Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Pilihan yang sulit


__ADS_3

Juna terdiam mendengar penuturan istrinya itu.Dia tidak Menyangka telah menikahi seorang wanita yang sangat bijaksana dalam hal apapun.


"Aku tidak memaksamu untuk jujur,tentang apa yang tengah kau rasakan saat ini,namun Satu hal yang perlu kau ketahui,Jika aku tidak bisa membantumu menyelesaikan masalahmu,setidaknya aku bisa menjadi pendengar yang baik untuk mu" jelasnya lagi.


"Bisakah aku meminta sesuatu padamu"tanya Juna.


"Apa?"


"Tetaplah bersamaku" pintanya dengan hangat.


Dara tidak menyahut perkataan Juna namun dia langsung mengecup bibir tipis itu untuk meyakinkan kepada suaminya itu bahwa dia tidak akan kemana-mana..


"Aku tidak berjanji untuk selalu bersamamu Juna,setiap orang memiliki batas kesabaran,jika suatu saat nanti kau berubah,Dan aku tidak bisa mengatasi itu semua,mungkin aku akan hilang" Ucap Dara sungguh sungguh.


Juna langsung membawa dara kedalam pelukannya,Membiarkan istrinya mendengarkan irama jantungnya,membiarkan istrinya tahu seberapa besar cintanya kepada istrinya itu.



"Sayang" panggil Dara.


"Hmmmmm" jawabnya yang masih memeluk erat Tubuh Dara.


"Aku lapar" ucap Dara jujur


Juna yang Refleks langsung melepaskan pelukan mereka yang hampir membuat Dara terjatuh.


"Astaga,Maafkan aku sayang,Kau lapar hemm" Ucap Juna.


"Hu'um,Sangat kelaparan"Ucapnya teraniaya.


"Apakah suamimu ini tidak sanggup lagi untuk menafkahi mu"Ucap Juna sambil mengecup pipi sang istri.


"Dia memiliki banyak uang,tapi sangat pelit" ucap Dara terkekeh..


"Kacian istriku" ucap Juna menirukan suara anak anak.


Dara sangat gemas dibuatnya,Juna adalah lelaki yang dingin,namun dia bisa bersikap bak anak bayi saat bersama istrinya


"Makanlah, Setelah ini baru aku yang memakanmu" ucap Juna sambil menuangkan lauk kepiring Dara.


"ah kau" pekik dara sambil tersenyum.


"Selamat makan nyonya Louis" ucap Juna


"Terimakasih"jawabnya sambil tersenyum.


Setelah selesai makan dan membereskan semua nya,mereka berdua kembali ke kamarnya untuk istirahat.


.........


"Apa kau lelah"tanya Juna sambil membelai lembut Rambut istrinya yang sedang tiduran di pangkuannya.


"Tidak"jawabnya.


"Oh ya,Tadi waktu disupermarket,tidak ada yang berani menggoda istriku ini kan" ucapnya.


"Ada dong,Kan mereka tidak tahu kalau aku sudah menikah" ucap Dara sambil tertawa kecil.


Juna terdiam mendengar jawaban dari istri itu.Ya benar tidak ada yang tahu bahwa Dara telah menikah,Dan itu akan menjadi peluang besar bagi mereka untuk mendekati istrinya.


Dia berada dalam dua pilihan yang sama sama Tidak bisa dipilih nya.Disatu sisi dia tidak ingin melihat orang lain mendekati istrinya tapi disisi lain Dia tidak ingin menjadi egois yang Menjebak istrinya sendiri dalam masalah bisnisnya.


Apalagi mengingat informasi yang didapatkan nya Tadi siang,semua itu semakin membuatnya takut terjadi apa apa pada istrinya karena tidak bisa merahasiakan identitasnya.


Dara yang merasa bahwa Juna hanya diam saja merasa bersalah karena ucapannya barusan.


"Sayang"panggil Dara lembut.sontak Juna langsung melihat kearahnya.

__ADS_1


"Hmmmmm"Jawab Juna.


"Kamu kenapa"tanya Dara sambil menatap lekat wajah suaminya itu.


"Sudah malam,tidurla" ucap Juna mengalihkan pembicaraan.


Juna membenarkan posisi mereka Agar nyaman untuk tidur.Dia membawa istrinya kedalam hangatnya pelukannya Agar malam ini istrinya bisa tidur dengan nyenyak.


"Sayang"panggil Dara.


"Hmmmmm"ucap Juna melihat sang istri.


"Aku mencintaimu"ucap dara yang langsung memeluk erat tubuh Juna


"Tidurlah,"ucap Juna sambil mencium pucuk kepala dara.


(@....@)


Keesokan paginya....


Pukul 5 subuh,Dara mengerjapkan matanya untuk menyesuaikan Cahaya dikamarnya,Dia melirik sekilas ke sampingnya yang menampakkan Suaminya tidur dengan Damai.


Dara bergegas membersihkan diri,karena dia harus membuat sarapan.dikarenakan suaminya akan berangkat ke kantor pagi ini.


Setelah selesai membersihkan diri dia berjalan menghampiri Juna dan berniat untuk membangunkannya.


Hari ini Adalah jadwal Juna masuk kantor, Setelah Cuti selama tiga hari karena pernikahan nya.


"Sayang,bangun.Nanti kamu telat loh"Ucap Dara yang mencoba membangunkan suaminya itu


Juna menggeliat pelan,tapi kembali tertidur kembali.


"Sayang,udah siang Lo" ucapnya lagi.


"Hemmmmm"jawab Juna.


"Ayo bangun" ucap Dara sambil menarik tangan Juna.


"Sayang" ucap dara.


"Aku masih ngantuk sayang,10 menit lagi ya" ucapnya yang masih memejamkan matanya.


"Yasudah,lepasin aku,aku mau masak"ucap Dara.


"Udah kamu disini aja,temani aku" ucap Juna lagi.


"Terus nanti kamu sarapan apa dong,kalau aku tidak masak" ucap Dara mencari alasan.


"memakanmu" jawab Juna enteng.


"Bangun gak" ucap Dara dengan nada kesal.


"Oke,aku bangun" ucap Juna yang langsung bangkit dari ranjangnya dan bergegas untuk mandi


.............


"kemarilah"pinta dara yang ingin membenahi kemeja Juna.


"Kau tidak apa-apa kan jika dirumah sendirian" ucap Juna


"Hu'um,"Jawabnya yang masih fokus dengan Dasi Juna.


"Jika Ada orang yang Tidak kau kenali datang kerumah ini,Telfon aku" pinta Juna


"Siap Big Bos" ucap Dara sambil tersenyum.


Setelah selesai membantu suaminya mengenakan pakaian kantornya,Mereka berdua langsung turun kebawah untuk sarapan.

__ADS_1


Seperti biasa mereka makan dengan tenang,Menikmati lezatnya masakan pagi ini yang memanjakan lidah mereka.


"Kau sudah selesai?" tanya dara.


"Sudah,aku sudah kenyang" ucapnya sambil menyeka bibirnya.


"Ayo kuantar" ajak Dara.


Sesampainya Didepan pintu Juna langsung menarik Pinggang Dara dan menyatukan bibir mereka berdua.



"Aku berangkat,jadilah gadis baik" ucap Juna setelah menyudahi ciumannya.


"Hu'um,"Jawab dara.


"Jangan kemana mana okey," ucapnya lagi,Dia merasa khawatir bila Dara tidak berada didekatnya.


"Iya sayang" Jawab Dara.


"Hati hati" ucapnya sambil melambatkan tangannya.


Dara mandangi mobil Juna yang perlahan mulai menghilang dari pandangannya,Ada rasa bersyukur dihatinya karena telah dipertemukan oleh pria seperti Juna.


"Kuharap kau baik baik saja Juna" gumamnya pelan dan langsung berlalu masuk kedalam rumah.


(@......@)


Jalanan kota yang sedikit padat akibat banyaknya mobil berlalu lalang menuju tujuannya masing masing.


Juna melajukan mobilnya dengan tenang,Dia ingin Hari pertama Dia masuk bekerja setelah pernikahannya menuliskan kesan yang baik pada dirinya.


.........


Leonidas Corporation.....


Banyak karyawan yang bertanya tanya kemana perginya Bos besarnya itu,Selama satu Minggu lamanya dia menghilang.


"Sebenarnya Boss besar kita kemana sih" ucap karyawan yang termasuk kedalam Fans besar Juna.


"Entahlah,padahal Aku sudah merindukan wajah imutnya itu" jawab Karyawan lain.


Kelvin yang mendengar pembicaraan mereka hanya bisa menggelengkan kepalanya,dan langsung berlalu begitu saja ke ruangannya.


Kapan Dia akan mempunya fans sebanya Juna,batinnya dalam hati.


perlahan mobil mewah Milik Juna melenggang masuk ke gerbang gedung pencakar langit itu.


semua mata tertuju pada mobil yang mereka yakini adalah mobil milik Juna.


"Aaaaa Bos besar Datang" ucap Para karyawan dengan histeris.


.


.


.❀️ Cinta yang sebenarnya ❀️


.


.


.


Jangan lupa like πŸ‘, komen dan vote seikhlasnya ya cinta πŸ™πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜πŸ˜ plus Favorit β€οΈπŸ™πŸ™


Follow Instagram ane ya cinta.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

__ADS_1


@Indahnovita487Nvt.


Entar aku follback dehπŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2