CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Empat Puluh


__ADS_3

Azril sampai di apartemen tempat tinggalnya jam dua dini hari. Ia masuk apartemen dan langsung menuju kamarnya. Tak lupa ia mengunci pintu kamarnya.


Tiara yang mendengar suara pintu di buka, melihat keluar kamar. Ia telah menunggu kepulangan Azril dari tadi, sampai ia tidak mau memejamkan matanya.


Tiara mengetuk pintu kamar Azril...


"Azril, Azril... kamu sudah pulang"teriak Tiara


Azril yang baru selesai membersihkan diri, menuju pintu karena tak ingin teriakan Tiara mengganggu tidurnya.


"Ada apa.... "


"Dari mana kamu, kenapa baru pulang jam segini"


"Apa pedulimu, aku mau kemana.... "


"Tentu saja aku peduli, aku ini istrimu.... "


"Tapi aku tak pernah menganggap kamu istriku"jawab Azril dengan smirk nya.


"Azril, kamu jangan main main denganku, aku bisa menyebarkan foto dan video kita"


"Silahkan...yang akan rugi kamu, jika nanti aku menceraikan kamu tidak akan ada pria lain yang akan mau denganmu.Aku akan mengatakan kamu yang menyerahkan dirimu dengan sukarela, mana ada kucing yang menolak jika disodorkan ikan. Aku lelaki, tidak akan rugi"


"Bajing*n...."ucap Tiara mengacungkan tangannya ingin menampar Azril.


Azril menangkap dan memegang erat pergelangan tangan Tiara, sampai ia meringis menahan sakit.


"Sakit Azril.... "


"Jangan pernah menyentuhku, aku akan membalas jauh lebih menyakitkan nanti"


Azril melepaskan pegangan tangannya dan menutup pintu kamar.


Tiara yang sangat geram, menendang pintu keras sehingga kakinya terasa sakit.


"Kamu pikir aku akan menyerah setelah kamu memperlakukan aku begini. Aku akan mengembalikan cintamu yang dulu padaku.Jika kamu tidak bisa menjadi milikku, maka tak ada wanita manapun bisa memilikimu juga"


Tiara akhirnya memaksakan dirinya tidur.


###################


Pagi harinya sebelum Tiara bangun Azril sudah berangkat kerja. Azril mendatangi apartemen Alesha dan memencet belnya.


Alesha yang mendengar suara bel, membuka pintu cepat. Ia mengira Kenzo yang datang.


"Tunggu kak.... "teriak Alesha. Ia membuka pintu dan kaget melihat Azril yang berdiri depan pintu. Lesha memandangi kiri kanan mencari Tiara.


"Kak Azril, mana kak Tiara"


"Aku datang sendiri aja, Sha. Apa aku boleh masuk.... "


"Oh, silakan.... "


"Wangi banget, Sha. Buat sarapan apa.... "


"Cuma nasi goreng. Kak Azril sudah sarapan. Kok pagi pagi udah sampai di sini. Apa kk Tiara nggak marah.... "


"Ia belum bangun.... "


"Kak Azril meninggalkan kak Tiara sendirian, nanti jika ia mencari kakak gimana"


"Biar aja, Sha. Kakak nggak peduli.... "


"Pasti kak Tiara akan sakit hati dan sedih... "gumam Alesha


"Sha, kakak lagi nggak mau bicara tentang Tiara, perut kak Azril lapar. Ayah dan bunda mana Sha...."


"Tunggu Lesha panggil dulu ya kak"


Lesha mengetuk pintu kamar, tampak ayah membukakan pintu.

__ADS_1


"Ayah, bunda...sarapan sudah siap. Kak Azril juga sudah menunggu buat sarapan"


"Azril, mengapa pagi pagi sudah di sini anak itu"gumam Ayah


"Nggak tahu, Ayah. Bunda, sarapan lagi ya. Lesha mau pergi kerja sebentar lagi"ucap Lesha sambil memeluk lengan bunda menuju meja mini bar.


"Kenapa kamu pagi pagi sudah ke sini... mana istrimu. Apa kamu tak dibuatkan sarapan, sampai mencari sarapan kesini"


"Ayah, pagi pagi nggak boleh marah... "ujar Azril


"Apa Tiara tau kamu ke sini, nak"ujar bunda


"Hhhmmmm.... Aku lapar bun, aku makan duluan aja ya"ucap Azril, ia tak ingin orang tuanya menanyakan Tiara lagi.


"Ayah, bunda, kak Azril... sarapan aja dulu, aku mau ganti pakaian kerja dulu"


"Ya, nak"


Ketika mereka lagi menyantap nasi goreng buatan Alesha, Kenzo masuk.


"Selamat Pagi semuanya.... "


"Selamat pagi nak Kenzo. Sarapan sekalian sini"ujar Bunda


"Ya, bun. Aleshanya mana bun "


"Lagi ganti pakaiannya, kamu sarapan aja dulu.... Alesha itu nanti bunda yang suapin. Anak itu kalau nggak dipaksa nggak akan mau sarapan. Biasanya juga kalau nggak bunda, Azril yang selalu memaksanya buat sarapan"


"Ya, bun.... "ujar Kenzo


"Nak Kenzo, apa setiap hari pergi dan pulang kerja bersama Lesha"tanya Ayah


"Ia, yah.... "


"Baguslah, ayah jadi tenang sekarang. Masih ada yang menjaga Alesha. Mami dan papinya sebelum meninggal menitipkan Alesha pada kami. Jadi kami bertanggung jawab dengan dirinya. Ayah, bisa titip Lesha denganmu nak Kenzo. Alesha anaknya agak manja, itu karena bunda dan Azril yang terlalu memanjakan dirinya. Azril dan bunda terlalu menyayanginya, jadi ayah harap nak Kenzo bisa memahami sifat manjanya Alesha.... "


"Iya, ayah. Aku akan menjaga Alesha"


"Kak Kenzo, sudah sarapannya. Berangkat sekarang.... "


"Kamu aja belum sarapan"


"Aku nggak lapar, kak"


"Lesha, sarapan itu harus, nak. Lapar nggak lapar "ucap bunda


"Tapi aku nanti kalau udah lapar sarapan di kantor aja bun"


"Kamu mau sakit dulu, baru ingat sarapan,sini kakak suapin"ucap Azril marah.


Alesha memandangi Kenzo,ketika Azril mengatakan itu. Ia tak ingin Kenzo berpikiran lain tentangnya.Azril yang menyadari ucapannya, menjadi tertunduk.


"Aku bawa bekal aja, nanti di mobil atau kantor aku makan.... "ucap Lesha dan mengambil kotak makannya. Setelah membawa bekalnya Lesha pamit.


"Ayah, bunda, Kak Azril.... aku pamit"ucap Lesha mengecup pipi bunda, menyalami ayah dan Azril.


"Kalian janjian pakai bajunya. Bisa serupa gitu bajunya "tanya Ayah



"Ini kak Kenzo yang belikan ayah, nanti kami mau ketemu klien"ujar Lesha


"Baguslah jika Kenzo memperhatikan kamu"


"Ayah nanti siang jika aku nggak sempat pulang, aku akan pesankan makanan buat ayah dan bunda, jadi bunda jangan masak. Kalau makan malam nanti aku yang masak "


"Jangan pesan makanan lesha, biar bunda masak aja. Bunda lebih suka masakan sendiri"


"Tapi nanti bunda capek "


"Di Bandung bunda juga masak sendiri"

__ADS_1


"Jika itu tak membuat bunda capek, nggak apalah...Lesha pamit ,ayah... bunda"


"Hati hati, nak.... "


"Ayah, bunda, Azril.... kami pamit ya. Selamat pagi"


"Selamat pagi, hati hati"ujar Azril


Setelah Kenzo dan Alesha pergi, ayah dan bunda memandangi Azril dengan intens. Ketika menyadari itu, Azril langsung menunduk.


"Kenapa kamu ke sini, kamu ingin mendekati lesha lagi"tanya ayah


"Ayah, aku dan Lesha sudah biasa hidup bersama, kenapa ayah tanyakan itu. Apa salah aku datang kerumah adikku"


"Salah, karena Lesha bukan hanya adikmu, tapi ia juga mantan istrimu. Seandainya Tiara tau kamu pagi pagi sudah ke sini, ia akan bisa salah paham dengan Lesha. Dan ayah tak mau ia melakukan sesuatu yang menyakiti Lesha. Apa kamu tidak pernah berpikir jika kamu masih dekat dengan lesha, itu akan merugikan bagi Lesha. Ia tidak bisa mendapatkan lelaki lain dan juga itu bisa membuat namanya buruk Orang bisa saja salah sangka. Nanti ia bisa di cap sebagai orang ketiga dalam rumah tanggamu. Kamu tidak boleh egois, jika kamu sudah melepasnya jangan pernah mengulurkan tali lagi untuk kembali mengikatnya .... "ujar ayah


"Aku tidak akan membiarkan Tiara menyentuh ataupun menyakiti Lesha "


"Azril, apa kamu akan menyakiti Tiara seperti yang pernah kamu lakukan pada Lesha dulu"


"Aku tak tahu bunda. Tapi Tiara memang pantas mendapatkan perlakuan begini. Ia telah menjebakku, sehingga membuat aku harus berpisah dengan Alesha "


"Jangan salahkan orang atas kesalahan kamu sendiri Azril. Kamu yang bodoh, mengapa kamu datang ke apartemen Tiara sendiri, jika kamu ingin menyelesaikan hubungan kalian pada malam itu. Dan mengapa kamu mau aja diajak minum minum. Kamu tahukan itu sama saja kamu yang menjerumuskan diri kamu sendiri. Dan setelah kamu tahu jika kamu mabuk, mengapa kamu tidak secepatnya meninggalkan apartemen Tiara. Jadi ayah rasa kamu juga yang salah. Tak heran jika Alesha tidak memaafkan kamu. Karena disini seolah kamu juga menginginkan Tiara. Kamu yang masuk sendiri ke lubang buaya.... "ucap ayah sedikit emosi


"Kamu tahukan nak, minuman keras itu berbahaya. Kenapa kamu masih saja mendekati dan meminumnya. Itulah akibat dati kecerobohan kamu, nak"


"Maaf bunda. Aku memang bodoh, dan aku juga mengaku salah"


"Mulai sekarang, belajarlah dari kesalahan kamu, jangan pernah mengulang kembali kesalahan yang sama. "


"Iya bunda... Ayah, bunda, aku juga harus pamit kerja"


"Ayah minta, kamu cepat selesaikan masalah kamu dengan Tiara. Ayah tak mau foto foto dan video kamu itu nantinya tersebar"


"Ya, ayah... aku pamit...."


"Besok ayah dan Bunda kembali ke Bandung"


"Jam berapa ayah dan bunda kembali"


"Sore jam tiga.... "


"Ayah, bunda.... aku antar ya"


"Nggak usah, Alesha dan Kenzo yang akan mengantar kami"


"Tapi ayah, aku juga ingin mengantar.... "


"Ayah sudah janji dengan Lesha.... "


"Aku akan ikut dengan mobilku di belakang mobil Kenzo"


"Ayah tak mau bertemu istrimu lagi"


"Aku tak akan bawa Tiara"


"Apa kamu akan bersikap kekanakan terus. Jika kamu selalu menghindar, kapan kamu bisa menyelesaikan masalah kamu dengan Tiara. Menghindar tidak akan dapat selesaikan masalah ."


"Aku janji akan mengatasi masalah aku dengan Tiara secepatnya Yah"


"Ayah tunggu kabar darimu"


"Baik ayah, bunda... aku berangkat kerja"


"Hati hati nak..... "


Azril meninggalkan apartemen Alesha menuju kantornya.


"Aku akan mencari file foto fotoku dan juga video itu secepatnya dan membuktikan jika Tiara wanita yang tidak baik akhlaknya. Setelah itu aku pastikan akan mencampakan dan menceraikannya"


*******************

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2