
"ZZZTTT... DAARRR...!!!". Petir ketiga menyambar Qian Qi.
"Arrkkk...". Kali ini darah tidak hanya keluar dari mulut Qian Qi, tapi dari hidungnya juga.
Tubuh asli Qian Qi tidak kuat terjatuh lemas. Setelah menarik napasnya, Qian Qi meminum Pil Pemulih Raga.
Jadi ini yang dirasakan Hubby. Menghancurkan tubuh untuk membuatnya jadi lebih kuat.
Aku tidak menyangka, aku selemah ini. Aku merasa beruntung bisa hidup sejauh ini. Aku bahkan tidak tahan dengan petir ku sendiri.
Esensi Dewa Raijin yang didapatkan Hubby, aku harus bertanggung jawab untuk menguasainya.
Mendapatkan Esensi Dewa sangatlah langka. Sebenarnya Dewa adalah manusia yang bisa melewati ranah Supreme.
Setelah melewati ranah Supreme yakni Pagoda Tingkat 10 ke 11 seorang manusia akan berubah menjadi Dewa.
Dewa di sini hanyalah sebagai julukan. Dewa merupakan orang-orang yang mampu mengubah dunia dengan kekuatannya.
Supreme merupakan orang yang bisa menguasai dunia, sedangkan Dewa orang yang bisa membuat dunia.
Kekuatan Dewa begitu besar. Ketika ia berjalan semua makhluk hidup bahkan benda mati akan mengingatnya.
Makhluk hidup atau benda mati yang bersentuhan dengan Dewa dalam jangka waktu yang lama akan menyimpan perjalanan hidup tentang Dewa itu.
Itulah yang disebut dengan Esensi Dewa. Esensi Dewa Raijin merupakan salah satu drum dari cincin di punggungnya.
Esensi Dewa sangatlah kuat. Meski pemiliknya sudah mati tapi kekuatannya masih ada.
Tidak ada orang yang bisa menghisap Esensi Dewa tanpa seizin Esensi Dewa itu sendiri. Esensi Dewa akan memilih kelayakan orang yang akan menghisapnya. Qian Qi Beruntung Esensi Dewa Raijin menerimanya sebagai Tuan Baru.
Meski Esensi Dewa Raijin memilikki kekuatan yang besar, tapi tubuh Qian Qi belum bisa menerima semua tekniknya.
Mulai sekarang Qian Qi akan serius mempelajari teknik Dewa Raijin untuk melindungi orang-orang yang Qian Qi sayang.
Qian Qi kembali ke dunia dantiannya. Qian Qi harus bisa menyerap petir besar di pilar pertama untuk menguasai teknik pertama Dewa Raijin.
Qian Qi tidak boleh menggunakan pelindung apa pun agar teknik Dewa Raijin terserap dengan sempurna.
__ADS_1
"Arrkkk...".
"Arrkkk...".
"Arrkkk...". Qian Qi gagal dan sekarat berkali-kali. Meski begitu semangatnya masih membara belum pudar sama sekali.
Setiap kali Qian Qi sekarat ia mengiat bagaimana tangan Sun Long patah, bagaimana ototnya sobek, bagaimana kulitnya melepuh dan masih banyak lagi.
Sun Long memiliki tekat lebih besar dari pada siapa pun. Sebagai istrinya Qian Qi harus sanggup mengimbangi langkahnya.
"ZZZTTT... DAARRR...!!!". Petir besar kembali menyambar Qian Qi.
Qian Qi terkapar di altar pertama. Ketika sedang terkapar, Qian Qi mengingat saat pertama kali Sun Long masuk ke dunia dantiannya.
Qian Qi menginat saat Sun Long nekat menerjang petir sampai sekarat. Sun Long tidak pernah ragu memberikan semuanya untuk Qian Qi. Bahkan nyawanya sekali pun. Kali ini giliran Qian Qi untuk menunjukan seberapa besar rasa cintanya untuk Sun Long.
"ZZZTTT... DAARRR...!". Kali ini Qian Qi memasrahkan dirinya tersambar petir.
Qian Qi membuka tangannya lebar-lebar menghadap ke arah awan seakan hendak memeluknya.
Ketika Qian Qi bertahan menekuk tubuhnya, aliran petir besar itu akan tersumbat di lekukan tubuh Qian Qi.
Saat Qian Qi memasrahkan diri dan membentangkan tangannya tidak ada lekukan sama sekali.
Petir besar bisa mengalir dan terserap dengan lancar oleh tubuh Qian Qi. Qian Qi merasakan kekuatan besar di dalam tubuhnya.
"Dewi Raijin". Qian Qi menggunakan kembali bentuk Dewinya. Cincin dengan ketujuh drum muncul di punggungnya.
"Tombak Guandao, Zirah Valkry". Qian Qi juga menggunakan Senjata dan zirah buatan Sun Long. Lengkap dengan rune dan formasi petirnya.
Qian Qi terlihat sangat kuat dan indah. Tubuhnya menyala terang dari lapisan petir yang melindunginya.
Qian Qi seperti cahaya petunjuk di tengah badai yang menerpa. Dewi pelindung bagi jiwa-jiwa yang lemah.
Tapi bagi musuh Qian Qi seakan peringatan untuk tidak mendekat. Peringatan untuk sembunyi jika tidak ingin mati.
Qian Qi berdiri cukup lama ia senang sekaligus takut dengan kekuatan barunya. Setelah mengumpulkan keberanian Qian Qi bersiap menggunakan Drum pertamanya.
__ADS_1
"Dum...!". Ketukan pertama, awan badai Cumulonimbus tiba-tiba muncul di atas Qian Qi. Awan itu berwarna hitam legam menjulang ke atas langit seperti menara.
"Dum...! Zzzttt... Zzzttt..." Ketukan kedua membuat awan badai Cumulonimbus mulai mengamuk. Petir-petir terlihat saling sambar di atas awan. Seperti naga langit yang sedang mengamuk.
"Dum...! ZZZTTT...! Ssshhh...!". Ketukan ketiga, Petir-petir itu menyatu. Lalu muncul petir besar seperti laser di tempat yang Qian Qi inginkan.
Konsentrasi petir yang di satukan. Seperti teknik Letusan Petir, hanya saja dalam bentuk yang lebih besar dan turun dari awan badai Cumolonimbus.
Qian Qi mengarahkan petirnya ke tengah danau, pusat dari ketujuh pilar Qian Qi. Kekuatan Drum Pertama benar-benar gila.
Ketika laser menerpa. Air di tengah danau langsung menguap membuat celah air yang cukup besar.
Tidak hanya itu. Laser petir Qian Qi sangat panas, sampai-sampai tanah juga ikutan bolong sedalam beberapa meter. Lenyap begitu saja menyisakan bekas terbakar yang hebat.
Qian Qi tidak menyangka ada petir yang mampu menembus tanah. Biasanya setelah petir menyentuh tanah. Tanah akan menetralkan petirnya hingga menghilang tak bersisa.
Sekarang tanah bukanlah kelemahan Qian Qi. Dengan laser kuat yang bisa diturunkan dimana saja, Qian Qi dapat membantu pasukannya dari jarak yang jauh.
...
Di sisi lain, Sun Long juga tidak mau kalah. Sun Long dan Dodo Fung berhasil membuat trobosan baru untuk menangani darah bangsawan Iblis.
Dengan memodifikasi darah bangsawan Iblis. Sun Long mampu membuat satu tetes darah Iblis tidak mengenali satu tetes darah iblis lainnya. Dengan rekayasa genetik.
Darah itu saling bertarung terus menerus tanpa henti sampai akhirnya darah bangsawan iblis itu sama-sama mati.
Darah yang tadinya hitam berlahan-lahan menjadi cairan bening yang lengket. Tidak ada energi qi di dalamnya.
Meski begitu, masalah belum terpecahkan. Rekayasa genetik cukup sulit. Untuk merekayasa satu tetes darah di butuhkan waktu seharian.
Sedangkan Iblis Arca memiliki tubuh yang tinggi dan delapan jantung. Masih ada delapan peti yang berisikan darah dan jantung untuk di rekayasa.
Jika terus seperti ini akan membutuhkan waktu tahunan untuk melenyapkan Iblis Arca sepenuhnya dari muka bumi.
Meski begitu Sun Long dan Dodo Fung merasa bersyukur. Setidaknya ada terobosan baru, usaha mereka jadi tidak sia-sia.
Setitik harapan mulai muncul untuk manusia bisa mengalahkan bangsa iblis. selangkah demi selangkah keluarga Sun Long mendekati tujuan akhirnya.
__ADS_1