CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Lima puluh Tiga


__ADS_3

Azril meninggalkan apartemen Tiara dengan menahan emosinya. Ia tak ingin memukuli pak Anthony,karena itu akan membuat rugi dirinya sendiri. Bisa saja pak Anthony membawa kasusnya ke jalur hukum.


Azril melajukan mobilnya membelah jalanan kota menuju sebuah klub malam. Ia duduk dekat meja bartender. Azril lalu memesan minuman.


"Dasar bodoh,aku telah ditipu oleh Tiara selama ini. Aku yang dulu sangat mencintainya, rela melakukan apa saja demi kebahagiaan dirinya. Aku sampai melukai hati dan fisik Alesha ,karena tidak ingin membuat Tiara terluka. Aku dengan sengaja membuat Alesha membenciku agar bisa hidup dengan Tiara , yang ternyata hanya wanita mur*han seperti itu. Aku baru menyadari jika setiap pilihan orang tua pastilah yang terbaik. Setiap orang tua pasti hanya memikirkan kebahagiaan anaknya. Alesha ...aku kangen. Aku kangen manjamu, aku kangen pelukanmu...aku kangen semua yang ada pada dirimu"


Azril menambah minumannya kembali. Sudah lima gelas ia menghabiskan vodkanya. Kepala Azril mulai terasa pusing. Ia mulai meracau sendiri.


"Bajing*n kau Tiara , gara gara kau aku kehilangan wanita yang sangat baik dan aku cintai. Aku tak tahu harus melakukan apa saat ini. Aku telah terlambat, aku akan kehilangan dirinya , aku tak akan bisa memilikinya lagi. Sebentar lagi Alesha akan menikah..."


Azril lalu kembali meminta segelas vodka lagi.


"Pak Azril, anda kelihatannya sudah sangat mabuk"ucap salah seorang bartender yang mengenalnya. Azril adalah pelanggan klub ini.


"Siapa bilang aku mabuk, aku masih sadar"ucap Azril berusaha turun dari kursi. Karena telah mabuk,badannya terasa lemas dan ia terjatuh.


Bartender itu lalu membantu Azril berdiri.


"Pak Azril harus pulang, biar aku antar. Bapak bilang aja alamat tempat tinggal bapak. Dan minta kunci mobil bapak,biar saya yang menyetir. Bahaya jika bapak yang harus menyetir"


Azril dengan terbata menyebutkan alamat apartemennya. Setelah mengambil kartu kredit Azril dari dompetnya dan melakukan pembayaran. Bartender tadi meminta izin pada rekan kerjanya buat mengantar Azril.


Ia melihat STNK Azril agar tahu nomor plat mobil Azril.


Setelah ia mendapati mobil Azril,ia memasukan Azril ke jok belakang. Pria itu lalu menyetir mobilnya.


Azril terus saja mengoceh, sambil menangis.


"Kau..coba kau katakan apa salahku. Selama kita pacaran aku selalu mengikuti apa maumu. Aku tak pernah sekalipun menyakiti hatimu. Tapi kau ternyata hanya mempermainkan aku. Kau tak pernah benar benar mencintaiku. Kau hanya menjadikan aku untuk menutupi kedokmu yang ternyata hanya wanita mur*han"


Azril terus aja bicara dan menangis sendiri. Setelah memasuki apartemen yang Azril katakan, pria itu kembali bertanya dengan Azril nomor unit apartemennya.


Setelah Azril menjawabnya, pria itu membopong tubuh Azril sampai depan pintu apartemen.


Pria itu memencet bel apartemen itu, karena Azril bilang ada istrinya di dalam. Setelah beberapa kali menekan bel terdengar suara langkah kaki mendekat.


"Selamat malam bu. Ini saya mengantar pak Azril, ia telah sangat mabuk..."ucap pria itu.


"Oh... bisa tolong bawa masuk..."

__ADS_1


Pria itu meletakan tubuh Azril di sofa dan ia segera pamit.


"Terima kasih, ini buat ongkos taksi ..."


"Terima kasih, bu"


Alesha melihat Azril yang tertidur di sofa. Ia lalu menghubungi Kenzo.


"Ada apa , Sha..."


"Kakak dimana..."


"Maaf Sha...kakak lupa ngabari jika kakak masih di Singapura. Tadi kakak ketinggalan pesawat. Ada apa Sha...kamu belum tidur. Kakak rencana mau menghubungi kamu,tapi takut kamu nya udah tidur..."


"Tadinya aku mau minta tolong kak Kenzoke apartemenku..."


"Emang ada apa Sha. Kamu sakit..."


"Nggak kak. Ini ada kak Azril . Tadi ada pria yang katanya kerja di bar mengantar kak Azril ke sini. Pria itu bilang kak Azril minta di antar ke sini. Aku harus bagaimana kak"


"Kenapa Azril harus di antar pria itu. Apa ia mabuk..."


"Iya kak...aku harus bagaimana..."


"Ya kak...terima kasih"


"Kamu Sha, udah kak Kenzo bilang,jangan mengucapkan terima kasih. Kayak orang lain aja"


"Kak...selamat malam..."


"Selamat malam ,Sha. I love you..."


"Aku sayang kakak...."


Alesha menutup sambungan ponselnya. Kenzo di kamarnya menghela nafas dengan kasar.


"Lesha...aku tahu kamu belum bisa mencintaiku sampai detik ini. Untuk membalas ucapan cinta aku aja kamu tak bisa apa lagi membalas cintaku. Kamu selalu menjawab ucapan cintaku dengan kata sayang..."


Alesha kaget ketika ia akan membalikan badannya terasa ada yang memeluk tubuhnya.

__ADS_1


"Sayang aku kangen banget"ucap Azril memeluk Alesha dan meletakan kepalanya di bahu Alesha.


"Kak Azril, lepaskan..."ucap Alesha berusha melepaskan pelukan Azril dipinggangnya.


Bukannya melepaskan pelukannya. Azril mengangkat tubuh Alesha dan membawanya masuk ke kamar yang pintunya terbuka.


Azril lalu menghempaskan tubuh Alesha ke tempat tidur. Alesha cepat bangun dan ingin lari,tapi kalah cepat dengan Azril yang kembali mendorong tubuh Alesha.


"Kak Azril mau apa..."teriak Alesha ketakutan


"Lesha...kakak sayang banget sama kamu. Kita akan melakukan malam pertama kita setelah menikah ya"


"Kak Azril sadar, aku bukan istri kak Azril lagi"ucap Alesha kembali meronta dan mencoba menendang Azril.


Azril lalu mengunci kaki Lesha dengan kakinya dan meletakan kedua tangan Lesha ke atas kepalanya.


"Kenapa Lesha...bukankah aku suamimu"


"Kak Azril sadarlah...kita sudah cerai"


"Cerai...jadi kamu mau kita bercerai. Apa kamu juga berselingkuh...kamu sama jal*ngnya dengan Tiara"ucap Azril emosi.


Ia lalu merobek gaun tidur Alesha, menyisakan hanya pakaian dalam. Azril lalu berdiri dan membuka seluruh pakaiannya.


Alesha menggunakan kesempatan itu buat bangun dan berlari. Tapi sayang, Azril kembali menangkap tubuh Alesha dan menggendongnya . Azril menghempaskan tubuh Alesha dan tubuhnya di atas kasur.


"Kamu itu milikku Lesha...tak ada seorangpun yang bisa memiliki kamu"


"Kak Azril aku mohon...sadarlah. Jangan lakukan ini kak. Aku tidak akan pernah memaafkan kakak jika kakak sampai menodaiku"teriak Alesha sambil menangis.


Azril tak pedulikan kata kata Alesha. Ia melecuti sisa kain yang ada ditubuh Lesha dan tanpa pemanasan ia langsung memasuki tubuh Alesha.


Alesha yang baru pertama kali melakukan itu dan Azril melakukan juga dengan kasar membuat ia berteriak menahan sakit.


Alesha pingsan karena menahan sakitnya. Azril masih terus memompa diatas tubuh Alesha. Tanpa ia sadari Alesha yang pingsan.


Setelah ia sampai puncaknya,Azril bukannya melepaskan penyatuan tubuhnya dan Alesha. Ia kembali mengulang penyatuannya. Ia tidur di samping tubuh Alesha setelah merasa capek.


Kenzo di kamarnya merasa sangat gelisah ,ia tak bisa menghubungi Dita dan Arjuna suaminya Dita. Ponsel mereka tak aktif. Mungkin mereka sengaja mematikan agar tidak terganggu. Maklum mereka masih pengantin baru.

__ADS_1


*************************


Terima kasih


__ADS_2