CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Lima puluh


__ADS_3

Alesha pulang ke Bandung di antar supir Kenzo. Ia akan menyusul besok ke Bandung bersama ke dua orang taunya.


Siang hari Alesha sampai dirumahnya. Supir Kenzo kembali ke penginapan.


Setelah berganti pakaian ,Alesha mendatangi rumah orang tua Azril. Alesha mengetuk pintu rumah,Bunda yang membuka pintu rumah.


"Selamat siang ,bunda...."ucap Alesha dan memeluk bunda.


"Lesha ...kapan kamu sampai ,nak"


"Baru aja,bun...Ayah mana,di toko ya"


"Ada di kamar"


"Loh kenapa. Ayah sakit... nggak biasanya siang ada di rumah"


"Hanya sedikit pusing..."


Mendengar ucapan bunda ,Alesha berlari menuju kamar ayah.


"Ayah ...ayah sakit. Lesha sudah bilang jika ayah sakit,ayah segera hubungi Lesha..."


"Hanya sedikit pusing. Kamu sama siapa pulang ,nak...."


"Sendiri...pantasan dari kemarin perasaan Alesha sudah tidak enak"


Ayah bangun dan duduk bersandar di kepala ranjang. Ia mengusap tangan Alesha yang ada digenggamannya. Ia ingin rasanya bercerita jika ia tidak ke toko karena malu,semua warga sudah tahu kelakuan Azril di kota. Tanpa ayah sadari air matanya mengalir.


"Ayah...apa yang sakit. Kenapa ayah menangis"


"Nggak ada yang sakit,ayah cuma senang melihat kamu datang. Sakit ayah rasanya jauh berkurang setelah melihat kehadiranmu"


"Ayah...Lesha senang jika kehadiran Lesha bisa membuat ayah senang"


"Kamu pasti ada perlu ,sehingga pulang sendiri"


"Ayah ...bunda, Lesha mau bicara..."


"Ada apa ,nak..."ucap bunda dan duduk di tepi ranjang.


"Ayah,bunda...aku akan segera menikah dengan kak Kenzo"


"Aappaa...nak..."ucap Ayah kaget


"Ayah....aku dan kak Kenzo memutuskan akan segera menikah dlam waktu dekat. Besok malam kedua orang tau kak Kenzo akan datang melamar secara resmi. Ayah dan bunda sebagai wali aku."


"Syukurlah,ayah senang karena akhirnya kamu ada yang menjaganya. Ayah jadi tidak perlu kuatir akan dirimu lagi. Ayah tahu jika Kenzo pasti akan bisa menjagamu..."


"Terima kasih ayah. Besok pagi pagi aku mau minta temani aku ke pasar. Aku ingin menjamu orang tua Kenzo dengan makan malam dirumahku."

__ADS_1


"Mengapa tidak di rumah ini aja, nak"


"Ayah...aku tak bisa. Aku tak mau kak Tiara tambah salah paham denganku...."


Ayah menarik nafasnya mendengar Alesha mengucapkan nama Tiara. Ingin rasanya ayah mengatakan apa yang sedang terjadi antara Azril dan Tiara. Tapi ia tak ingin egois,bisa saja nanti Alesha jadi bimbang kembali buat menjalin hubungan serius dengan Kenzo jika ia tahu Azril dan Tiara telah bercerai.


"Semoga semuanya lancar sampai hari pernikahan kamu ,nak..."


"Terima kasih bunda....bunda maaf jika Lesha besok akan membuat bunda repot dan sibuk."


"Nggak apa ,nak. Bunda senang kamu masih mau meminta bantuan bunda,karena itu berarti kamu masih menganggap bunda sebagai orang tuamu"


"Ayah,bunda...sampai kapanpun kalian beddua tetap orangtuaku..."


Ayah dan bunda memeluk Alesha. Bunda mengusap punggung Alesha sambil berkata dihatinya....


"Ya Tuhan,sebenarnya berat bagiku melepaskan Alesha buat menikah dengan pria lain. Karena aku dari dulu sangat berharap jika Alesha akan menikah dengan anakku Azril ,tapi aku nggak boleh egois. Alesha berhak bahagia."


################


Keesokan harinya bunda dan Lesha pergi ke pasar di antar supir Kenzo.


Ketika di pasar Bunda dan Alesha bertemu dengan ibu dari teman sekolah Azril.


"Bunda,ini Lesha istrinya Azrilkan. Lesha, kamu baik banget setelah Azril selingkuh begitu masih juga baik sama mertuanya. Beruntung banget bunda dpat menantu sebaik Alesha. "ujar ibu itu.


Alesha yang tidak mengerti lalu memandang ke arah bunda.


Di dalam mobil dalam perjalanan pulang ,akhirnya Alesha bertanya juga.


"Bunda,apa maksud ibu ibu tadi. Apa ibu tadi belum tahu jika aku sudah bercerai dengan kak Azril. "


"Nggak tahu ,nak. Sudahlah jangan pikirkan lagi apa yang diucapkan oleh ibu ibu tadi"


Bunda hanya diam sampai mereka di rumah Alesha. Ketika masak pun bunda hanya lebih banyak diam. Alesha tahu jika bunda lagi banyak pikiran.


"Bunda...bunda capek. Jika bunda capek biar aku aja yang kerjakan"ucap Lesha sambil memeluk bunda.


Bunda akhirnya menangis dan membalikkan badannya memeluk Lesha.


"Bunda hanya sedih aja nak...."


"Kenapa bunda bersedih...."


"Pada akhirnya bunda harus melepaskan kamu pada keluarga lain. Padahal dari awal kamu tinggal dan hidup bersama bunda, bunda sangat berharap jika kamu telah dewasa akan saling jatuh cinta dengan Azril dan kalian menikah. Sehingga bunda tidak akan pernah kehilangan kamu. Bunda sangat menyayangi kamu nak..."


"Bunda,walau aku menikah dengan kak Kenzo aku tidak akan melupakan bunda . Aku tetap anak bunda. Aku akan tetap menyayangi bunda"


"Tapi bunda tidak bisa sepenuhnya memiliki kamu lagi nak. Kamu sudah menjadi bagian dari keluarga Kenzo dan yang lebih berhak atas dirimu adalah Kenzo dan keluarganya"

__ADS_1


"Bunda...aku tetap anak bunda"


Setelah puas menangis dan memeluk Alesha,mereka melanjutkan masaknya.


Malam harinya ayah dan bunda duduk di ruang keluarga menunggu kedatangan orang tua Kenzo.


Terdengar suara mesin mobil di halaman rumah. Alesha keluar menyambut kedatangan Kenzo dan orang tuanya.


"Papi,mami...kenalkan ini Lesha, calon istri Kenzo"ucap Kenzo ketika Alesha berdiri didekatnya.


Alesha lalu menyalami dan mencium tangan kedua orang tua Kenzo.


"Cantik banget calon menantu mami"ucap Mami sambil mengusap bahu Alesha


"Terima kasih bu"


"Kok panggil ibu,panggil mami seperti Kenzo. Dan papi buat papi Kenzo"


"Baik,mi. Silakan masuk...papi..mami..."


Mereka masuk dan disambut oleh ayah dan bunda.


Ayah dan bunda serta kedua orang tua Kenzo berbincang membicarakan pernikahan Kenzo dan Lesha. Dan akhirnya ditetapkan dua bulan lagi pesta pernikahan mereka. Pesta akan diadakan di Jakarta.


Setelah penetapan hari dan tanggal pernikahan ,ayah dan bunda mengajak orang tua Kenzo makan.


"Siapa yang masak ini,enak banget ya mi. Kalau masakan mami seperti ini,papi pasti cepat gemuk nih"


"Ini semua lesha yang masak"ujar Ayah


"Jadi kamu yang masak Lesha..."


"Nggak semuanya mi. Aku dibantu bunda ..."


"Tapi Alesha memang jago masak papi, mami. Aku kan sudah sering dimasakin"


"Wah,papi yakin kamu habis menikah pasti gemuk..."


"Kak Kenzo terlalu memuji"ujar Alesha


"Mami rasa Kenzo bukan memuji,mami juga suka masakan kamu."


"Jika papi dan mami suka,besok Lesha akan masakin jika ke tempat mami"


"Harus itu,habis menikah bulan madunya harus ke Singapura..."


Ayah dan bunda hanya diam melihat mami dan papi Kenzo yang tampak sangat menyayangi Alesha.


"Akhirnya kami benar benar harus melepaskan kamu pada keluarga lain. Bunda harap kamu mendapatkan kebahagiaan nak...."

__ADS_1


********************


Terima kasih


__ADS_2