
Azril duduk di sofa berhadapan dengan ayah. Alesha duduk di samping Azril.
"Sejak kapan kamu berhubungan dengan wanita itu"
"Lebih dari dua tahun ,ayah"
"Apa selama itu kamu selalu melakukan hal yang tidak pantas"
"Ayah, itu tidak seperti yang ayah bayangkan. Aku hanya sekali melakukan hubungan badan dengannya"gumam Azril dan memandang ke arah Lesha.
Alesha hanya menunduk. Ia sangat tak nyaman sebenarnya mendengar pembicaraan antara ayah dan Azril.
"Tak seperti yang dibayangkan bagaimana. Apa maksud dari foto foto ini.... "ucap Ayah melemparkan foto itu kehadapan Azril.
Foto foto itu berserakan dan Lesha dapat melihat semuanya. Ada foto mereka lagi di kolam renang, lagi di kamar dan juga di apartemen ini. Dan banyak yang lagi berciuman.
Lesha menarik nafasnya menahan sesak didadanya melihat foto foto itu.
"Di mana pikiran kamu Azril, menyentuh wanita yang belum menjadi istrimu sampai begitu. Dan apa kamu sudah tak punya malu sehingga kamu memotret setiap kegiatan tidak senonohmu"
Azril hanya diam, ia tahu semua memang salahnya. Ia memang dulu tak pernah memikirkan akan menjadi begini. Saat itu cintanya sedang membara sehingga ia mau saja melakukan apa yang diminta Tiara termasuk berfoto vulgar begitu.
Ponsel Lesha berbunyi dan ia melihat pesan Kenzo yang mengatakan jika ia telah di depan apartemen.
"Ayah,bunda aku pamit pulang dulu"
"Lesha, maafkan ayah yang membuat kamu tak nyaman karena pembicaraan ini"
"Ayah tidak perlu minta maaf, karena tidak ada yang salah di sini"
"Azril, kamu antar Lesha. Nanti kita bahas lagi setelah kamu kembali"
"Nggak usah ayah, aku sudah ada yang jemput"
"Siapa, kenapa nggak kamu kenalkan dengan ayah dan bunda. Kamu sudah tidak menganggap kami orang tuamu lagi"ujar ayah
"Bukan begitu ayah. Sampai kapanpun ayah dan bunda adalah orang tuaku. Aku takut nanti mengganggu, bukankah ayah ingin bicara sama Kak Azril"
"Suruh ia masuk nak,... "ucap bunda
"Baiklah bunda"ucap Lesha. Ia lalu membuka pintu dan meminta Kenzo masuk.
"Selamat malam ayah, bunda.... "
"Selamat malam, duduklah dulu.... "
"Maaf aku pamit dulu, Kenzo. Aku mau ganti baju sebentar" ucap Azril
Azril masuk kamar dan mengganti pakaiannya. Setelah itu ia kembali bergabung,ia mendengar ayah bicara dengan Kenzo.
"Jadi nak Kenzo ini teman satu sekolahan Lesha dulu dan kenal juga dengan Azril"
__ADS_1
"Ya ayah, dulu aku kira Azril kakak kandungnya Lesha.... "
"Azril dan Lesha memang sudah seperti saudara kandung. Apa kamu tahu jika Azril mantan suami Alesha"
"Tahu ayah... "
"Ayah, kak Kenzo ini bos tempat aku kerja. Jadi ia sudah tahu jika aku pernah menikah dengan kak Azril"
"Oh, jadi kamu bos nya Lesha juga"
Azril hanya mendengar ayah dan bundanya yang sibuk menanyakan tentang Kenzo.
"Nak Kenzo, bagi bunda Lesha bukan hanya mantan menantu, ia sudah seperti anak bunda sendiri. Jadi bunda hanya ingin mengingatkan pada nak Kenzo, jika nak Kenzo ingin menjalin hubungan yang serius dengan Lesha, bunda minta jangan pernah kamu sakiti dan lukai hatinya. Jika nak Kenzo hanya sekadar bermain main lebih baik jangan dekati Lesha.... "
"Bunda jangan kuatir. Aku tak akan mempermainkan Lesha. Jika Lesha mengizinkan aku ingin menjalin hubungan yang lebih serius lagi.... "
"Ayah, bunda, aku pamit. Nanti kemalaman banget. "ucap Lesha. Ia sudah tak ingin berlama lama di dekat Azril.
Kenzo melihat ke lantai. Banyak foto Azril dan Tiara yang masih tersisa di lantai.
"Ayah, bunda, Azril... aku pamit dulu"ujar Kenzo
"Iya nak. Hati hati.... "ucap bunda.
Alesha menyalami ayah dan bunda juga Azril. Ketika Lesha menyalami Azril, ia memegang tangan Lesha lama.
"Maafkan kak Azril"lirih Azril
"Hati hati"gumam Azril pelan
Alesha melepaskan pegangan tangan Azril. Ia berjalan ke arah Kenzo yang telah menunggunya.
Sebelum meninggalkan apartemen Azril, Lesha berbalik lagi.
"Ayah, bunda jika ingin menginap hubungi Lesha , biar Lesha yang jemput bersama kak Kenzo"
"Iya nak.... "
Alesha lalu melangkah meninggalkan apartemen. Azril melihat kepergian Lesha dengan menarik nafasnya kasar.
"Kenapa... sekarang kamu baru menyesal. Seharusnya kamu ingat, jangan pernah membuat wanita mu menangis. Karena akan menyakitkan jika kamu melihat ada lelaki lain yang menghapus air matanya"
"Ayah, maafkan aku"
"Kamu seharusnya minta maaf pada Alesha, ia yang paling terluka di sini. "
"Azril, mengapa kamu tidak pernah berpikir jika apa yang kamu lakukan itu bukan hanya memalukan keluarga tapi yang lebih utama itu semua dosa besar. Bunda ingin setelah kamu menikahi wanita itu, kamu tidak pernah melakukan lagi pada wanita lain. Bertaubatlah nak"
"Maafkan aku bunda"
"Besok kamu urus pernikahan kamu... "
__ADS_1
"Ayah, bunda... aku mungkin hanya akan menikah siri dengan Tiara"
"Kenapa... "tanya ayah
"Ayah, aku tak mencintai Tiara "
"Dulu kamu juga berkata begitu ketika akan menikahi Alesha. Apa kamu ini hanya ingin mempermainkan semua wanita.... "
"Ayah, aku benar benar tak bisa menikah secara resmi. Aku tak tahu keluarga Tiara"
"Terserah, yang jelas kamu harus menikahinya sebagai bentuk pertanggungjawabanmu"
Setelah lama bicara Ayah dan bunda pamit ingin tidur.
Azril masuk ke kamar dan mengepalkan tangannya kuat.
"Aku tak akan memaafkan kamu, Tiara. Kamu telah menggali kuburan kamu sendiri. Beraninya kamu menemui ayah dan bunda dengan memberi foto foto itu"
#############
Sementara itu di mobil, tangis Alesha akhirnya pecah. Di perjalanan menuju pulang ia terisak dengan memegang dadanya yang terasa sakit karena dari tadi menahan tangisnya.
Kenzo menepikan mobilnya dijalanan yang sepi. Ia membawa Lesha ke dalam pelukannya.
"Menangislah sekerasnya dan jangan kamu tahan lagi... terkadang air mata bisa mengurangi beban masalah yang lagi kita pikul"
"Kak Kenzo, mengapa hati ini masih sakit ketika aku melihat foto foto itu. Aku makin sadar, jika tak pernah ada aku dihatinya kak Azril. Aku selama ini hanya bertepuk sebelah tangan. Kenyataan itu membuat dadaku terasa sangat sakit.... ternyata selama ini memang hanya aku saja yang berjuang, kak Azril tidak pernah. Kak Kenzo, tolong aku... "ucap Lesha sambil menahan tangisnya
"Apa yang bisa Kak Kenzo lakukan agar kamu tidak merasa sakit lagi"
"Tolong buat aku bisa benar benar menghapus nama dan semua kenanganku bersama kak Azril, aku tak mau lagi mengingat luka ini.... sakit kak, sakit sekali hati ini"
"Kakak akan berusaha semampu kakak, untuk membuat kamu melupakan Azril dan hanya akan ada nama kak Kenzo dihatimu"
Alesha melepaskan pelukannya, ia bersandar di jok mobil dengan lengan yang menutupi matanya. Kenzo menjalankan mobilnya pelan dan membawa lesha keliling sebelum pulang ke apartemen.
Alesha yang pikirannya lelah, akhirnya tertidur di mobil. Sampai apartemen Kenzo menggendong Lesha dan meminta satpam memarkirkan mobilnya. Ia memberikan kunci mobil pada satpam.
Kenzo membawa Lesha ke apartemen nya. Ia menidurkan Lesha dikamarnya. Kenzo lalu menyelimuti tubuh lesha. Ia pun ikut berbaring di samping Lesha.
"Lesha aku akan berusaha membuat kamu melupakan Azril dan hanya mencintai aku seorang"
*************************
Dua pria yang mencintai Lesha. Azril dan Kenzo, sama sama ganteng ya....
Terima kasih
__ADS_1