CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Enam puluh


__ADS_3

Hari ini pesta pernikahan Alesha dan Kenzo dilaksanakan. Ayah dan bunda juga hadir. Mereka menginap di apartemen Azril.


Pernikahan dilaksanakan pagi hari. Alesha dan Kenzo saat ini telah sah menjadi suami istri yang sah menurut negara.


(Sah menurut negara ya bukan menurut agama, setelah nanti habis melahirkan Kenzo akan menikahi ulang Alesha biar sah secara agama. Saat ini mereka tidak boleh melakukan hubungan badan sampai Alesha melahirkan. )


Alesha saat ini berada dalam satu ruangan tempat ia di rias. Ada bunda menemaninya. Sebelum MUA merias wajah Alesha ,ia duduk di samping bunda sambil menggenggam tangan bunda.


"Bunda, Aku minta maaf jika aku telah melakukan kesalahan..."


"Kamu nggak ada salah, nak. Bunda yang harus minta maaf atas nama Azril, karena Azril yang dulu sering menyakitimu. Bunda berdoa semoga mulai hari ini ,kamu selalu bahagia. Tidak ada lagi air mata yang mengalir dari pipimu"


"Bunda....apakah bunda bisa memaafkan aku, jika aku pernah membohongi bunda"


"Bunda akan selalu memberi maaf buat anak anak bunda..."


Alesha memeluk bunda dan menangis.


"maafkan aku bunda, karena aku telah menyembunyikan satu kebenaran dari bunda. Ingin rasanya aku memberitahukan bunda jika aku sedang mengandung anak kak Azril, tapi aku tak bisa melakukan itu. Aku tak mau menyakiti hati kak Kenzo. Ia sudah banyak berkorban untukku. Aku tak bisa membuat ia kecewa...sekali lagi maafkan aku bunda"


"Bunda...apapun nanti yang bunda ketahui tentangku, hanya satu yang bunda perlu ingat jika aku selalu menyayangi bunda, dan aku melakukan semua ini karena terpaksa"lirih Alesha


"Apa yang kamu lakukan nak"


"Suatu hari nanti bunda pasti tahu...tapi saat ini aku tak bisa beritau bunda..."


"Jika itu membuat kamu bisa tenang dan nyaman , simpanlah rahasia itu sampai kamu benar benar siap untuk menceritakannya pada bunda"


"Bunda, aku mungkin akan tinggal jauh setelh menikah. Aku akan ikut suamiku. Aku harap ayah dan bunda bisa menjaga kesehatan. Karena aku tak bisa mengunjungi bunda dalan waktu dekat. Jika bunda ingin memberitahukan sesuatu bunda bisa menghubungi ponsel kak Kenzo. Karena aku tak memakai ponsel lagi"

__ADS_1


"Maaf bunda,aku kembali harus membohongi bunda karena jika aku memberikan nomor ponsel baruku,aku takut kak Azril suatu saat akan menghubungiku. Aku ingin lepas dari bayangan kak Azril."


"Maaf bu Alesha. Ibu akan kami rias..."ucap seorang MUA. Bunda dan Alesha lalu menghentikan pembicaraan mereka.


"Baiklah. Bunda, aku mau di rias dulu ya"


"Ya, nak..."ucap Bunda


Alesha duduk di depan kaca, ia mulai dirias buat acara pesta pernikahannya.


Sementara itu di apartemennya Azril sedang bingung. Ia ragu antara akan menghadiri atau tidak pesta pernikahan antara Kenzo dan Alesha.


"Apakah aku sanggup menyaksikan Alesha bersanding dengan pria lain. Apakah aku bisa dengan ikhlas melepaskan Alesha. Jika aku tak hadir , aku takut tak bisa menemui Lesha lagi, karena bunda mengatakan besok Alesha langsung berangkat mengikuti Kenzo ke Singapura. Ia akan menetap di sana. Ya Tuhan ,apakah ini akhir dari kisah cintaku. Aku benar benar telah kehilangan Alesha. Adik yang paling aku sayangi dan juga wanita yang aku cintai. Akhirnya aku harus melepaskanmu buat pria lain. Semua ini terjadi karena kebodohanku....."


Di dalam gedung tempat pesta pernikahan Kenzo dan Alesha ,para tamu undangan sudah banyak yang hadir.


Ayah dan bunda sebagai orang tua Alesha duduk mendampingi pengantin . Begitu juga papi dan mami Kenzo.




Azril yang memutuskan buat menghadiri pesta pernikahan Alesha , memasuki gedung itu dengan perlahan. Ia mendengar musik yang mengiringi pesta pernikahan itu.


"Ya Tuhan, mengapa hatiku terasa sangat hampa. Padahal pesta ini dihadiri banyak tamu undangan, tapi aku merasa sepi sendiri. Apakah ini hukuman untukku karena telah menyia-nyiakan cinta Alesha dulu. Apakah ini yang Alesha rasakan saat aku berdua dengan Tiara dulu"


Azril berjalan mengambil minum, tenggorokannya terasa kering. Ia melihat ke atas pelaminan, tampak Alesha dan Kenzo yang selalu memberikan senyum pada setiap tamu undangan.


"Kamu tampak sangat bahagia Alesha. Kamu sangat cantik malam ini. Apakah ini terakhir kalinya kak Azril akan melihat wajah dan senyummu itu. Apakah kita masih bisa bertemu lagi. Alesha ingin rasanya kak Azril membawamu kabur dari pesta ini. Hatiku sakit bukan hanya karena kamu meninggalkan aku, tapi aku terasa sangat sakit karena saat bersamaku dulu kau tak pernah merasakan kebahagiaan "

__ADS_1


Setelah meminum segelas air sirup , Azril berjalan menuju ke pelaminan untuk mengucapkan selamat atas pernikahan Alesha dan Kenzo.


Alesha yang melihat Azril berjalan ke arah pelaminan memandanginya terus.


"Maaf kak...aku terpaksa memisahkan kak Azril dengan anak kakak. Sejujurnya aku tak tahu apakah tindakan yang aku lakukan saat ini benar atau salah. Yang aku tahu, semua ini aku lakukan hanya semata karena aku tak mau lagi menyakiti hati kak Kenzo. Ia yang selalu ada saat aku membutuhkan seseorang, ia yang selalu menghapus air mataku. Aku tak mungkin membuat ia terluka. Walau aku akui sampai detik ini aku belum bisa mencintainya. Aku hanya menyayanginya..."


Azril meyalami papi dan mami Kenzo terlebih dahulu. Barulah ia mendekati pengantin, menyalami Kenzo dan Alesha.


"Selamat ya Kenzo. Semoga kamu dan Alesha selalu berbahagia. Aku harap kamu tak akan pernah menyakitinya, seperti aku yang selalu saja membuatnya menangis. ..."


"Terima kasih , Ril. Aku janji akan selalu membuat Alesha bahagia..."


Azril lalu menyalami Alesha...


"Selamat ya Alesha atas pernikahanmu. Semoga dipernikahanmu kali ini ,kamu mendapatkan kebahagiaan. Maafkan kak Azril, karena selama kita menikah, hanya sakit dan luka yang kakak berikan...."


"Terima kasih kak...."


Setelah menyalami Alesha dan Kenzo , Azril langsung pulang ke apartemennya.


*************************


Ini aku SS kan pendapat para ahli agama mengenai pernikahan yang dilakukan pada saat wanita sedang hamil.




Ini kita ambil dari pendapat imam Asy-Syafii aja ya boleh menikahi wanita hamil. Tapi aku di sini buat Kenzo tetap tak menggauli Alesha sampai ia melahirkan menurut ulama imam abu Hanifah. Ia kembali menikahi Alesha setelah melahirkan.

__ADS_1


Terima kasih...


__ADS_2