
Kenzo langsung menuju apartemen Alesha. Ia mendengar cerita Dita tentang yang dilakukan Tiara pada Alesha.
Kenzo memencet bel apartemennya Alesha. Walaupun Kenzo tahu kode masuknya tapi ia tidak akan masuk tanpa izin jika tidak terdesak dan ada keperluan.
Terdengar langkah kaki mendekat. Tampak Alesha dengan mata yang masih sembab membukakan pintu.
"Kak Kenzo,kenapa cepat banget pulangnya"
"Aku boleh masuk...."
"Silakan ,kak...."
Kenzo masuk mengikuti langkah kaki Alesha,ia duduk di sofa ruang keluarga.
"Kakak mau minum apa"
"Nggak usah ,Sha.Jika haus aku bisa ambil sendiri.Duduklah ..."
"Ya ,kak"
"Kamu menangis...."
"Nggak kok...."
"Matamu nggak bisa bohong ,Sha. Kamu habis menangiskan. Kenapa kamu menangis"
"Nggak ada kak,aku cuma ingat papi dan mami. Kak ,aku selalu bertanya,mengapa papi dan mami meninggalkan aku sendiri.Apa papi dan mami tidak menyayangiku...kenapa ia tak membawa aku sekalian ikut mereka"
"Alesha,papi dan mami kamu pasti sangat menyayangi kamu. Itulah sebabnya ia tidak membawa kamu ikut mereka.Ia ingin kamu tetap hidup"
"Tapi aku tak punya tempat mengadu,aku harus bisa kuat menghadapi semua masalah seorang diri. Walau aku memiliki ayah dan bunda pengganti,tidak semua masalah yang aku hadapi bisa aku bagi dengan mereka kak. Walau mereka menyayangi aku seperti anaknya sendiri tapi tidak semua masalah yang aku hadapi bisa aku bagi pada mereka"
"Mulai saat ini kamu bisa berbagi denganku, apapun masalahmu itu"
"Terima kasih ,kak. Kak ...apa kakak benar ingin menjalin hubungan serius denganku."
"Tentu saja,Sha"
"Apa kakak tidak akan menyesal nanti menikah denganku"
"Tak ada alasan buat aku menyesal menikah denganmu, aku mencintaimu Sha..."
"Jika kakak memang serius ingin menikah denganku, aku bersedia kak..."
"Apa,Sha. Aku nggak salah dengarkan"
"Nggak kak,dan aku mau menikah dengan kak Kenzo secepatnya. Aku tak mau pacaran"
"Apa kamu yakin ingin secepatnya menikah dengan kakak ,Sha. Kamu tidak bercandakan. Kamu sudah pikirkan semuanya"
"Sudah kak... Aku sudah memikirkan semuanya tadi.Dan aku ingin kita secepatnya menikah"
"Baiklah ,Sha. Besok kita ke rumah tante kakak.Kemarin kita nggak jadi mampir.Setelah itu kak Kenzo akan minta papi dan mami melamarmu pada ayah dan bunda yang menjadi wali kamu selama ini"
__ADS_1
"Iya kak..."
"Kita menikah tiga bulan lagi,kamu mau Sha..."
"Terserah kak Kenzo aja"
"Kakak rasa tiga bulan cukup buat persiapan pernikahan kita...."
"Kak,Terima kasih karena mau menerima aku apa adanya"
"Kakak yang harusnya berterima kasih,karena kamu akhirnya mau menikah dengan kak Kenzo"
"Sha,boleh kakak memelukmu..."
"Tentu saja kak"
Alesha mendekat ke Kenzo dan ia memeluk tubuh Lesha erat. Setelah puas memeluk Lesha,barulah ia melepaskannya.
"Sha,apa nggak sebaiknya kita bulan depan buat acara tungangan dulu setelah papi dan mami melamarmu. Setelah itu baru acara pernikahannya"
"Nggak perlu acara pertunangan,Kak. Hanya buang waktu dan uang . Kita langsung acara pernikahan aja kak.Dan aku minta jangan mewah ya kak.Aku mau acaranya sederhana aja"
"Tapi aku banyak teman ,Sha.Aku ingin mengundang semua temanku dan mereka menyaksikan hari bahagiaku"
."Tapi itu akan banyak membuang uang aja kak"
"Sha,kamu jangan pikirkan masalah uang. Aku juga memiliki EO ,jadi tidak akan banyak biaya. Aku gunakan milikku sendirikan"
"Terserah kak Kenzo aja. Aku mengikut aja"
Kenzo memilih diam aja ,pura pura tak tahu kejadian tadi.Ia tak ingin merusak kebahagiaannya jika mendengar cerita Tiara yang tadi bertengkar dengan Alesha.
#################
Keesokan harinya Kenzo yang datang berdua dengan Alesha tidak pernah lepas menebarkan senyumnya. Dita yang melihat itu jadi heran. Ia ingin tahu apa yang membuat bosnya pagi ini selalu tersenyum.
"Kenapa bos senyum senyum aja.Pasti ada yang terjadi ,yang membuat bos bahagia.Tapi apa ya. Jika aku pikir ,seharusnya bos hari ini marah marah dong,karena kekasih hatinya dilabrak Tiara.Tapi ini malah bahagia..."
Dita masuk ke ruang kerja bosnya. Ia sudah tidak bisa menahan rasa keingin tahuannya.
Dita duduk di kursi yang berada tepat dihadapan bosnya.
"Apa terjadi sesuatu...."ucap Dita mulai kekepoannya.
"Kepo aja..."
"Kenapa bos senyum senyum dari tadi"
"Karena nggak menangis"
"Aku juga tahu bos...tapi apa yang membuat pagi ini bos ku yang ganteng ini bahagia"
"Kamu ingin tahu,apa ingin tahu banget"
__ADS_1
"Banget...."
"Nggak boleh kepo dengan kehidupan pribadi seseorang"gumam Kenzo
"Gila Lu ya bos...tadi bos yang tanya aku ingin tahu apa ingin tahu banget,giliran di jawab ngomongnya tak boleh kepo"
"Kamu beraninya mengatakan aku gila..."
"Kalau memang tak ada yang membuat bos bahagia dan senyum senyum,apa namanya senyum tanpa ada penyebabnya.Masa tanpa alasan bisa sebahagia gini"
"Itu bukan urusanmu,aku ingin kasi surprise..."
"Terserah bos mau omong apa deh,lebih baik aku tanya Lesha aja . Ia masih lugu,pasti ia akn berkata jujur"
"Awas kamu,jangan ganggu calon istriku"
"Calon istri...oh,jadi ini yang membuat bos bahagia. Ternyata sudah jadian nih"
"Jadian apa...."
"Mana aku tahu ,bos. Bos yang jadian,mengapa tanya aku"
"Kapan nih pestanya..."
"Tiga bulan lagi"
"Wow...gercep juga si bos. Langsung menikah aja. Akhirnya aku tahu penyebab bos senyum aja pagi ini"gumam Dita
"Ahh..kenapa aku akhirnya beri tahu kamu juga ,nggak jadi surprise deh"
"Mana bisa bos menahan diri buat nggak nyebarin berita bahagia ,apa lagi itu menyangkut Lesha...iyakan Sha"
"Iya apa ,Dit..."ucap Alesha. Ia memang tak mendengar obrolan Dita dan Kenzo karena ia yang lagi sibuk menyelesaikan tugasnya.
"Nggak ada,kamu selalu aja nggak nyambung kalau lagi bekerja..."
"Dit,nanti kamu pesan makan siang buat seluruh karyawan."
"Apaa...jadi kita semua di traktir nih bos..wah enak banget punya bos baik begini"
"Kamu tuh kalau lagi ada maunya ,baru bilang aku baik"
"Tapi bos memang baik kok.Tanya aja Lesha, aku selalu promosikan bos sama Lesha ,agar ia mempertimbangkan bos sebagai pendampingnya"
"Emang kamu kira aku barang,harus dipromosikan"
"Eh ,si bos bisa aja...selamat ya bos.Semoga lancar sampai hari pernikahannya"
"Kamu juga,semoga lancar pernikahannya bulan depan"
"Terima kasih bos . Aku keluar mau beritahu kabar gembira,jika mereka semua ditraktir bos"
Dita pamit,dan ia pun memberitahukan pada semua karyawan jika hari ini bos mentraktir semuanya makan siang.
__ADS_1
**************
Terima kasih buat semua yang telah membaca novel ini.