
Sudah hampir dua bulan Alesha menetap di Singapura. Ia tinggal hanya berdua di apartemen.
Papi dan Mami Kenzo tinggal di apartemen yang berbeda.
Setiap Kenzo pergi kerja, tinggallah Alesha sendirian di rumah. Terkadang ia merasa bosan juga. Seperti hari ini, Alesha yang merasa bosan di rumah , keluar dari apartemen.
Ia pergi ke supermarket terdekat sekalian buat membeli bahan makanan.
Kenzo yang kerjaan di kantornya telah selesai langsung pulang ke apartemen siang harinya.
Ia masuk apartemen dan mencari keberadaan Alesha.
"Sayang....kamu dimana"teriak Kenzo karena tak jua menemui Alesha.
Setelah mencari ke seluruh ruangan tak jua ditemui Alesha, Kenzo mulai kuatir. Ia menghubungi ponsel Alesha.
Kenzo mendengar suara ponsel itu di kamarnya.
"Alesha...kamu kemana"gumam Kenzo. Ia terduduk di sofa karena merasa badannya sangat lemas.
"Alesha,apakah kamu pergi meninggalkanku"lirih Kenzo.
Ia lalu mencari paspor Alesha di dalam lemari. Ketika ia melihatnya barulah Kenzo sedikit tenang.
"Apa mungkin Lesha ke apartemen mami"
Baru saja Kenzo akan menghubungi nomor ponsel maminya terdengar suara pintu di buka. Kenzo membalikan badan dan melihat Alesha yang menenteng kantong belanjaan.
"Kak Kenzo udah pulang, cepat banget"
"Lesha..."ucap Kenzo memeluknya
"Ih..kakak , kayak yang sudah nggak ketemu satu tahun aja"
"Kamu tuh kalau mau kemana mana ngomong dulu dan jangan lupa bawa ponselmu"ucap Kenzo mencubit pipi chubby istrinya
"Aku cuma ke supermarket depan. Aku bosan di rumah sendirian"
"Kakak ajak ke kantor nggak mau"
"Ngapain aku di kantor. Gangguin kakak kerja aja"
"Nggak apa...aku senang kalau kamu yang gangguin"
"Nanti kalau aku ngantuk gimana"
"Kamu bisa tidur dipangkuan kakak"
"Malu lah..."
"Ada kamar sayang di ruang kerja kakak"
"Benar kak..."
"Iya...nanti kakak bisa kelonin kamu sekalian"
"Maunya..."ucap Lesha dengan memanyunkan bibirnya. Kenzo langsung mengecup bibir Lesha. Membuat Alesha kaget dengan tindakan Kenzo.
"Kamu beli apa , sayang"
"Ini ada es krim, makanan ringan dan sayuran"
"Napa nggak tunggu kakak dulu kalau mau belanja"
"Aku tadi lagi bosan aja sendirian, jadi belanja aja "
"Ke kamar yuk..kakak mau istirahat"
"Aku letak ini di kulkas dulu, kakak duluan aja"
Alesha memasukan barang belanjaannya ke kulkas dan langsung menuju ke kamar. Tampak Kenzo yang sudah mengganti pakaiannya dengan baju kaos dan celana pendek.
"Sini, sayang..dekat kakak"
Alesha naik ke tempat tidur dan menyandarkan kepalanya di dada Kenzo.
"Kamu udah makan..."
__ADS_1
"Belum...."
"Belum...kenapa nggak ngomong sih. Kamu mau makan apa, biar kakak masak. Atau pesan aja ya , biar cepat"ucap Kenzo cemas
"Belum yang ke tiga kalinya"ucap Alesha tertawa
"Kamu...sekarang udah bisa ngerjain kakak ya"
"Kakak kan tahu kalau aku sekarang doyan makan. Tambah gendut ya aku kak"
"Nggak, cuma pipinya ini tambah chubby"ucap Kenzo mengecup pipi Alesha
"Berarti gendut dong"
"Nggak apa gendut, yang penting bayi kita sehat" ujar Kenzo mengusap perut Alesha yang sudah sedikit membuncit. Alesha membenamkan kepalanya di dada Kenzo .
"Maaf nak , jika ibu harus menyembunyikan siapa ayah kandungmu. Saat ini ayahmu adalah ayah Kenzo...mungkin ini yang terbaik buatmu."
"Sayang nanti sore kita ke apartemen mami ya, ada sepupu aku datang. Sekalian aku kenalkan dengan kamu. Mami juga ingin kamu membantu mami masak buat makan malam. Mami sekalian belajar."
"Iya...kak"
"Sekarang kita tidur dulu ya"
Kenzo menjadikan lengannya bantal buat Alesha. Kenzo dan Alesha memang tidur sekamar. Tapi mereka tidak pernah melakukan hubungan badan. Kenzo sudah berjanji akan menunggu sampai anak yang dikandungan Alesha lahir, dan mereka kembali menikah barulah melakukan hubungan badan.
#################
Sore harinya Kenzo dan Alesha mendatangi apartemen mami. Alesha sekalian belanja ke supermarket buat menu masakan makan malam.
Sampai di apartemen mami telah menunggu Alesha di dapur sambil memulai masak.
"Mami masak apa..."
"Ini cuma semur ayam...Kamu mau tambahin menu apa buat makan malam nanti , sayang"
"Aku mau masak ikan gurami saus padang aja buat tambahan ,mi. Dan gulai kari daging"
"Oke, mami nanti bantu biar sekalian belajar"
Alesha dan mami sibuk di dapur. Kenzo yang duduk di sofa ruang keluarga membuka laptopnya buat menyelesaikan pekerjaannya.
"Keenan..buat aku kaget aja"
"Serius banget kerjanya. Kalau lagi ngumpul tuh kerjaan ditinggalin dulu"
"Dari pada bengong sendiri..."
"Istri kamu mana, tante bilang kamu sudah beristri"
"Lagi masak sama mami. Tunggu sebentar ya aku panggilkan"
Kenzo menuju dapur dan memanggil Alesha, ia meminta Alesha menemui Keenan sepupunya buat berkenalan.
Alesha mengikuti Kenzo menuju ruang keluarga ,ia memeluk lengan Kenzo.
"Keen, kenalkan ini istriku Alesha"ucap Kenzo.
Keenan berdiri dan menghadap Alesha, ia kaget melihat Alesha. Ia ingat dulu pernah mengejar Alesha buat kenalan. Ketika ia bertemu Alesha di salah satu mal ketika liburan di Bandung.
"Astaga , bukankah ini wanita yang dulu pernah aku kejar buat kenalan. Aku ingat betul ia tak mau menyebutkan namanya dan berlalu meninggalkanku. Aku masih ingat dengan jelas wajah dan senyumnya"
"Alesha..."ucap Alesha mengulurkan tangannya. Keenan menyambutnya dan tersenyum.
"Keenan...sepupu Kenzo yang paling ganteng"
"Gantengan akulah dari kamu. Iyakan sayang"
Alesha hanya tersenyum menanggapi ucapan Kenzo.
"Kak, aku mau lanjutkan masak ya.. Maaf Keenan , aku mau selesaikan masak dulu. Aku tinggal dulu ya"
"Oh , silakan. Masak yang enak ya"
"Kamu jangan kuatir , Keen. Aku jamin kamu ketagihan dengan masakan Alesha"
__ADS_1
"Bisa bahaya dong , jika aku ketagihan ntar aku minta dimasakin terus selama disini"
"Jika aku bisa, kenapa nggak. Tapi itu jika kamu suka dengan masakan aku. Tapi kamu kan belum mencobanya, jadi nggak tahu ya apa kamu suka atau nggak"
"Tapi jika yang masaknya semanis kamu pastilah aku suka "
"Hei...jangan merayu istriku, aku bisa cemburu loh"
"Masa sama sepupu sendiri cemburu ,gila kamu"
Alesha kembali memasak dan setelah semua selesai dihidangkan, mereka makan malam bersama saat papi telah pulang kerja.
Setelah makan semua mengumpul di ruang keluarga sambil menonton.
"Mi, nggak lama lagi mami punya cucu"ucap Kenzo ketika mereka sedang mengobrol.
"Apa saat ini Lesha lagi hamil"
"Iya, Mi..."ujar Kenzo sambil mengusap perutnya Alesha.
"Kamu udah nyicil dulu ya sebelum nikah"ucap Keenan
"Biasalah Keen...anak muda"
"Kamu nggak sabaran banget. Lesha kenapa nggak ngomong kalau lagi hamil, kalau mami tahu tadi mami nggak akan minta bantu masak.Berapa usia kandungan kamu nak"
"Memasuki tiga bulan ,mi"
Alesha menjadi merah wajahnya mendengar ucapan Keenan dan mami. Ia nggak tahu harus bicara apa. Semua orang pasti akan mengira jika ia dan Kenzo telah berhubungan sebelum nikah karena usia kehamilannya.
"Kamu nggak merasa mual dan muntah"
"Nggak, mi. Hanya sesekali aja"
"Baguslah, kalau mami ketika hamil Kenzo bawaannya mual dan muntah terus sampai hamil empat bulan"
"Alhamdulilah aku nggak ada ngerasa seperti itu Mi"
"Papi sudah tua sekarang, sebentar lagi udah punya cucu pula"
"Emang papi udah tua...siapa bilang muda"ujar mami
Setelah cukup lama mengobrol Papi dan mami pamit ke kamar. Mereka melanjutkan menonton di kamar sambil istirahat. Tinggal Kwnzo, Keenan dan Alesha.
"Kamu kenal Alesha waktu tinggal di Bandung ya..."tanya Keenan
"Kok kamu tahu Alesha dari Bandung. Padahal aku nggak ada ngomongkan."
"Wanita Bandung kan manis manis kayak Alesha"
"Aku benar benar bisa cemburu nih, kalau kamu terusan memuji Leshaku"ujar Kenzo membawa Alesha ke dalam pelukannya.
"Kamu nggak ada saudara Lesha, kakak atau adik wanita"
"Nggak Keen..."
"Berarti wanita yang aku kejar ketika di Bandung benar kamu. Tapi untungnya kamu nggak ingat lagi."
"Kamu panggil Kenzo kok kakak, kalau aku nyebut nama aja"
"Aku kan suaminya....Aku dan Lesha mau pamit juga ya. Mataku juga udah ngantuk nih"
"Bilang aja mau mesraan sama Lesha"
"Tuh tahu...makanya cari istri juga"
"Kamu pikir cari istri gampang. Harus yang benar benar klik di hati baru aku mau menikahinya"
"Aku doakan semoga cepat dapat yang klik di hati kamu. Sayang, ayo tidur lagi. Kamu pasti capek masak tadi"
"Iya kak. Keenan , aku dan kak Kenzo mau istirahat dulu. Maaf harus tinggalin kamu sendiri"
"Santai aja... Kayak sama siapa aja"
Alesha dan Kenzo masuk ke kamar. Ia dan Kenzo memang sering menginap di apartemen papi dan mami. Sehingga mami menyediakan kamar Kenzo dulu buat mereka, mami mengganti tempat tidurnya dengan yang baru ukuran king size.
__ADS_1
**********************
Terima kasih