
_Siang Ini,Juna masih asik menyaksikan siaran berita yang masih meliput tentang Hendra Dan perusahaannya.Juna sangat senang melihat itu,Setidaknya Berita ini mampu mengobati rasa sakit serta lelahnya Akibat pertengkaran itu.
"Masih berita yang semalam?" Juna dikejutkan dengan Kedatangan Dara yang secara tiba-tiba dihadapannya.
Setelah meletakkan Teh hangat kehadapan suaminya,Dara mulai merebahkan Dirinya dipangkuan Juna.Kemudian dia mendongak dan meraih wajah suaminya."Sayang..."Panggilnya dengan manja.
Juna Menunduk dan menatap wajah cantik Istrinya.Dia tahu apa yang ingin dikatakan Dara selanjutnya, Jadi langsung saja dia meraih remote dan mengganti channel itu ke Siaran yang sering ditonton oleh Istrinya
"Makasih" Tangannya kembali terangkat untuk mencubit pipi Juna.dengan senyum yang mengembang,Juna mengusap rambut istrinya dengan lembut.
Mata indahnya juga ikut menyaksikan Siaran itu.bahkan Dia juga sama Bapernya dengan Dara saat Melihat adegan yang terdapat dalam drama itu."Sayang,Aku ingin itu" Dengan manja Dara menunjuk kearah Televisi besar yang terpasang diRuang tamunya.
Juna Menunduk Dan Mengecup bibir istrinya seperti permintaan istrinya barusan." Kau tidak ingin yang lain?"Juna bertanya sembari menatapnya dengan pandangan kelaparan.
Dan dengan cepat dara langsung menggeleng dan kembali memfokuskan dirinya Kelayar televisi itu."Dasar Mesum" Gumamnya dengan senyum yang Mengembang di bibirnya.,"Apa yang kau bilang tadi?"Juna menggelitiknya hingga Dara merasa kesulitan untuk bernafas.
Dara tersu tertawa,Apalagi saat Juna mulai membenamkan wajahnya Di tengkuknya."Sayang,hentikan" Teriaknya Yang mencoba untuk menghentikan Suaminya.
Hingga tak lama kemudian,Suara deruman mobil membuat mereka menghentikan Kegiatannya" Sial,Mengganggu saja" Umpat Juna Saat melihat bahwa Kelvinlah yang datang.
"Rapikan Bajumu" Juna berkata dengan lembut sambil membantu istrinya untuk duduk.
Dengan tampang tak berdosa,Kelvin Langsung mendudukkan Dirinya tepat dihadapan Juna Dan Dara." Bagaimana keadaanmu?"Tanyanya Sambil meletakkan sebuah bingkisan Yang Dibawanya tadi.
"Kau bisa melihatnya sendirilah" Jawab Juna Cuek Sambil memutar bola matanya Dengan malas.
Kelvin mengerutkan keningnya saat melihat wajah Juna yang ditekuk."Ada apa dengan wajahmu itu?"Tanya Kelvin.
Dara hanya Bisa menahan tawanya Saat melihat kepolosan Kelvin serta sifat kekanakan suaminya.Saat melihat Raut wajah Dara,Pikiran Kelvin langsung mengarah satu poin yang terlintas dalam benaknya.
"Apa aku menganggu Quality time kalian?"Kelvin bertanya sambil tertawa kecil diiringi tatapan tajam Dari Juna.
Karena malu,Dengan Cepat Dara Langsung menggeleng Dan mencoba untuk mencari topik lain."Tidak,Kau tidak menganggu sama sekali" Pandangan Juna Beralih untuk menatap istrinya setelah Dara menyelesaikan Ucapannya.
Dara ikut memandangnya Dan mengangguk untuk membuat suaminya Diam."Oh iya,Apa yang kau bawa?" Dara bertanya sambil melirik Bingkisan yang terletak di atas meja.
__ADS_1
"Cake kesukaan Juna" Jawab Kelvin sambil menyerahkan bawaannya tadi karangan Dara.
"Cake?.Aku baru tahu kalau Juna menyukai cake" Dara Membawa pandangannya kearah suaminya.tapi Juna hanya menatapnya dengan Datar
"Huuummm,Tapi Juna Akan memakannya saat dirinya Sakit saja" Dara Mengangguk Dan mulai Bangkit dari duduknya sambil membawa bingkisan itu ditangannya
"Sebentar ya" Kemudian Dara langsung berlalu meninggalkan mereka yang saling melempar tatapan Tajam satu sama lain.
Tak lama kemudian,Bel Kediaman Leo kembali berbunyi yang membuat Kelvin Dan Juna menoleh kearah pintu.
Juna Berjalan menuju Layar CCTV kecil yang terdapat Didekat pintu utamanya.Saat melihat bahwa Elma yang datang,Leo langsung bergegas membukakan pintu dan membiarkan Elma untuk masuk.
"Siapa" Tanya Kelvin Setelah Juna kembali duduk didepannya."Elma" Jawab Juna singkat.
Mendengar nama Elma membuat Jantung Kelvin sedikit berdebar."Siang semuanya" Elma Menghampiri mereka yang sedang berduduk santai disana.
"Siang"Jawab Mereka bersamaan.Juna hanya bersikap biasa saja,berbeda dengan Kelvin yang sudah seperti cacing kepanasan.
"Oh iya,Dimana Dara?"Tanya Elma.
Mendengar jawaban Juna membuat Elma langsung berpamitan untuk menyusul Dara kedapur."Dara" Elma bersorak gembira Dan hampir membuat Jantung dara hampir Copot.
"Huh,Kamu El.ngagetin aja" Dara mengelus Dadanya sambil Memejamkan matanya.
"Gue kangen banget Lo Ra" Elma mulai memeluk Dara Sambil mengusap punggungnya dengan lembut.
"Wuaahh,Ponakan Tante Udah besar" Setelah melepas pelukannya,Elma beralih mengusap perut Dara yang semakin hari semakin membesar.
"Iya dong Tante.Kan Biar cepet ketemu Sama Tante nantinya" Dara menjawab Sambil menirukan suara Bayi yang imut.Setelah itu mereka langsung tertawa terbahak-bahak karena kelucuan yang Kini Ditunjukkan oleh Dara.
....@....
"Ada apa denganmu?"Tanya Juna yang melihat Kelvin sangat gelisah.Dengan refleks Kelvin langsung mengubah ekspresi menjadi lebih santai namun menegangkan.
"Tidak,tidak papa" Kelvin menjawab sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Juna menarik sudut bibirnya dan melirik sekilas kearah Dapur." Kau menyukai Elma ya?"Ejek Juna sambil menunjuk Kelvin.
Mendengar itu membuat Kelvin Bertambah gelagapan,Bahkan Wajahnya sangat Membingungkan saat ini." Apanya.Mana mungkin" Kelvin mencoba untuk membuat Juna Membuang pemikirannya itu
"Sudahlah,Jangan membual.Kau adalah pembohong yang buruk Tahu" Juna tertawa terbahak-bahak karena melihat wajah Kelvin yang kini sedang kalang kabut dibuatnya.
Dengan Kekesalan yang membuncah,Kelvin melemparkan Majalah Yang ada dihadapannya tepat diwajah Juna." Diamlah" Bukannya diam,Juna malah semakin tertawa,Dan itu cukup membuat Kelvin Bertambah kesal.
"Sudahlah,Aku tahu kau menyukainya.Bahkan aku tahu kencan butamu dengannya saat itu"
Kelvin membulatkan matanya setengah mendengarkan Ucapan Juna barusan.Kencan Buta?.Itu berarti Juna tahu tentang kencannya sat itu waktu di Dufan.
Kelvin berdiri dan berniat untuk memukul Juna.Tapi niatnya itu harus terhenti karena Dara dan Elma sudah berada didekat mereka.
"Ada apa ini" Dara merasa aneh dengan apa yang dilakukan oleh Juna serta tangan kanannya itu."Ini sayang,Kelvin itu mpppp" Juna Tidak bisa melanjutkan kata-katanya saat Kelvin membekap mulutnya dengan tangannya.
"Apa sih" Dara tercengang dengan kelakuan mereka dan mulai Menyajikan Secangkir teh dan beberapa Potong cake yang dibawa Kelvin tadi.
"Silahkan" Ucap Elma dengan malu-malu.
melihat dara yang sudah berada disamping Juna membuat Kelvin melepaskan tangannya Dan menatap Juna dengan tajam.
"Huhhhhh" juna menghela nafasnya dengan kasar,dan kembali menghirupnya dalam-dalam.
"Apasih" Dara masih penasaran dengan Kelakuan suaminya itu."Bukan apa-apa" Juna langsung menjawabnya saat melihat wajah Kelvin dan Elma secara bergantian.
Pandangan Kelvin beralih ke Arah Elma yang berada tak jauh darinya.Matanya dipenuhi kekaguman saat melihat wajah Elma Yang hanya dibalut oleh Make up tipis yang membuatnya semakin terlihat cantik.
"Uhum" Juna berdehem sambil menahan senyum dibibirnya.Dan Kelakuannya itu cukup membuat Kelvin terkejut dan membuang pandangannya kearah lain.
______________
...Bersambung...
...Happy reading all 🤗...
__ADS_1