CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Seratus Delapan Belas


__ADS_3

Sudah satu bulan Alesha meninggalkan dunia ini. Setiap pagi dan sore Azril selalu menyempatkan diri mengunjungi makam Alesha.


Putranya Azril telah di bawa pulang ke rumah. Perkembangannya sangat baik. Azril memberi nama putranya Daviandra Atha. Sesuai dengan nama pemberian Alesha.



Azril bersimpuh didepan makam Alesha. Ia meletakan bunga diatas pusara Alesha.


"Sayang, kakak datang lagi. Atha putra kita perkembangannya sangat baik. Wajahnya mirip kamu sayang. Ia pasti ganteng. Sayang, kakak harus bagaimana, bukannya kakak tak ikhlas akan kepergianmu tapi kakak masih belum bisa melepaskan kepergianmu. Kakak masih saja teringat saat saat kebersamaan kita. Kakak ingin mengulang semua itu. Sayang, apa kamu disana bahagia. Sayang, nanti setelah Khaira dan Atha telah bisa mengurus diri mereka , jangan lupa jemput kakak. Kakak sebenarnya ingin bersamamu saat ini juga, tapi kakak tak boleh egois...ada buah hati kita yang masih memerlukan kasih sayang dan perhatian dari papinya. Sayang, kakak mau setiap malam kamu hadir dimimpi kakak. Walau hanya dalam mimpi kakak sudah sangat bahagia"


Azril mengusap batu nisan yang bertuliskan nama Alesha. Dengan berurai air mata ia kembali bicara dengan batu nisan itu.


"Sayang, aku tak tahu sampai kapan hati ini bisa menerima kepergianmu. Kamu telah membawa separuh jiwa kakak. Kenapa kamu melakukan ini pada kakak. Kamu janji akan menua bersama. Kamu janji kita akan membesarkan buah hati bersama. Sayang, tolong bantu kakak agar benar benar ikhlas menerima kepergianmu. Sampai kapanpun kamu akan selalu berada dihati ini. Tak akan ada wanita manapun yang bisa menggantikannya"


Setelah Azril puas berbincang dikuburan Alesha , ia lalu pulang.


Sampai dirumah Azril langsung masuk kekamarnya.Jika malam hari Khaira tidur bersama Azril karena bunda tidur dengan Atha.


Azril masuk ke kamar anaknya dan melihat Atha yang baru aja selesai dimandikan. Tampak Khaira sedang bermain dengan adiknya.


"Selamat sore cantik dan gantengnya papi"


"Selamat sore papi..."


"Khaira sedang apa sayang"


"Lagi main sama adek Atha. Adik sudah bisa tertawa papi..."


"Oh ya, tambah pintar dong adik Atha"


"Papi, kapan mommy pulang. Pasti mommy senang lihat adik Atha karena sekarang adik udah tambah pintar"


"Sayang, Mommy tidak akan pernah kembali. Mommy sudah pergi ke tempat yang jauh. Kita doakan mommy disana bahagia ya, sayang"


"Apa mommy masih sembunyi di bawah tanah. Tolong keluarkan mommy, papi" ucap Khaira menangis.


"Sayang, itu adalah rumah mommy. Mommy saat ini sudah ada di langit. Mommy akan dapat melihat Khaira dari langit. Jika Khaira rindu sama mommy, Khaira bisa melihat langit.Jika Khaira melihat bintang, pasti salah satu dari bintang itu adalah mommy"


"Jadi, jika Khaira rindu mommy, Khaira tinggal ngomong sama bintang. Nanti bintang pasti sampaikan pada mommy. Begitu papi"


"Iya sayang..."


Bunda yang baru selesai mandi , duduk ditepi ranjang dekat Azril.


"Azril, tadi Kenzo menghubungi bunda mengabarkan jika Hanna telah melahirkan secara normal putra mereka. Ia tadi mencoba menghubungi kamu ,tapi tak diangkat..."


"Mungkin tadi ketika aku rapat ia menghubungi aku , bun. Malam nanti aku sama Khaira melihatnya. Bunda mau ikut sekalian"

__ADS_1


"Nggak usah, nak. Bunda biar jaga Atha aja"


"Kan ada perawat bunda..."


"Kasihan jika Atha ditinggal sendiri..." ucap bunda sedih


"Baiklah bunda jika bunda mau di rumah aja"


"Bunda tidak bisa tenang meninggalkan Atha. Bunda selalu ingin dekat ia terus. Tak mau bunda meninggalkannya sebentar saja. Ia sudah tak merasa kasih sayang mommynya dari lahir. Jadi bunda ingin disisa umur bunda ini, bunda akan selalu bersamanya"


"Bunda, terima kasih karena selalu ada buat Alesha saat ia masih hidup. Dan sekarang juga selalu ada buat anak anakku"


"Bunda senang bisa menjaga cucu cucu bunda"


"Sayang, nanti kita lihat adiknya mami ya..."


"Apa udah lahir papi"


"Sudah, siang tadi nak"


"Mau mau papi. Adiknya daddy dan mami cewek apa cowok, papi"


"Cowok nak..."


"Nggak cewek ya, kalau cewekan bisa main boneka sama Khaira"


"Khaira bisa main bonekanya sama nenek" ujar Bunda


"Nanti main sama papi aja ya...."


"Betul ya papi, nanti kita main boneka"


"Iya papi mandi dulu. Setelah itu kita makan, baru kita main boneka di kamar"


"Oke , papi. Khaira sayang papi"


Malam harinya Azril dan Khaira mengunjungi Hanna di rumah sakit.


Begitu masuk ruang perawatan Khaira langsung berlari menuju Hanna.


"Mami punya adik kecil juga sama seperti mommy"


"Iya sayang..."ucap Hanna


"Khaira mau lihat adiknya..." tanya Kenzo


"Mami, kenapa mami tidak dikubur"

__ADS_1


"Maksud Khaira apa sayang..." tanya Kenzo lagi.


"Mommy Khaira ketika melahirkan adik Atha kenapa dikubur. Mommy pergi meninggalkan Khaira setelah adik Atha lahir. Tapi mengapa mami Hanna tidak pergi"


Azril dan Kenzo terdiam mendengar ucapan Khaira, ia tak tahu harus menjawab apa. Hanna sudah meneteskan air matanya mendengar ucapan Khaira.


"Sayang, mommy itu wanita baik. Jadi Tuhan ingin bertemu secepatnya dengan mommy Khaira"


"Mami Hanna juga baik, kenapa Tuhan belum mau bertemu"


"Sayang, masih ada mami. Jika Khaira rindu mommy, Khaira bisa datang ke rumah. Menginap dirumah mami. Mami akan menggantikan mommy. Mami janji akan menyayangi Khaira seperti mommy"


Kenzo sudah tak bisa menahan air matanya. Ia mendekati Khaira dan memeluknya erat.


"Sayang, jangan bicara begitu lagi. Daddy sedih mendengarnya. Jika nanti Khaira merasa rindu mommy, Khaira bisa hubungi daddy, nanti daddy akan jemput Khaira, menginap dirumah daddy. Ada mami dan adik Khaira yang baru lahir ini."


Azril sudah keluar dari ruangan. Ia tak bisa menahan tangisnya. Ia tak ingin Khaira melihat kesedihannya.


"Sayang, kamu lihat Khaira. Ia juga sangat merindukan kamu. Apa yang harus kakak lakukan untuk dapat menerima semua ini dengan sabar. Alesha Zahra ...kau adalah cinta pertama dan terakhirku...."


#####################


Saat ini Khaira sudah memasuki sekolah dasar. Telah lebih satu tahun kepergian Alesha meninggalkan dunia.


Azril masih selalu setia mengunjungi makam Alesha setiap hari sebelum ke kantor.


Atha telah bisa berjalan, umurnya telah satu tahun lebih.


Anak Kenzo dan Hanna telah berusia satu tahun. Khaira terkadang di bawa Kenzo menginap di rumahnya.


Putranya di beri nama Diego Arvan Maranata. Khaira sudah agak bisa menerima kepergian Lesha, walau terkadang masih ada bertanya.


Azril dan bunda mencurahkan semua perhatian dan kasih sayangnya buat Khaira dan Atha agar anak anaknya tidak merasa kesepian.


End.....


Cinta Suci Alesha sampai di sini aja ya ceritanya. Alesha pergi membawa cintanya yang tak pernah ternoda buat pria manapun. Dari pertama ia mengenal cinta, hatinya telah diisi oleh Azril.Kehadiran Kenzo yang baik tidak bisa juga menggantikan tempat Azril di dalam hatinya. Cinta Suci nya Alesha hanya buat Azril sampai ia menutup mata.


Nanti di Season Dua, akan dilanjutkan dengan kisah cinta Khaira , Atha dan Diego putranya Kenzo.


Mohon maaf jika banyak typo yang terdapat di dalam novel ini.


Terima kasih buat semua pembaca yang memberi dukungan, dengan memberi like, vote dan komentar.


Tunggu ya kelanjutan kisah cinta antara Khaira dan Diego putranya Kenzo.


Sementara menunggu kisah cinta Khaira dan Diego, mampir ke novel terbaruku ya

__ADS_1


ANTARA CINTA DAN KEYAKINAN



__ADS_2