CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Seratus Sebelas


__ADS_3

Sebulan telah berlalu. Alesha telah kembali dari liburannya. Selama liburan Azril sangat memanjakan Alesha. Ia mengikuti apa saja yang ingin Alesha lakukan.


Semenjak kembali dari liburan, Alesha wajah tampak lebih cerah. Terpancar aura kebahagiaan.


Bunda sangat senang melihat semua itu. Ia berharap liburan memberi dampak positif bagi kesehatan Alesha. Bunda setiap malam selalu menangis dalam diam, ia memikirkan perasaan Khaira dan Azril jika Alesha benar benar akan meninggalkan mereka buat selamanya.


Hari ini pesta pernikahan Kenzo dan Hanna berlangsung. Alesha dan Azril akan menghadiri pesta bersama Khaira. Bunda tidak mau ikut. Ia lebih memilih dirumah dan titip salam buat Kenzo saja.


"Benar nih bunda tak mau ikut...." tanya Alesha sebelum ia bersiap siap untuk kepesta pernikahan Kenzo.


"Iya nak, bunda capek. Mau tiduran aja..."


"Maaf bunda, pasti bunda kecapean karena mengurus Khaira"


"Bukan karena itu nak. Bunda senang dapat membantumu mengurus Khaira, ini semua karena umur bunda yang makin tua. Jadi wajar jika bunda merasakan cepat capek"


"Nanti malam Khaira tidur denganku dan Kak Azril aja bunda, biar bunda bisa istirahat tanpa diganggu Khaira"


"Biar sama bunda aja, nak. Bunda sudah terbiasa tidur berdua Khaira, jika tak ada Khaira bunda merasa ada yang kurang. Bunda tak bisa tidur nyenyak jadinya. Bunda tak mau dengar kamu berkata jika bunda merasa capek karena mengurus Khaira. Anakmu itu sanagt baik, ia tak pernah merepotkan bunda. Sekarang kamu bersiaplah , agar nanti Azril menjemput kamu dan Khaira telah siap dandan"


"Baiklah bunda, Khiara ayo nak ikut mommy. Kita siap siap akan ke tempat pestanya daddy"


Jam tujuh malam Azril pulang rapat dan langsung menuju rumahnya menjemput Alesha dan Khaira.


Azril masuk ke kamar dan langsung mandi, setengah jam kemudian ia telah siap dengan setelan jasnya.


"Ayo sayang, kita berangkat lagi. Bunda nggak ikut, Sha"


"Bunda capek, pengin istirahat kak"


"Oh, gitu ya...."


Azril menggandeng tangan Khaira menuju mobil dan setelah Khaira juga Alesha masuk mobil, ia mengendarainya sedikit laju agar tifk terjebak macet di sabtu malam begini.


Mereka sampai di gedung tempat pesta pernikahan Kenzo dan Hanna sekitar pukul setengah sembilan malam karena macet.


Pesta sudah di mulai. Gedung itu telah penuh oleh para tamu dan kerabat Kenzo. Dita dan suami sebagai penyambut tamu langsung menghampiri Azril dan Alesha.


"Aku kira kak Azril dan kamu nggak akan hadir"

__ADS_1


"Kak Azril tadi ada rapat di Cirebon , baru jam tujuh sampai rumah langsung kesini. Dijalan macet pula" ujar Alesha


"Cantik banget gadis cilik ini" ucap Dita sambil mencubit pipi chubby Khaira.


"Sakit tante, tak boleh cubit cubit" ucap Khaira sedikit ketus. Azril dan Alesha tertawa melihat Khaira yang kesal karena di cubit Dita.


Dita mempersilakan Azril dan Alesha buat mencicipi makanan. Setelah mereka makan dan sedikit berbincang dengan tamu yang kebetulan Azril kenal, mereka naik ke pelaminan tempat Kenzo dan Hanna bersanding.


Azril dan Alesha menyalami dokter Bagas dan istrinya.


"Selamat dok atas pernikahan putrinya"


"Terima kasih pak Azril..." jawab dokter Bagas


Sekarang giliran mereka menyalami pengantinnya. Azril mengucapkan selamat pada Kenzo dan Hanna. Begitu juga Alesha.


Kenzo menggendong Khaira yang menyalaminya.


"Cantik benar anak daddy malam ini"


"Terima kasih ,dad. Ini siapa dad" tunjuk Khaira ke arah Hanna. Hanna lalu tersenyum ke arah Khaira. Kenzo telah menceritakan semuanya pada Hanna, jika ia telah menganggap Khaira seperti anak kandungnya sendiri, karena dari Khaira dari rahim udah ia jaga.


"Berarti sekarang mommy Khaira ada dua"


"Iya sayang..." jawab Kenzo


"Daddy, Khaira pamit dulu...."


"Iya cantik, seminggu lagi daddy jemput Khaira ya. Kita ngemal bareng mami"


"Oke , dad. Khaira sayang daddy" ucap Khaira dan mengecup pipi Kenzo.


"Sekali lagi selamat menempuh hidup baru kak. Semoga pernikahan ini membuat kakak dan Hanna selalu bahagia.Kami pamit ya kak." ujar Alesha


" Iya,Sha. Hati hati..." ucap Kenzo dan Hanna serempak.


Sebelum turun dari pelaminan Azril dan Alesha menyalami papi dan mami Kenzo. Mereka hanya tersenyum menjawab ucapan selamat dari Azril dan Alesha.


Pesta berlangsung hingga tengah malam. Setelah semua tamu undangan pulang, Kenzo dan Hanna juga kembali ke aparten milik Kenzo.

__ADS_1


Hanna membersihkan tubuhnya di kamar mandi. Sedangkan Kenzo membersihkan tubuhnya di kamar mandi tamu.


Setelah mengganti bajunya dengan kaos oblong dan celana pendek , Kenzo masuk kamar dan langsung membaringkan tubuhnya.


Hanna keluar dari kamar mandi dengan pakaian tidur. Ia melihat Kenzo yang sudah berbaring di atas ranjang. Hanna ikut membaringkan tubuhnya di samping Kenzo.


Ia melihat Kenzo yang telah memejamkan matanya. Apakah Kenzo benar tertidur atau pura pura tidur Hanna tak peduli. Ia memeluk tubuh Kenzo dan membenamkan kepalanya di dada bidang Kenzo.


"Aku tahu saat ini kamu belum bisa menerima aku seutuhnya karena dihatimu masih tersimpan nama Alesha, tapi semenjak aku menerima pernikahan ini aku sudah bertekad tak akan pernah menyerah denganmu. Aku akan membuat kamu jatuh cinta padaku. Akan aku buat kamu perlahan melupakan Alesha..."


Hanna sengaja mengecup dada dan leher Kenzo, ia ingin tahu apakah Kenzo benar tidur.


Kenzo yang memang hanya berpura pura akhirnya membuka mata dan mengecup kepala Hanna.


"Apa kamu keberatan jika malam pertama kita ditunda karena malam ini aku sangat capek dan ingin istirahat" ucap Kenzo


"Terserah kamu aja. Tapi jangan larang aku tidur sambil memeluk kamu" ujar Hanna


"Kamu boleh melakukan apa saja pada tubuhku, bukankah kamu sudah menjadi istriku"


Hanna langsung mengecup pipi Kenzo dan kembali memeluknya.


"Maafkan Hanna, untuk malam ini aku belum siap bercinta denganmu. Aku tahu ini tak adil buatmu, aku tak mau melakukan itu hanya karena terpaksa. Aku mau kita melakukannya karena kita sama sama menginginkan semua itu. Kamu wanita yang baik, aku janji akan berusaha mencintaimu"


Kenzo juga memeluk Hanna , merapatkan tubuh mereka. Sampai akhirnya ia memejamkan matanya yang memang sudah mengantuk.


*************************


Terima kasih....


Hei pembaca setia novelku, aku baru aja merilis novel terbaru yang berjudul ANTARA CINTA DAN KEYAKINAN.


Yasmin gadis ayu yang baik hati jatuh cinta pada sang ketua OSIS Daniel. Perhatian dan kelembutan Daniel membuat Yasmin takluk.


Yasmin dan Daniel saling mencintai, mereka merajut kasih. Tapi semua tak berjalan sesuai keinginan karena perbedaan keyakinan diantara mereka.


Apakah Yasmin dan Daniel akhirnya berpisah karena perbedaan diantara mereka. Atau salah satu dari mereka akhirnya memilih pindah keyakinan...Jangan lupa mampir ya...


__ADS_1


__ADS_2