
Azril sengaja pulang sedikit lebih cepat dari biasanya. Ia ingin melihat kemana perginya Tiara pulang kerja ini.
Azril masuk ke mobilnya di tempat yang agak tersembunyi. Ia melihat Tiara keluar setelah hari menjelang malam.
Tak lama keluar pak Anthony. Tiara masuk ke dalam mobil pak Anthony.
Sebenarnya bukan hanya sekali Azril melihat Tiara pulang bersama pak Anthony, cuma selama ini ia berpikir jika Tiara hanya sekedar menumpang dengan pak Anthony.
Setelah mobil pak Anthony berjalan sedikit menjauh barulah Azril mengikutinya.
"Ini sepertinya jalan ke apartemen Tiara. Tapi apa mungkin pak Anthony hanya mengantar Tiara aja."
Azril terus mengikuti mobil pak Anthony ,sampai mobil itu parkir di basement apartemen.
Azril dari kejauhan melihat pak Anthony dan Tiara keluar dari mobil menuju lift. Setelah lift menutup ,Azril cepat berdiri di depan lift melihat ke lantai berapa lift itu membawa mereka.
"Itu kan lantai apartemen Tiara. Kenapa pak Anthony ke apartemen Tiara. Apa aku masuk saja ke apartemen itu. Jika ternyata Pak Anthony hanya sekedar bertamu ,aku bisa malu nantinya. Atau sebaiknya aku menunggu beberapa saat baru aku masuk. Alasan apa ya yang akan aku beri jika ternyata pak Anthony tidak di apartemen Tiara. Siapa tahu kebetulan ada kenalan pak Anthony yang selantai dengan Tiara"
Azril menunggu di lobby. Beberapa orang penghuni yang kebetulan mengenal Azril karena ia sering berkunjung menyapanya.
Sementara itu di dalam apartemennya Tiara sedang mandi. Pak Anthony menunggunya di atas tempat tidur.
Setelah mandi dengan hanya berbalut handuk Tiara mendekati Anthony yang lagi rebahan.
"Sayang, mau langsung main atau makan dulu"
"Makan kamu aja deh"ucap Anthony langsung menarik handuk Tiara ,sehingga tampak tubuh polos Tiara yang tanpa sehelai benangpun.
"Sayang...kamu nakal banget. Udah nggak sabaran ya..."
__ADS_1
"Ya, sudah lama rasanya aku tak mencicipi tubuhmu. Sejak kamu menikah dengan Azril hanya sekali kita bercinta"
"Maaf ya sayang,aku kan harus meyakini Azril jika aku memang mencintainya. Jika aku menikah dan memiliki suami,aku tak akan di curigai lagi . Aku bisa sedikit lebih aman. Karena yang orang tahu aku memiliki suami yang sah"
"Kenapa emangnya jika orang tahu kamu simpananku, kamu malu"
"Bukan malu sayang, aku hanya menjaga nama baikmu. Lagi pula aku nggak mau di serang istri tuamu. Aku mau hidup tenang dan nyaman."
"Sayang,bukain dong semua kain yang melekat di tubuhku ini"ujar Pak Anthony
"Manja banget sih..."ucap Tiara dan mulai melecuti seluruh pakaian Anthony.
Sekarang mereka berdua sama sama polos tanpa sehelai benangpun.
Anthony mulai menaiki tubuh Tiara dan mencumbunya. Setelah puas ia menyatukan tubuh mereka.
Azril yang merasa sudah cukup lama waktu ia menunggu pak Anthony keluar dari apartemen tapi tak kunjung tampak, langsung menaiki lift yang membawanya kelantai apartemen Tiara.
Azril mendengar suara desahan berasal dari kamar yang biasa ditempati Tiara. Ia kembali berjalan perlahan menuju kamar yang kebetulan pintunya terbuka separuh.
Azril mengintip ke dalam kamar,betapa kagetnya Azril menyaksikan apa yang sedang terjadi di dalam kamar itu.
Azril mengambil ponselnya dan mulai merekam apa yang sedang dilihatnya. Ia lalu menendang pintu itu,membuat orang yang berada di dalam kamar kaget.
Anthony dan Tiara serempak melihat ke arah pintu. Betapa kagetnya mereka melihat Azril yang berdiri di dapan pintu kamar.
Anthony langsung melepaskan penyatuan tubuhnya dengan Tiara. Ia mengambil selimut dan menutupi tubuhnya.
"Nggak ku sangka, bapak yang sangat aku hormati karena telah mengajari aku banyak ilmu hingga aku bisa seperti saat ini , sama saja seperti pria hidung belang yang banyak bertebaran di luar sana."
__ADS_1
"Kamu salah paham Azril, aku tadi lagi suntuk dan juga Tiara lagi sedih karena baru cerai darimu, sehingga kami jdi tak bisa menahan gejolak nafsu lagi , merasa senasib"
"Apa bapak ingin mengatakan jika hanya sekali ini bapak dan Tiara melakukannya"
"Ya, kami hanya baru pertama kali melakukan ini. Kamu jangan salah paham"
"Apa bapak kira aku percaya"
"Azril...kamu harus percaya itu. Aku dan pak Anthony tidak ada hubungan apa apa. Seperti yang pak Anthony katakan itu. Kamu mau apa ke apartemen aku"
"Tadinya aku datang ingin menyelesaikan masalah kita. Tapi ternyata kamu memang tak pantas buatku dan tak pantas di beri kesempatan. Dan aku sangat kecewa dengan bapak. Aku tak mengira bapak sebej*t ini. Sejak kapan bapak dan Tiara memiliki hubungan.."ujar Azril berbohong
"Apa ada yang salah dengan yang kami lakukan,bukankah kamu telah bercerai dengan Tiara"
"Tidak salah jika memang bapak baru kali ini melakukan dengan Tiara. Tapi aku tahu bapak dan Tiara telah memiliki hubungan sejak aku masih pacaran dan juga menikah dengan Tiara. Kalian cocok hidup berdua, sama sama pengkhianat"
"Jaga mulut kamu Azril..."ucap Pak Anthony
"Kenapa...apa saya harus menutup mata dan mulut saya setelah saya melihat sendiri apa yang bapak lakukan. Apa bapak tidak pernah berpikir, bagaimana perasaan istri dan anak bapak jika mengetahui apa yang telah bapak lakukan. "
"Ya...jika kamu tidak bisa menutup mulutmu, saya akan memecat kamu"
"Bapak kira saya masih sudi bekerja dengan orang seperti bapak.... Bapak Anthony dan Tiara, saya memiliki bukti perselingkuhan kalian. Jadi jangan macam macam pada saya"
Setelah mengucapkan itu Azril meninggalkan Tiara dan pak Anthony yang masih tak pwrcaya dengan apa yang terjadi.
"Apa yang dikatakan Azril jika ia memiliki bukti perselingkuhan kami. Apa ia tadi sempat merekam apa yang kami lakukan. Mengapa aku bisa kedapatan begini. Apa Azril akan memyebarkan Video itu karena aku telah mmecatnya...."
*****************,
__ADS_1
Terima kasih untuk semua pembaca setia novel ini......