.
“Panen apa Hubby?”.
“Itu…”. Sun Long menunjuk tumpukan mayat monster.
“Panen maksudnya gimana Hubby?”.
“Apa kamu mencium aroma sesuatu Sweety?”.
“Ia Hubby aromanya harum seperti aroma pohon Sakura”.
“Aroma itu terbuat dari daun pohon Sakura Ibu. Aku sengaja membuat dan menyebarkan aromanya untuk menarik monster-monster sekitar untuk masuk ke dalam formasi pertahanan. Setelah masuk tentu saja mereka akan terbunuh”.
“Tentu saja disengaja”.
“Hubby… Semakin hari kamu semakin aneh saja. Untuk apa kamu memancing para monster itu ke sini?”.
“Apa kamu tidak melihat tumpukan monster itu?”.
“Tentu saja aku melihatnya. Hubby mereka semua mengerikan”.
“Tidak Sweety. Lihatlah baik-baik”.
“Lihat apa Hubby?”.
“Lihat. Mereka mati dengan rapih. Tinggal kupas-kupas sedikit, kita bisa membongkarnya. Banyak bahan-bahan langka yang bisa kita dapatkan dan seperti yang kamu suka uang. Ini bisnis sampingan Sweety”.
“Bisnis macam apa ini Hubby ini terlalu mengerikan”.
__ADS_1
“Mengerikan apanya? Ini sama seperti memancing atau berburu. Ibu mengajarkan aku cara menangkap udang dan ikan di sungai. Tinggal pasang jebakan dan tunggu ikannya masuk”.
“TIDAK SAMA HUBBY…!!!! Jangan samakan ikan dengan monster-monster itu. Satu monster itu jika di taruh di tengah kota, sudah pasti kotanya akan hancur. Tidak sama Hubby…”. Qian Qi kesal sendiri.
“Sudah-sudah Sweety… Kamu jangan kesal seperti itu kasihan bayi kita”.
“Abis kamu aneh banget… Bukannya kabur dari monster malah mancing monster. Aku jadi kesel… Kamu tidak tahu bagaimana takutnya aku melihat mereka. Lihat itu, satu gigi taringnya saja jauh lebih besar dari pada badanku. Kalau aku dimakan olehnya, aku sama seperti cemilan untuknya. Bahkan tidak membuatnya kenyang”.
“Ia deh Sweety… Aku akan membereskan mereka sekarang. Kamu istirahat saja dulu di rumah”.
“Monster King Kong itu besar sekali Hubby. Bagaimana cara membereskannya tanpa kakak Dodo Fung?”.
“Heheheee… Kamu mau tahu?”.
“Aku takut tapi aku juga penasaran. Monster kelas SS pasti Ranahnya ada di Pagoda Tingkat 8 Tahap Menengah”.
“Mau tahu aja apa mau tahu banget?”.
“Iiihhh… jangan bercanda terus”.
“Cium dulu baru aku serius”.
“Bisa aja ya Hubby cari kesempatannya”. Qian Qi membuka mulutnya. Sun Long pun mencium Qian Qi.
“Sekali lagi Hubby”. Sun Long hendak melepaskannya tapi Qian Qi mau lagi.
“Terima kasih Sweety. Kalau begini aku jadi semangat”. Qian Qi tersipu malu.
“Zirah Kaisar!”. Sun Long memakai baju zirahnya.
Zirah itu… Aku suka sekali melihat Hubby menggunakannya. Ia begitu tampan seperti seorang Kaisar. Warna hitam dipadukan dengan warna emas sangat elegan. Tapi ada satu hal yang aku tidak suka dari Zirah itu. Auranya begitu gelap dan kelam. Seakan-akan Hubby tertelan oleh aura jahat para Iblis.
“ada apa Sweety?”. Qian Qi terlihat tidak nyaman.
“Aura Iblisnya sangat dingin dan menakutkan. Kamu tidak bisa melihatnya tapi untuk mataku. Kamu sama seperti iblis, bahkan jauh lebih seram lagi. Auranya hampir setara dengan aura emas burung Phoenix”.
__ADS_1