
Sun Long, Qian Qi, Dodo Fung dan Pang Tong sudah ada di meja makan. Mereka tinggal menunggu Luo Meilin untuk datang. Gedung walikota terlihat cukup berantakan karena digunakan sebagai tempat penampungan. Namun ini baru awalnya saja. Mungkin tidak lama lagi akan ada perang besar di gedung ini.
Luo Meilin pun datang bersama adiknya dan ayahnya. Dodo Fung langsung melotot menganga melihat Luo Meilin, Ia langsung menangis mengingat ibunya.
“Ibu ngeee…”. Sun Long berdiri menghampiri Dodo Fung.
“Kakak…, Kakak Luo Meilin sangat cantik seperti ibu. Aku jadi rindu pada ibu ngeee…”.
“Kakak Juga rindu pada ibu. Setelah selesai dengan kota ini, kita akan pergi ke makam ibu. Sekarang kamu peluk boneka dari ibu saja dulu”.
“Ibu…” Dodo Fung mengeluarkan boneka yang terbuat dari kain flanel berbentuk dirinya.
“Ini... kakak juga pinjamkan boneka ibu dan kakak”. Sun Long mengeluarkan dua buah boneka miliknya. Yang ke satu berbentuk ibunya sangat cantik dan anggun. Yang ke dua berbentuk Sun Long waktu kecil.
Wah… Tidak hanya Kakak Dodo Fung ternyata Hubby juga diam-diam menyukai boneka. Aku tidak menyangka seorang Sun Long… hi…hi…hiii… Qian Qi tertawa manis.
“Sweety…”.
“Hi…hi…hiii…”.
“Sudahlah. Ayo kita makan dulu”.
“Kakak Sun Long. Sebelumnya perkenalkan ini ayah kami. Luo Zixin”.
“Perkenalkan Tuan-Tuan dan Nyonya. Nama saya Luo Zixin. Dulunya saya seorang pangeran dari daerah barat. Namun, kami semua dibantai oleh kekaisaran Sun. Terima kasih telah menyelamatkan putri-putriku. Sebagai rasa terima kasih aku akan setia kepada Tuan Sun Long. Aku akan berusaha semampuku”.
“Yap… begitu seharusnya. Aku menyukai sikap paman. Paman berusaha semampunya. Tentu saja tidak perlu memaksakan diri. Putri-putri paman lebih penting. Paman dan adik Luo Meifen nanti sore ikut dengan kami. Aku juga akan meningkatkan kultivasi kalian. Paman perintah pertama dariku. Berusahalah jadi ayah terbaik untuk mereka berdua. Dan jangan panggil aku dengan Tuan. Mulai sekarang kita adalah keluarga panggil nama saja”.
“Terima kasih banyak Sun Long. Aku menerima perintahmu dengan senang hati”. Luo Zixin mulai mengenal Sun Long ia tersenyum lebar. Ternyata putri-putrinya bersama orang yang tepat.
“Sudalah ayo kita makan”. Mereka semua makan dengan lahap.
Setelah sarapan.
“Pengumuman penting! Peraturan baru telah di tetapkan. Tidak ada pajak bagi warga biasa. Pajak kota vegas hanya dikenakan pada orang yang bergelar bangsawan. Setiap bangsawan yang ingin tinggal di kota Vegas harus membayar 1.000.000 keping emas per bulan. Bagi yang tidak sanggup bayar akan menerima hukumannya. Bagi bangsawan yang ingin meninggalkan kota harus membayar 75% dari seluruh harta kekayaannya. Sedangkan bagi warga yang ingin meninggalkan kota Vegas akan di bayar 1.000 keping emas”. Suara pengumuman dari kapal tempur Atlas terdengar di seluruh kota Vegas.
Tidak lama kemudian...
“Sun Long keluar kau. Atau kami akan membunuh kalian semua”.
__ADS_1
Tidak butuh waktu lama gedung walikota langsung dikepung oleh para bangsawan dan penjaga-penjaganya. Mereka semua menyatukan kekuatan tempur untuk menggulingkan Sun Long.
“Sun Long cepat keluar kau! dasar bajingan…”.
Sun Long dan rombongannya keluar menemui para bangsawan.
“Wah… wah… wah… Kalian semangat sekali bayar pajaknya. Pagi-pagi sudah berkumpul di sini”.
“Dasar bajingan. Menyerahlah dan berikan hak kepemilikan kota Vegas kepada kami. atau kami akan membunuh kalian semua”.
Pang Tong, Dodo Fung dan Luo Meilin langsung mengeluarkan aura mereka. Tidak mau kalah, kapal tempur Atlas dan para prajurit boneka langsung mengepung mereka. Sun Long mengangguk ke arah prajurit boneka yang ada di Atlas.
"Dum..." Meriam utama kapal tempur Atlas ditembakkan ke arah langit.
“Boom…!!!”.
Peluru meriam itu meledak di atas langit. Ledakannya begitu dahsyat sampai-sampai menimbulkan gelombang kejut yang menerpa kota Vegas. Membuat bangunan-bangunan dan tenda kayu bergetar hebat. Bahkan beberapa sampai terbang dan hancur. Setelah gelombang kejut, suhu panas langsung menerpa seluruh kota vegas walau jaraknya cukup jauh tetap terasa hangat.
“Aku sarankan kalian cepat-cepat pergi dari kota ini. Jika kalian tidak bisa membayar 1.000.000 keping emas per bulan. Hukumannya akan sangat berat”. Semua orang bergetar ketakutan.
Boneka monyet kemarin saja sudah mengerikan tapi meriam utama yang ini jauh lebih dahsyat. Jika Meriam ini ditembakkan terus-menerus semuanya pasti akan musnah. Qian Qi ikut ketakutan.
Semua budak pun di rawat kembali. Kali ini perawatan mereka berjalan dengan cepat, karena semuanya sudah siap. Seluruh orang yang tetap tinggal diminta untuk berkumpul di depan gedung walikota karena Sun Long akan memberikan sambutan. Terlihat cukup sedikit orang yang tersisa. Dari puluhan ribu warga sisanya hanya ratusan saja, itu pun sebagian besar terdiri dari wanita, anak-anak dan orang Tua.
Dengan gagahnya Sun Long berdiri di depan podium didampingi oleh Qian Qi.
“Terima kasih untuk kalian semua. Karena telah percaya kepadaku”. Sun Long mengangkat tangan kanannya. Seluruh prajurit boneka langsung mengarahkan senjatanya ke arah orang-orang yang ada di sana.
“Waktunya bagi kalian semua untuk mati. Bang!!!”.
“Bang…!!! Bang…!!! Bang…!!!” Para prajurit boneka ikutan berteriak.
“Ampun Tuan…”.
“Kami bersedia jadi budak untuk selamanya”.
“Jangan bunuh kami Tuan”.
“Hubby. Apa yang kamu lakukan?” Qian Qi panik. Sun Long menurunkan tangannya.
__ADS_1
“Pertanyaannya bukan apa yang aku lakukan. Tapi apa yang mereka lakukan. Lihatlah Qian Qi. Belum genap dua hari aku membebaskan mereka. Mereka semua sudah memohon untuk dijadikan budak lagi. Kebebasan yang aku berikan untuk mereka menjadi sia-sia. Tidak ada satu pun dari mereka yang berani berjuang untuk hidupnya. Mungkin mereka berpikir bisa memanfaatkan ku untuk melindungi mereka”.
“Tapi Hubby mereka semua orang-orang lemah tentu saja mereka membutuhkan perlindungan”.
“Kalian semua berdirilah”. Semua orang berdiri.
“Kalian semua sudah mati. Sekarang adalah kehidupan kalian yang kedua. Bagi yang percaya dengan Tuhan anggap ini sebagai kesempatan kedua yang di berikan oleh Tuhan. Bagi yang tidak percaya. Anggap ini sebagai hari keberuntungan kalian. Berdiri yang tegap. Lihat kiri dan kanan kalian. Mulai sekarang kalian semua adalah saudara. Kalian terlahir kembali secara bersamaan”.
“Bagi kalian yang merasa dirinya lemah, bergeser ke sebelah kiri. Bagi kalian yang merasa kuat bergeser ke sebelah kanan”. Sebagian besar warga bergeser ke sebelah kiri. Hanya tersisa sedikit wanita-wanita muda yang bertahan di sebelah kanan.
Sun Long mengangkat tangan kanannya kembali. Prajurit-prajurit boneka di bagian kiri langsung menodongkan senjata dan mendorong mereka bergeser ke kanan.
“Wah… Ternyata kalian semua adalah orang-orang kuat”. Sun Long bertepuk tangan.
“Hanya kematian yang menanti bagi orang-orang yang lemah”.
“Aku Percaya!!! Tidak ada orang lemah di dunia ini. Bahkan untukku, orang yang tidak memiliki dantian sama sekali. Aku bisa berdiri di sini, di depan kalian semua. Aku berhasil merangkak dari Surga Hitam sampai ke sini. Hei wanita Tua. Sampai mana tingkat kultivasimu?”. Sun Long menunjuk wanita tua yang berada tepat di depannya.
Wanita tua itu bergetar ketakutan. ”Ra… Ranahku ada di Pa… Pagoda tingkat 2 Tahap Akhir Tuan”.
“Kau lebih kuat dariku dalam bidang kultivasi, tapi aku jauh lebih kuat darimu”.
“Hei kau wanita yang merasa dirinya kuat. Sampai mana tingkat kultivasimu?”.
“A… Aku… berada di Ranah Pagoda Tingkat 4 Tahap Awal Tuan”.
“Kultivasimu cukup tinggi. Tapi tetap aku lebih kuat darimu”.
“Apa kalian tahu mengapa aku bisa lebih kuat dari kalian semua?”. Mereka semua diam.
“Karena aku terlahir berbeda. Tanpa dantian aku seperti ikan yang mencoba berjalan di darat. Dari pada aku berusaha berjalan lebih baik aku berusaha berenang. Setelah aku jago berenang. Aku tetap ingin berjalan di darat. Aku belajar membuat bola air agar aku bisa berenang di darat. Setelah bosan berjalan di darat. Aku ingin terbang seperti burung. Aku membuat air yang bisa terbang. Maka jadilah kapal tempur Atlas. Manusia bisa terbang dengannya”.
“Kalian yang memutuskan sendiri. Ingin menjadi apa kalian kelak. Kalian yang mengetahui diri kalian sendiri. Kalian ikan, burung atau singa. Pelajari diri kalian sendiri. Lakukan sesuai keahlian kalian masing-masing. Buat cara kalian sendiri. Kalian adalah diri kalian sendiri. Kalian berbeda satu sama lain. Kalian semua memiliki arti di dalam hidup ini. Bermimpilah!!! Dan kerjar mimpi itu dengan cara kalian masing-masing. Temukan cara kalian sendiri. Karena kalian terlahir berbeda”.
“Buang semua pikiran kalian. Belum tentu yang terkuat bisa menguasai dunia. Seorang koki bisa menguasai dunia dengan masakannya. Seorang penjahit bisa menguasai dunia dengan baju-bajunya. Seorang guru bisa menguasai dunia dengan pengetahuannya. Kejar mimpi kalian dan Kuasai dunia dengan caranya masing-masing”.
“Setelah ini kalian akan di data lagi. Ingin jadi apa kalian kedepannya. Jika kalian masih belum tahu kami akan membantu kalian untuk menemukannya. Bagi kalian yang sudah tahu kami akan membantu sebaik mungkin. Bagi orang-orang Tua. Tidak ada kata terlambat bagi kalian semua. Kalian baru saja terlahir kembali. Kehidupan kalian baru saja dimulai”.
“Hidup Tuan Sun Long… Hidup Tuan Sun Long… Hidup Tuan Sun Long…”. Mereka semua jadi bersemangat dan memuji-muji Sun Long.
__ADS_1