
“Bukkk…!!!”. Suara pukulan yang cukup keras mengagetkan Qian Qi dan Dodo Fung. Tiba-tiba saja Sun Long terpental dan menabrak pohon di sebelah mereka. Terlihat Sun Long terluka parah. Jari-jari tangannya beberapa sampai patah, Seluruh tubuhnya babak belur dan punggungnya penuh darah. Meski terluka separah itu ia masih berusaha berdiri menghampiri mereka berdua.
“Apa yang kalian lakukan di sini? Sebaiknya kalian pergi saja. Jangan menggangguku”.
“Aaarrrkkk…” Tiba-tiba saja segerombolan iblis menyerang Sun Long. Membuatnya terpental kembali.
Ada juga iblis yang hendak menyerang Qian Qi. Namun dengan sigap Dodo Fung menahannya. Iblis-iblis itu sangat lah kuat. Dodo Fung cukup kewalahan di buatnya. Iblis-iblis itu mengeluarkan aura hitam pekat yang cukup besar. Qian Qi yang baru pertama kali melihat iblis langsung ketakutan. Refleks ia memanggil Sun Long.
“Hubby…”.
Sun Long langsung mengeluarkan pedangnya dan membelah iblis-iblis itu dengan mudah. Dodo Fung juga mengeluarkan tombaknya “hujan tombak”. Dodo Fung melempar tombaknya ke arah langit, kemudian menggandakannya menjadi banyak dengan kekuatan tanahnya. Tombak-tombak itu meluncur ke arah para iblis menembus tubuh mereka, namun iblis-iblis itu belum mati hanya menancap di tanah. Baru Dodo Fung mengeksekusi mereka dengan “Kubangan Laharnya”.
Iblis-iblis itu kuat sekali bahkan kakak Dodo Fung harus serius dibuatnya. Sedangkan Hubby bisa mengalahkan mereka dengan mudah. Mengapa ia membiarkan iblis-iblis itu melukainya. Qian Qi bingung melihat Sun Long.
Tiba-tiba saja Sun Long berbelok ke arah Qian Qi. Ia mengarahkan pedangnya ke arah Qian Qi seakan-akan ia ingin menusuknya. Qian Qi hanya bisa terdiam otaknya masih belum bisa mencerna situasi ini. Sedangkan di sisi lain Sun Long terus datang dengan kecepatan penuh mengarahkan pedangnya ke arah kepala Qian Qi. Qian Qi hanya bisa pasrah memejamkan matanya.
“Sleb…”. Terdengar suara pedang menusuk sesuatu. Qian Qi merasakan muncratan sesuatu dari belakangnya. Ia pun membuka matanya. Ternyata Sun Long menusuk iblis yang ada tepat di belakangnya. Tanpa aba-aba Sun Long langsung menggendong Qian Qi di bahunya dan berlari keluar hutan.
“Dodo Fung…”. Dodo Fung langsung mengikuti Sun Long.
Ketika sampai di luar hutan. “Tangkap ini…”. Sun Long melempar Qian Qi ke arah Dodo Fung. Kemudian Sun Long berbalik dan membantai seluruh iblis yang tersisa. Sun Long di penuhi darah hijau menyala dari para iblis dan darah merah milik dirinya sendiri. Sun Long pun menghampiri mereka.
“Apa yang kalian lakukan di sini? Mengganggu saja”. Sun Long tampak marah. Ia segera meminum pil pemulih raga dan mengelap tubuhnya dengan kain.
“Adik Qian Qi yang memaksaku”.
“Apa yang kamu inginkan? Bukannya kamu takut padaku?”.
Qian Qi tiba-tiba saja turun dari gendongan Dodo Fung dan berlari ke arah Sun Long. Sun Long langsung menoleh ke arahnya. Tanpa babibu Qian Qi langsung mencium bibir Sun Long dan memeluknya. Air matanya mengalir deras, Sun Long pun membalas pelukannya. Sedangkan Dodo Fung langsung pergi. Seakan ia tidak ingin terlibat dengan masalah selanjutnya.
“Aku mencintaimu... Aku mencintaimu... Aku mencintaimu...”. Qian Qi melepas ciumannya.
“Aku tidak tahu harus berkata apa. Aku telah mengecewakanmu. Aku sangat takut dengan diriku sendiri”.
“Aku tidak peduli. Sama sepertimu, aku hanya mencintaimu. Aku sudah memutuskannya. Aku adalah istrimu. Aku akan berusaha sebaik mungkin menjadi istrimu. Aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta lagi padaku. Maafkan aku Hubby”.
__ADS_1
“Tapi aku masih mencintaimu dan akan selalu mencintaimu. Sweety”. Sun Long mencium Qian Qi. Kemudian ia menggendongnya ke atas sebuah batu besar. Mereka berdua kemudian duduk di atasnya.
“Hubby. Mengapa kamu membiarkan dirimu dihajar habis-habisan. Jika kamu mengeluarkan pedangmu sedari awal seharusnya kamu tidak akan terluka seperti itu”.
“Aku ke sini bukan untuk melawan iblis. Aku ke sini untuk menghukum diriku sendiri yang telah menyakitimu. Maafkan aku Sweety. Aku tidak tahu apa yang salah denganku. Aku hanya berusaha membuatmu bahagia dengan melakukan segala permintaanmu. Tapi kamu malah takut padaku. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi”.
“Tidak Hubby. Aku yang harusnya minta maaf. Aku terlalu bodoh dan naif. Aku terlalu dimanja oleh ayah. Aku tidak tahu dunia ini begitu kejam. Aku terlalu lama menjadi gadis kota. Peluk aku Hubby. Ajarkan aku tentang dunia ini”. Qian Qi duduk di pangkuan Sun Long. Sun Long pun mendekapnya mesra.
“Hubby darah merah yang ada di punggungmu sangat banyak apa kamu tidak apa-apa?”.
“Punggungku terasa seperti terbakar. Segel itu menjadi sangat panas hingga mengeluarkan banyak darah secara terus menerus. Lama kelamaan akan membuat tubuhku melemah. Kutukan ini sangatlah kuat. Jika aku tetap berada di dalam wilayah kekaisaran aku bisa mati oleh iblis atau mati kehabisan darah”.
“Aku tidak tahu tentang pengobatan. Apa ada cara supaya aku bisa membuatmu lebih baik lagi?”.
“Tentu saja ada. Dengan menjadi istriku, buat hidupku berarti lagi”. Sun Long mencium Qian Qi. Ia mengeluarkan sebuah selimut dan menutupi tubuh mereka berdua. Mereka berdua terlihat sangat kelelahan. Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk tidur di atas batu besar berpelukan di bawah Selimut yang hangat.
Pagi hari pun tiba. Mereka tidur cukup lama membuat mereka kesiangan. Setelah itu mereka bergegas pergi kembali ke kota Vegas dengan bergandeng tangan. Sepertinya hubungan mereka kembali seperti semula, bahkan lebih erat lagi.
“Bocah… Akhirnya kalian kembali. Aku sudah terlalu tua gantikan aku”. Pang Tong langsung pergi. Terlihat dia sangat kelelahan.
“Hei kamu. Beri tahu update situasi saat ini”.
“Ya sudah kalau begitu. Terima kasih”.
Melihat kedatangan Sun Long dan Qian Qi. Ren dan Luo Meifen menghampiri mereka.
“Nyonya apa Nyonya baik-baik saja?”.
“Ia aku baik-baik saja”. Wajah Qian Qi memerah mengingat kejadian tadi malam.
“Kalian berdua apa yang kalian lakukan di sini?”.
“Kami membantu sekte Alkemis Tuan”.
“Apanya yang membantu. Cepat sana mengantri di bagian wanita. Kalian berdua juga pasien”.
__ADS_1
“Tapi kami baik-baik saja Tuan, kami siap membantu”.
“Tidak ada tapi-tapi. Turuti saja perintahku”.
“Sudahlah Ren, Luo Meifen sebaiknya kalian menurut saja. Pasti ada alasan yang baik untuk kalian berdua. Lagi pula teman-teman kalian pasti membutuhkan kalian di sana”.
“Baiklah kalau begitu Nyonya, kami pamit undur diri”. Ren dan Luo Meifen pergi.
“Hubby kita harus mandi dan ganti baju dulu. Kita terlihat berantakan”.
“Baiklah kalau begitu kita gunakan kamar utama gedung walikota”. Qian Qi dan Sun Long pun bersiap-siap.
Setelah rapih Sun Long dan Qian Qi kembali. Bersamaan dengan kedatangan mereka kapal tempur Atlas pun ikut kembali dari kota Goliat. Kapal Atlas menurunkan Seluruh anggota dari Sekte Desert Rose.
“Lapor kapten! Semua anggota sekte desert rose sudah datang”.
“Kenapa lama sekali?”.
“Keadaan sekte sedang kacau kapten. Kami harus menjemput beberapa orang yang berada di luar kota dan menyelesaikan beberapa masalah terlebih dahulu”.
“Ada apa dengan Luo Meilin? apa dia baik-baik saja?”.
“Lapor kapten! Nyonya Luo Meilin sedang sakit”.
“Bantu sekte desert rose mempersiapkan tempat pemeriksaan. Setelah itu kembali mengudara”.
“Siap kapten!”.
“Ayo Sweety kita harus memeriksa keadaan Luo Meilin”. Sun Long menggenggam tangan Qian Qi.
Apa yang terjadi? Ternyata Sun Long sangat peduli kepada Luo Meilin. Sepertinya ada sesuatu yang spesial di antara mereka berdua. Aku tidak pernah melihat Sun Long sekhawatir ini. Mereka berdua pun pergi menemui Luo Meilin.
Sesampainya di kamar para awak. Sun Long dan Qian Qi langsung menghampiri Luo Meilin. Terlihat matanya cukup bengkak dan tubuhnya terbaring kaku. Ia sedang menangis memeluk guling.
“Luo Meilin apa yang terjadi?”. Sun Long langsung duduk di sampingnya.
__ADS_1
Luo Meifen kemudian membalikkan badannya. Ia menangis semakin keras.
“Ngeee… Tuan Sun Long. Tolong nikahi aku…”.