
"Hhhmm...!!!". Luo Meilin sedikit marah.
"Buk...! Nona bukan Nyonya". Ni Ni menyenggol Sun Ryu untuk memperbaiki kata-katanya.
"Maaf Nona".
"Hhhmmm... Kalau begitu kalian pergi ke pusat Alkemis cabang kota Vegas. Mereka akan memeriksa kondisi Sun Ryu secara menyeluruh".
"Baik Nona. Terima kasih banyak". Sun Ryu dan Ni Ni pergi ke pusat Alkemis cabang kota Vegas.
Di sepanjang perjalanan Sun Ryu dibuat kagum dengan kota Vegas. Kotanya begitu bersih, teratur dan memiliki teknologi yang sangat maju.
Warga-warga terlihat berjalan dengan badan yang tegak. Mata mereka berbinar menjalani hidup yang indah.
Tidak ada seorang pun yang hormat atau peduli pada Sun Ryu dan pengawalnya. Tidak ada kesenjangan sosial antara para bangsawan dan warga kota Vegas.
Para bangsawan sudah belajar dengan keras untuk menurunkan ego mereka. Para bangsawan yang sombong sudah di tendang keluar atau terbunuh saat mencoba.
Kota Vegas benar-benar seperti dunia lain. Dunia yang sangat indah. Anak kecil berlarian dengan bebas dan penuh senyuman.
Anak-anak kecil itu bermain permainan yang belum pernah dilihat oleh Sun Ryu. Sun Ryu penasaran dengan semua hal di kota Vegas. Namun ia harus pergi ke pusat Alkemis cabang kota Vegas terlebih dahulu untuk di periksa.
Sesampainya di lobi pusat Alkemis cabang kota Vegas. Sun Ryu bertemu dengan bangsawan-bangsawan kenalannya.
Berpindah antara tabib alkemis satu ke yang lainnya membuat Sun Ryu memiliki banyak kenalan.
Sebagian besar kenalan Sun Ryu ternyata sedang mengantri giliran mereka untuk di periksa. Mereka membawa peti-peti berisi keping emas untuk membayar pengobatannya.
Ketika sedang asik mengobrol. Hal aneh pun terjadi. Seorang warga lansia kota Vegas datang membawa sayur mayur.
Warga lansia itu di sambut dengan ramah dan penuh senyum. Warga lansia itu langsung di layani tanpa mengantri dan membayar sepeserpun.
Para pegawai pusat Alkemis cabang kota Vegas lebih menghargai warganya ketimbang para bangsawan.
Ni Ni juga disambut baik oleh para pegawai. Sedangkan para pegawai memandang Sun Ryu dengan tatapan penuh curiga.
__ADS_1
"Ni Ni... Sejak kapan kamu pulang ke sini? Kenapa tidak bilang-bilang kalau mau pulang. Kami belum menyiapkan pesta penyambutan".
"Justru karena kalian selalu menyiapkan pesta, aku jadi tidak bilang-bilang. Kalian semua pasti kerepotan kalau selalu mengadakan pesta untukku".
"Santai saja Ni Ni. Kita tidak kerepotan sama sekali. Ngomong-ngomong siapa dia?". Teman Ni Ni menatap Sun Ryu dengan curiga.
"Dia calon suamiku. Perkenalkan ini Pangeran Sun Ryu dan ini temanku Ren".
"Pangeran ya? Kamu harus hati-hati Ni Ni". Ren menatap Sun Ryu dengan tatapan kebencian.
Terkadang aku memang berharap diperlakukan seperti rakyat biasa. Ta... Tapi kok aneh seperti ini ya?. Sun Ryu kebingungan dengan sikap Ren.
"Hei kau...! Dasar tidak sopan...!". Pengawal Sun Ryu mengacungkan tombaknya.
Ren dan warga sekitar langsung mengepung pengawal Sun Jian dengan senjata mereka. Penjaga itu tidak menyangka bahwa warga kota Vegas memiliki kultivasi yang tinggi.
Rata-rata mereka memiliki kultivasi di ranah Pagoda Tingkat 6 beberapa bahkan sudah berada di Pagoda Tingkat 7.
"Dasar kalian orang luar. Selalu membawa masalah". beberapa penjaga kota datang.
"Tu... Tunggu dulu. Ini hanya kesalah pahaman saja".
"Tunggu dulu. Aku punya surat dari Nyonya Qian Qi".
"Surat dari Nyonya?. Kenapa tidak bilang dari tadi".
Mendengar nama Qian Qi. Para warga langsung merubah sikapnya. Mereka menjadi sopan dan membantu Sun Ryu sepenuh hati.
Bahkan penjaga kota langsung mengawal Ni Ni dan Sun Ryu sebagai permintaan maaf. Pelayanan terbaik langsung disajikan untuk Sun Ryu.
Diagnosa Sun Ryu masih sama. Ia terkena Diabetes Tipe Satu dan membutuhkan suntikan Insulin secara berkala.
Setiap hari Sun Ryu harus datang ke pusat Alkemis cabang kota Vegas untuk mendapatkan suntikan Insulin.
Ketika Sun Ryu dan Ni Ni mau pulang ke komplek perumahan mereka dicegat oleh para penjaga.
__ADS_1
Peraturan di komplek perumahan sangat ketat. Jika bukan keluarga seseorang tidak boleh tinggal di atap yang sama.
Ni Ni boleh pulang ke rumahnya sementara Sun Ryu harus tinggal di hotel kota Vegas. Kamar Sun Ryu sudah disiapkan oleh petugas di sana.
"Kalau begitu aku akan tinggal di hotel bersama Pangeran Sun Ryu". Ni Ni yang khawatir tidak ingin berpisah dengan Sun Ryu.
"Ni Ni... Jangan lebay. Kalian bukan suami istri. Maksud kami memisahkan kalian agar tidak terjadi hal-hal yang terlarang".
"Tapi...". Ni Ni masih ragu.
"Sabar Ni Ni. Kalau kalian sudah lulus ujian dan menikah. Kami tidak akan menghalangi-halangi. Mau kalian seharian di kamar bahkan berminggu-minggu juga kami tidak akan mengganggu".
"Ehem...! Tidak apa Ni Ni. Aku tidur di hotel saja". Wajah Sun Ryu tiba-tiba merah membayangkan satu minggu di kamar.
"I... Iya. sampai jumpa besok". Melihat wajah mesum Sun Ryu, Ni Ni jadi tertunduk malu.
Ketika Sun Ryu dan Ni Ni akan berpisah. Tiba-tiba kapal tempur Atlas mengudara mengumumkan pengumuman penting.
"Pengumuman Penting...! Bagi seluruh warga kota yang tidak bekerja di tempat yang krusial diharapkan untuk tetap tinggal di rumah esok hari".
"Besok semua kegiatan akan diliburkan terlebih dahulu. Dikarenakan Rombongan dari Kaisar Sun Li akan tiba besok siang".
"Dimohon kepada para warga untuk tetap tinggal di komplek perumahan sampai pengumuman berikutnya".
"Komplek perkotaan dan lain sebagainya akan dipenuhi oleh para prajurit dari ke dua sisi. Bagi para tamu yang ada di kota Vegas. Diharapkan untuk tetap di hotel atau bergegas meninggalkan kota Vegas sekarang juga".
"Kami tidak bertanggung jawab bagi para pelanggar peraturan. Jika ada kebutuhan mendesak seperti sakit, dan lain sebagainya. Segera hubungi prajurit kota terdekat. Terima Kasih".
Seketika itu para bangsawan langsung panik. Mereka takut kejadian sebelumnya akan terulang kembali.
Sebagian besar para bangsawan langsung bersiap-siap untuk pergi meninggal kota Vegas. Hanya tersisa para bangsawan yang membutuhkan pengobatan dari pusat Alkemis cabang Kota Vegas yang tinggal.
Bahkan beberapa pengawal mereka ikut kabur menyisakan bangsawan sakit seorang diri.
Kota Vegas tidak tinggal diam. Memang kota Vegas tidak memperlakukan bangsawan dengan baik. Tapi melihat orang yang kesulitan kota Vegas tidak bisa tinggal diam. Beberapa penjaga kota dikerahkan sebagai pengawal pengganti para bangsawan.
__ADS_1
Keesokan harinya rombongan dari kota Goliat datang di pagi hari. Mereka langsung bersiap memberikan bantuan untuk persiapan.
Kaisar Sun Li tidak dianggap sebagai tamu. Melainkan sebagai musuh yang ingin bernegosiasi.