CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Lima puluh Delapan.


__ADS_3

Alesha duduk setelah ia memastikan Kenzo telah keluar dari kamarnya. Ia memegang perutnya.


"Ya Tuhan ...apa yang harus aku lakukan. Aku tak mau membuat kak Kenzo sedih lagi,tapi aku juga tak mungkin menikah dengannya. Aku tak mau nanti kak kenzo menyesali semua keputusannya. Aku sangat membencimu kak Azril. Apa salahku,mengapa kakak tega melakukan semua ini padaku. Ayah, bunda...apa yang harus aku lakukan. Ingin rasanya aku berbagi cerita denganmu tapi aku tak mau jika ini akan menjadi bebanmu. Aku juga tak mau menikah dengan Kak Azeil. Aku sudah sangat kecewa dengannya"


Alesha mencoba memejamkan matanya, tapi ia tak juga bisa tertidur. Perutnya terasa lapar. Alesha keluar dari kamarnya menuju dapur. Ia melihat Kenzo yang tertidur di sofa dekat ruang keluarga.


Alesha berjongkok di samping tubuh Kenzo dan mengusap wajah tampan pria itu.



"Kenapa kamu terlalu baik denganku kak. Aku jadi takut akan semua kebaikanmu, aku takut nanti saat aku nyaman bersamamu, kamu pergi meninggalkanku"gumam Alesha. Ia mengambil selimut dan menyelimuti tubuh Kenzo.


Kenzo membuka matanya dan melihat Alesha yang sedang menyelimuti tubuhnya.


"Sha...kamu mau kemana"ucap Kenzo langsung duduk.


"Maaf kak, aku mengganggu tidur kak Kenzo"


"Sha , kamu mau kemana"ulang Kenzo


"Aku nggak kemana mana kak. Tadi aku lapar dan aku buat roti selai tadi"


"Kamu lapar...kakak masakin ya. Kamu mau apa , Sha"


"Nggak perlu kak, aku sudah makan roti. Kakak kenapa tidur di sini. Nggak di kamar aja"


"Aku takut kamu diam diam pergi meninggalkan aku , Sha"


Mendengar ucapan Kenzo, Alesha tidak bisa lagi membendung air matanya.


"Sha..kenapa menangis."


"Kak..."ucap Lesha memeluk tubuh Kenzo


"Aku janji tak akan pernah meninggalkan kakak. Aku tak akan pergi kecuali kakak yang meminta aku pergi"


"Kamu janji , Sha"


"Iya , kak. Aku janji.


Kenzo memeluk tubuh Alesha dengan erat dan mengecup pucuk kepalanya.


"Besok kakak beli susu buat bayi kita ya, Sha. Biar ia sehat"


Alesha hanya menganggukan kepalanya. Ia tak tahu harus berkata apa.

__ADS_1


"Kak aku janji mulai hari ini aku akan serahkan semua hidupku buat kak Kenzo. Aku akan membuat kakak terus tersenyum , tak akan aku biarkan ada lagi kesedihan di mata kakak. Aku akan berusaha mencintai kak Kenzo dengan seluruh hatiku...."


Alesha masuk ke kamarnya dan meminta Kenzo juga tidur di kamar.


################


Pagi hari Alesha bangun dan mencium aroma yang sangat harum. Ia langsung membasuh wajahnya dan menuju dapur. Ia melihat Kenzo yang sedang memasak.


"Selamat pagi, kak"


"Selamat pagi Alesha..."


"Kak Kenzo masak apa, wangi banget. Sampai ke kamar baunya"


"Kakak masak mie goreng seafood. Kamu suka,Sha"


"Suka kak...aku jadi lapar nih"


"Tunggu sebentar ya... Sha habis sarapan kita ke Jakarta ya. Kamu menginap di apartemen kakak aja. Kita mau fitting baju besok"


"Iya kak..."


"Ini mie gorengnya , siap buat di santap. Makan yang banyak ya , Sha"


"Nanti aku gendut loh kak kalau makan banyak terus"


"Emang aku kasur...."


"Kamu ,Sha. Bisa aja..."


"Kakak nggak makan, kok cuma liatin aku makan aja"


"Kakak udah kenyang kalau lihat kamu makan dengan lahap"


"Kakak harus makan, kalau nggak mau aku juga nggak akan makan."


"Suapin ya..."


"Sini aku suapin"


Kenzo duduk di sebelah Alesha. Mereka makan sepiring berdua. Setelah selesai makan, Alesha dan Kenzo mandi. Mereka akan kembali ke Jakarta.


###############


Azril masih terus mencari info keberadaan Alesha. Hampir setiap hari ia sempatkan mampir ke apartemen Alesha.

__ADS_1


"Kamu dimana , Sha. Aku belum bisa memaafkan diriku jika kamu belum memaafkan kesalahan aku. Setiap ayah bunda menanyakan kabarmu, aku semakin merasa bersalah. Aku yang seharusnya menjaga kamu tapi malahan merusakmu... Aku tak tahu Sha, mengapa aku selalu saja menyakiti dan melukai hatimu"


Alesha dan Kenzo sedang dalam perjalanan menuju ke Jakarta. Sepanjang perjalanan Alesha hanya diam dan termenung. Pandangannya terus saja ke jalanan.


Kenzo lalu menggenggam tangan Alesha dan meletakan diatas pahanya.


"Apa yang kamu pikirkan"gumam Kenzo


"Nggak ada kak... "


"Kenapa kamu keliatannya murung. Kamu nggak suka kita ke Jakarta..."


"Kak..aku takut"


"Apa yang kamu takutkan ..."


"Aku takut jika aku jadi teringat malam itu"


"Dokter bilang,kamu sudah jauh lebih baik. Kamu sudah nggak pernah mengigau lagi dan terbangun di tengah malam lagi"


Selama di villa , Alesha selalu di dampingi oleh seorang psikologi . Tiap pagi dan sore ia terus terapi buat kesembuhan traumanya terhadap pelecehan yang dilakukan Azril.


Seminggu ini terapinya sudah dihentikan . Karena dokter mengatakan jika Alesha sudah sembuh dari traumanya. Makanya Kenzo berani membawa Alesha kembali ke Jakarta.


"Sha...nanti setelah nikah, kita menetap di Singapura. Kakak akan bekerja diperusahaan papi aja. Usaha kakak di sini biar nanti Dita yang kelola. Sesekali kita ke Jakarta buat cek usaha kakak. Kamu mau kan , Sha"


"Iya ,kak. Aku ikut aja kemana kakak pergi"


"Terima kasih , Sha"


"Terima kasih buat apa , kak"


"Terima kasih karena kamu sudah mau menerima kakak sebagai pendamping hidupmu"


"Kak, seharusnya aku yang berterima kasih . Karena kakak mau menerima aku sebagai istri kakak. Aku yang banyak kekurangan ini"


"Sha...kakak mau nanti setelah kita menikah, kita akan saling terbuka ,jangan ada kebohongan. Jika ada salah kakak, kamu harus mengatakannya agar kakak bisa merubahnya. Karena keretakan dan kehancuran dalam satu hubungan karena ada kebohongan dan dusta"


"Aku juga berharap kak Kenzo bisa jujur jika aku ada melakukan kesalahan. Jangan kakak diam aja. Biar aku bisa berubah ke yang lebih baik lagi"


"Iya, Sha"


Kenzo mengecup tangan Lesha yang ada digenggamannya. Alesha tersenyum.


"Aku harap kamu akan mencintaiku dengan sepenuh hatimu Lesha. Aku mau kita saling mencintai bukan hanya aku saja. Aku ingin hidup bersamamu selamanya. Tanpa ada nama orang lain dihatimu selain namaku. Aku tahu jika ini egois, tapi terkadang cinta harus egois. Aku tak mau jika cintaku terbagi. Walau aku tahu saat ini dihatimu masih ada nama Azril, tapi aku percaya cinta akan datang dan tumbuh jika kita selalu bersama. "

__ADS_1


***************************


Terima kasih....


__ADS_2