CINTA SUCI ALESHA

CINTA SUCI ALESHA
Bab Tujuh puluh Lima


__ADS_3

Alesha perlahan membuka matanya dan melihat kesekeliling. Tampak kamar yang bernuansa putih. Ia tersadar di mana berada.


Alesha melihat ke samping tampak Kenzo yang sedang menidurkan Khaira.


"Kak..."ucap Lesha pelan


Kenzo yang mendengar suara Alesha langsung menoleh dan turun dari tempat tidurnya. Ia mendekati Alesha dan tersenyum ke arah Alesha.


"Sayang, kamu udah sadar. Apa yang kamu rasakan, apa ada yang sakit"


"Nggak ada yang sakit kok kak. Kak, besok kita kembali aja ya ke Singapura"


"Tunggu kesehatan kamu pulih dulu ya"


"Aku nggak sakit kak"


"Baiklah, jika dokter mengizinkan kamu pulang, kita langsung ke Jakarta dan besoknya kembali ke Singapura"


"Iya, kak. Apa Khaira sudah tidur kak"


"Sudah...sekarang kamu mau apa. Kamu makan ya. Kakak minta perawat mengantar makanan dulu ya"


"Nggak usah kak, aku nggak lapar"


"Tapi kamu harus makan agar bisa cepat pulih"


"Baiklah kak..."


"Alesha kapan kamu bisa membantah kata kataku, kamu seakan takut menyakiti hatiku. Ini semakin membuat aku merasa jika kamu hanya menghargai aku tapi tidak mencintaiku karena benar atau salah apa yang aku katakan kamu akan menurutinya saja."


#############


Keesokan harinya Alesha sudah diizinkan pulang. Alesha dan Kenzo yang menggendong Khaira berjalan menuju mobilnya yang terparkir.


"Kamu yakin nggak akan menemui bunda dulu sebelum kembali ke Jakarta"


"Nggak usah kak, nanti aku hubungi melalui ponsel aja"


"Sha, kakak nggak melarang kamu menemui bunda"


"Aku udah janji nggak menemui kak Azril dan keluarganya."ucap Alesha terus berjalan menuju mobil


"Sha.... "ucap kenzo menarik pergelangan tangan Alesha


"Sini Khaira aku gendong kak"


"Sha...jangan membuat aku merasa bersalah begini. Aku melarang kamu menemui ayah dan bunda karena aku sangat mencintaimu, aku takut kehilanganmu. Aku takut jika kamu dekat lagi dengan Azril, kamu akan meninggalkan aku. Dan jika aku melarang kamu mengatakan kebenaran tentang Khaira pada ayah bunda itu juga karena aku sangat menyayangi Khaira. Aku telah menganggapnya seperti anak kandungku sendiri. Aku tak bisa berbagi dengan siapapun jika itu telah menjadi milikku. Tapi saat ini bunda lagi berduka, jadi kamu bisa menemui dan menemani bunda beberapa hari ini"


"Nggak perlu kak, jika berdekatan dengan bunda membuat aku merasa makin bersalah. Lebih baik kita kembali ke Singapura segera. Jika ada keberangkatan malam ini ,kita bisa langsung kembali ke Singapura"


Alesha berjalan cepat dan masuk ke dalam mobil. Ia tetap diam selama perjalan menuju ke Jakarta.


Sementara itu bunda yang masih berduka menjadi heran kenapa Kenzo tidak memberi kabar tentang keadaan Alesha. Ia menjadi sedikit kuatir.


"Azril, kamu sudah tahu keadaan Alesha. Apa ia baik baik aja"

__ADS_1


"Bunda jangan terlalu pikirkan Alesha, ia sudah memiliki suami. Pastilah Kenzo menjaga dan melindunginya"


"Bunda merasa Alesha sengaja menghindari bunda, apa bunda ada salah"gumam Bunda


"Itu perasaan bunda aja, sekarang bunda istirahat ya. Jangan banyak pikiran"


"Bunda kemarin melihat ada Tiara"


"Bunda,udah jangan bicara lagi. Sekarang bunda tidur ya"


Azril menuntun bunda masuk ke kamarnya. Azril sudah berjanji akan membawa bundanya kemanapun ia pergi. Ia tak akan meninggalkan bunda sendirian.


Azril menyelimuti tubuh bunda yang berbaring di kasur.


"Alesha....kamu jauh berubah. Apa kamu tidak menyayangi bunda lagi. Apa kamu sudah lupa dengan kasih sayang bunda padamu. Lihatlah tubuh bunda yang makin kurus. Aku tahu bunda pasti saat ini mengharapkan kehadiran kamu disisinya, menemani dan menghiburnya"


#############


Di apartemen Kenzo, Alesha yang telah menidurkan Khaira berjalan keluar menuju balkon. Ia melihat Kenzo juga telah terlelap.


Alesha duduk sambil memandangi langit , air matanya jatuh tak terbendung.


"Bunda, maafkan Lesha. Saat ini sebenarnya Lesha pengin berada disamping bunda , memeluk bunda, menghibur bunda dan tidur bersama bunda. Tapi Lesha tak bisa melakukan itu. Setiap lesha melihat bunda , Lesha merasa semakin bersalah dan berdosa karena telah membohongi ayah dan bunda. Maafkan Lesha, ayah ...maafkan Lesha bunda. Saat ini Lesha telah memiliki suami, bunda tahukan jika Lesha harus ikuti apa kata suami Lesha. Lagi pula Lesha tak bisa membuat kak Kenzo marah. Kak Kenzo sudah terlalu baik pada Lesha selama ini. Bukannya Lesha telah melupakan semua kebaikan dan kasih sayang bunda tapi Alesha terpaksa melakukan ini demi kebaikan semua"


Alesha masih aja menangis. Ia memegang dadanya yang terasa nyeri. Menahan semua sesak didadanya. Kenzo terbangun mendenagr suara isak tangis. Ia berjalan perlahan menuju balkon asal dari suara itu.


Ia melihat Alesha yang terduduk dilantai dengan memegang kedua kakinya yang ditengkuk, sambil menangis tersedu.


Kenzo ingin rasanya memeluk dan membawa Alesha ke dalam pelukannya. Tapi ia urungkan niatnya. Lebih baik Alesha menumpahkan semua kesedihannya dari pada ia menahan air matanya seperti kemarin saat penguburan ayah.


Setelah hampir dua jam menangis , Lesha merasakan lelah. Ia berdiri dari duduknya . Kenzo kembali ke tempat tidur sebelum Alesha melihatnya.


"Maafkan mommy sayang. Kamu belum sempat mengenal kakekmu, tapi ia sudah meninggalkan dunia ini. Tapi mommy yakin, kakekmu pasti sangat menyayangi kamu."gumam Alesha.


Alesha tidak menyadari jika Kenzo belum tertidur. Ia mendengar ucapan Alesha.


Setelah itu Alesha mulai mencoba memejamkan matanya yang bengkak karena menangis.


###########


Pagi harinya Alesha setelah selesai menyiapkan sarapan buat Kenzo, Alesha menyusun semua barang barangnya. Kenzo mengatakan siang nanti jam sebelas, mereka kembali ke Singapura.


Alesha yang melihat Kenzo masih tidur, lalu mengaktifkan ponselnya dan menghubungi bunda.


"Bunda...."ucap Alesha menangis


"Lesha bagaimana keadaanmu nak. Kamu telah pulih nak...."


"Bunda , lesha nggak apa apa. Lesha sehat. Bunda bagaimana, maafkan Lesha nggak bisa menemani bunda"


"Nggak apa apa nak, bunda sehat"


"Bunda, Lesha harus kembali ke Singapura hari ini. Lesha tidak bisa menemui bunda langsung,karena kak Kenzo besok ada pertemuan dengan klien yang tak bisa di undur. Lesha minta maaf , bunda"


"Tidak apa nak. Kamu harus mengikuti kata suamimu. Ia adalah imammu."

__ADS_1


"Bunda....Lesha ingin memeluk bunda"


"Kamu jangan menangis nak, bunda jadi sedih"


"Bunda....Lesha sayang bunda"


"Bunda juga menyayangimu nak"


"Maafkan Lesha bunda..."


"Sudahlah nak, bunda tak apa apa. Jika kamu bahagia bersama Kenzo, bunda juga ikut bahagia. Jadi kamu jangan pikirkan bunda. Ada kak Azril yang menemani bunda"


"Bunda....maafkan Lesha"


"Jangan meminta maaf terus, kamu nggak salah."


"Bunda, jaga kesehatan bunda. Nanti sampai di Singapura Lesha hubungi lagi. Jangan lupa makan, dan minum obat bunda"


"Iya nak, hati hati"


"iya bunda...Lesha sayang bunda. Boleh Alesha bicara dengan kak Azril"


Bunda memberikan ponselnya ke tangan Azril.


"Ada apa, Sha...."


"Maafkan aku kak, jika aku ada melakukan kesalahan."


"Kesalahan yang mana. Menyembunyikan kebenaran tentang Khaira. Bagaimana jika aku tak memaafkan kamu"


"Sudah ya kak...aku mau siap siap berangkat ke Singapura. Tolong beri kabar tentang bunda ya kak. Titip bunda...."


"Tunggu aku di Singapura..."


Alesha mematikan sambungan ponselnya dan menon aktifkan kembali ponselnya.


"Maaf bunda...maaf kak Azril, aku belum bisa jujur saat ini"


Kenzo yang dari tadi hanya berpura pura tidur mendengar semua percakapan Lesha dan bunda.


Alesha yang mengira Kenzo masih tertidur mendekatinya dan membangunkan Kenzo.


"Daddy...bangun. Sarapan udah mommy buat. Nanti keburu dingin"ucap Lesha sambil mengguncang pelan tubuh Kenzo.


Kenzo pura pura baru membuka matanya. Ia tersenyum ke arah Alesha.


"Morning sayang...."ucap Kenzo menarik pinggang Alesha hingga ia jatuh menimpa tubuh Kenzo. Kenzo langsung ******* bibir Alesha dan memasukan tangannya ke baju Alesha


"Kakak, pagi pagi udah mesum"ucap Alesha menepuk tangan Kenzo yang meraba perutnya


"Mesum sama istri nggak apalah"ucap Kenzo memeluk erat tubuh Lesha yang berada di atas tubuhnya. Kenzo melihat mata Alesha yang bengkak. Ia tahu itu pasti karena Lesha yang terus menangis. Ia mengecup mata bengkak Lesha


"Udah...cepat bangun. Nanti keburu dingin sarapannya"ujar Lesha melepaskan pelukan Kenzo dan turun dari tubuhnya.


Kenzo bangun dan menuju kamar mandi buat membersihkan tubuhnya.

__ADS_1


*************************


Terima kasih


__ADS_2