CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Tujuh puluh Enam


__ADS_3

Alesha memandangi jalanan Jakarta yang menuju ke bandara dengan mata berkaca kaca.


"Selamat tinggal Jakarta. Mungkin aku tak akan kembali dalam waktu dekat. Aku belum siap menghadapi bunda. Semoga bunda selalu dalam lindungan Tuhan. Maaf bunda,aku tak bisa menjaga bunda di saat hari tua bunda. Aku tak ingin diliputi rasa bersalah jika aku berada di samping bunda. Bukannya aku tak tau terima kasih, tapi aku harus menjaga banyak hati. Aku hanya dapat mendoakan semoga bunda sehat dan panjang umur, sampai bunda mengetahui kebenarannya jika Khaira adalah cucu kandung bunda dari darah daging kak Azril"


Pesawat yang membawa Alesha mulai terbang meninggalkan kota Jakarta. Alesha merasa sebagian jiwanya ikut terbang. Jika ia menuruti kata hatinya , ia ingin berada di samping bunda.


Selama perjalanan Alesha hanya diam, Khaira dan Kenzo asyik bercanda berdua.


Setelah menempuh perjalanan lebih kurang dua jam, Alesha sampai di Singapura. Khaira sudah tertidur digendongan Kenzo.


"Biar aku yang gendong Khaira kak..."


"Nggak apa , Sha. Biar kakak aja"


"Kakak pasti udah capek dari tadi memangku Khaira"


"Nggaklah, masa gendong Khaira aja capek"


Kenzo dan Alesha langsung ke apartemen mereka dari bandara Singapura.


Alesha mengambil alih Khaira yang telah bangun dan memandikannya.


Setelah selesai memandikan Khaira dan menyerahkan pada Kenzo , Alesha memasak buat makan malam mereka.


####################


Telah sepuluh hari Alesha kembali dari Jakarta. Semua berjalan seperti biasanya. Sampai malam ini, Alesha tanpa sengaja mendengar Kenzo bicara pada seseorang yang Alesha yakini itu adalah Azril.


"Apa maumu...."ucap Kenzo dengan sedikit emosi.


"Aku hanya ingin kamu bisa memberi waktu aku bersama Khaira sebagai ayah kandungnya. Aku tak akan merebutnya darimu. Aku juga mau kamu memberitahukan orang tuaku jika Khaira anak kandungku. ..."


"Kamu tak memiliki hak atas Khaira. Apa kamu ada bukti jika Khaira memang anak kandungmu"


"Aku memiliki bukti tes DNA yang menyatakan sembilan puluh sembilan persen DNA Khaira sama denganku, dan Khaira anak kandungku"


"Bagaimana bisa kau melakukan tes DNA"


"Aku mengambil beberapa helai rambut Khaira ketika aku menggendongnya untuk dilakukan test DNA"

__ADS_1


"Kamu keterlaluan, kamu bisa menyakiti Khaira"


"Aku tahu dengan apa yang aku lakukan. Tak mungkin aku menyakiti anakku sendiri"


"Apapun hasil tes DNA itu, Khaira anakku. Dari pertama ia hadir di rahim Alesha aku yang menemaninya..."


"Aku bukannya tak bisa menamani Alesha, tapi aku yang memang nggak tahu jika Alesha sedang mengandung anakku. Jika memang aku tahu Alesha lagi mengandung anakku , aku juga akan bertanggung jawab"


"Sudahlah Azril...aku rasa tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi"


Kenzo lalu mematikan sambungan ponselnya dengan Azril.


Kenzo lalu berjalan ke sofa ruang keluarga. Ia duduk dengan gelisah. Alesha mendekatinya.


"Kak ada apa...."Alesha pura pura nggak tahu apa yang sedang Kenzo pikirkan


"Sha, apa kamu suatu saat akan meninggalkan aku"


"Kenapa kakak berpikiran begitu. Aku tak pernah ada niat meninggalkan kakak"


"Aku takut kamu dan Khaira akan meninggalkan aku"


Mami masuk ke apartemen Kenzo secara diam diam. Ia ingin memberi kejutan pada anak dan menantunya. Tapi ketika ia mendengar Kenzo dan Alesha yang bicara sangat serius , ia mengurungkan niatnya memberi kejutan. Mami diam diam menguping apa yang Kenzo dan Alesha bicarakan.


"Tadi Azril menghubungi kakak. Ia mengatakan memiliki bukti hasil tes DNA jika Khaira adalah anak kandungnya. Ia ingin kakak mengubah identitas Khaira. Ia tidak akan merebut Khaira tapi hanya meminta waktu jika ia ingin bersama Khaira. Tapi Sha, kak Kenzo tak bisa berbagi. Khaira itu sudah seperti anak kandung kakak sendiri. Dan bagaimana bisa kakak mengubah identitasnya. Apa kata mami nanti jika tahu Khaira bukan darah daging kakak"


Mami yang mendengar ucapan Kenzo menjafi kaget. Ia memegang dinding sebagai sandaran karena tubuhnya langsung lemas mendengar kenyataan jika Khaira bukan cucu kandungnya.


Mami lalu berjalan perlahan menuju Kenzo dan Alesha duduk.


"Apa maksud semua perkataanmu itu, Ken"ucap mami. Kenzo dan Alesha sangat kaget melihat mama yang telah berdiri dihadapan mereka


"Mami....sejak kapan mami ada di sini"tanya Kenzo


"Sejak tadi. Mami ingin memberi kalian kejutan dengan membawa makan malam. Tapi mami yang akhirnya kaget mrndengar kenyataan ini. Mami ingin kalian jujur sekarang"


"Mami, maafkan aku"ujar Alesha


"Mami bukan mau mendengar kata maafmu, mami ingin dengar kebenaran tentang Khaira"

__ADS_1


"Mi, aku akan mencetitakannya tapi mami duduk dulu"ucap Kenzo


Mami duduk di sofa yang berhadapan dengan Kenzo.


"Mi ,aku harap mami bisa memaklumi dengan apa yang aku lakukan. Dan sebelum aku mengatakan kebenarannya, aku ingin mami tahu jika aku sangat mencintai Alesha. Aku tak ingin kehilangan Alesha"


Mami hanya diam menunggu Kenzo melanjutkan ucapannya. Alesha hanya menunduk dengan diam membiarkan Kenzo yang menjelaskan semuanya.


"Pada saat aku akan menikah dengan Alesha, ia dilecehkan dengan mantan suaminya. Alesha dipaksa melakukan hubungan badan, karena pda saat itu mantan suaminya sedang mabuk"


"Maksud kamu apa....mantan suami. Apa Alesha pernah menikah"tanya mami


"Iya ,mi. Tapi dalam pernikahan yang berlangsung hanya tiga bulan itu Alesha belum pernah berhubungan badan dengan suaminya"


"Bagaimana kamu tahu jika Alesha belum pernah berhubungan badan, dan apa kamu yakin jika malam itu Alesha di paksa mantan suaminya"


"Mami, aku bersumpah jika saat pernikahanku kami tak pernah melakukan hubungan badan. Dan malam itu aku memang dipaksa oleh mantan suamiku yang sedang mabuk"ujar Alesha


"Kenapa mantan suami kamu bisa datang ke apartemen kamu"


"Ia minta diantar oleh seorang bartender ke apartemenku. Dalam keadaan mabuk..."


"Kenapa ia masih ingat alamat apartemen kamu ketika ia mabuk. Apa ia sering mendatangi kamu. Dan kenapa kamu membiarkan ia masuk..."


"Mami, jangan memojokan Alesha dengan pertanyaan seperti itu. Mami sama aja menuduh Alesha. Aku percaya apa yang Alesha ucapkan, mi" ucap Kenzo


"Jangan bodoh karena cinta Kenzo. Mami rasa hari ini cukup penjelasannya. Kepala mami pusing. Mami menunggu kamu besok pagi untuk penjelasan yang lebih rinci. Saat ini mami butuh istirahat. Mami masih kaget mengetahui semua ini"


Setelah mengucapkan itu, mami pergi meninggalkan apartemen Kenzo.


Tinggllah Alesha dan Kenzo yang terdiam, larut dengan pikiran masing masing.


"Ayo tidur Sha, biar besok kak Kenzo yang jelaskan semuanya pada mami"


"Bagaimana jika mami tak bisa menerima penjelasan dari kakak"


"Percayakan semua pada kakak, Sha."


Alesha dan Kenzo masuk ke kamar membaringkan diri.

__ADS_1


*************************


Terima kasih


__ADS_2