CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Empat puluh Tiga


__ADS_3

Alesha memasak di dapur ditemani Kenzo. Azril hanya melihat dari ruang keluarga. Setelah semua masakan selesai dan telah dihidangkan, Alesha memanggil ayah dan bunda untuk segera makan.


Azril duduk dihadapan Lesha. Ia terus saja memandangi lesha yang melayani Kenzo.


Ketika akan makan, terdengar suara mobil di depan rumah.


"Sepertinya ada tamu.... "ucap bunda


"Biar aku aja yang lihat bun.... "ujar Lesha langsung berdiri dan berjalan menuju pintu utama.


Lesha membuka pintu dan melihat tamu yang datang. Alesha kaget setelah tahu yang datang adalah Tiara.


"Selamat malam Alesha. Azril mana.... "


"Ada di dalam kak.... "


Tiara langsung masuk dan menuju dapur.


"Selamat malam semuanya, kebetulan nih aku lapar. Boleh gabungkan ayah, bunda.... "


"Silakan ,nak. Duduklah.... "


Tiara duduk di samping Azril. Alesha kembali duduk di samping Kenzo.


"Ternyata ada Kenzo juga, apa ada rapat keluarga ya. Apa sedang membahas pernikahan Kenzo dan Alesha... "ucap Tiara


"Tiara, jaga ucapanmu... "ujar Azril dengan ketus


"Apa aku salah... aku kan cuma bertanya. Dimana salahnya "


"Salahnya kamu, bicara ketika makan... "ujar ayah dengan suara datar. Mendengar ucapan ayah Tiara langsung diam.


Setelah makan Alesha membersihkan meja dan mencuci piring kotor berdua Kenzo.


Tiara duduk di samping Azril bersama ayah dan bunda di ruang keluarga.


"Sama siapa kamu datang, nak"ucap Bunda


"Aku sendiri, nyetir mobilnya bunda... "


"Kenapa nggak sekalian dengan Azril aja tadi datangnya"


"Aku tadi masih ada kerjaan, bukan begitu Azril"


"Aku sudah bilang sama ayah dan bunda, jika aku memang sengaja nggak mengajak Tiara. Dari mana kamu aku pulang ke Bandung"


"Aku ini istrimu Azril, jadi aku punya firasat kemanapun kamu pergi. Aku tidak bisa dibohongi.. perasaan seorang istri itu peka. Ia akan tahu dimana pun dan apapun yang dilakukan suaminya"


"Ehh... istri. Tapi aku tidak ada perasaan sebagai suami"ucap Azril sinis.


"Azril, jangan bicara begitu. Nanti ayah dan bunda bisa salah paham.... "


"Ayah dan bunda sudah tahu siapa kamu. Aku sudah cerita semuanya. Jika kamu yang menjebak aku malam itu dan kita hanya berhubungan badan satu kali itu saja"


"Azril, kamu omong apa sih.... "ujar Tiara malu, karena ia sudah mengaku jika mereka sudah sering berhubungan badan

__ADS_1


"Ayah sudah tahu jika kamu pembohong. Dan foto foto yang kamu berikan itu, ayah dan bunda juga tahu jika kita tidak melakukan hal yang lebih"


Alesha dan Kenzo yang baru selesai mencuci piring hanya berdiri. Ia sedikit canggung bergabung jika sudah membahas masalah Azril dan Tiara.


"Tidak melakukan hal lebih apa maksud kamu. Kita berciuman, berpelukan dan bercumbu. Hanya tidak melakukan hubungan badan. Dan itu kita lakukan setiap bertemu, apa itu tidak lebih maksudmu. Apa kamu sudah biasa melakukan itu dengan wanita lain"


"Aku tidak pernah melakukan itu, kecuali denganmu. Aku tahu bagimu itu biasa karena kamu sering melakukan dengan pria lain. Aku memang bodoh, bisa nya aku tergoda dengan mu. "ucap Azril dengan emosi.


Ayah yang mendengar dan melihat pertengkaran Azril dan Tiara langsung berdiri dari duduknya.


"Kalian sama saja, mungkin itu yang membuat kalian dipertemukan Tuhan. Yang wanita tidak ada harga diri dengan gampangnya menggoda laki laki dengan tubuhnya, dan yang pria dengan mudahnya digoda, nafsu aja yang diikuti"ucap ayah dengan suara tinggi


Azril dan Tiara langsung diam dengan wajah menunduk begitu mendengar ucapan ayah yang dengan suara keras.


Alesha lalu mendekati ayah dan mengusap lengan ayah.


"Ayah, nggak boleh marah marah. Nanti darah tinggi ayah kumat."


"Lesha, maaf..."


"Ayah mengapa jadi minta maaf sama lesha...."


"Karena anak dan menantu ayah ini kamu jadi capek. Habis masak, lalu mencuci piring juga. Seharusnya itu bukan kamu yang melakukannya"


"Ayah, ini rumah Lesha jugakan. Jadi sewajarnya Lesha melakukan semua itu"


"Azril, Tiara... ayah harap kalian selesaikan masalah kalian berdua saja. Jangan pernah libatkan Ayah dan bunda lagi, kami sudah tua. Kami tidak mungkin memikirkan masalah kalian aja"


"Iya, Ayah"ucap Azril pelan


"Kamu nggak menginap di sini aja, nak"ucap bunda


"Bunda, aku cuma sesekali pulang ke Bandung, jadi aku ingin sekalian membersihkan rumahku. Pagi aku sudah datang lagi, kayak jauh aja rumahnya"


"Baiklah nak, terima kasih sudah masak dan membersihkan dapur "


"Bunda, aku nggak mau bunda mengucapkan terima kasih. Aku inikan anak bunda... "ucap Lesha sambil mengecup pipi bunda


"Iya nak, hati hati "


"Ayah, Bunda, Azril, Tiara... aku pamit dulu "ucap Kenzo


"Baik nak, hati hati.... "


Kenzo berjalan beriringan dengan lesha menuju pintu keluar. Begitu mereka menghilang, Tiara kembali bersuara.


"Kenzo menginap dirumah Alesha, berdua aja"gumam Tiara


"Nak Tiara, mana mungkin Alesha dan Kenzo cuma berdua dirumahnya. Kenzo menginap di hotel"ujar bunda


"Aku nggak tahu.... "


"Lain kali jika kamu nggak tahu jangan asal bicara, coba bertanya dulu. Itu bisa jadi fitnah"ucap ayah dan berjalan masuk ke kamarnya.


"Azril, Tiara, bunda pamit dulu...."

__ADS_1


Bunda menyusul ayah masuk ke kamar.


"Kenapa kamu menyusulku"


"Aku ini istrimu, sewajarnya aku ikut kemana kamu pergi. "


"Jangan pura pura bodoh, Tiara. Kamu hanya istri di satu lembar kertas. "


"Aku tak peduli apa pun yang kamu katakan, aku tetap istrimu"


"Terserah kamu berpikir apa, aku tak peduli. Kamu tidur di kamar tamu, aku sudah mengantuk"


Azril berdiri dan naik ke lantai atas menuju ke kamarnya dan langsung menguncinya. Tinggal Tiara sendiri di ruang keluarga.


"Aku akan balas semua perlakuan kamu padaku Azril, begitu juga kalian ayah dan bunda. Kalian salah berurusan denganku.... "lirih Tiara


Sementara diteras rumah Alesha, ia dan Kenzo duduk sambil berbincang. Azril duduk di balkon kamarnya dan memandang ke arah rumah Alesha. Tampak olehnya Alesha dan Kenzo yang duduk berdua di teras.


"Gimana kalau kamu ikut aku aja ke hotel"


"Nggak mungkinlah kak aku menginap bersama kak Kenzo,apa yang kak Kenzo pikirkan sih"


"Kamu jangan berpikir yang macam macam dulu Alesha.Kamu nanti tidur dikamar lain, aku pesan satu kamar lagi. Dari pada kamu sendirian aja di sini. Mending ikut aku menginap di hotel. Sebelum ke hotel kita bisa jalan jalan dulu. Kapan lagi kita jalan berdua, malam malam di Bandung... "


"Kak Kenzo udah kangen jalan malam di kota Bandung ya "


"Iya, kamu tahukan aku cuma dua tahun tinggal di Bandung ini. Ketika SMU, karena aku ikut tante. Setelah itu aku kuliah, kembali lagi ke Jakarta."


"Kenapa dulu kak Kenzo harus ikut tante"


"Papi dan mami aku buka satu perusahaan di luar negeri. Aku nggak mau ikut mereka, aku memutuskan ikut tante aja."


"Sekarang tante kak Kenzo dimana"


"Di Jakarta, besok aku bawa ya ke rumah mereka. Gimana, mau nginap di hotel aja... "


"Nggak usahlah kak, aku mau sekalian bersih bersih rumah besok pagi"


"Baiklah, sekarang kamu masuk, istirahat lagi. Aku pamit ya.... "


"Kakak pergi dulu, baru aku masuk"


"Oke, aku pamit..."ucap Kenzo sambil mengacak rambut Alesha


"Hati hati kak.... "


"Iya... cepat istirahat ya. Dari pagi belum ada istirahatkan"


"Iya kak.... "


Kenzo mengendarai mobilnya meninggalkan halaman rumah Alesha. Seperti kebiasaan dari dulu, Alesha pasti memandangi balkon kamar Azril sebelum masuk rumah. Ia kaget melihat Azril yang duduk sambil tersenyum kearahnya. Lesha lalu membalas senyum Azril sebelum masuk kerumahnya.


*********************


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2