Cahya Mencari Cahaya

Cahya Mencari Cahaya
Aku tak akan pernah membiarkanmu lari lagi


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Teman Cahya melindungi nya, dia ingat bagaimana tadi Cahya menangis setelah bertemu pria ini.


"Maaf dia tidak mengenal anda, tolong menjauh"


Teman Cahya membawa Cahya kembali menuju ke kamar mereka,


"Ayy, ini aku Devan!!!" Devan berteriak karena frustasi kenapa Cahya tidak mengenalnya lagi


"Maafkan aku Van, ini demi kamu, aku tidak mau kamu celaka" batin Cahya


Devan tidak lagi berusaha mendekatinya, tapi Devan selalu memperhatikan Cahya kalau dia sedang berada di sekitaran hotel seperti hari itu Cahya mendapat tugas membuat video promosi sebuah tempat, dan dia mempromosikan hotel itu di vidio nya,


"Dia semakin cantik" batin Devan


dia melihat Cahya tersenyum ke kamera sambil mempromosikan hotel itu


Sudah selesai study tour itu dan Cahya harus kembali ke Bandung, Cahya menoleh ke arah hotel itu, seolah dia mencari sesuatu atau entah seseorang, tapi tidak ada orang yang dia cari, orang yang pengen dia lihat untuk terakhir kali.


"Tidak apa-apa Ayy, kenapa kamu sedih, bukan kah kamu yang menghindari nya selama ini" batin Cahya


Diperjalanan pulang ke Bandung, dia banyak melamun, nomer ponselnya telah dia ganti, tapi layar ponselnya adalah foto nya bersama foto orang yang dia cintai itu, dia hanya bisa memandangi foto itu untuk mengobati rasa rindu.


Cahya sudah sampai kerumahnya lagi setelah lama diperjalanan dari Bali, dia sangat capek dan langsung tiduran di sofa teras sebelum masuk ke dalam rumah,


"Sudah sampai ayy?"tanya mamanya


" Iya ma, aku capek banget, rasa nya sudah tidak ada tenaga lagi, hiikks,,,, tolong lah ma, kalau ada boba aku langsung seger kayaknya,, hehe,,," kata Cahya lebay

__ADS_1


"Mama belikan sekarang, tapi kamu mandi dulu sana"


"Siap bos" ucap Cahya langsung bangun dari tiduran nya


Ada seseorang dari balik jendela yang tersenyum melihat manjanya Cahya ke mamahnya.


Cahya kaget saat masuk kedalam, ada seseorang berdiri di samping pintu dekat jendela yang tersenyum padanya, kali ini Cahya sadar sudah tidak bisa berbohong lagi,


"Sudah pulang ayy, sekarang sudah ingat siapa aku apa belum?"


Cahya hanya berdehem malu sambil mencari mama nya, siapa tahu belum terlalu jauh, untuk meminta bantuan, dia tidak tau kalau mama nya sudah menceritakan semua nya pada Devan tentang semua yang terjadi.


"Harus bagaimana aku membuat mu untuk ingat padaku lagi ayy?" kata Devan tersenyum dan semakin mendekatinya.


"Aku" Cahya berusaha menjawabnya


"Iya, kamu kenapa ayy?"ujar Devan dan semakin mendekat ke Cahya


"Mama mana boba nya?"


Devan ikut menoleh, dan saat itu Cahya lari masuk ke kamarnya


"Dia tidak pernah berubah" batin Devan


"Ayy, aku tidak akan pernah membiarkan mu lari lagi dariku mulai sekarang"


💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙


Pov Devan

__ADS_1


"Aku akan mencari tahu kebenaran nya" batin Devan sambil memandangi Cahya dari kejauhan.


Lalu dia terlebih dulu berangkat ke Bandung, kebetulan dia tidak pernah mengambil libur dan cutinya, jadi tidak susah untuk izin libur dari pekerjaan nya.


Dia sampai terlebih dulu ke rumah Cahya, dia menanyakan ke mamanya Cahya apa yang sebenarnya terjadi.


"Waktu dia pergi sama Wawan, dia minta untuk berhenti di sebuah warung makan, dia alasan belum makan dan mau makan dulu, Wawan menurutinya, saat itu dia meminta izin ke kamar mandi, lewat pintu belakang dia keluar dari sana dan langsung naik angkot.


Untung nya pas ada angkot lewat, dia langsung menuju ke stasiun dan langsung menuju Bandung, saat tante meminta ponsel Cahya waktu itu, Cahya sudah menelfon di perjalanan ke Bandung, makanya tante buru-buru menyusul kasian kalau dia sendirian di Bandung"mama nya Cahya mulai menjelaskan


" Kenapa tidak memberi kabar padaku tan?"


"Cahya sengaja, dia tidak mau ada yang tau, dia hanya bilang tidak mau membahayakan kamu, tapi dia tidak bercerita lebih lanjut"


"Membahayakan bagaimana tan"


"Mungkin maksudnya tentang Wawan"


Devan langsung ingat kejadian saat dia di hadang dan dikeroyok Wawan, kenapa Cahya tidak bilang saja padanya,


"Apa mungkin Ayya pikir aku pria lemah"


batin Devan


"Apa semua orang tau kecuali aku tan?"


"Tentu tidak, hanya keluarga yang tau, bahkan Cahya tidak pulang saat lebaran kemarin, dia masih takut, malah kakek nya dan Giat yang kesini"


"Mau sampai kapan tan"

__ADS_1


"Entahlah, tante juga tidak tau, untuk saat ini tante biarkan dulu, lagipula disini dia lebih aman, mungkin sampai nanti dia tidak takut pada Wawan lagi"


__ADS_2