
_Mereka terus Berjalan,menyusuri jalanan kota yang sangat indah.Ini pertama kalinya bagi Juna Saat Mengendarai sepeda Ditempat terbuka Seperti ini.Juna merupakan tipekal Pria yang tidak terlalu suka dengan hal-hal yang menurutnya seperti anak kecil.Namun kali ini berbeda,Istrinya lah yang memintanya dan mau Tidak mau Dia harus melakukannya.
' Ahhh,Beginilah Rasanya Hidup dialam bebas.Selama 26 tahun aku hidup didunia ini,Dan baru sekarang aku merasa puas dengan kelakuan konyol Ini....'
Sepanjang perjalanan,senyum Juna selalu tersungging dibibirnya."Ini baru namanya jalan-jalan"Teriak Dara yang merasa kegirangan.
"Oh iya,Kau ingin kepantai?"Tanya Juna."Aku tahu jalan pintas untuk menuju kesana"Sambungnya.
"Go Juna go Juna go......."Sorak Dara dengan gembira..
mendapat persetujuan dari istrinya,Juna langsung membawa Sepedanya menuju pantai dengan melewati jalan pintas yang diketahuinya.
15 menit kemudian,Mereka telah sampai Di pantai tempat mereka menjalin kasih dulu.
"Waahhh,Ini lebih singkat dari biasanya."Gumam Dara sambil turun dari sepedanya."Hummmm,Tapi jalan itu hanya bisa dilalui oleh Motor Juga sepeda saja."Jawab Juna sambil menggenggam tangan istrinya.
Kini Juna mulai membawa istrinya untuk duduk Ditepi pantai sambil menikmati indahnya pemandangan Pantai itu."Apa selama ini aku kurang membahagiakanmu?.Aku tidak pernah melihat senyummu itu sebelumnya."Tanya Juna sambil menatap wajah istrinya.
"Aku selalu bahagia saat bersamamu,Tapi entah kenapa hari ini aku merasakan kebahagiaan yang berkali-kali lipat dari biasanya."Jawab Dara.
Tangan Juna terangkat untuk mengusap rambut Dara."Aku akan selalu membuatmu bahagia,Walau dengan Cara apapun itu."Juna berkata sambil menatapnya dengan teduh.
"Hummm,Kau memang harus membahagiakanku.Atau tidak anakmu yang akan menghukummu" Dara berkata sambil menatapnya dengan intens.
"Wahhh,sesaat aku lupa bahwa sebentar lagi aku akan menjadi Ayah" Juna tertawa kecil sambil kembali menatap Pantai itu.
.......
Dertttt... derrtttt..
Juna meraih ponselnya Untuk melihat siapa yang menelfonnnya."Halo" Ucapnya Datar Setelah panggilan itu terhubung.
"Bisakah kita bertemu.." Ucap Kelvin disebrang sana.
Juna terdiam sesaat sambil.membawa pandangannya kearah istrinya yang kini juga menatapnya."Dimana?"Tanyanya.
"Kantor" Jawab Kelvin.
__ADS_1
"Baiklah,Satu jam lagi aku sampai disana" Ucap Juna yang langsung memutuskan panggilan mereka.
"Siapa?"Tanya Dara."Kelvin" Jawab Juna singkat.
"Pulang Yuk"Ajak Juna.Namun matanya samasekali tidak berani untuk menatap Dara.
Dara Diam tak menjawab ucapan suaminya.Kini Pandangannya mulai menunduk sambil menatap Butiran-butiran pasir yang kini didudukinya.
Wajahnya murung, Tadinya dia berfikir mereka akan menghabiskan waktu Hingga senja tiba,Tapi sekarang Juna malah mengajaknya pulang.
"Ayo"Ucapnya Rendah seraya bangkit Dari duduknya.Juna mendongakkan kepalanya untuk menatap wajah istrinya yang kini sangat muram.
Kemudian Juna bangkit Dari duduknya Dan langsung menghadap Kearah Dara."Kita Pulang ya,Aku janji Minggu depan Kita kesini lagi.Ada Urusan yang harus Kuselesaikan masalahnya.Jadi Kamu ngga papa kan?'Juna berkata dengan Ragu-ragu sambil menggenggam tangan Dara.
Dara langsung mengubah ekspresi wajahnya Saat mendengar perkataan suaminya. Dia juga tidak ingin egois Untuk Itu.Karena Juna juga pemimpin perusahaan yang Harus Selalu Mengurus perusahaannya."Ayo"Tangannya Membalas Genggaman Suaminya sambil menunjukkan senyum indahnya.
Juna mengulum senyumnya,Tangan Kirinya terangkat untuk mengusap rambut Istrinya."Terimakasih karena telah mengerti diriku"Ucapnya Yang langsung menggandeng Istrinya Ketempat sepeda mereka berada.
___________
Tak butuh Waktu setengah jam baginya untuk sampai kekantor,Kini Dirinya sudah Masuk kedalam lift untuk menuju keruangan Kelvin.
"Kau sudah Datang"Ucap Kelvin setelah menyadari Bahwa pintu Ruangannya telah terbuka."Apa yang kau dapatkan?"Tanya Juna sambil menduduki sofa yang berada diruangan itu yang diikuti oleh Kelvin.
"Tanpa sengaja aku melihat Tuan Hendra memasuki Kantor polisi untuk menjenguk si pengkhianat itu"Jelas Kelvin.
Juna diam Yang mengisyaratkan Untuk Kelvin melanjutkan Penjelasannya."Awalnya aku tidak yakin dengan apa yang kulakukan tadi.Aku sengaja menabraknya demi menempelkan alat perekam kesaku jaketnya.Dan semua Ucapannya Dengan pria itu telah terekam didalam sini"Ucapnya sambil menunjukkan Sebuah Flashdisk kecil yang berada ditangannya.
"Kau sudah mendengarnya?"Tanya Juna yang diangguki oleh kelvin.
"Dengarkanlah sendiri,Aku sudah lelah"Kelvin menyerahkan Flashdisk kecil itu ketangan Juna.
Setelah Menerima Flashdisk itu dari Tangan Kelvin,Juna langsung Memasangnya dilaptop miliknya,dan menyambungkannya ke Aerphon Yang ada ditelinganya.
Matanya membulat setelah Mendengar itu.Tanpa disadari tangannya mengepal dengan erat.
Tapi seperdetik kemudian,Juna mengulum senyumnya sambil melepaskan Aerphon Yang ada di telinganya."Jalankan Proyek kerja sama kita dengan perusahaan mereka"Ucap Juna dengan santainya.
__ADS_1
Kelvin cukup terkejut mendengarnya."Apa kau sudah gila,Bukti ini sudah cukup Untuk Menyeretnya kedalam penjara.dan Kau tidak perlu membuang tenaga serta Uangmu untuk memperpanjang masalah ini"Ucap Kelvin sambil menatap tak percaya kearah Juna..
"Diamlah,Dan ikuti saja permainannya.Jika kita menyerahkan bukti Ini kepengadilan tanpa memiliki masalah dengan kita,Perusahaan Varo akan mengetahui bahwa kita sengaja menguak semua ini demi dirinya." Jelas Juna kepada Kelvin.
"Ta..tapi..."Ucapan Kelvin terpotong karena Juna langsung menyambar ucapannya.
"Sudahlah,Aku tidak ingin membahasnya lagi."Ucap Juna sambil menyandarkan punggungnya.
'Bisa-bisanya kau membuat pekerjaanku bertambah banyak 'Umpat Kelvin yang merasa kesal dengan tingkah Juna.
"Jangan mengumpat ku,Atau bonusmu bulan ini akan Hangus"Juna berkata tanpa memandangnya sama sekali.Dan dengan cepat Kelvin langsung melontarkan tatapan sinis kearahnya.
"Cutilah Hingga Dua hari kedepan.Aku rasa kau membutuhkan waktu untuk Refreshing."Ucap Juna sambil tertawa kecil.Kini dirinya mulai bangkit sambil melangkahkan kakinya untuk keluar dari ruangan itu.
Dengan perasaan Gembira Kelvin langsung berlari untuk mengejar Juna."Lalu Bonusku?"Tanya kelvin setelah beriringan dengan Juna.
"Bayaran Untuk cutimu"Ucapnya sambil menghentikan langkahnya.
"Kalau Begitu untuk apa kau memberiku Cuti untuk dua hari kedepan"Teriak Kelvin Saat Juna sudah mulai meninggalkannya.
"Akan ku Transfer" Jawab Juna yang sedikit mengeraskan Suaranya,Karena saat ini Jaraknya dengan Kelvin Lumayan Cukup jauh.
" Yes...Yes..yes..."Sorak Kelvin yang merasa gembira dengan ini. jika dilihat-lihat,Saat ini Kelvin sudah seperti anak kecil yang kegirangan karena mendapat hadiah liburan.Bahkan dirinya sampai tidak memperdulikan Tatapan Para karyawan yang melontarkan tatapan aneh kearahnya.
_________ __
***Bersambung.......
Happy reading all π€β€οΈ
Terimakasih untuk pembaca setia novel baru Author β€οΈπ€.....
_-Saranghaeo Untukmu π
"Semoga kita selalu berada dalam perlindungannya ya Cinta"
πππππππππ***
__ADS_1