CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Empat puluh Satu


__ADS_3

"Kamu mau kemana"ucap Tiara melihat Azril yang menyeret kopernya.


"Aku ada perlu beberapa hari "


"Kemana....kenapa kamu nggak pernah cerita"


"Kenapa aku harus cerita denganmu "


"Aku ini istrimu, Azril"


"Istri... kamu yang berpikiran begitu, tapi aku tak pernah menganggapnya.... "


"Azril, kamu jangan menguji kesabaranku... "


"Kamu yang selalu menguji kesabaranku"


Azril menyeret kopernya menuju keluar dari apartemennya.


"Aku ikut.... "ucap Tiara dan menahan langkah Azril.


"Kamu pikir aku mau kemana, kenapa juga kamu mau ikut.... "


"Mulai saat ini aku akan ikut kemanapun kamu pergi"


"Aku tak mengajakmu.... "


"Aku yang mau ikut, memang seharusnya istri ikut kemana suami pergikan.... "


"Aku tidak bisa membawamu ikut.... minggir jangan halangi langkahku.... "


"Aku tak akan biarkan kamu pergi jika tidak bersamaku "ucap Tiara, ia berdiri di pintu menghalangi Azril


"Minggir Tiara, jangan sampai aku berbuat kasar "


"Aku tak mau.... "


"Minggir..... "ucap Azril mulai emosi


Tiara tetap berdiri di pintu, membuat Azril mentok tangannya keras. Tiara akhirnya beranjak setelah ia ditarik keras oleh Azril.


"Kamu kasar sekali Azril"ucap Tiara sambil menangis.


Azril tidak memperdulikan ucapan Tiara, ia langsung beranjak dari apartemen menuju lift yang membawanya ke basemant tempat mobilnya diparkir.


Di apartemen Azril, Tiara mengamuk. Ia melempar apapun yang ada di sekitarnya.


"Ini semua karena Alesha. Tak akan aku biarkan kamu bisa bahagia bersama lesha. Jika aku tidak bisa mendapatkan hatimu kembali, aku juga tidak akan biarkan kamu kembali merebut hati Alesha. Akan aku buat Lesha membenci kamu, Ril. Akan aku buat ia tak akan sudi lagi melihatmu"


Azril menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi, ia tak mau ayah dan bunda telah berangkat bersama Kenzo dan Alesha.


Sampai di apartemen Alesha, ia mengetuknya. Setelah beberapa kali mengetuk tak juga ada sahutan, Azril akhirnya menghubungi Alesha.


"Ada apa kak.... "

__ADS_1


"Kamu dimana, Sha. Kak Azril ada di depan apartemen kamu.... "


"Maaf Kak, aku sama ayah dan bunda sedang dalam perjalanan ke Bandung di antar kak Kenzo"


"Kenapa nggak menunggu Kak Azril. Kemarin ayah bunda bilang sore baru kembali ke Bandung, ini masih pagi kenapa sudh berangkat... "


"Kak Kenzo tidak ada kerjaan penting hari ini, jadi kami sepakat pagi pagi berangkatnya. Emang kak Azril mau ke Bandung juga"


"Iya.... tapi biarlah kak Azril menyusul sekarang.... "


"Ya kak, hati hati"


Azril menutup sambungan ponselnya.


"Dari siapa, nak"ucap bunda


"Kak Azril"


"Mau apa anak itu"tanya ayah


"Kak Azril bilang ia akan menyusul kita ke Bandung "


"Buat apa ia menyusul, apa ia bersama Tiara"


"Aku nggak tau, Yah. Aku nggak ada tanya.... "


"Aku sudah nggak mau tahu Yah, apa kak Azril mau bersama kak Tiara atau bukan, karena aku sudah bertekad tidak ingin lagi terlibat dengan kehidupan pribadi kak Azril. Aku ingin memulai hidup baru. Aku hanya menganggapnya tidak lebih dari seorang kakak... "


Setelah beberapa jam perjalanan mereka sampai dirumah Azril.


Ayah dan bunda langsung masuk ke rumah, Kenzo dan Alesha pamit ingin mencari hotel tempat Kenzo menginap malam ini, sekalian Kenzo mau cari makan.


Tadi ayah dan bunda sudah diajak Kenzo untuk makan, tapi mereka menolak karena ingin secepatnya sampai di rumah. Alesha hanya beli makanan buat dibungkus, jika Ayah dan bunda lapar tinggal makan saja.


"Kita makan di mana,Sha...."


"Terserah kak Kenzo aja"


"Ini kota kelahiran kamu, jadi kamu yang tahu mana tempat makan yang enak"


"Kita ke rumah makan X aja kak, ikan bakarnya enak"


"Oke, nanti dari sana temani kak Kenzo beli pakaian ya, sekalian buat kamu."


"Buat kak Kenzo aja, aku nggak usah. Nanti setiap kakak beli baju, aku dibeliin juga bisa nggak muat nanti lemariku dengan pakaian."


"Nggak apa, Sha. Kakak pengin beli jaket couple, mau ya Sha"


"Kak Kenzo kayak anak ABG aja, suka yang couple... "


"Habis waktu ABG kita nggak jadi pacaran, Sha"


"Emang sekarang kita pacaran.... "ucap Alesha sambil menatap Kenzo

__ADS_1


"Maunya kamu hubungan kita ini gimana, Sha. Apa langsung menikah aja.... "


"Kak Kenzo ada aja.... "


"Jadi kamu maunya apa,Sha"tanya Azril lagi


"Kita jalani aja dulu seperti ini kak, sambil kita mengenal pribadi masing masing. Jika dibilang kita pacaran, nanti di tengah perjalanan kita harus putus, pasti kita akan canggung nanti jika bertemu. Aku nggak mau nanti hanya karena kita nggak lagi pacaran jadi putus komunikasi kita.Tapi saat ini, aku memang sudah mulai nyaman bersama kak Kenzo.... "


"Tapi nanti aku nggak mau pacaran lama lama, Sha. Aku mau jika kamu sudah memantapkan hatimu memilih aku ,kita langsung menikah, Sha"


"Kakak yakin mau sama aku yang sudah janda ini"


"Aku mencintai dirimu, Sha. Bukan status dirimu.... "


"Aku tak pantas buat kak Kenzo, kakak terlalu baik buatku"


"Kenapa kamu berpikir begitu, Sha.... "


"Entahlah kak, aku hanya merasa aku tak pantas buat kak Kenzo, Kak Kenzo bisa mencari wanita yang benar benar mencintai kakak.... "


"Apa kamu masih mencintai Azril"


"Aku tidak bisa jawab itu kak. Tapi jika aku mau jujur, rasa cintaku pada Kak Azril bukan lagi rasa cinta yang ingin memiliki. Jika dulu aku mencintai kak Azril, dan ingin menjadi miliknya seutuhnya. Tidak untuk saat ini, aku hanya mencintai kak Azril sebagai seorang adik terhadap kakaknya. Tadi malam aku sudah merenungkan semuanya kak, aku tak boleh lagi terjebak dengan perasaan aku sendiri. Aku harus bisa membatasi hati ini. Aku tak ingin dibodohi terus menerus dengan hatiku ini. Aku harus bisa menghargai diri aku sendiri, dengan tidk mengharapkan sesuatu yang tak pasti. Dita benar, kak Azril bisa saja nanti akhirnya kembali mencintai Tiara, karena saat ini status mereka sudah suami istri. Jadi buat apa aku terus memikirkan dan mencintai seseorang yang belum tentu ia memikirkan dan mencintai aku"


"Bagaimana kamu bisa menyimpulkan, jika saat ini kamu hanya mencintai Azril seperti cinta seorang adik, bukan cinta seorang wanita. Apa kamu yakin bisa melupakan Azril"


"Aku akan berusaha kak, karena aku juga tidak ingin terbelenggu terus menerus dengan masa laluku"


"Syukurlah jika kamu sudah tidak mencintainya lagi...Berarti aku bisa memulai hubungan yang lebih dari sekedar teman denganmu "


"Tapi kak, buat saat ini aku belum bisa menjanjikan hubungan untuk ketahap yang lebih serius karena aku masih takut untuk berumah tangga. Aku masih takut gagal"


"Aku juga tidak meminta kamu menerima aku secepat ini, Sha. Jika aku bisa menunggu kamu selama tujuh tahun ini, mengapa aku tidak bisa menunggu kembali untuk kamu bisa terima cintaku"


"Terima kasih,kak. Karena kakak mau mengerti aku. Dan mau menungguku"


"Tapi Sha, aku boleh minta sesuatu.... "


"Apa itu kak.... "


"Jangan sering berduaan dengan Azril, karena aku takut kamu kembali berharap ia menjadi milikmu lagi. ...."


"Bagaimana jika kak Azril datang ke apartemen,aku tak mungkin mengusirnya kak"


"Kamu bisa memanggil aku buat ikut gabung"


"Baiklah kak.... "


Akhirnya Alesha dan Kenzo memasuki sebuah restoran yang terkenal dengan masakan ikan bakarnya.


**************


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2