CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Enam puluh Tiga


__ADS_3

Pagi harinya Alesha membuatkan sarapan buat keluarga Kenzo. Ia membuat soto mie.


Keenan yang telah bangun duduk dekat meja makan sambil memperhatikan Alesha masak.


Alesha kaget ketika menyadari ada orang lain di dapur.


"Kamu sudah lama ya pacaran sama Kenzo, apa sejak Kenzo di Bandung?"


"Nggak...aku dulu sama Kenzo satu sekolahan. Kak Kenzo kakak kelasku"


"Aku kira kamu sudah pacaran sejak di Bandung,karena ketika dulu aku ajak kenalan aja kamu nggak mau. Aku ingat kamu menolakku kenalan dengan alasan sudah punya pacar"


"Emang kita pernah jumpa dan kenalan. Becanda aja ..."


Baru aja Keenan akan menjawab ,terdengar suara Kenzo menyapa.


"Cepat banget kamu bangun. Kamu gangguin istri aku masak ya"


"Takut banget sih istrinya di ganggu. Aku cuma tanya , apa kamu dan Lesha sudah pacaran sejak di Bandung. Karena aku pernah ajak cewek kenalan dulu di Bandung, ia nggak mau alasannya udah punya pacar. Kalau nggak salah Lesha deh ceweknya"


"Masa sih, jadi yang kamu katakan waktu liburan di Bandung, kamu diacuhkan sama cewek itu Lesha..."ucap Kenzo sambil tertawa.


"Iya...Lesha sadis. Mau kenalan aja nggak boleh, apa lagi mau yang lebih"


Kenzo dan Keenan menuju ruang keluarga, dan berbincang sambil menunggu sarapan yang dibuat Alesha selesai.


#############


Sementara itu di Jakarta, Azril sedang serius mengerjakan tugasnya ketika Tiara masuk.


"Azril, nih file tentang kerja sama dengan perusahaan yang kamu minta... Pak Anthony minta aku berikan padamu"


"Letakan aja...jika tak ada perlu lagi silahkan keluar"


"Azril... sampai kapan kamu akan bersikap begini denganku. Apa kamu masih marah. Aku minta maaf. Tapi bukankah kita sudah cerai, apa salahnya aku mencari pria lain"


"Kamu pikir aku marah karena kamu berhubungan dengan Anthony. Aku marah karena kamu telah membohongi aku selama ini"


"Apa yang aku bohongkan sama kamu"


"Kamu ternyata hanya menjadikan aku sebagai alibi untuk menutupi kelakuan burukmu. Dan yang aku sesali kenapa kamu menyakiti hati istri pak Anthony yang sudah begitu baiknya padamu. Jika kamu ingin mencari mangsa, cari yang lain. Kenapa harus pak Anthony. Kamu bisa mencari korban di klub malam"


"Kamu pikir aku pelac*ur"ucap Tiara marah

__ADS_1


"Sebutan apa yang pantas buat wanita yang dengan gampangnya menyerahkan tubuhnya pada semua pria"


"Aku bukan menjajakan tubuhku pada semua pria. Aku hanya berhubungan dengan pria yang aku suka dan cintai"


"Apa kamu masih tahu artinya cinta"


"Kamu terlalu menghinaku, apa kamu lupa jika kamu pernah sangat mencintai wanita yang kamu katakan pel*c*r ini"


"Itu lah mengapa aku merasa jijik pada diriku karena pernah menyukai wanita seperti kamu"


"Kamu keterlaluan...apapun yang ada dalam pikiran kamu tentang aku, aku ini tetap mantan istrimu"


"Aku mau kamu keluar sekarang...aku tambah muak melihatmu. Aku mau kamu berhati hatilah,karena jika kamu sudah makin keterlaluan dengan pak Anthony aku tidak akan tinggal diam, aku tak akan membiarkan kamu menyakiti hati istri pak Anthony sesukamu"


Tiara pergi dari ruang kerja Azril dengan marah. Ia ingin mendekati Azril lagi, tapi Azril tak pernah menanggapi kehadirannya.


Sore harinya Azril pulang ke apartemennya. Sejak Alesha pergi ia selalu menyempatkan masuk ke kamar dimana Alesha dulu tidur.


Azril membaringkan tubuhnya yang terasa letih lahir dan bathin ke kasur tempat Alesha dulu tidur.


"Ya Tuhan ...Mengapa sejak Alesha menikah, sisi di ruang hatiku ini terasa kosong. Ingin aku mengisinya dengan wanita lain, tapi setiap aku ingin memulai ,rasa bersalah itu selalu datang. Aku takut tak bisa membuat wanita itu bahagia. Aku takut menyakiti wanita lagi. Cukup Alesha satu satunya wanita yang pernah aku sakiti hatinya"


Azril akhirnya tertidur di kamar itu. Sampai jam menunjukan pukul sepuluh barulah Azril terbangun.


"Dulu ada Alesha yang selalu memasak buatku. tapi tak pernah aku pedulikan. Aku selalu saja membiarkan semua makanan yang ia masak terbuang karena tak pernah aku sentuh. Aku memang benar benar pecundang...."


Azril makan mie instan dengan malas. Ia selalu teringat perlakuannya pada Alesha dulu.


Sudah dua bulan ini nafsu makannya berkurang. Azril sering merasa mual dan muntah . Ia sudah bawa ke dokter ,tapi tidak ada penyakit apapun ditubuhnya.


Azril tidak menyadari jika apa yang ia alami saat ini mungkin karena Alesha yang lagi hamil muda, jadi ngidamnya Azril yang merasakan.


##################


Di kamarnya Alesha terbangun ketika ia merasakan perutnya di kecup.


"Kak...geli ah"


"Kapan ya , Sha lahirannya.Kakak nggak sabar ingin lihat baby nya. Pasti lucu banget"


"Masih ada lima bulanan lagi kak..."


"Lama juga , Sha. Kakak udah nggak sabar ingin menggendong bayi kita"

__ADS_1


"Aku juga kak...aku pengin tahu, apa bayinya cowok apa cewek ya. Bulan besok baru tahu jenis kelaminnya"


"Kak Kenzo mau anak kita cewek, pasti nanti secantik kamu"


"Nanti aku ada saingan dong. Perhatian kak Kenzo pasti semuanya buat baby lagi, bukan buat aku"


"Aku tetap akan perhatian buat mommy dan babynya...."


"Mommy...."


"Iya...ini mommy nya ..."ucap Kenzo mengecup pipi Alesha.


"Kalau kak Kenzo nanti di panggil apa..."


"Daddy...aku mau anak anak kita memanggil aku Daddy..."


"Emang kakak mau anak berapa"


"Mau sepuluh, biar rumah kita rame"


"Sepuluh...emangnya aku pabrik anak"


"Kalau kamu nggak mau sepuluh , sebelas aja deh. Biar bisa buat kesebelasan langsung"


"Kok tambah banyak...masa tiap tahun aku harus hamil sih. Kapan akunya bisa pakai baju yang seksi lagi"


"Apa pakai baju seksi...nggak boleh. Kamu tak boleh pakai baju seksi. Awas ya kalau kamu berani pakai baju seksi seksi"


"Apaaa... aku harus pakai baju tertutup terus"


"Iya...kan udah jadi mommy"


"Iyakan aja lah, dari pada daddy ngambek. Nanti susah membujuknya"


"Kamu sekarang udah pintar ya ngeledek"


Kenzo menciumi seluruh wajah Alesha. Setelah puas ia membawa Alesha ke dalam pelukannya.


"Ya Tuhan buat hatiku bisa mencintai kak Kenzo. Aku tak ingin menyakiti hatinya. Kak Kenzo sudah banyak melakukan kebaikan padaku...."


********************


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2