CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Delapan puluh Empat


__ADS_3

Mami Kenzo langsung menghubungi pengacara keluarga untuk mengurus perceraian Kenzo.


Ia takut jika ditunda, Kenzo akan berubah pikiran. Mami sudah meminta pengacara keluarga menemui Kenzo di kantornya.


Pengacara itu telah sepakat dengan Kenzo akan mengajukan perceraiannya dengan Alesha hari ini juga. Semua dipercayai Kenzo pada pengacara buat mengurusnya.


"Maafkan aku Alesha, bukannya aku tak mencintai kamu lagi, tapi aku rasa ini adalah keputusan yang tepat. Aku akan melepaskan cintaku padamu. Aku tahu selama ini kamu tak pernah mencintaiku. Aku tak boleh egois, mungkin dengan perceraian ini kamu dapat mengejar cintamu lagi. Semoga kamu dapat mencari kebahagiaanmu. Aku harap kamu selalu bahagia walau tak bersamaku. Bukankah cinta tak harus memiliki. Cinta terbesar adalah saat kita melepaskan orang yang kita cintai untuk dapat berbahagia dengan cinta pilihannya"


Sementara diruang kerjanya Azril sedang rapat dengan karyawannya. Mereka akan mengerjakan satu proyek besar dan akan bekerja sama dengan salah satu perusahaan di Cirebon.


Azril akan berangkat besok pagi dengan sekretarisnya buat meeting dengan perusahaan di Cirebon itu.


Saat ini ia dan sekretarisnya lagi mengerjakan proposal kerja sama mereka.


"Maaf pak, ini proposal buat besok telah selesai dikerjakan" ucap Farrel sekretarisnya Azril. Saat ini Azril memang lebih memilih sekretaris cowok. Ia tak ingin nanti ada terlibat cinta jika sekretarisnya wanita.


"Oke, Rel. Besok pagi jam enam kita sudah berangkat. Apa kamu bisa. Agar kita bisa meeting tepat waktu. Atau kita berangkat malam ini dan menginap di Cirebon"


"Itu terserah bapak aja. Apa bapak tidak terlalu capek jika berangkat pagi dan langsung meeting"


"Jika kita berangkat malam ini, berarti aku harus meninggalkan ibuku tidur seorang diri di apartemen. Aku tak tega meninggalkannya seorang diri di apartemen"


"Bapak bisa membawa ibu bapak. Saat kita meeting , bapak bisa meninggalkan ibu di hotel"


"Kamu benar , Rel. Kalau begitu pulang kerja kamu langsung ambil pakaian dan bersiap kita berangkat habis magrib. Bagaimana...kamu bisakan"


"Bisa dong pak. Jomblo kayak saya , berangkat kapanpun dan kemanapun bapak bawa akan selalu siap sedia aja"


"Kamu memang selalu bisa saya andalkan. Oke , nanti saya pulang sedikit awal. Karena saya akan siapkan keperluan ibu saya buat menginap dulu. Terima kasih sarannya. Saya jadi tak perlu kuatir meninggalkan ibu saya sendiri"


"Bapak ,sepertinya sangat menyayangi ibu bapak"


"Saat ini hanya bundalah satu satunya keluarga yang saya miliki. Anak dan orang yang saya cintai entah dimana. Saya masih selalu berharap dapat bertemu kembali dengan mereka."gumam Azril


"Jangan pernah menyerah pak. Jika ia memang jodoh bapak, pasti nanti akan bertemu lagi"


"Aku tak terlalu berharap ia akan menerima aku kembali, aku dapat melihatnya bahagia saja sudah lebih dari cukup. Aku hanya ingin tahu keberadaannya saja..."


"Saya doakan suatu saat bapak akan bertemu kembali dan dapat melihatnya lagi"


"Terima kasih doanya , Rel"

__ADS_1


"Sama sama pak. Saya pamit dulu pak. Permisi"


"Silakan...."


Tepat jam tiga sore Azril meninggalkan kantornya. Ia pulang ke apartemen untuk menyiapkan semua kebutuhan bunda yang akan dibawa menginap.


Azril masuk ke apartemen dan melihat bunda yang akan masak buat makan malam.


"Selamat sore bunda"ucap Azril memeluk bunda dari belakang.


"Azril, kenapa cepat pulang kerjanya"


"Aku akan berangkat ke Cirebon habis magrib ini bunda. Aku ingin bunda ikut denganku"


"Mau ngapain ke Cirebon"


"Aku ada meeting besok dengan salah satu perusahaan di kota itu, bunda"


"Kenapa bunda juga harus ikut"


"Tentu saja bunda, mana mungkin aku bisa meninggalkan bunda seorang diri di apartemen ini. Aku bisa nggak konsentrasi nanti meetingnya. Jadi bunda nggak perlu masak buat makan malam. Kita makan di luar aja. Bunda siapkan aja baju bunda yang harus dibawa"


"Bunda...aku sudah janji, kemanapun aku pergi bunda akan selalu ikut. Aku tak akan tenang meninggalkan bunda seorang diri"


"Bunda masih bisa jaga diri. Cuma satu malam ajakan"


"Nggak ada alasan, bunda harus ikut"


"Iya, bunda ikut..." ucap bunda akhirnya mengalah


Sehabis magrib Azril menjemput Farrel ke tempat kostnya dan langsung berangkat menuju Cirebon. Sebelumnya Azril mampir dulu di salah satu restoran buat makan malam.


Sampai di Cirebon sudah menunjukan pukul satu dini hari. Azril sengaja hanya memesan dua kamar. Satu buat Farrel dan satu buatbya dan bunda.


"Bunda, aku malam ini ingin tidur berdua bunda. Bolehkan. Aku sengaja cuma pesan satu kamar buat kita berdua. Dulu kita sering tidur bertiga dengan Alesha. Entah kenapa aku jadi pengin tidur sama bunda...bunda nggak keberatan. Jika bunda nggak mau, aku pesan satu kamar lagi"


"Nggak usah. Bunda nggak keberatan kok. Bunda juga sudah lama nggak tidur bersamamu"


Azril langsung memeluk bunda dan membawa masuk kekamar. Saat malam Azril tidur sambil memeluk bundanya.


#############

__ADS_1


Pagi hari setelah sarapan Azril pamit akan ke perusahaan dimana ia akan meeting.


"Bunda, jika bunda nanti perlu sesuatu atau pengin makan apa, bunda hubungi aja aku. Biar aku yang hubungi hotel buat mengantarnya."


"Biar bunda yang pesan sendiri aja. Bisa pakai telepon kamar inikan..."


"Bunda mau pesan sendiri..."


"Iya, kamu kira bunda kamu bodoh banget ya. Nggak bisa pesan makanan sendiri" canda bunda


"Bukan begitu bunda...siapa bilang bunda bodoh, bundaku yang paling pintar. Buktinya aku pintar"


"Udah jangan bercanda, kamu pergi saja. Nanti telat. Baru mau kerjasama saja sudah melihatkan citra buruk"


"Bunda memang sangat pintar. Aku pamit dulu. Apapun yang bunda inginkan , tinggal pesan aja ya."


Azril lalu mengecup pipi bunda dan mencium tangan bunda.


Azril berangkat menuju perusahaan yang akan bekerja sama dengan mereka pada pukul sembilan. Rapat diadakan jam sepuluh


Sampai di perusahaan itu Azril ditemani salah satu karyawan perusahaan itu , menuju ruang rapat.


Jam sepuluh tepat satu persatu staf kantor itu mulai masuk ke ruang rapat.


Sampai satu orang wanita masuk, yang sangat mencuri perhatian Azril.


Salah satu staf sebagai moderator mengenalkan pada Azril staf mereka. Tiba pada saat wanita tadi diperkenalkan.


"Dan kenalkan ini ,ibu Alesha Zahra sebagai staf manager pemasaran di perusahaan ini"


Alesha berdiri dan menunduk tanda hormat ke arah Azril dan Farrel.


"Selamat siang bapak Azril dan bapak Farrel, perkenalkan saya Alesha sebagai staf manajer pemasaran. Semoga nanti kerja sama kita berjalan dengan baik dan lancar. "


"Alesha...ternyata kamu selama ini ada di kota Cirebon. Kamu tampak sangat dewasa saat ini. Aku senang akhirnya kita bisa bertemu lagi. Aku sudah yakin kamu pasti bisa dan kuat menghadapi semua cobaan dalam hidup kamu"



*********************


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2