CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Empat puluh Sembilan


__ADS_3

Azril sedang meneguk kembali minuman yang ada di depannya. Sudah hampir empat gelas vodka dihabiskan Azril.


Setelah kepalanya terasa sangat berat ,Azril memutuskan pulang ke apartemennya.


Sampai di apartemen ia melihat Tiara yang masih menonton televisi di ruang keluarga.


"Ingat juga kamu jalan pulang"ucap Tiara dengn mata yang masih terus memandangi layar televisi.


"Aku nggak pulang kamu marah,aku pulang kamu juga marah. Maunya kamu apa ...."


Tiara akhirnya berdiri melihat Azril yang berjalan sempoyongan menuju kamarnya.


"Kamu mabuk ya..."


"Kenapa..."


"Mulutmu bau alkohol. Sudah lama kamu nggak minum"ujar Tiara dan membantu Azril masuk ke kamarnya ,setelah itu ia menidurkan Azril di kasur.


"Sayang...jangan tinggalkan aku.Aku mau kamu malam ini menemani aku tidur"


Tiara yang mendengar ucapan Azril,memandangi wajah Azril dengan intens.


"Aku nggak akan meninggalkan kamu. Aku akan menemani kamu malam ini..."


Tiara lalu membuka sepatu dan jas yang melekat di tubuh Azril.


Setelah itu Tiara naik ketempat tidur dan memeluk Azril. Azril membalas memeluk Tiara dengan eratnya.


"Aku sangat mencintaimu..."ucap Azril.


"aku tahu Azril kamu mengucapkan ini karena saat ini kamu sedang tidak sadarkan diri. Tapi aku tak peduli itu.Akan aku manfaatkan malam ini untuk kita mengulang malam panas kita."


"Aku juga sangat mencintaimu..."ucap Tiara dan tangannya mulai membuka kancing kemeja Azril.


Setelah kemejanya lolos dari tubuh Azril,Tiara membuangnya sembarang arah. Tiara melecuti pakaiannya sendiri hingga tak satu helai benangpun tersisa. Begitu juga Azril,ia membantu Azril membuka seluruh pakaiannya.


Tiara lalu mengecup bibir Azril. Azril membuka mulutnya ,membuat Tiara bisa leluasa bermain di mulut Azril.


Ia ******* bibir Azril pelan,Azril pun membalasnya. Ia mengecup seluruh bagian di wajah Tiara,turun ke leher dan dadanya.


Tiara merasa sangat senang atas perlakuan Azril pada dirinya.


"Akhirnya aku akan dapat merasakan penyatuan tubuh kita lagi Azril. Aku ingin kamu menyemburkan benih cintamu di rahimku, agar aku dapat mengandungnya"


Azril naik ke atas tubuh Tiara ,ia lalu mengecup bibir Tiara.Tiara tersenyum melihat ke Azril.

__ADS_1


Azril terus memandangi wajah Tiara. Ia lalu mengucek matanya. Seketika Azril bangkit dari tubuh Tiara dan mengambil selimut. Ia membalut tubuh polosnya dengan selimut.


"Keluar kau...siapa yang mengizinkan kau masuk"teriak Azril


Tiara bangkit dari tidurnya. Ia duduk di tepi ranjang Azril dengan tubuh polosnya tanpa rasa malu.


"Bukankah kau yang meminta aku masuk"


"Aku nggak percaya. Kau pasti manfaatkan mabukku. Kau pikir aku akan terjerumus buat kedua kalinya. Keluar kau segera sebelum aku berbuat kasar. Dan perlu aku ingatkan kembali, jangan pernah kau menginjakan kakimu di kamarku..."


"Kamu nggak bisa mengusirku. Aku ini istrimu. Emang salah istri masuk kamar suaminya. Bukankah kamar suami berarti kamar istrinya juga"


"Aku tidak pernah menganggap kamu istriku. Mulai hari ini kita bercerai. Aku talak kamu"ucap Azril


"Kamu tak bisa menceraikan aku begini..."


"Kenapa tidak, kita cuma nikah siri. Dan aku sudah menikahi kamu sebagai rasa tanggung jawabku. Dan juga baktiku pada orang tuaku. Jadi tak ada alasan buatku untuk mempertahankan pernikahan ini lagi...."


"Kamu nggak takut aku sebarkan foto dan video kita"


" Aku nggak takut. Hidupku juga sudah berantakan jadi nggak ada yang perlu aku pertahankan. Kalau pun aku malu kamu juga ikutan malu,aku hancur kamu juga harus lebih hancur"


"Oke,kamu menantang aku. Tunggu aja kehancuranmu"


Tiara memakai bajunya dan menuju dapur. Ia mengambil pisau dapur dan kembali ke kamar Azril.


"Aku akan bunuh diri jika kamu benar benar akn menceraikan aku"teriak Tiara sambil meletakan pisau dipergelangan tangannya.


"Silakan...jika kamu mati,itu akan lebih baik.Kamu tahukan aprtemen ini memiliki cctv jadi aku tidak akan di tahan. Ada bukti jika kamu yang bunuh diri"ujar Azril dan mendorong tubuh Tiara hingga ia tersungkur dan pisau menggores tangannya.


"Aku akan buat kamu menyesali perbuatanmu ini, Azril"teriak Tiara


"Aku minta kamu segera tinggalkan apartemenku,jika aku bangun kamu masih ada jangan salahkan aku jika berbuat yang lebih kasar lagi"teriak Azril nggak kalah besar.


Setelah itu Azril memakai bajunya ,ia duduk di tepi ranjang sambil memijat kepalanya yang terasa sangat pusing.


"Alesha,apa benar kamu akan menikah denagn Kenzo. Jika memang Kenzo yang terbaik buatmu,aku hanya bisa mendoakan kamu semoga bahagia. "


Azril lalu membaringkan tubuhnya. Tak memerlukan waktu lama ,Azril akhirnya tertidur.


Tiara yang merasa sangat terhina mengirimkan foto dan video mereka ke grup sekolah Azril.


Azril ketika masih berpacaran dengan Tiara memang memasukan nomor Tiara ke grup sekolahnya. Karena ia tak mau Tiara yang selalu curiga ketika ia menerima pesan.


################

__ADS_1


Pagi hari Azril melihat banyak pesan masuk dan juga telepon dari sahabatnya.


Azril membuka pesan mereka satu persatu. Semuanya berisi pertanyaaan tentang foto dan video yang Azril kirimkan.


Azril lalu meminta sahabatnya mengirimkan kembali foto dan video itu.


"Dasar bajing*n gila...kamu ingin membalasku dengan ini, Tiara. Kamu kira aku akan meladeni sikap gila kamu ini. Kamu tuh tak akan mengerti jika di ingatkan dengan kekerasan. Kamu itu harus diingatkan secara halus dan licik juga..."


Azril lalu meminta temannya memasukan nomor ponselnya ke grup. Dan setelah itu Azril meminta maaf dan mengatakan itu ulah mantan pacarnya yang tak terima mereka putus dan Azril minta Tiara dikeluarkan dari grup.


Azril lagi sarapan pagi ketika ponselnya kembali berdering. Azril melihat ada nama ayah yang tertera. Ia ragu akan menerima atau membiarkan. Jika ia terima ,ia yakin ayah pasti menanyakan foto dan video yang tersebar itu.


Setelah beberapa saat berdering,barulah Azril mengangkatnya.


"Ayah, ada perlu apa...."


"Apa benar semua berita yang lagi tersebar di kampung kita ini Azril"


"Berita apa ayah..."


"Kamu yang dengan tidak tahu malunya membagikan foto dan video intim kamu dan Tiara."


"Ayah,bukan aku yang melakukannya. Itu ulah Tiara ,ia marah karena kemarin aku menceraikan dan mentalaknya"


"Kamu ssmakin hebat dan pintar aja Azril,mengapa Tiara bisa mengirim ke grup sekolahmu"


"Aku dulu memberi nomor Tiara untuk masuk grup sekolah ayah"


"Oh,jadi nomor Tiara yang ada pada grup sekolah,jadi apapun itu mengenai grup Tiara tahu. Sebegitu takut dan sayangnya kamu pada Tiara sehingga apapun itu kegiatanmu harus Tiara orang pertama yang tahu. Jangan katakan jika itu kamu lakukan karena memang kamu pernah hidup seatap dengan Tiara"


"Ayah ,aku tak pernah tinggal seatap..."


"Dan tadi apa kamu bilang ,kamu telah menceraikan Tiara. Jadi dalam waktu belum satu tahun kamu sudah dua kali bercerai. Siapa lagi nanti yang akan kamu nikahi"


"Ayah,ayah jangan selalu memojokan aku. Apa ayah lupa jika kedua pernikahanku atas maunya ayah. Aku sudh mengikuti semua maunya ayah tapi jika aku tidak merasa nyaman dengan pernikahanku ,apa aku harus tetap bertahan. Ayah ,aku minta maaf jika sampai saat ini aku belum bisa jadi anak yang ayah banggakan."


"Ayah nggak tahu harus bicara apa,kamu tahu alasan ayah meminta kamu menikahi Alesha ataupun Tiara. Ayah juga minta maaf jika kedua pernikahan yang kamu lakukan tidak ada yang membuat kamu nyaman. Mulai saat ini,ayah tidak akan mencampuri pribadimu lagi.Ayah harap kamu bisa bertanggung jawab dengan hidupmu..."


Ayah mematikan sambungan ponselnya. Azril langsung meremas rambutnya frustasi.


"ayah aku benar benar minta maaf karena aku telah membuat ayah malu..."


***********************


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2