CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Dua puluh Tiga S2


__ADS_3

Mami Hanna telah menunggu di salah satu restauran. Ia diantar supir setelah Kenzo memintanya buat makan siang bersama. Kenzo tidak mengatakan jika Khaira juga ikut makan siang bareng mereka.


Setelah mengatakan pada sekretarisnya jika ia tak akan kembali lagi ke kantor setelah makan siang, Kenzo meninggalkan perusahaan miliknya dengan memeluk Khaira.


Karyawan Kenzo hanya tahu jika Khaira putrinya, tidak ada yang tahu kebenaran yang sesungguhnya kecuali karyawan kepercayaan saja yang sering berkumpul dengan keluarga Kenzo.


Diego duduk di depan bersama supir sedangkan Kenzo dan Khaira duduk di kursi penumpang belakang supir.


"Sebenarnya kekasih kamu daddy apa aku sih. Kok kamu lebih mesra dengan daddy" ucap Diego pura pura marah


"Kamu nggak bisa cemburu, pria yang pertama yang mengenal Khaira adalah daddy..."


"Betul apa kata daddy, kamu nggak bisa cemburu sama daddy..."


Supir yang mendengar perdebatan mereka hanya tersenyum saja.


Kenzo masuk ke restauran dengan menggandeng tangan Khaira, dan Diego berjalan dibelakang mereka.


Hanna yang menunggu kedatangan anak dan suaminya kaget melihat Khaira yang dipeluk Kenzo.


"Selamat siang mami...." ucap Khaira meemluk Hanna dan mengecup pipinya


"Sayang, kamu kemana aja. Udah lama banget rasanya mami tak ketemu kamu. Mami kangen banget, nak"


"Aku juga kangen banget, mami"


Khaira duduk di samping Hanna. Kenzo lalu memesan makan siang mereka. Begitu melihat kentang dan ayam goreng kesukaannya Khaira jadi sumringah.


"Selera kamu pasaran banget, sih" ledek Diego


"Biarin, jadi gampangkan mencarinya. Dan harga pasti miring"


"Beruntung banget nanti suami kamu, nggak susah buat bawa makan" ucap Mami. Diego yang mendengar itu jadi tersenyum.


"Mami bisa aja, makanan aku sih sederhana aja tapi yang lain aku akan minta yang mahal..." ucap Khaira sambil tertawa.

__ADS_1


"Nggak apa asal suami kamu mampu"


"Kalau suami aku tak mampu aku minta sama daddy aja..."


"Boleh, kamu mau minta apa saja daddy beliin" ucap Kenzo


"Betul kata mama , jika Kenzo memang terlalu memanjakan Khaira. Apa karena ia putri dari wanita yang sangat dicintainya. Selama ini aku pikir rasa cinta Kenzo itu wajar karena ia yang telah menjaga Khaira sejak dalam kandungan. Tapi setelah mama cerita kemarin tentang Alesha ,kenapa aku jadi sedikit cemburu. Kenapa ia begitu perhatian dan sayang pada Khaira, beda denganku. Ia tidak akan langsung memenuhi apa yang aku minta. Pasti butuh waktu tapi jika Khaira yang minta Kenzo akan mengabulkannya sesegera mungkin. Besok aku akan menghubungi mama lagi, ingin tahu kisah cinta Alesha dan Kenzo...."


"Mami...mami...." panggil Khaira membuat Hanna tersadar dari lamunannya.


"Ada apa sayang...."


"Mami sakit..." ucap Khaira memegang dahi Hanna.


"Nggak, kenapa"


"Dari tadi mami termenung. Apa ada yang mami pikirkan. Mami nggak boleh banyak pikiran ya, nanti mami sakit. Aku tak mau mami sakit" ucap Khaira memeluk Hanna.


Khaira memang sangat menyayangi Hanna. Karena ia yang tak memiliki ibu. Ia menganggap Hanna seperti ibu kandungnya sendiri.


"Sukurlah, aku takut banget mami sakit. Aku tak mau kehilangan mami lagi..." ucap Khaira menangis.


Hanna membawa Khaira ke dalam dekapannya dan mengusap lengan gadis itu.


"Kenapa aku bisa jadi cemburu begini pada Khaira, padahal ia sangat menyayangiku. Dan bukankah Kenzo sudah katakan jika ia hanya menganggap Khaira sebagai putrinya tidak lebih. Lagi pula kenapa aku harus cemburu, bukankah Alesha sudah meninggal...."


Setelah makan siang mereka berempat pergi ke mall. Hanna dan Khaira belanja banyak. Kenzo meminta mereka mengambil apa saja yang diinginkan.


"Mami, kita beli baju kembaran aja yuk..."


"Apa kamu nggak malu pakai baju sama wanita tua seperti mami"


"Mami masih sangat cakep, kenapa aku malu. Aku malah senang banget pakai baju kembaran sama mami"


Setelah belanja banyak, Khaira minta mampir di kafe yang menyediakan berbagai macam es krim. Khaira memakan es krim berdua Hanna. Ia menyuapi Hanna.

__ADS_1


Kenzo dan Diego sangat senang melihat Khaira dan Hanna yang saling menyayangi.


"Bagaimana seandainya memang Khaira ada hubungan dengan Kenzo, apa aku sebagai maminya harus merestui. Bukankah Khaira anak yang baik dan ia juga selama ini sangat menyayangi dan perhatian dengan Diego. Tapi mama tidak setuju hubungan ini. Sebenarnya apa yang membuat mama tidak menyukai Khaira..."


Setelah puas belanja dan jalan jalan mereka pulang. Khaira akan menginap dirumah Kenzo, karena Azril masih di luar negeri.


Sampai dirumah Khaira mandi dan mengganti baju dengan yang tadi ia beli.


Khaira menghampiri Kenzo dan Hanna yang sedang menonton televisi di ruang keluarga. Khaira duduk diantara Kenzo dan Hanna.


Ia memeluk pinggang Hanna dan menyandarkan kepalanya di bahu Hanna.


"Khaira, kamu udah ada calon suami nak"


"Hhhmmmm...apa mi"jawab Khaira gugup


"Sejak kamu memutuskan pertunanganmu dengan Alby , apakah sudah ada penggantinya"


Diego yang baru saja muncul langsung memandangi Khaira mendengar pertanyaan maminya.


"Aku masih fokus dengan kuliah, mi"


"Jangan terlalu mengejar karier. Wanita kodratnya mendampingi suami. Nanti jika kamu sekolahnya terlalu tinggi bisa minder pria yang mau mendekatimu"


"Mami, aku sekolah itu bukan buat pamer atau bangga. Aku lakukan itu untuk menambah ilmu, yang kelak akan aku ajarkan pada anak anakku setelah aku berkeluarga. Jika memang ada pria yang mencintaiku dan sekolahnya msih dibawahku, ia tidak perlu minder. Karena setinggi apapun sekolahku, aku akan tetap menghormati suamiku. Aku tak akan merendahkannya karena aku menikahinya karena cinta bukan karena pendidikan atau hartanya..."


"Anak daddy memang wanita yang hebat. Pria yang mendapat cintamu nantinya adalah pria yang beruntung" ucap Kenzo mengusap rambut Khaira.


"Mami juga sangat beruntung mendapatkan cinta daddy. Aku tahu daddy pria yang baik...baik banget" ucap Khaira memeluk Kenzo


"Kamu salah Khaira, Mami tak seberuntung yang orang orang lihat dan pikirkan. Mami akui daddy Kenzo memang pria yang baik. Tapi ia tak pernah memberikan cinta sepenuhnya pada mami. Cintanya telah ia kubur bersama jenazah mommy mu."


***************


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2