Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Bab 70_Cinta menyimpan Kegelisahan


__ADS_3

Dara hanya bisa menatap Wajah suaminya,Saat Juna menjelaskan Hal itu kepadanya,Dia tahu Perkataan Juna tadi secara tidak langsung Untuk Membuat pria lain tidak berani mendekatinya,Termasuk Regan.


"Dara"Panggil Juna,Dara langsung mendongak untuk menatap wajah suaminya.


"Aku tidak melarangmu untuk berteman dengan seorang pria,Aku hanya ingin Kau tidak terlalu akrab Dengan pria lain,Karena itu akan mengundang Permasalahan bila dia berharap lebih denganmu"Jelas Juna sambil Menatap istrinya.


"Aku Janji"Ujar Dara sambil Menyerahkan kelingkingnya.Juna hanya tersenyum tipis Melihat tingkah istrinya.


"Untuk apa"Tanyanya datar.


"Aku berjanji Untuk tidak terlalu akrab dengan pria lain"Janjinya sambil menyatukan Kelingking mereka.Dan Juna hanya menanggapinya dengan sunyum Tipis.Tidak dipungkiri bahwa Hatinya tetap merasa gelisah Walau Istrinya telah berjanji kepadanya.


_ Setelah pembicaraan mereka tadi,Saat ini mereka lebih memilih untuk diam,Pandangan mereka Tepat Kearah tv yang sedang menyala,Namun pikiran mereka Melayang Kemana-mana.


Juna merasa bahwa Saat ini,Bukan hanya dia pria yang ada dihidup Dara,Melainkan Ada orang lain yang menyandang status sebagai sahabatnya.Sebenarnya bisa saja,Jika Juna melarang istrinya Untuk Bergaul kembali dengan sahabatnya dulu.Namun jika ditarik ulur,Dia tidak ingin Dara menganggap dirinya adalah pria yang kolot Dan terlalu mengekangnya.


Apalagi Tentang masalah Yang baru mereka lalui kemaren,Itu menambah rasa takut dalam diri Juna Jika istrinya akan berpaling darinya.Walaupun dia tahu Bahwa Istrinya bukan Tipekal wanita yang seperti itu.


Begitupun dengan Dara, Setelah dia menceritakannya Kepada Juna.Ada rasa penyesalan dalam hatinya,Apalagi melihat perubahan Wajah juna.Tapi jika dia tidak Menceritakannya,Dia takut Juna menganggapnya Sebagai wanita Liar setelah dia mengetahuinya dari orang lain.


Kelamaan hanyut dalam Pikiran mereka masing-masing,Akhirnya Juna memilih untuk Berdiri dari posisinya,Dan melepaskan Genggaman tangan mereka.


"Mau kemana?"Tanya Dara sambil menatap wajah Suaminya itu.


"Keruang kerja,Minumlah susumu"Ucap Juna sambil tersenyum Dan memberikan usapan diKepala Dara.


"Kau marah"Tanya dara memastikan,


"Tidak,"Jawabnya.Matanya dipenuhi kelembutan saat Mengucapkan itu.Tapi Dara merasa bahwa suaminya sedang marah saat ini.


"Pergilah,Dan biarkan aku sendiri"Ucap dara ketus sambil berdiri dari posisinya dan membawa langkahnya untuk menapaki anak tangga menuju kamarnya.


Juna hanya bisa menghela nafas kasar setelah kepergian Istrinya.Dia langsung meraih gelas yang berisi susu itu dan langsung berlalu keatas untuk menyusul istrinya.


.........


_Juna langsung Mendudukkan Dirinya tepat disamping istrinya sambil menyodorkan Susu itu ketangan istrinya.


"Minumlah,Keburu dingin"Ujar Juna,Dara langsung meraih gelas itu dan langsung menghabiskannya dalam sekali tegukan.


"Kau haus"Tanya Juna sambil tersenyum,Seketika Kegelisahannya Digantikan oleh senyuman karena tingkah Dara yang sedang kesal itu.

__ADS_1


"Ya,Bahkan aku lapar"Jawabnya ketus.


"Mau makan"Tanya Juna lagi.


"ya,Memakanmu"Ucapnya sambil tersenyum sinis.Juna langsung terkekeh geli mendengarnya.Adakan manusia yang memakan manusia,Pikirnya sambil menggelengkan kepalanya.


"Oooooo,istriku sudah Menjadi Zombie sekarang"Goda Juna sambil mencolek Pipi Dara,Dara langsung menepisnya,Tapi rona merah diwajahnya tidak bisa Disembunyikan olehnya.


"Zombie....Makan aku....."Ujar Juna sambil menirukan Seorang Zombie.


"Juna"Pekik Dara yang semakin kesal dengan Tingkah Suaminya.


"Makan aku....."Ucapnya lagi,Juna tak kuasa menahan Tawanya karena Melihat wajah Dara yang sudah seperti kepiting rebus itu.


"Juna kau nakal"Ucap Dara sambil memukuli Juna,Juna langsung mengelak dan berlari Untuk menghindari pukulan Dari Juna.


Juna selalu bisa menghindari pukulan darinya.Mendengar Juna yang selalu mengejeknya membuat Dara semakin kesal dan langsung duduk dilantai Sambil menutupi Wajahnya dengan kedua tangannya.


"Daddy jahat"Ucapnya serak.


Juna masih terus mengejeknya,Karena dia fikir Dara hanya berpura-pura menangis.Tapi saat melihat air mata yang jatuh membasahi pipinya langsung membuat Juna bungkam dan berlari untuk Merengkuh istrinya.


"Hey,Kok nangis "Ucap Juna sambil membelai kepala Dara.


"Iya Daddy jahat.Daddy minta maaf.,Maukah Kau menjadi orang baik untuk memaafkan Daddy"Ujarnya sambil menuntun istrinya keranjang mereka.


"Hu'um"Jawab Dara disertai Anggukan.Setelah itu Dia langsung berhenti menangis,Dan Langsung menenggelamkan wajahnya di dada Suaminya.


"Dasar Cengeng"Ejek Juna,Dara kembali menangis Mendengar perkataan suaminya Barusan.


"iya..iya,Kamu Tidak cengeng"Ucap Juna,Dan benar Dara langsung menghentikan Tangisnya.


Juna hanya bisa menggelengkan kepalanya,Tingkah dara sudah seperti anak kecil Yang selalu menangis saat kesal juga saat permintaannya tidak dipenuhi.Mungkin itu adalah bawaan Bayi mereka yang sedang tumbuh Dalam dirinya,Jadi Juna harus extra sabar menghadapi itu.


"Kamu lapar?"Tanya Juna sambil menghapus sisa air mata yang ada diwajah Dara.Dara langsung mengangguk sambil menunjukkan ekspresi Imutnya.


"Mari masak bersama"Ajak Juna,Dara langsung Tersenyum dan Menggandeng tangan Suaminya menuju Dapur.


.......


"Mau masak apa?"Tanya Juna saat mereka telah sampai Di dapur.

__ADS_1


"Ummmmm,Gimana kalau kita masak Telur aja,Buat omelet"Ujar Dara sambil memamerkan barisan gigi putihnya.


"Terserah Kamu"Ucap Juna sambil mencubit Hidung Istrinya.


Juna langsung mengeluarkan bahan bahan Yang diperlukan untuk membuat omelet Dari lemari pendingin.,Dengan telaten dia memotong Segala Bahan untuk membuat omelet itu,Sedangkan Dara hanya memantau pekerjaan suaminya sambil menyiapkan Alat Penggorengannya.


15 menit kemudian,Sepiring Omelet ala Chef Juna dan Dara telah selesai,


"Selesaiiiiii"Sorak dara Dengan Gembira,Rasanya dia sudah tidak sabar untuk melahap Makanan hasil Buatan Mereka.Dara langsung menyusun Makanan itu kemeja makan disusul Juna dengan membawa sepiring Nasi Dibelakangnya.


"Kenapa Hanya satu piring?"Tanya dara,Dengan ekspresi kebingungan.


"Hu'um,Hanya ingin"Jawab Juna asal yang langsung duduk ditempatnya seperti biasanya.


"Kemarilah,Duduk disampingku"Ajak Juna,Tanpa mengubah ekspresi nya sama sekali,Dara langsung duduk disamping suaminya.


"Sepiring berdua?"Tanya Dara lagi,Juna langsung mengangguk Pasti.Dara kembali terheran heran dengan sikap Suaminya,Juna tidak pernah seperti ini,Batinnya.


"Sayang,Apa kau sudah jatuh Miskin?Jadi Kita hanya makan sepiring untuk berdua"Cecer Dara sambil memandang wajah suaminya.Ucapan Dara barusan Cukup membuat Juna tertawa,Jatuh miskin?Yang benar saja bukan!!.


Juna adalah Orang Yang berkuasa Se ASIA,Tidak mungkin kan Dia Langsung jatuh miskin sehingga Tidak bisa memberi makan untuk istrinya.


"Kenapa tertawa,Aku serius"Ucapnya lagi.


"Aku tidak jatuh miskin sayang,Hanya ingin makan sepiring berdua saja"Jawab Juna kekeh,Wajah dara Langsung bersemu merah karenanya.


"Sejak kapan Kau mulai romantis"Goda Dara,Juna langsung memperlihatkan ekspresi Imutnya sambil berfikir keras.


"Ummmmmm,Sejak Nyonya Juna hadir dalam hidupku"Jawabnya,Sontak mereka berdua langsung tertawa,Kegelisahan Juga ketakutan yang sempat dialami nya tadi berganti dengan kekuatan dan keteguhan karena mereka saling memiliki.....


.......@........


***BERSAMBUNG....


Happy reading all πŸ€—πŸ€—


Jangan lupa like πŸ‘, komen,πŸ’― Votte πŸ™,Juga klik Favorit ❀️ ya cinta.


Salam Cinta Dari Author


Saranghaeo untukmu 🌹***

__ADS_1



Untukmu KawanπŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2