
Azril membawa Khaira ke kantornya agar ia tak mengganggu Alesha yang sedang beristirahat. Semua karyawan memandangi Azril yang sedang berjalan dengan menggandeng tangan Khaira.
Khaira yang sadar menjadi pusat perhatian mrmberikan senyum pada seluruh karyawan yang memandangnya.
Khaira yang didandani dengan memakai bando tampak sangat cantik dan menggemaskan.
Azril membawa Khaira masuk ke ruang rapat. Ia mendudukan Khaira disampingnya dan memberikan sebuah tablet buat Khaira main game agar ia tak mengganggu jalannya rapat.
Setelah rapat karyawan yang sudah nggak tahan melihat kelucuan wajah Khaira mendekatinya.
"Selamat siang cantik, siapa namanya"
"Khaira tante...."
"Anak siapa sih , kok cantik banget"
"Anaknya papi dan mommy..."
"Pintar banget sih..." ucap yang lain dan karena gemas mencubit pipi chubby Khaira.
"Nggak boleh cubit cubit tante. Sakit...."
"Aduh maaf, tante gemas banget sih"
Azril lalu mendekati putrinya dan menggendongnya.
"Maaf pak, anak bapak menggemaskan"
"Nggak apa, sekarang sudah dekat waktu jam istirahat. Kalian bisa istirahat aja langsung"
"Terima kasih pak...kami pamit dulu" ucap mereka dan meninggalkan ruangan rapat.
"Gila ya, hot daddy banget deh pak Azril. Beruntung banget istrinya..."
"Itu anak kandungnya pak Azril atau anak tiri. Kan pak Azril baru menikah" ucap seorang lagi
"Kalau yang aku dengar, dulu pak Azril sudah pernah menikah dengan istrinya sekarang lalu berpisah ketika istrinya hamil dan saat ini kembali menikah lagi dengan mantan istrinya itu" ucap yang karyawan yang lain. Azril memang tak pernah mengatakan jika ia setelah berpisah dari Alesha dulu sempat menikah dengan Tiara. Karena hanya teman teman tertentu aja yang tahu jika Azril pernah menikah dengan Tiara.
"Kamu dengar dari siapa..."
"Dari pak Farrel..."
"Apa hubungan kamu dengan pak Farrel. Jangan jangan kamu dengan Farrel lagi menjalin hubungan ya..."
"Udah ah, gosip aja. Ayo kekantin..."
Azril membawa Khaira makan siang ke resto tempat biasa ia makan dulu. Dekat kantor lamanya. Ia ada janji dengan Kenzo.
Masuk ke resto, ia melihat Kenzo sudah duduk di salah satu meja. Ia berjalan menuju Kenzo dengan Khaira yang ada digendongan.
"Anak daddy ikut juga ..."
"Hallo , daddy..."
"Iya sayang, tadi kerja sama papi ya"
"Iya, dad"
Setelah Azril dan Khaira duduk, Kenzo memesan makanan buat mereka.
__ADS_1
"Ada apa ya Ken..."ucap Azril tanpa basa basi
"Nggak ada, Ril. Aku hanya ingin tahu perkembangan kesehatan Alesha. Dan aku harap kamu jangan salah paham, aku hanya ingin tahu sebagai seorang sahabat. Aku tak berharap kembali lagi, karena aku tahu kebahagian Alesha ada disampingmu , hidup bersamamu"
"Bukankah dokter Bagas saudaramu dan juga calon mertuamu"
"Aku nggak mungkin bertanya dengan dokter Bagas, nanti bisa jadi salah paham"
"Seperti yang pernah aku katakan, Alesha terkena leukemia kronis dan ada yang bisa sembuh tapi dokter tidak bisa menjamin sepenuhnya, semua tergantung dari imun tubuh dan reaksi tubuh terhadap zat kanker itu"
"Apa kamu nggak ingin mencoba membawa Alesha berobat ke luar negeri"
"Itu ada pernah aku utarakan, tapi Alesha menolak. Ia tak mau jauh dari Khaira. Jadi percuma membawanya berobat jika pikirannya nggak tenang..."
"Aku hanya bisa mendoakan semua yang terbaik buat Alesha. Aku kira kamu mau mencoba berobat di Singapura. Kamu bisa tinggal di apartemen milikku selama berada di sana. Dan aku bisa merekomendasikan fokter di sana"
"Aku sudah percayakan semua kesehatan Alesha pada dokter Bagas..."
"Oh ya satu lagi, bulan depan aku dan Hanna akan menikah. Aku akan mencoba membuka lembaran baru bersamanya. Mungkin dicintai itu lebih baik. Dan aku juga akan mencoba mencintai Hanna. Azril, aku harap kamu selamanya memberikan kebahagiaan buat Alesha. Melihatnya lebih ceria dan sering tersenyum udah merupakan kebahagiaan bagiku. Aku harap kamu nggak cemburu aku mengatakan ini. Karena aku betul betul sudah melepaskannya. Aku harap kamu dan Alesha dapat menghadirinya. Terutama putri kecilku ini."
"Aku dan Alesha pasti akan datang..."
"Terima kasih..."
Mereka menyantap makanannya dan setelah itu pamit ke kantor masing masing.
Sore harinya Azril pulang dengan membawa sekotak ayam goreng permintaan Khaira.
"Selamat sore mommy, nenek..." ucap Khaira ketika masuk rumah dan melihat mommy serta neneknya yang sedang menonton di ruang keluarga.
"Selamat sore cantik, bawa apa tuh"
"Ayam goreng, mommy mau"
Khaira menyodorkan ayam ke meja yang ada dihadapan Alesha. Azril duduk di samping Alesha. Bunda membawa Khaira masuk ke kamar untuk dimandikan.
"Khaira, ayo mandi lagi.."ucap bunda
"Bunda, biar aku yang mandikan Khaira"
"Nggak usah biar bunda aja, kamu temani aj Azril"
"Bunda maaf, aku selalu saja merepotkan bunda. Dari aku kecil sampai memiliki anak "
"Lesha, bunda ikhlas melakukan semuanya. Bunda tak mau kamu berkata begitu lagi. Bunda tak pernah merasa direpotkan. Bunda pamit dulu ya"
"Ya , bunda. Terima kasih"
Setelah bunda masuk ke kamar , Azril makin merapatkan duduknya dan memeluk bahu Alesha.
"Tadi kakak ketemu Kenzo..."
"Janjian atau kebetulan"
"Janjian...."
"Ada perlu apa kak Kenzo bertemu kakak"
"Ia ingin memberi pendapatnya , agar kamu mau berobat ke Singapura dan menawarkan tempat apartemennya sebagai tempat tinggal"
"Apa kakak sudah katakan , jika aku tak mau berobat dengan dokter lain. Aku sudah percayakan semuanya pada dokter Bagas"
__ADS_1
"Sudah. Ia juga mengundang kita buat pernikahannya bulan depan"
"Syukurlah, akhirnya kak Kenzo menikah, dengan siapa kak ...Hanna"
"Ia...kakak juga lega akhirnya Kenzo menikah lagi, kakak tak mau ia masih terbelenggu dengan masa lalunya bersamamu terus. Dan kak Azril juga tak mau ia masih mengingatmu dan mengharapkan kamu, Sha. Kakak harap dengan pernikahannya , ia akan melupakan kamu dan juga maminya tak lagi meyalahkan kamu"
"Kak..aku tak menyalahkan mami kak Kenzo jika membenciku karena pernah membohonginya. Aku malah kuatir kakak yang akan marah jika mendengar ucapan mami. Aku juga sadar jika selama pernikahanku dengan kak Kenzo, aku telah banyak menyakiti hatinya. Aku yang pura pura bahagia dan tak pernah memberikan cintaku padanya. Padahal ia sudah memberikan segalanya buatku"
"Kenapa...apa karena kamu tidak bisa melupakan kakak. Terlalu cinta ya sama kakak. Tapi kakak emang pantas dicintai, ganteng begini" canda Azril
"Narsis...lebih ganteng kak Kenzolah. Kakak tuh memelet aku, buat aku ingatnya sama kakak terus"
"Pelet cinta ya..."
Alesha dan Azril tertawa bersama. Alesha llu berdiri. Azril menahan tangannya.
"Mau kemana, sayang"
"Aku mau masak makan malam"
"Biar aja bibi yang masak"
"Aku cuma bantu bantu aja kak"
"Nggak perlu, kamu temani kakak dikamar aja. Kakak capek, mau istirahat"
"Modus..."
Azril tertawa kembali mendengar jawaban Alesha. Dan langsung menggendong Alesha ke kamar.
"Sha, lusa kita pergi liburan ya..seminggu"
"Bunda dan Khaira ikut..."
"Nggak, kita sekalian bulan madu"
"Lalu bunda sama siapa"
"Kan ada bapak dan ibu Ali juga bibi yang menemani"
Azril memang mempekerjakan satu orang pembantu lagi, tapi tidak menginap. Setelah masak buat makan malam ia akan pulang kerumahnya diantar pak Ali.
"Terserah kakak aja..."
"Kakak akan mengurung dan memakanmu selama seminggu, biar nanti ketika kembali kita sudah membawa adik Khaira"
"Kakak nih pikirannya mesum terus"
Azril lalu menghujani Alesha dengan ciumanya membuat Alesha geli dan tertawa.
**************************
Terima kasih....
Hei pembaca setia novelku, aku akan rilis novel terbaru yang berjudul ANTARA CINTA DAN KEYAKINAN.
Yasmin gadis ayu yang baik hati jatuh cinta pada sang ketua OSIS Daniel. Perhatian dan kelembutan Daniel membuat Yasmin takluk.
Yasmin dan Daniel saling mencintai, mereka merajut kasih. Tapi semua tak berjalan sesuai keinginan karena perbedaan keyakinan diantara mereka.
Apakah Yasmin dan Daniel akhirnya berpisah karena perbedaan diantara mereka...
__ADS_1
Tunggu ya rilisnya besok tanggal 1 mei 2021