CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Empat puluh Empat


__ADS_3

Jam enam pagi Kenzo sudah berada di depan rumah Alesha. Azril yang baru pulang dari lari pagi menghampirinya.


"Pagi pagi benar sudah sampai aja... "ucap Azril dan duduk di teras.


"Aku sekalian mau mengajak Alesha sarapan dulu sebelum kembali ke Jakarta. "


"Emangnya pagi ini kalian kembali"


"Ya, karena aku mau mampir ke rumah tanteku sebelum kembali ke apartemen "


"Ke rumah tantemu, dimana.... "


"Di Jakarta juga... tapi aku jarang menghampirinya. Jadi aku mau kenalkan Alesha juga sekalian... "


"Oh.. "Ucap Azril


"Apa hubungan Alesha dan Kenzo sudah makin akrab, sehingga Kenzo sudah ingin mengenalkan Alesha pada keluarganya "


"Aku mau bangunkan Alesha dulu"


"Apa nggak kepagian Ken, karena pasti Alesha kecapean seharian jalan jalan denganmu kemarin"


"Aku nggak mau Alesha telat buat sarapan, nanti ia bisa sakit "


"Biar aku yang bangunkan... aku ada kunci rumahnya nih"ucap Azril dan membuka kunci rumahnya.


"Nggak sopan Azril jika langsung membangunkan Alesha begitu. Ia wanita. Masa langsung masuk kamar aja"ucap Kenzo melihat Azril yang ingin melangkah masuk ke kamar Lesha.


"Aku sudah biasa melakukannya sejak ia masih kecil sampai dewasa. Ia juga sudah seperti adik ku "


"Jika memang sudah biasa kamu lakukan, mulai hari ini jangan kamu lakukan kebiasaan itu lagi. Alesha bukan anak kecil lagi. Lagi pula ia bukan hanya adikmu, tapi juga mantan istrimu. Jika Tiara melihat kamu melakukan itu ,ia bisa salah paham"


"Memang nya apa hakmu melarang, kamu bukan siapa siapa Alesha.... "


"Kamu juga bukan siapa siapanya Alesha"ucap Kenzo mulai tersulut emosi.


Alesha yang mendengar suara orang didepan pintu kamarnya jadi terbangun. Ia membuka pintu kamar dan melihat Azril dengan Kenzo yang berdiri di depan pintu kamarnya itu.


"Kak Azril, kak Kenzo ada apa ya. Sepertinya tadi ada yang diperdebatkan... "


"Nggak ada... kamu terganggu ya dengar suara kami"ucap Kenzo


"Sedikit... kak Kenzo baru sampai "


"Iya, kakak mau mengajak kamu sarapan sekalian "


"Di rumah aja kak sarapannya. Biar aku buatkan sarapan ya. Kak Kenzo duduk aja temani kak Azril ngobrol"


"Okelah, sekarang kamu cuci tuh mukanya, ada ilernya"


"Masa sih... bentar ya kak, aku mau cuci muka dulu"ucap Alesha kembali masuk ke kamarnya


Kenzo duduk di ruang keluarga diikuti Azril.


"Kamu nggak sarapan, Ril"


"Aku tunggu Alesha buatkan sarapan, kenapa. Kamu juga tak izinkan aku sarapan... "

__ADS_1


"Bukan aku tak izinkan Azril. Aku tahu kamu dan Alesha sudah hidup bersama sebagai adik kakak lebih dari sepuluh tahun. Tapi semuanya saat ini tidak sama lagi Azril. Karena Lesha bukan hanya adik bagimu, tapi juga ia mantan istrimu. Dan juga sekarang kamu telah menikah kembali. Apa kamu tak pernah memikirkan perasaan istrimu saat melihat kau masih sakit bersikap manis pada mantan istrinya"


"Aku menikah dengan Tiara karena terpaksa"


"Dengan Lesha juga kamu beralasan jika pernikahan kalian terpaksa, hingga kamu dengan tidak punya perasaan menyakiti fit dan fisiknya "


"Tahu apa kamu tentang pernikahan antara aku dan Lesha "


"Aku tahu semuanya Azril. Aku saksi atas kekejaman kamu pada Lesha. Setiap hari ia harus menangis menahan rasa sakitnya melihat suaminya harus bercumbu dihadapkannya. Dan ia harus bisa menahan semua sakit hatinya agar ayah dan bunda tidak kecewa. Dan ia selalu menguatkan hatinya dengan mengatakan jika apa yang kamu lakukan itu masih bisa ia maafkan,asal jangan sampai kamu berhubungan badan. Puncak kesabarannya itulah, ketika ia melihat video yang dikirim Tiara sesaat serelah kamu berhubungan badan dengannya."


"Tiara langsung mengirim video itu pada malam itu"


"Ya, hati istri mana yang kuat dan sanggup bertahan melihat pengkhianatan suaminya"


"Beraninya Tiara melakukan semua itu.... "


"Bukan hanya itu, Alesha mengajukan cerai juga karena ancaman dari Tiara....."


"Maksud kamu apa... "


"Tiara mengancam akan mengirim video ketika kalian berhubungan badan kepada orang tuamu jika Lesha tidak mau menggugat cerai kamu. Demi menjaga perasaan ayah dan bunda, dan juga demi nama baikmu di mata ayahmu, ia akhirnya menggugat cerai kamu. Walau pada akhirnya Tiara masih memanfaatkan video itu untuk membuat kamu akhirnya terpaksa menikahi dirinya "


"Dasar wanita ular "ucap Azril geram.


"Untuk itu aku mohon kamu jauhi Alesha, ini semua demi kebaikan Alesha. Aku takut nanti Tiara melakukan suatu yang buruk pada Lesha jika melihat kamu masih mendekati Alesha"


"Ia tak akan bisa melakukan itu, aku tak akan membiarkan Tiara menyakiti Lesha"


"Apa kamu akan mengawasi semua yang dilakukan Tiara sepanjang harinya. Kamu tak akan tahu apa rencananya, kerena Tiara wanita yang sangat licik.... "


Alesha keluar dari kamar setelah membersihkan dirinya.


"Oke, Sha.... Apapun yang kamu masak pasti enak"ujar Kenzo


"Gombal recehan... Kak Kenzo dan Kak Azril mau aku buatkan minum apa.... "


"Terserah kamu aja, Sha"ujar Azril


"Tinggu ya, aku buatkan kopi susu aja, sama dengan kak Kenzo.... "


"Ya, Sha. Terima kasih... "


Azril dan Kenzo hanya diam sambil menanti kopi susu yang dibuat oleh Alesha.


"Ini kak, silakan minum. Aku buat nasi gorengnya dulu... "


"Kakak bantu ya, Sha"ucap Kenzo


"Nggak perlu kak. Cuma nasi goreng aja kok. Kakak minum aja sekalian temani kak Azril"


Setelah Alesha pergi ke dapur,terdengar ketukan di pintu. Azril berdiri ingin membuka pintu. Tampak Tiara yang berdiri di depan pintu.


"Kebetulan kamu yang buka pintunya. Ayo kita sarapan lagi. Kamu mengganggu Alesha dan Kenzo aja. Kita sarapan dirumah ,bunda telah menyiapkan sarapan. Ternyata feeling aku benar, kamu pasti di rumah Alesha"


Azril langsung naik darah melihat Tiara, ia lalu mendorong tubuh Tiara hingga tersungkur.


"Apaan kamu Azril, sakit tau.... "teriak Tiara

__ADS_1


Mendengar suara ribut itu Alesha dan Kenzo keluar.


"Apa yang telah kamu lakukan pada Alesha "teriak Azril dan mencekik leher Tiara.


"Katakan, mengapa kamu sampai mengancam Alesha agar menceraikan aku. Jadi semua ini Lesha lakukan karena ancaman darimu"ucap Azril masih mencekik leher Tiara.


Tampak Tiara kesusahan bernafas. Alesha lalu mendekati Azril.


"Kak, lepaskan tangan kak Azril dileher kak Tiara, ia bisa mati.... "


Azril lalu melepaskan tangannya dari leher Tiara.


"Aku nggak mengira kamu sejahat dan selicik ini...."


"Aku melakukan semua itu karena aku mencintaimu. Bukankah kamu katakan hanya aku yang kamu cintai. Kamu hanya menganggap Alesha itu adikmu, apa aku salah jika aku merencanakan semua pada malam itu untuk mempertahankan cinta kita. Aku hanya ingin memudahkan kamu untuk dapat terlepas dari pernikahan kamu dengan Alesha yang tak pernah kamu inginkan"


"Jadi kamu sudah tahu aku menikah dengan Alesha sebelum aku memberitahukan kamu pada malam itu"


"Ya, aku sudah tahu"


Alesha dan Azril kaget mendengar pengakuan Tiara.


"Jadi kamu memang merencanakan semua yang terjadi malam itu"


"Ya... "


"Dasar wanita gila... "ucap Azril dan menampar Tiara dengan kerasnya.


"Sudah kak, kak Azril tidak boleh melakukan kekerasan "


"Aku melakukan itu karena aku tahu, kita saling cinta. Kamu menikahi Alesha hanya karena terpaksa. Apa aku salah. Dan sekarang apa juga salah jika aku melarang suami aku dekat dengan mantan istrinya ini"teriak Tiara.


Berapa tetangga yang lewat jadi kasak kusuk membicarakan tentang pertengkaran itu. Mereka heran mendengar Tiara mengatakan jika ia istri Azril. Karena setahu tetangga Azril menikah dengan Alesha.


Ayah dan bunda yang berdiri tak jauh dari tempat Azril bertengkar mengurut dadanya. Ia malu dengan tetangga.


"Aku akan melakukan Apapun itu untuk mempertahankan kamu dan pernikahan kita"teriak Tiara lagi. Ia sengaja melakukan itu karena tahu ada banyak tetangga yang menguping.


Ayah lalu mendekati mereka.


"Apa kalian sudah tidak memiliki rasa malu lagi. Bertengkar di depan umum begini. Sudah ayah katakan, selesaikan masalah kalian berdua saja. Jangan melibatkan orang lain"


Ayah lalu pergi setelah mengucapkan itu. Ia masuk ke rumah. Ayah malu melihat semua yang terjadi itu.


"aku akan buat perhitungan denganmu. Aku akan kembali ke Jakarta sekarang, tunggu aja apa yang bisa aku lakukan padamu, Tiara "


Azril lalu pergi meninggalkan halaman rumah Alesha kembali ke rumahnya, Tiara mengikutinya.


Setelah mereka pergi, Alesha masuk ke rumah diikuti Kenzo.


"Kak, kita pulang sekarang aja ya. Aku hubungi bibi yang biasa mengurus rumah ini dulu. Kita sarapan di jalan aja. Nggak apakan kak"


"Nggak apa, Sha.... "


Alesha masuk ke kamarnya buat siap siap akan kembali ke Jakarta.


"Ya Tuhan, jadi semua ini memang direncanakan Kak Tiara. Apa yang akan ia lakukan lagi jika kak Azril masih dekat denganku, aku harus menjaga jarak dengan kak Azril. Aku tak mau Kak Tiara nanti akan melakukan sesuatu lagi padaku atau pada Kak Azril karena rasa cemburunya"

__ADS_1


********************


Terima kasih


__ADS_2