
Pukul setengah delapan pagi,Dara Baru saja mengerjapkan matanya menyesuaikan Cahaya dikamarnya itu.Saat kesadarannya sudah penuh dia melirik kesamping ya,Tidak ada Juna.
Cahaya pagi tidak segan segan memancarkan sinarnya untuk menerangi kota X.Diliriknya sekilas jarum jam yang tengah menunjukkan pukul setengah delapan pagi.Dara baru sadar bahwa pagi ini di terlambat bangun.
"Astaga,Mati aku" ucapnya dengan kaget dan langsung berlari menuju kebawah.
"Kau bodoh dara,kau bodoh" umpatnya sambil memukul kepalanya sendiri.
Sesampainya diBawah,dia juga tak menemukan keberadaan suaminya itu,Saat dia berjalan kedapur,Dara menemukan Segelas Air putih yang terletak dimeja.
"Juna Sudah berangkat,Itu berarti dia tidak sarapan dong" Ucap Dara yang merasa bersalah.
"Kau bodoh Dara, Seharusnya kau sadar, sekarang kau telah memiliki suami,Ahhh Juna"Gerutunya yang mengomeli dirinya sendiri.
Dia langsung mengambil segelas air Milik Juna tadi dan langsung meneguknya hingga habis tak tersisa.
Dia menapaki lantai dengan lantang menuju kamarnya,untuk membersihkan diri.
Setelah selesai mandi,Dara memutuskan untuk menelfon sang suami untuk menanyakan apakah dia sudah sarapan atau belum.
Tuttttt......
Nomor Juna tidak bisa dihubungi,hingga beberapa kali masih saja tetap seperti itu.
Akhirnya Dara memutuskan untuk menelpon sekretaris Kelvin untuk menanyakan keberadaan suaminya itu.
"Halo Vin" ucap dara setelah Panggilnya terhubung.
"Pagi nona,Ada apa?" tanya kelvin
"Apa kau sedang bersama dengan Juna sekarang?"
"Tidak,Bos sedang ada rapat diluar pagi ini"Jawab Kelvin seadanya.
"Baiklah, terimakasih" ucap Dara yang langsung mengakhiri teleponnya.
Disebrang Sana.....
Juna yang baru saja selesai meeting dengan Clientnya pun memutuskan untuk langsung kembali kekantor.
Saat menuju Ke kantornya,tidak sengaja dia melihat Dara yang sedang berdiri menunggu taksi dipinggir jalan.
"Dara" gumamnya.Saat dia tahu bahwa wanita itu benar benar Dara dia memberhentikan laju mobilnya tepat Didepan Dara.
"Juna" gumam Dara yang mengenali mobil mewah itu.
Juna langsung keluar dan berlari kearah Juna Dan langsung memeluknya.
"Kenapa kau berada disini?hmmm,Apa kau sudah tidak mendengarkan perkataan ku lagi" ucap Juna yang masih setia memeluk istrinya.
"Ingin mengantarkan makananmu" Jawab Dara jujur.
Ternyata setelah mengakhiri telponnya tadi,Dara bergegas untuk memasak dan mengantarkannya kepada Juna.
Juna menatapnya dengan penuh kehangatan,Sebegitu perhatiannya kah Istrinya pada dirinya.batinnya.
"Ayo masuk,disini panas" ucap Juna yang membawa istrinya masuk kedalam mobil..
......
"Maafkan aku" ucap Dara yang langsung menyandarkan kepalanya di bahu Juna.
"Untuk..?"Tanya Juna sambil membelai lembut rambut Dara..
"Sayang,Mobil kita berada dipinggir jalan sekarang" ucap Dara.
"Oo iya" Jawab Juna sambil tersenyum,Dia sampai tidak teringat bahwa sekarang mereka tengah berada dijalan.
Akhirnya Juna melajukan mobilnya,Bukannya kekantor tapi dia membawa mobilnya menuju kerumah.
__ADS_1
"Kenapa kita pulang?" tanya Dara.
"Mau makan" jawab Juna.
"Bukannya kau harus kekantor,lagi pula kotak makanya sudah Ada padamu,aku bisa pulang sendiri Sayang" jelas dara.
"Apa kau pikir,suamimu ini aka. membiarkanmu keluar rumah sendirian!hmmmm" ucap Juna sambil menjewer telinga dara.
"Sakit tau" ucapnya sambil mengelus telinganya.
.......
Sesampainya dirumah Juna langsung menyantap makanan yang telah disiapkan oleh Istrinya tadi.
"Jika aku tidak mengantarkan makanan untukmu,apa kau tidak akan ingat untuk sarapan pagi"Cibir dara yang duduk disamping Juna.
"Kenapa tidak membangunkanku?'Tanya Dara.
"Kau tertidur sangat pulas,Aku tidak tega untuk membangunkanmu hanya untuk membuatkan sarapan pagi untuk ku"jelas Juna sambil membawa pandangannya terhadap istrinya itu.
"Lain kali,jangan seperti itu,bangunkan aku,mengurusmu adalah tanggung jawabku" Ucap Dara
Juna sangat beruntung bisa memiliki Dara yang mengerti akan dirinya,dan bisa mengurusnya.
"Terimakasih Sayang" ucap Juna yang langsung memeluk tubuh mungil Istrinya itu.
........
Disebrang sana Kelvin yang menunggu kedatangan Juna sejak tadi hanya bisa mendengus kesal.
"Kemana dia,Bukannya meeting sudah selesai dari tadi" ucapnya.
"Lalu bagaimana dengan kantor,apa harus aku lagi yang menghandlenya" sambungnya lagi.
Hari ini Adalah jadwal interview untuk karyawan yang menyandang sebagai sekretaris Juna.Juna bilang dia sendiri yang akan memilihnya,tapi sekarang saat waktunya sudah tiba dia bahkan tidak menunjukkan batang hidungnya sama sekali.
Akhirnya Kelvin Memutuskan untuk menghubungi Juna.
Juna yang sedang asik berduaan dengan istrinya dikagetkan oleh dering ponselnya.
Juna tidak menggubrisnya sama sekali,Dia masik asik bermain dengan istrinya,entah kenapa Tenaganya bertambah lebih ekstra saat bersama istrinya.
Ponsel itu terus saja berdering,yang mampu mengganggu kegiatan Juna siang ini.
"Sayang,ponselmu berbunyi" ucap Dara mencoba menghentikan Juna.
"Tidak penting" jawabnya yang masih saja melakukan kegiatannya itu.
"Sayang"panggil dara lagi.akhirnya Juna pun mengalah,dia mengumpat dalam hati,jika ini bukan hal yang penting maka bersiaplah untuk ke lautan.
Dia Mengambil ponselnya yang ia letakkan diatas nakas,dan melihat siapa yang sedari tadi menelfonnya.
Kelvin is calling.
"Halo"Ucap Juna dengan kesal.
"Halo,kau dimana,apa kau lupa bahwa hari ini ada interview untuk sekretaris barumu,bukannya kau sendiri yang akan memilihnya" ucap Kelvin disebrang sana.
Rasanya Juna ingin melempar keluar ponselnya sekarang,Kelvin mengganggu kegiatannya hanya untuk hal sepele seperti ini,Bukannya menjawab Juna malah mengatakan hal yang tidak masuk akal dipikiran Kelvin.
"Bersiaplah untuk kelautan" ucap Juna dingin yang langsung mengakhiri telponnya.
.
.........
Disebrang sana.....
Kelvin merasa kesal dengan tingkah Juna yang seenaknya saja,
__ADS_1
"Akan kupilihkan Sekretaris yang bisa membuatmu gila nantinya" ucap Kelvin menyeringai..
#Kembali kemansion Juna....
"Siapa?" tanya Dara saat Juna kembali kesisinya.
"Orang gila" ucap Juna ketus,karena mengingat Kelvin yang berani mengganggu nya siang ini.
"Sayang" panggil dara.
"Hmmmmm" jawab Juna.
"Aku mau mandi" ucap Dara.
"Yasudah ayo" ucap Juna yang langsung menggendong istrinya untuk membersihkan diri
Setelah selesai membersihkan diri.Dara mengeringkan rambutnya yang basah.dan mengoleskan Krim bedak siang diwajahnya.
Ceklek......
pintu kamar mandi terbuka lebar yang menampakkan Juna dengan hanya balutan Handuk dipinggangnya.
"Kemari"pinta dara.Juna langsung berjalan kearah Istrinya berada.
"Kemarilah,aku akan membantumu mengeringkan rambutmu" ucap Dara.
Juna hanya bisa menurut kepada Dara,Dara mulai mengeringkan rambutnya sambil mengusapnya.
"Kau tahu,dulu saat aku kecil,aku sering mengeringkan bulu anjingku saat sesudah mandi" ucap Dara.
"Apa kau menyamakan ku dengan anjing kecilmu,hmmmm" ucap Juna sambil tersenyum.
"Bisa jadi, karena kalian sama sama menggemaskan" ucap Dara sambil tertawa kecil.
"Mulai sekarang bantu aku mengeringkan rambutku" pinta Juna.
"Ini semua tidak gratis tuan muda" ucap Dara menahan tawanya.
"Hey,itukan kamusku" ucap Juna yang langsung membalikkan tubuhnya untuk menatap wajah sang istri.
"Iya benar,Dan kau tahu,milik suami adalah milik istri,jadi kamusku itu milikku juga" ucap Dara sambil tertawa.
Juna langsung menggelitiki perut Dara saat itu juga.
"Aaaaa sayang ampun,,,ampun Juna.....ampun" ucapnya sambil menahan geli akibat gelitikan Juna.
"Katakan Ampun sayangku" tutur Juna yang masih menggelitiki dara.
"AaAm-ampun sayangku" ucap dara,Juna langsung menyudahi kegiatannya itu.
"Kau nakal tuan muda" ucapnya dengan kesal..dan itu sukses membuat Juna tertawa terbahak bahak.
.
.
.
.
*BERSAMBUNG.
Happy reading allππ
Jangan lupa like π, komen dan votte seiklahsnya yang cintaπππππππ₯°πππ
Dan Jangan lupa Follow Ig Author
@Indahnovita487Nvt*
__ADS_1
LOPE YU OLLπππ€π€π€π€β€οΈ