CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Tujuh puluh Sembilan


__ADS_3

Alesha sedang melamun di salah satu hotel Batam. Khaira sudah tertidur dengan lelapnya.


" Kemana aku harus pergi, aku tak mau kembali ke Jakarta atau Bandung. Aku tak mau Kenzo menemuiku, nanti mami pasti marah jika Kenzo kembali bersamaku. Aku tak mau semuanya menjadi rumit. Apa aku menetap di sini saja. Aku mencari kerja aja di kota ini. Kak Azril ataupun kak Kenzo tidak akan mudah menemuiku jika aku disini."


Alesha membaringkan tubuhnya di samping Khaira sambil memeluk putrinya.


"Maaf nak, kamu harus ikut kesusahan karena mommy,tapi mommy tidak mungkin bisa melepaskanmu untuk tetap bersama daddy. Mommy rela melakukan apa saja asal kamu dan mommy tetap bersama. Kamu adalah harta mommy yang paling berharga. Kita akan memulai hidup baru berdua...tanpa daddy dan ayahmu"


Sementara itu di Singapura, Kenzo sudah mengelilingi bandara dan menanyakan tentang keberangkatan wanita bernama Alesha dan putrinya Khaira tapi tak ada nama penumpang seperti yang Kenzo tanyakan.


Ia kemudian menuju pelabuhan kapal dan menanyakan kembali tentang Alesha dan Khaira, tetap tak ada penumpang atas nama tersebut.


"Kamu kemana Lesha. Kenapa kamu tega meninggalkan aku. Kamu tahukan jika aku sangat mencintai dan menyayangi kamu serta Khaira. Apa selama ini tak cukup kasih sayang yang telah aku curahkan buatmu dan Khaira."


Kenzo melarikan mobilnya menuju apartemen mami. Tampak papi dan mami sedang duduk santai di sofa ruang keluarga sambil menonton tivi.


"Kemana Alesha pergi,mi..." ucap Kenzo langsung yang ditujukan pada maminya


"Kenapa kamu tanyakan pada mami"


" Mami pasti tahu kenapa Alesha pergi, jika mami tak jujur aku bisa lihat cctv apartemen ku"


"Mami hanya memberi ia pilihan seperti yang mami lakukan padamu. Ia bisa memilih Khaira atau kamu. Ternyata ia lebih memilih Khaira,ia tak pernah mencintaimu. Buktinya ia mau meninggalkan kamu demi Khaira. Padahal jika ia mau menyerahkan hak asuh Khaira pada bapaknya, ia masih bisa melihat atau bersama Khaira jika kalian ke Jakarta. Tapi ia tak mau berkorban demi kamu, atau mungkin ia masih mencintai ayah kandung Khaira, sehingga ia memilih berpisah denganmu agar dapat bersama ayah kandung Khaira"


"Mami jangan mengada-ada, tentu saja ia memilih bersama Khaira karena mana ada ibu yang mau dan rela berpisah dari darah dagingnya. Apa mami akan memilih papi dari pada aku jika diminta memilih saat aku masih kecil"


"Jangan samakan kamu dan Khaira. Khaira anak dari hasil diluar nikah..."


"Mami keterlaluan. Aku akan mencari Alesha dan Khaira sampai ketemu. Dan aku tak akan bisa mami pisahkan ..."


"Jadi kamu lebih memilih bersama Alesha dan Khaira dari pada bersama mami"


"Sudahlah mi, jika ia memang lebih memilih Alesha dari pada orang tuanya "


"Aku sudah pernah bilang dengan papi dan mami, jangan meminta aku memilih karena aku tak akan pernah bisa dan aku tak mau memilih"


"Jadi kamu akan tetap memilih bersama Alesha dan Khaira"

__ADS_1


"Ya mi...aku harap dapat menemukan Alesha dan Khaira karena aku tak tahu, apa yang akan aku lakukan jika mereka tak dapat aku temui lagi. Aku akan ke Jakarta dan Bandung mencari keberadaan Alesha beserta Khaira"


Setelah mengucapkan itu, Kenzo pergi meninggalkan apartemen orang tuanya.


"Bagaimana ini pi, seandainya bertemu Alesha lagi pasti Kenzo akan kembali bersama, tapi jika tak bisa bertemu lagi, apa Kenzo akan marah pada kita pi."


" Biar aja mi, Kenzo udah dewasa. Ia tahu mana yang baik dan buruk buat dirinya. Jika ia memang kembali lagi bersama Alesha mungkin memang jodoh dan takdirnya Kenzo hidup bersama Alesha. Tapi jika ia tak bisa bersama Alesha lagi, kita doakan ia secepatnya bisa move on dari Alesha dan mendapatkan jodoh yang lebih baik lagi"


"Aku berharap Kenzo bisa melupakan Alesha dan mendapatkan jodoh yang lebih baik darinya"ujar mami


Papi dan mami masih terus membicarakan masalah Kenzo dan Alesha sampai larut malam.


#############


Keesokan harinya Kenzo langsung berangkat menuju Jakarta. Sampai di Jakarta Kenzo langsung menuju apartemen yang pernah ia beri buat Alesha. Tapi apartemen itu kosong tidak ada tanda ada orang yang menempati.


Setelah itu Kenzo memeriksa apartemen yang pernah ia tempati, kembali tak dapat ditemui Alesha dan Khaira.


Kenzo lalu pergi ke basemant mengambil mobilnya yang dititipkan di apartemen, ia membawa mobilnya melaju menuju perusahaan tempat Azril bekerja.


Setelah mendapatkan alamat kantor Azril, Kenzo segera melajukan kendaraannya menuju alamat itu.


Sampai di perusahaan itu , Kenzo langsung minta bertemu dengan Azril. Ia menunggu di lobby kantornya.


Beberapa saat kemudian Azril datang menemui Kenzo. Ia duduk dihadapan Kenzo.


"Ada angin apa kamu menemuiku"ucap Azril


"Di mana Alesha saat ini"


"Kenapa kau bertanya Alesha padaku, bukankah ia istrimu. Seharusnya kau yang lebih tahu dimana keberadaannya"


"Aku tidak sedang bercanda Azril, dimana kau sembunyikan Alesha"


"Aku juga tidak bercanda. Emang Alesha dan Khaira kabur dari rumahmu, kenapa ia bisa kabur. Apa yang kamu lakukan ...."


"Aku tidak melakukan apa apa. Kamu tahukan jika aku sangat mencintai dan menyayangi Alesha dan Khaira. Ia kabur karena tak mau kamu mengambil hak asuh Khaira"

__ADS_1


"Akhirnya kamu mengakui jika Khaira memang darah dagingku"


"Ya...Khaira memang anakmu, apa yang kamu inginkan sebenarnya"


"Kenapa kamu dan Alesha tega menyembunyikan ini dariku"


"Karena kamu memang tak pantas jadi ayah Khaira"


"Apa maksudmu...."ucap Azril berdiri dan menarik kerah baju Kenzo


"Kamu lupa jika Khaira hadir karena hasil perbuatan tak bermoralmu. Dan apa kamu tahu karena perbuatanmu itu aku harus menyembuhkan trauma Alesha."


"Tapi itu bukan alasan kalian menyembunyikan kehamilan Alesha. Ayahku juga tak mengetahui kebenarannya sampai akhir hayatnya. Kamu tega melakukan ini , padahal kamu tahu jika ayahku sangat menginginkan cucu dari Alesha"


" Apakah kamu yakin ayah akan senang jika tahu Khaira hadir karena hasil perkosaan darimu"


"Setidaknya ia tahu jika ia memiliki cucu dari darah dagingnya..."


"Sudahlah Azril , aku datang bukan buat berdebat. Aku hanya ingin tahu keberadaan Alesha"


"Pasti ada penyebab utama Alesha pergi darimu...seharusnya kamu intropeksi diri. Semoga Alesha dan Khaira dalam keadaan baik baik saja. Karena aku tak akan memaafkan kamu jika terjadi sesuatu dengan anakku"


"Kamu pikir aku akan baik baik saja jika terjadi sesuatu dengan Alesha dan Khaira. Jika kamu tahu keberadaan mereka aku harap kamu mau memberitahukan aku, karena Alesha masih istri sahku"


"Semoga tidak terjadi hal buruk dengan mereka"gumam Azril.


Azril sangat kuatir mendengar Alesha dan Khaira kabur dari Singapura.


"Kemana kamu pergi membawa anakku Khaira. Semoga dimanapun kamu saat ini kamu selalu dalam lindungan Tuhan"


Kenzo meninggalkan kantor Azril, ia akan mencoba mencari Alesha ke Bandung. Kenzo mengendarai mobilnya perlahan menuju kota Bandung.


"Lesha...apa kurangnya aku padamu. Aku memberikan semua cintaku padamu. Aku ada setiap kau terluka. Aku ada saat kau membutuhkanku. Mengapa kau tak pernah melihat cintaku. Mengapa kau pergi meninggalkan aku tanpa kabar begini."


*************************


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2