CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Sembilan belas S2


__ADS_3

Hanna menceritakan semua yang dilihatnya dikamar Diego pada Kenzo ketika malam sebelum mereka tidur.


Ia juga mengatakan kecurigaannya mengenai hubungan yang lebih dari saudara antara Diego dan Khaira.


"Diego benar mi, apa salahnya jika ia memajang foto Khaira. Mungkin ia belum memiliki kekasih, sehingga ia hanya bisa memajang foto Khaira di kamar" ujar Kenzo sambil mengusap pucuk kepala Hanna agar istrinya tak curiga.


"Tapi menurutku tak wajar. Karena selain memajang foto Khaira di dinding kamarnya, Diego juga banyak menyimpan foto Khaira yang lainnya. Dan daddy tahu nggak, ternyata Diego dan Khaira ke villa berdua sebelum mereka ke Singapura"


"Aku sudah tahu, Diego sudah minta izin" ucap Kenzo berbohong.


"Kenapa daddy tak pernah cerita"


"Karena aku pikir itu bukanlah hal yang penting"


"Apa daddy tahu sesuatu" tanya Hanna dengan menyelidik


"Maksud mami apa" tanya Kenzo balik


"Apa perkataan mama benar, jika daddy akan menyembunyikan apapun itu jika mengenai Khaira karena daddy sangat menyayanginya"


"Dan jangan katakan jika kamu percaya semua itu karena kamu cemburu dengan Khaira..."


Hanna hanya diam dan tak menanggapi ucapan Kenzo. Ia juga tak mengerti dengan perasaannya saat ini.


"Dengar Hanna...dari awal kita akan menikah, aku sudah menceritakan semuanya padamu. Dari kisah cintaku pada Alesha dan juga rasa sayangku pada Khaira. Aku telah menganggap Khaira itu putriku sendiri karena aku yang tahu dari awal ia hidup dirahim Alesha. Apa salah jika aku menyayanginya. Tak ada seorangpun yang bisa melarang aku buat menyayanginya, termasuk mama. Jadi aku minta jangan mencurigai rasa sayangku pada Khaira, itu tak lebih dari sayang seorang ayah pada putrinya" ucap Kenzo dengan penuh penekanan.


"Aku nggak cemburu, aku cuma bertanya. Apa kamu ada menyembunyikan sesuatu yang kamu ketahui antara Diego dan Khaira"

__ADS_1


"Sudahlah, aku tak mau kita jadi bertengkar karena ini. Diego sudah dewasa, beri ia kebebasan menentukan jalan yang ia pilih, selama itu tak menyimpang kita sebagai orang tua hanya bisa mendukungnya. Jangan pernah memaksakan apa yang kita mau. Karena yang akan menjalani nantinya ia sendiri"


"Baiklah, aku mengerti"


"Jangan pernah melibatkan mama dalam urusan rumah tangga kita. Jika kamu merasa Diego melakukan kesalahan , ceritakan aja padaku. Aku yang kepala keluarga. Kamu seharusnya percaya padaku. Seperti masalah ini. Cukup sudah pembahasan mengenai Khaira dan Diego, aku minta kamu jangan bicarakan ini lagi. Terutama pada mama, aku harap kamu mengerti. Selama ini aku sudah berusaha menerima kamu, saat ini aku pinta kamu juga bisa mengerti aku" ucap Kenzo dan membalikan badannya membelakangi Hanna


"Aku tahu Kenzo, sampai detik ini kamu belum bisa mencintai aku sepenuhnya. Terbukti dengan kamu yang jarang memenuhi nafkah bathinku. Apa dihatimu masih tersimpan nama Alesha, itukah sebabnya kamu sangat menyayangi Khaira...."


Kenzo mulai memejamkan matanya. Hanna pun ikut mencoba memejamkan matanya. Ia memeluk tubuh pria yang sangat dicintainya dari belakang.


"Aku sangat mencintaimu Kenzo, dulu...saat ini dan selamanya. Walau aku tahu cintaku tak terbalas, aku tahu kamu hanya menghargai aku karena statusku sebagai istri dan ibu dari putramu. Buktinya sampai Diego dewasa kamu tak menginginkan aku hamil lagi...."


Perlahan mata Hanna mulai terpejam dengan tangan memeluk posesif tubuh Kenzo.


Kenzo ternyata belum tertidur, ia membuka matanya ketika mendengar nafas Hanna yang teratur pertanda ia telah terlelap.


Kenzo pun membalas memeluk Hanna. Wanita yang sampai detik ini masih dengan sabar mendampinginya walau ia tahu tak bisa mendapatkan tempat di hati Kenzo.


.................


Hari ini Khaira sedang bersiap siap menuju bandara. Ia akan berangkat ke Jakarta. Liburan anak anak didiknya dimanfaatkan buat menghadiri pesta ulang tahun Atha sekalian peresmian pembukaan showroom mobil milik Atha.


Khaira berangkat dengan pesawat dari Pekanbaru menuju Jakarta sore harinya. Magrib ia telah menginjakan kakinya di bandara Soekarno hatta.


Khaira menggunakan jaksa taksi menuju rumahnya, ia ingin memberi kejutan pada papi dan Atha. Kemarin ketika Atha meminta dirinya hadir , Khaira masih belum menjawabnya. Ia masih ragu buat kembali. Tapi tadi pagi ia akhirnya memutuskan untuk menghadiri acara ulang tahun ke dua puluh adiknya.


Sampai di halaman rumahnya, Khaira tidak langsung masuk. Ia memandangi sekeliling , rasa rindu pada rumah akhirnya terobati.

__ADS_1


Khaira mengetuk pintu dan dibukakan bibi. Hampir saja bibi berteriak, tapi Khaira menutup mulut bibi menahannya agar tak bersuara. Ia berjalan menuju ruang kerja papinya.


Tanpa mengetuk pintu Khaira masuk dan tampak Azril yang ingin bersuara karena seseorang yang masuk tanpa pamit.


"Papii..." teriak Khaira dan langsung naik kepangkuan Azril.


"Sayang, papi kira siapa yang masuk tanpa mengetuk pintu"


"Papi nggak kaget lihat aku datang" ucap Khaira manja melihat wajah papinya yang biasa saja.


"Nggak...karena papi tahu kamu pasti menghadiri ulang tahun Atha. Kamu tak akan mau melewati hari bahagianya"


"Ih, papi jahat deh. Padahal aku ingin buat kejutan" ucap Khaira meletakan kepalanya dibahu Azril.


"Anak papi ini masih ada manja, nggak malu sama umur. Sebentar lagi kamu udah mau dua puluh lima tahun loh...udah waktunya berkeluarga. Tapi masih aja kolokan begini" ucap Azril sambil mengusap punggung putrinya.


"Emang nggak boleh lagi ya aku manja..."


"Boleh, tapi nanti sama calon suami kamu"


"Aku maunya sama papi..." ucap Khaira melingkarkan lengannya dileher Azril.


"Sayang, papi ingin kamu berkeluarga bukan karena papi nggak mau kamu manja lagi. Papi ingin jika nanti papi harus meninggalkan dunia ini menyusul mommy, kamu udah ada yang melindungi...."


***********************


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2