Balas Dendam Keluarga Baru

Balas Dendam Keluarga Baru
Bab 94 - Ujian Pedang Bulan Bagian 3


__ADS_3

“Jangan senang dulu, meski kalian semua lulus. Tapi divisi kalian belum ditentukan. Para tetua divisi akan datang sebentar lagi. Tergantung dengan nilai ujian kalian, tetua akan menentukan apakah kalian layak masuk divisinya atau tidak”.


“Sambil menunggu aku akan menjelaskan divisi apa saja yang ada di perguruan Pedang Bulan”.


Ada 6 divisi di perguruan Pedang Bulan yakni :




Divisi Petarung Bulan.




Divisi Blacksmith Bulan.




Divisi Alkemis Bulan.




Divisi Rune Bulan.




Divisi Formasi Bulan.




Divisi Penari Bulan.




“Beri hormat kepada Tetua divisi”. Para murid menunduk melihat kedatangan kereta kuda para tetua.


Para tetua keluar satu persatu bersama masing-masing murid terbaiknya. Sudah ada tempat yang disediakan seperti tempat sidang. Peserta ujian akan masuk satu persatu dan memilih Divisi yang bersedia menampungnya.


“Ibu Zhen Ji”. Guan Ping melompat ke arah divisi Blacksmith Bulan. Ia memberi hormat pada ibu ke 3nya. Tuan Guan Yu memang memiliki banyak istri totalnya ada 6 istri.


“Apa ada calon yang menarik perhatianmu?”.


“Ada tiga Bu. Yang pertama adik sepupu Guan Yinping, Yang kedua Qian Qi wanita yang berpakaian putih itu dan yang ketiga Mei Mei wanita dengan pakaian kuning temannya Qian Qi”.


“Hhhmmm… Kamu rakus juga seperti ayahmu. Mengincar tiga wanita sekaligus”.


“Bukan maksudku seperti itu bu…”. Wajah Guan Ping memerah.


“Menurut data Qian Qi dan Mei Mei mendapatkan nilai rendah. Tapi nilainya kembar identik. Benar katamu mereka cukup menarik”.


“Bu…”. Guan Ping mendekat hendak berbisik.

__ADS_1


“Apa maksudmu? Kamu tidak boleh menciumku, kita adalah ibu dan anak”. Zhen Ji menghindar.


“Iiihhh…”. Guan Ping menjitak Ibunya.


“Aduh…! Kamu ya berani menjitak ibumu sendiri. Aku akan melapor pada kakak Lady Hu”. Lady Hu adalah Ibu kandung Guan Ping dan istri pertama Guan Yu.


“Siapa yang mau mencium Ibu. Aku mau berbisik memberikan informasi rahasia”.


“Bilang dari tadi. Ibu jadi kaget, tiba-tiba kamu mendekatkan wajahmu. Jadi apa informasi rahasianya”.


“Kemarin Paman Guan Ba dikalahkan oleh seseorang”.


“APA…? Guan Ba kalah?”.


“Suttt…!”.


“Siapa yang bisa mengalahkan Kakak Guan Ba?”.


“Qian Qi berhasil mengalahkan Paman Guan Ba tanpa terluka sama sekali”.


“Calon istrimu sangat kuat. Aku akan segera menyiapkan lamarannya”.


“IBBUUU…!!!”. Guan Ping dibuat kesal oleh Ibu ketiganya.


“Kamu harus bergerak cepat. Sainganmu cukup berat”.


“Saingan?”.


“Lihat itu, lihat wajah Kai Yu. Ia terdiam membeku melihat calon istrimu. Tatapan itu, Ibu yakin itu tatapan cinta”.


“Hhhmmm… Aku tidak yakin tapi sepertinya Ibu benar. Aku tidak pernah melihat Kai Yu tercengang seperti itu”.


“Hebat sekali Qian Qi. Dua pria paling tampan memperebutkannya. Sungguh romantis. Ibu tidak sabar menanti pertarungan habis-habisan kalian berdua”.


“Tenang saja Guan Ping. Ibu akan mendukung impian haremmu”.


Ibu Zhen Ji memang baik. Tapi sifat anehnya selalu membuatku pusing.



Wanita itu tidak salah lagi meski pakaiannya berbeda itu pasti dia. Sepertinya dewi keberuntungan berpihak padaku. Aku akan berusaha mendapatkannya.


“Kai Yu…”.


“Kai Yu…”.


“Aduh…!”. Tetua divisi Alkemis Bulan menjewer telinga Kai Yu.


“Iya Master?”.


“Ada apa denganmu, kenapa bengong begitu? Apa kamu menemukan calon yang menarik?”.


“Iya Master. Wanita itu”.


“Hhhmmm… Kenapa kamu mengincarnya?”.


“Aku beberapa kali bertemu dengannya di kota. Dia terlihat menjanjikan”.


“Tapi menurut data dia murid standar”.


“Tapi Master…”.


“Baiklah aku akan menerimanya. Kamu jarang tertarik dengan calon peserta. Aku akan percaya padamu kali ini. Tapi aku tidak bisa janji. Sepertinya kakak Zhen Ji mengincarnya juga”. Tetua divisi Alkemis Bulan adalah istri pertama Guan Chen. Namanya Cai Wenji.

__ADS_1


“Heee… heee… Guan Ping sepertinya Bibimu mengincar Qian Qi juga”. Zhen Ji dan Cai Wenji saling menyapa.



“Baiklah waktu pemilihan divisi perguruan Pedang Bulan dimulai…! Peserta yang saya panggil namanya silakan masuk ke dalam ruangan. Semoga kalian beruntung”.


Peserta dipanggil satu persatu. Peserta yang kuat rata-rata masuk ke divisi Petarung Bulan, divisi Blacksmith Bulan dan divisi Alkemis Bulan. Sedangkan murid biasa rata-rata masuk ke divisi Rune Bulan dan divisi Formasi Bulan.


Divisi Penari Bulan menerima semua peserta. Hanya saja tidak ada yang mau memilihnya dengan suka rela. Para peserta terpaksa memilihnya karena tidak ada pilihan lain.


Divisi Penari Bulan tidak membuat seseorang jadi lebih kuat atau lebih kaya. Divisi Penari Bulan hanya menghasilkan budak-budak penghibur setiap tahunnya.


Tidak ada batu qi, pelajaran teknik, latihan bertarung atau ilmu-ilmu yang bermanfaat untuk merubah hidup. Divisi Penari Bulan hanya mengajarkan tata kerama, cara memasak, cara menjahit, cara menari dan hal-hal tidak berguna lainnya.


“Guan Yinping…”. Guan Yinping datang menghadap.


“Silakan Tetua”. Seluruh Tetua serentak mengangkat tangannya menandakan mereka menerima Guan Yinping ke divisinya.


“Wah…! Hebat Nona Guan Yinping”. Para peserta mulai bergosip.


“Tentu saja hebat. Ia punya darah naga”.


“Aku dengar darah naganya tidak bisa bangkit”.


“Mungkin Nona Guan Yinping sudah berhasil diobati. Kakeknyakan Tuan Guan Chen master alkemis”.


“Para peserta mohon diam…”.


“Silakan Guan Yinping memilih divisi”.


“Aku memilih divisi Blacksmith Bulan”.


“Selamat datang Guan Yinping”. Orang-orang bertepuk tangan.


“Terima kasih Bibi Zhen Ji dan Kakak Guan Ping”.


Acara pemilihan kembali dilanjutkan.


“Mei Mei”...


“Silakan Tetua”. Zhen Ji langsung mengangkat tangannya. Cai Wenji yang melihatnya tidak mau kalah, ia juga mengangkat tangannya. Melihat dua Tetua divisi besar menginginkan Mei Mei, divisi-divisi lain juga ikut mengangkat tangannya.


“Wanita itu bukankah dia memiliki nilai pas-pasan. Kenapa para Tetua menginginkannya? Ini tidak adil”.


“Peserta lain mohon diam! Jika ada yang ribut lagi, kami akan langsung mengeluarkannya dari perguruan Pedang Bulan”. Seketika suasana menjadi hening.


“Silakan Mei Mei memilih divisi”.


“Aku memilih divisi Penari Bulan”. Para Tetua kaget mendengar keputusan Mei Mei. Para peserta juga ikut melotot kaget, namun tidak ada yang berani berbicara. Mereka terlihat tersiksa ingin berteriak dan bergosip.


“Kalau boleh tahu kenapa Mei Mei memilih divisi Penari Bulan?”. Zhen Ji bertanya.


“Alasannya…”. Para Tetua memajukan badannya ingin mendengar alasan Mei Mei. Mei Mei melirik ke arah Qian Qi. Qian Qi menggelengkan sedikit kepalanya.


“Rahasia…”.


“Hadeh…!”. Para Tetua dan peserta kecewa mendengar jawaban Mei Mei.


“Jika Mei Mei mau bergabung dengan divisi Blacksmith Bulan, senjata tingkat 1 sampai 5 yang ada di pusat gedung Blacksmith semuanya gratis. Mei Mei bebas membawa pulang semuanya”. Zhen Ji memberikan penawaran.


“Pusat Alkemis juga sama. Pil tingkat 1 sampai 5 yang ada di gedung Alkemis bebas di bawa pulang”.


“Maaf Tetua sekalian, aku harus menolaknya. Aku tetap memilih divisi Penari Bulan”.

__ADS_1


__ADS_2