
Pukul 7 malam mobil Juna melenggang masuk kehalaman mansion miliknya.
Juna melirik kesamping ya,ternyata dara sudah tertidur sejak tadi.
"Apa kau kelelahan,sehingga tidurmu sangat nyenyak" gumam Juna.
Karena tidak ingin mengganggu tidurnya,Juna memutuskan untuk menggendong dara menuju kamarnya.
Saat menaiki tangga Dara menggeliat pelan.sontak saja Juna langsung menghentikan langkahnya.
Dirasa dara telah pulas lagi,dia melanjutkan langkahnya menuju lantai tiga dimana kamar dara berada.
Juna membaringkan Dara diranjangnya dam menyelimutinya dengan hangat.
Juna menatap lekat wajah cantik yang sedang tertidur pulas itu..
"Cantik" gumamnya pelan.
Juna mendekatkan Wajahnya pada wajah dara.
kau sudah gila Juan
Batin Juna sambil menggelengkan kepalanya..
Dia langsung menjauhkan tubuhnyabdari tubuh dara.
dia takut akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan..
Ingat Juna,belum sah,sebentar lagi,hanya sebentar lagi,maka bersabarlah
batin Juna sambil menatap lekat wajah dara.
akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke kamarnya untuk istirahat.
Pagi mendatang...
suara Ayam berkokok menemani matahari yang perlahan muncul ke permukaan bumi.
June terbangun dari tidurnya,dia melirik sekilas kearah jam dinding yang telah menunjukkan pukul setengah enam pagi
"Masih pagi" ucapnya dengan suara khas bangun tidur
Juna bangkit dari tidurnya untuk membersihkan diri karena pagi ini dia ada meeting di luar kantor.
setengah jam kemudian dia keluar kamar untuk turun kebawah.
Dia berfikir Dara belum bangun,jadi dia memutuskan untuk berangkat pagi untuk sarapan di restoran terlebih dahulu.
Tap..tap..tap..
suara langkah kaki memecahkan keheningan mansion itu.
Juna terkejut saat mendapati dara sedang berkutat dengan alat masak didapur.
Dia memandangi gadis itu dari atas hingga kebawah.
"Beginikan rasanya punya istri..." gumamnya pelan.
Juna menghampiri dara pelan pelan..
Tap....
sontak dara langsung reflek mendapati tangan kekar yang melingkar di pinggangnya.
"Selamat pagi sayang" ucap Juna.
"Pa_pagi" ucap Dara terbata.
"Sayangnya mana?" tanya Juna.
"Emang harus ya" tanya Dara balik
"Ya harus dong,kan kamu calon istri aku" ucap Juna.
"Selamat pagi sayang"ucap dara malu malu.
"Uda deh kamu nunggunya dimeja makan aja,aku lagi fokus masak nih,entar gosong lagi" ucap dara.
akhirnya Junapun melepaskan pelukannya dan berjalan kearah meja makan.
15 menit kemudian seluruh hidangan telah tersaji dengan rapi di meja makan.
Dara langsung menyiapkan makanan untuk Juna.
"Makannya yang banyak ya,Biar kuat" ucap dara sambil menuangkan lauk pauk kepiring Juna.
"iya sayang" ucap Juna.
__ADS_1
Dara selalu tersipu malu saat mendengar Juna memanggilnya sayang.
"Ayolah temani aku sarapan" ucap Juna
"Hu'um"
mereka makan dengan tenang,hanya suara sendok yang terdengar
"kamu berangkat pagi hari ini" tanya dara ditengah tengah keheningan mereka.
"Iya,ada meeting penting diluar kantor hari ini" jawab Juna
"Kenapa?" tanya Juna
"Ummmm katanya Elma mau kesini,boleh gak?" tanya dara hati hati.
Juna langsung tersenyum saat mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Dara.
dia tau bahwa gadisnya itu sering merasa kesepian dirumah karena seorang diri.
"Kau kesepian hmmmmm" tanya Juna
Dara menggeleng pelan.
"Boleh kok,lebih baik dia yang kesini daripada kamu yang keluar,kalau masalah temen kamu ga perlu izin sama aku,asal kamu pilih temen yang bener" jelas Juna sambil mengelus lembut kepala dara.
Dara langsung tersenyum mendengar perkataan Juna tadi
"Makasih sayang" ucap dara.
dertttt..
ponsel dara berbunyi.
Pesan masuk dari Elma.
💌gue udah didepan rumah Lo ni"
pesan dari Elma.
,💌Masuk aja El,aku lagi sarapan nih bareng Juna.
"Siapa?" tanya Juna.
"Elma udah didepan tuh" ucap dara
tak lama kemudian Elma datang menghampiriereka di meja makan.
"Selamat pagi tuan" Sapa Elma sambil membungkukkan badannya.
"Pagi,jangan terlalu formal," jelas Juna
"Sini ikut sarapan"ajak Juna.
Tak lama kemudian Juna selesai dari sesi makannya.
dia bangkit dari duduknya.
"Ya sudah aku berangkat dulu." ucap Juna
Dara langsung berdiri untuk mengantar Juna kedepan.
"kau disini saja,temani Elma,aku bisa sendiri" ucap Juna.
"Baiklah" ucap dara
"Jaga diri dirumah,tunggu aku pulang,hmmmm" ucap Juna lagi
"hu'um,hati hati dijalan,semangat bekerjanya" balas dara.
Juna mengusap lembut rambut dara
"I Love you" ucap Juna.
Dara Terdiam mematung mendengar ucapan Juna tadi,begitupun dengan Elma yang tidak tahu menahu apa yang telah terjadi diantara mereka berdua.
"Saranghaeo ❤️ oppa" jawab Dara sambil tertawa.
Juna langsung terkekeh geli mendengar Jawaban dara barusan.
Juna melirik ke arah Elma
"Titip dia ya El" ucap Juna kepada Elma
"Tidak usah khawatir,aku bisa menjaganya kok" jawab Elma.
"Yasudah aku pergi dulu" ucap Juna lalu berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.
Dara hanya memandang kepergian Juna dari hadapannya...
__ADS_1
sampai suara Elma memecahkan lamunannya.
"Cie...cie..yang lagi kasmaran" ejek Elma.
"Apaansih El" ucap dara sambil duduk lagi.
"Kalian jadian ya?" tanya Elma antusias
"Eummmmm kepo" ucap dara
"Jadi gini nih,udah mulai rahasia-rahasiaan" ucap Elma sambil mengerutkan bibirnya.
"yeeee ngambek" ucap dara sambil mencolek colek pipi Elma
"Apaansih" ucap Elma mengelak.
"El" panggil dara
"Hmmmmm" jawab Elma
"Aku akan menikah" ucap dara sambil tersenyum
Sontak Elma langsung kaget mendengar perkataan Dara barusan
"APA" Teriak Elma.
"bisa ga teriak gak,sakit tau,lagian aku ga tuli" omel dara.
"Ya namanya refleks Ra" ucap dara
"Seriusan Lo mau nikah Ra?" tanya Elma.
"Beneran"
"Sama?" tanya Elma.
"Oppa Sehun" jawab dara sambil terkekeh
"Serius Ra" rengek Elma.
"Sama Arjuna Louis Leonidas" ucap dara
"Hah,jadi..jadi bener dia calon suami Lo" ucap Elma yang merasa tidak percaya.
"Kok Lo tau sih" tanya dara heran
"Ya Taulah,dia sendiri kok yang bilang kalau Lo itu calon istrinya dia," jelas Elma.
"Kapan dia bilang sperti itu?" tanya dara antusias.
"Waktu Lo koma" jawab Elma.
Dara merasa tidak percaya dengan perkataan Elma.Sejak dia koma,berarti Juna memang sudah merencanakan semua ini jauh sebelum mereka bertemu.
"Beneran Juna bilang begitu?" tanya dara lagi
"Bener,tanya kak Richo"
""Kak Richo tau"
"Iya,Lo tau gak kenapa gue bilang dia itu ngeselin"
"Kenapa" tanya dara
"Waktu Lo koma,kan kak Richo Dateng tuh,terus Juna seenaknya aja musuhin kak Richo karena kak Richo khawatir sama lo.terus pakek acara berantem pula.kayanya Juna gak sukak deh kalau ada laki laki lain yang perhatian sama Lo" jelas Elma
Dara ternganga mendengar penjelasan Elma barusan.
Jadi beneran Juna mencintaiku
batin dara dalam hati..
"Seriusan,Terus gimana reaksi kak Richo?" tanya dara.
"Dia cemburu Ra" ucap elma sambil menatap lekat wajah Dara.
*......@.......*
BERSAMBUNG
Terimakasih untuk yang sudah mampir ke karya baru aku cinta❤️❤️❤️❤️🥰🥰🥰👍
Jangan lupa bawa bekal ya cinta,ga berat kok cuma like👍 favorit ❤️ dan vote seikhlasnya saja😀😀😀😀
LOVE YOU ALL ❤️🖤❤️
......Cinta yang sebenarnya......
__ADS_1