
Alesha merasa ada tangan yang memeluk tubuhnya erat, membuat nafasnya sesak.
"Kak Azril, peluknya jangan erat begini, sesak"ucap Lesha mencoba melepaskan pelukan itu.
Ia mencoba membuka matanya dan melihat ke samping, tampak Kenzo yang matanya masih terpejam.
"Mengapa tadi aku berpikir kak Azril yang memeluk aku.Mana mungkin kak Azril masih mau memeluk aku lagi. Berarti tadi malam aku tidur bersama kak Kenzo "
Alesha bangun dan menuju kamar mandi, ia membasuh wajahnya. Setelah itu Lesha menuju dapur. Ia akan membuat sarapan buat Kenzo dan dirinya.
Alesha melihat ada mie telor di kulkas. Ia akan membuat mie goreng seafood.
Ketika sedang memasak Lesha merasakan perutnya di peluk.
"Pagi, Sha"
"Pagi kak Kenzo... "
"Masak apa, Sha"
"Aku buat mie goreng seafood. Tadi aku lihat ada mie, udang dan cumi di kulkas"
"Sepertinya enak banget nih, Sha"ucap Kenzo sambil tetap memeluk Lesha dan meletakan dagunya di bahu Lesha.
"Kak Kenzo, lepas dong peluknya. Nanti gosong masakannya"ucap Lesha. Sebenarnya Lesha masih belum terbiasa dipeluk cowok selain Azril.
Kenzo melepaskan pelukannya dan duduk di kursi dekat bar mini yang ada di dapur itu.Setelah selesai memasaka, Alesha menata masakannya di meja bar itu.
"Sarapan sudah siap disantap.... "
"Aku nggak sabar nih pengin nyicipin... "
Kenzo melahapnya dengan segera mie goreng buatan Alesha. Setelah selesai sarapan Alesha mencuci semua piring kotor dibantu Kenzo.
"Aku pengin deh setiap hari ada yang masakin aku kayak gini"lirih Kenzo sambil mencuci piring.
"Nanti aku usahakan masak setiap hari buat makan malam, kalau sarapan aku nggak janji kak. Karena kadang aku bangun kesiangan"
"Janji ya, kamu usahakan masak buat makan malam setiap hari,nanti kak Kenzo bantu deh"
"Nggak janji kak, cuma aku usahakan. Takut nanti kalau lembur, Gimana mau masakin buat kak Kenzo. Janji itu adalah hutang, makanya aku nggak mau berjanji.... "
"Ya, deh.... "ucap Kenzo sambil mengacak rambut Lesha
"Ih kakak, bau dong rambutku. Tangan kakak masih kotor tuh habis mencuci piring"
"Keramas dong biar nggak bau.... "
"Iya juga... aku pulang ke apartemen dulu ya kak, belum mandi. Ini aja sudah telat nih ke kantornya. Untung pak bos nya baik, kalau nggak bisa di pecat deh"
Alesha meninggalkan apartemen Kenzo. Ia segera mandi dan berganti pakaian kerja.
##############
__ADS_1
Di apartemen Tiara.
Pagi jam enam Azril sudah berangkat kerja . Tapi ia mampir terlebih dahulu ke apartemen Tiara.
Tanpa mengetuk Azril langsung masuk. Ia mencari keberadaan Tiara. Di kamarnya Tiara baru aja selesai mandi. Ia melihat Azril duduk di tepi ranjangnya.
"Azril, sudah lama kamu nggak menjemput aku. Mimpi apa yang membuat kamu hari ini kembali menjemput aku, tapi kepagian banget. Kamu ingin bercumbu dulu denganku seperti dulu,kamu kangen ya sama tubuhku"
"Jangan bermimpi aku mau menyentuhmu lagi.... "
"Azril, jangan munafik. Apa kamu tak rindu dengan tubuhku ini"ucap Tiara dan membuka kimono handuknya.
Azril mendekati Tiara,membuat wanita itu tersenyum.
"Kamu tak bisa menolak pesona tubuhku Azril, kamu masih menginginkan dan mencintai aku"
Azril tiba tiba mencekik leher Tiara dengan kuat.
"Aku sudah peringatkan kamu, jangan coba coba membawa ayah dan bundaku dalam masalah kita. "
Azril makin mengencangkan cekikan dileher Tiara, membuat wanita itu kesulitan bernafas.
"Azril, lepaskan. Kamu bisa membunuhku"ucap Tiara terbata sambil berusaha melepaskan cekikan Azril di lehernya.
"Aku rasanya ingin membunuhnya.... "
Azril akhirnya melepaskan setelah melihat wajah Tiara yang memerah karena kurangnya pasokan oksigen akibat cekikannya.
Tiara memegang lehernya yang terasa sakit dan menarik nafasnya.
"Aku sudah sering katakan, aku ingin kamu menikahi aku segera"
"Baik jika itu maumu... jangan pernah menyesali keputusan kamu ini. Dan harus kamu ingat aku hanya sudi menikahi secara siri. Besok kita menikah. Hari ini kita minta cuti buat dua hari ke depan"ucap Azril dengan senyum smirk nya
Tiara tersenyum mendengar ucapan Azril, ia ingin memeluk Azril. Tapi Azril langsung mendorong tubuhnya. Hingga Tiara tersungkur.
"Sudah ku katakan, aku tak mau menyentuhmu lagi. Aku sudah jijik denganmu, karena sekarang aku sudah tahu kelicikanmu. Aku tak mengira kamu bermain kotor seperti ini. Tapi ingat, kita tak akan pernah tidur sekamar. Kamu tidur di kamar tamu. Dan jangan coba coba memasuki kamarku tanpa izin. Nanti sepulang kerja kau mulailah bebenah barangmu buat pindah ke apartemen yang aku tempati saat ini. Satu lagi...jangan pernah merubah apapun yang ada di kamar itu, karena itu semua Lesha yang menatanya."
Setelah mengucapkan itu Azril keluar dari kamar itu. Tiara berlari mengejar Azril.
"Azril, apa kamu nggak bisa menunggu aku sebentar. Kita bisa pergi bareng ke kantor"
"Jangan harap, begitu juga setelah menikah. Kita akan tetap pergi sendiri sendiri.... "
"Aku akan membuat kamu menyesal pernah meminta aku menikahimu,Tiara"
Setelah Azril menghilang, Tiara melempar semua yang ada di meja ke lantai.
"Kamu tak akan bisa melakukan ini padaku Azril. Aku akan membuatmu kembali mencintaiku. Bukankah kita akan menjadi suami istri. Kamu harus menjadi milikku seutuhnya lagi.. .."
Tiara berdandan secantik mungkin. Ia ingin mengabari pada rekan kerjanya jika besok ia akan menikah dengan Azril.
Sampai di kantor, Tiara selalu memberikan senyumnya pada setiap rekan kerja yang bertemu. Ia lalu mengirim pesan di grup Wa kantor agar mendoakan kelancaran pernikahannya besok.
__ADS_1
Berita pernikahannya langsung tersebar. Ketika selesai istirahat makan siang Azril di panggil pak Anthony.
"Selamat siang pak... "
"Selamat Siang Azril, silakan duduk."
Baru saja Azril duduk di kursi yang ada dihadapan pak Anthony,terdengar suara pintu di buka. Azril melihat siapa yang datang. Ternyata Tiara.
"Selamat siang pak.... "
"Selamat siang Tiara, silakan duduk. "
"Aku dengar kalian besok akan menikah.Apa itu benar"
"Benar pak.... "jawab Tiara dengan antusias
"Selamat ya buat pernikahan kalian. Mengapa begitu mendadak, apa aku saja yang nggak tahu. "
"Kami memang tak ada rencana pak. Ini mendadak aja. Karena permintaan orang tua Azril"jawab Tiara lagi
Azril hanya diam tanpa ada minat untuk menjawab.
"Kamu kenapa Azril.Kok diam aja,kamu gugup ya karena besok akan menikah"
"Bukan pak, saya lagi kurang enak badan saja"
"Kamu harus cepat pergi berobat, bagaimana nanti malam pertamanya jika kamu sakit "ucap pak Anthony sambil tertawa.
"Pak, kami mengajukan cuti dua hari ke depan, apa diizinkan pak. Karena ini sifatnya mendadak, takut nggak diperbolehkan "ujar Azril
"Mengapa tidak, kalian berdua karyawan yang baik diperusahaan saya. Saya akan memberi kalian cuti seminggu biar sekalian bisa bulan madu sekitaran Indonesia aja dulu"
"Nggak perlu pak. Dua hari sudah cukup. Saya belum ada rencana buat bulan madu "ucap Azril
"Oh, jadi kamu tunda dulu ya bulan madunya. Baiklah, terserah kamu aja"
"Kalau begitu saya boleh pamit pak... "
"Silakan... semoga semua berjalan lancar"
"Terima kasih pak.... "ucap Kenzo dan Tiara.
Azril langsung masuk ke ruang kerjanya diikuti Tiara.
"Azril, apa aku mulai malam ini tidur di apartemen kamu. Agar besok kita pergi menikah nggak telat "
"Ayah bunda ku masih ada, kamu mau tidur di mana. Lagi pula kita cuma nikah siri, tak apa terlambat. Sekarang aku mau selesaikan pekerjaanku, silakan kamu tinggalkan ruangan ini"
Tiara melangkah pergi dengan hati kesal.
"Aku tak peduli Apapun yang kamu katakan dan lakukan, yang pasti kamu segera menjadi suamiku, milikku"
****************
__ADS_1
Terima kasih