Cahya Mencari Cahaya

Cahya Mencari Cahaya
Rencana Wati


__ADS_3

Cahya sudah kembali bersekolah, sebenarnya dia dilarang untuk sekolah dulu, takutnya dia bertemu Wati atau bahkan Wawan, sepertinya tidak ada yang memberi tahunya tentang kedatangan Wati.


Saat Cahya masih bersiap, mama Cahya bertanya pada Devan


"Apa tidak apa-apa kalau Ayya sekolah?"


"Tidak apa-apa tan, aku akan menjaganya, lagipula Ayya akan curiga kalau dilarang sekolah padahal dia sudah merasa lebih sehat, oh iya tan, tadinya aku mau cepat kembali ke Bali tapi karena masalah ini sepertinya aku tidak akan kembali dulu ke sana, aku juga sudah berapa hari disini takut menjadi omongan tetangga, hari ini sepertinya aku akan mencari penginapan atau hotel, untuk tinggal sementara"


"Baik Van, memang sebaiknya seperti itu, lagipula tidak baik kalau kalian selalu bersama berdua di rumah"


"Hari ini setelah mengantar Cahya sekolah, aku akan mencari tempat tinggal, jadi sore ini bisa secepatnya pindah dari sini"ujar Devan


"Ma, aku berangkat dulu, mama tumben belum berangkat?"Cahya sudah turun dari kamarnya dan langsung bertanya pada mama nya saat masih di tangga, sepertinya dia tidak mendengar apa yang dibicarakan Devan dan mamanya


"Hari ini mama libur, mau arisan"


"Ya sudah ma, aku berangkat dulu"


"Sudah siap Ayy?"tanya Devan


"Kamu mau kemana?"Cahya balik bertanya karena melihat Devan yang sudah rapi.


"Aku mau nganterin kamu"


"Tidak usah, aku bisa sendiri"


"Aku sekalian ada perlu juga"


Setelah mengantar Cahya ke sekolahnya dia segera mencari hotel, dan tanpa sengaja hotel itu adalah hotel dimana Wati menginap, saat Devan masih di depan hotel tanpa sengaja dia bertemu dengan Wati

__ADS_1


Devan mau pergi setelah tau itu tempat Wati menginap, tapi ditahan oleh Wati dengan memegang tangan nya, dan tiba-tiba dia memeluk Devan


"Kamu apa-apaan!!" ucap devan marah sambil mendorong Wati


"Tidak apa-apa, aku hanya tidak sengaja tersandung" jawab Wati


Devan lalu pergi tidak mau berlama-lama disana.



POV Wawan



Wawan telah sampai dan dia menuju alamat hotel yang dikirim Wati, saat itu Wati keluar kamar karena ingin menjemput Wawan, tapi saat dia keluar dia malah bertemu Devan, dengan isyarat tangan dia meminta untuk Wawan tidak mendekat dulu.



Setelah Devan pergi lalu Wawan mendekati Wati



"Tanpa kita memerlukan banyak usaha dia sudah datang sendiri membantu kita" ucap Wawan sambil tertawa



"Kirim ke aku, aku akan membawa itu ke Cahya , kamu jangan dulu ikut, saat mereka berantem baru kamu muncul"


__ADS_1


"Kamu kapan balik lagi ke Jawa, bukan nya kamu harus sekolah?"


"Aku sudah meminta izin selama satu minggu jadi masih ada beberapa hari lagi"


"Kapan kamu mau menemui Cahya?"tanya Wawan


"Nanti aku akan menemui dia di sekolahnya, karena takutnya dia tidak mau atau dilarang oleh Devan menemui ku kalau di rumahnya"


"Aku sudah tidak sabar mau bertemu Cahya"pungkas Wawan



POV Cahya


Hari itu sekolah berjalan lancar seperti biasa, tapi karena dia baru sembuh dia tidak mengikuti ekskul basket, dia izin tidak ikut latihan


"Dena, hari ini aku tidak ikut latihan basket, masih kurang enak badan"


"Kamu sudah izin?"


"Belum secara langsung, tadi baru kirim pesan"


"Ayya, nanti hari minggu akan ada acara pertandingan persahabatan dengan sekolah lain, kamu mau ikut tidak?"


"Aku lihat dulu kondisi aku nanti, kalau aku sudah kuat pasti aku ikut"


"Kuat ya, kurang rasanya kalau tidak ada kamu, ayo bareng aku ke lapangan, mau izin dulu kan?" ajak Dena.


Mereka lalu ke lapangan bersama dan setelah Cahya meminta izin, dia lalu pulang duluan.

__ADS_1


__ADS_2