
Setelah lelah berlatih, mereka semua pergi ke tempat makan. Seluruh warga desa kembali berkumpul di alun-alun kota. Pembangunan kota terlihat lancar tanpa kendala. Tinggal menunggu waktu kota Vegas akan menjadi salah satu kota yang paling maju.
Tidak lama kemudian Qian Qi datang menyusul. Terlihat pakaiannya sudah lebih tertutup, hanya terlihat kedua bola matanya yang indah. Qian Qi bertanya pada Sun Long “Bagaimana latihannya Hubby?”. Sun Long pun menceritakan latihannya. Qian Qi cukup senang mendengar mereka berkembang.
Setelah makan Sun Long jadi ngantuk. Dia juga sudah terlalu lelah untuk melakukan hal lain. Sun Long mengajak Qian Qi untuk pulang dan tidur saja. Sebagai istri yang baik Qian Qi mengikuti apa kata suaminya. Mereka berdua berpamitan kepada yang lainnya dan pulang ke gedung walikota.
Dodo Fung terlihat sedih karena kakaknya tidak bisa ikut main. Namun anak-anak kecil menghiburnya. Membuat Dodo Fung kembali ceria. Sesampainya di kamar, Sun Long langsung duduk di kursi. Qian Qi dengan sigap langsung membuatkan teh untuknya. Sun Long hanya bisa tersenyum, tanpa diminta sekarang Qian Qi sudah paham apa maunya.
“Sweety…”.
“Ada apa Hubby?”. Qian Qi memberikan teh kepada Sun Long.
“Duduk dulu sini”. Qian Qi pun duduk di sebelahnya Sun Long.
“Ada apa Hubby? Kenapa kamu senyum-senyum terus dari tadi”.
“Sebelumnya aku tidak pernah berfikir akan memiliki istri. Aku pikir istri akan mempersulitku. Tapi ternyata kamu malah membantuku. aku tidak pernah merasa setenang ini. Hanya dengan melihatmu saja, aku jadi sangat bahagia. Terima kasih Sweety”. Sun Long mencium tangan Qian Qi.
“Aku yang harusnya berterima kasih. Dunia ini jadi lebih berwarna semenjak aku jadi istrimu. Aku selalu memikirkanmu setiap saat. Hal aneh apa lagi yang akan Hubby lakukan. Aku bersyukur bisa terlahir dan menjadi istrimu”.
“Hi…hi…hiii… Hentikan Hubby”. Sun Long menggelitik Qian Qi.
“Kamu ya. berani-beraninya memanggil suamimu aneh”.
“Habis Hubby memang aneh. Aku tidak pernah melihat laki-laki seperti Hubby dan Dodo Fung. Kalian berdua tidak normal, tidak seperti Master Pang Tong. Hubby… kenapa Hubby dan Dodo Fung tidak tertarik dengan wanita-wanita cantik? Kalian tidak pernah memandangi mereka. Kecuali Luo Meilin, itu juga saat di tenda saja”.
“Hhhmmm… Kami memang tidak normal. Kami tidak tahu seperti apa laki-laki itu. Waktu kecil aku dan Dodo Fung tinggal bersama ibu. Ibu mengajarkan untuk menghormati dan menjunjung tinggi seorang wanita. Sampai sekarang kami hanya mematuhi apa yang ibu kami perintahkan”.
“Hubby…” Qian Qi jadi sedih.
“Sudahlah Sweety, tidak perlu sedih. Eh… Sweety. Bagaimana perasaanmu menggunakan pakaian tertutup seperti itu?”.
“Ada perasaan senang karena aku terlihat lebih suci seperti wanita baik-baik. Tapi di dalam hatiku yang terdalam, aku cukup sedih. Aku seperti membohongi diriku sendiri. Ini bukan aku. Aku seharusnya wanita yang kotor dan istri yang buruk. Aku wanita yang menjijikan. Aku tidak pantas untukmu”. Raut wajah Qian Qi berubah.
__ADS_1
“Sweety… Tidak ada manusia yang bersih di dunia ini. Semua orang punya nodanya masing-masing. Ini bukan masalah pantas atau tidak pantas. Ini masalah cinta atau tidak cinta. Aku mencintaimu apa adanya. Aku sudah berjanji di pernikahan kita. Aku akan menerima kelebihan dan kekuranganmu apa adanya. Aku mencintaimu”. Sun Long mencium Qian Qi.
“Terima kasih Hubby…. Tapi aku punya satu pertanyaan untukmu. Tolong jawab dengan jujur. Jika kamu bisa memilih mencium wanita yang akan menjadi istrimu. Kamu lebih memilih mencium wanita tercantik di dunia ini dan mendapatkan 100.000.000 keping emas atau menciumku dan mendapatkan 1.000 keping emas. Kamu pilih yang mana?”.
Sudah pasti Hubby pilih wanita tercantik di dunia dan uang. Kalau dia memilihku, dia dapat wanita kotor dan sedikit uang. Ini bukan pilihan, ini pembuktian. Untung saja Hubby sudah berjanji untuk jujur kepadaku.
Sun Long tiba-tiba menyibak penutup wajah Qian Qi dan menciumnya lagi.
Sun Long memilihku…
“Mana 100.001.000 keping emasnya?”.
“Kok 100.001.000. Kamukan menciumku ya dapat 1.000 keping emas saja”.
“Aku memilih, mencium wanita tercantik di dunia dan mendapatkan 100.000.000 keping emas. Kebetulan saja wanita itu adalah kamu. Jadi totalnya 100.001.000 keping emas”.
“Hubby…” wajah Qian Qi memerah.
“Dasar, gombal. Bagaimana kamu bisa tahu aku yang tercantik. Kamukan belum pernah melihat seluruh wanita yang ada di dunia ini”.
“Kamu membuatku utuh Sweety. Kamu juga belum pernah melihat seluruh pria yang ada di dunia ini. Apa menurutmu ada yang lebih tampan dari pada aku?”.
Dasar Hubby. Tentu saja kamu yang paling tampan.
“Iiihhh... kepedean”.
“Hahhh…”. Sun Long menguap.
“Hubby. Maaf sudah mengganggu. Aku lupa kamu sudah lelah”.
“Ayo kita siap-siap dulu sebelum tidur”.
“Baiklah Hubby”. Setelah siap-siap mereka pun tidur dengan mesra.
__ADS_1
***
Qian Qi terbangun dari tidurnya. Ia terbangun di tempat yang asing, seperti sebuah dapur. Tiba-tiba saja tubuhnya bergerak sendiri, tubuhnya bergerak lihai memasak sesuatu. Padahal Qian Qi tidak bisa memasak sama sekali.
“La… la… laaa Sun Long pasti suka dengan sup ini”. Tubuhnya mengambil sebuah panci yang cukup besar. Terlihat samar-samar wajah Qian Qi dari pantulan panci.
A…ada apa ini? I...ini bukan wajahku. Ini wajah seorang wanita yang sangat cantik. Siapa dia? atau siapa aku sebenarnya? Ini seperti penglihatan. Aku bisa merasakan rasanya jadi wanita ini. Rasa senang dihatinya memasak untuk orang yang dicintai. Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa. Mungkin ini hanyalah mimpi.
“Ngeee… Ibu…”. Terdengar suara anak kecil menangis dari luar jendela.
Ada apa ini? Kenapa tiba-tiba aku merasa marah dan sedih di saat yang bersamaan. Air mata mulai mengalir dari mataku.
Tubuh Qian Qi langsung berlari keluar menghampiri seorang anak laki-laki yang terluka parah. Kepalanya bocor, tangannya patah dan tubuhnya bengkak-bengkak. Parah sekali, kasihan sekali anak itu.
“Sun Long kamu kenapa nak?” Tubuh Qian Qi langsung memeluk anak itu.
Su…Sun Long? Aku tidak salah dengar wanita ini memang mengatakan Sun Long. Apakah anak ini adalah Sun Long kecil?.
“Ngeee… Ngeee… Ibu...”.
Ibu…? Mungkin aku adalah ibunya Sun Long.
“Anak-anak nakal itu menjailinya lagi”. Tiba-tiba seorang wanita cantik lainnya datang.
I… Itu… I..ibu…! Aku tidak mungkin salah. Itu ibuku saat masih muda. Qian Qi kaget dan menangis. Ia rindu dengan ibunya.
“Apa yang mereka lakukan kali ini Shen Yue?”. Ibunya Sun Long marah.
“Sabar kak. Kali ini mereka melemparkan telur ayam pada Sun Long. Membuat induk ayamnya marah dan menyerang Sun Long. Mereka hanya tertawa melihat Sun Long teraniaya”.
“Sudah… Sudah... Apa yang kalian lakukan? ayo cepat obati dulu Sun Longnya”. Seorang wanita cantik lainnya datang.
I… Itu… Bibi Sun Fangxin. Sepertinya aku berada di masa lalu.
__ADS_1